Sebelum tercipta alam semesta, sebelum terciptanya ruang dan waktu, apa yang tercipta lebih dulu?
Mungkin tidak ada seorang pun yang tahu.
Yang mengetahui itu hanyalah Tuhan.
Mahluk mana pun mempercayai keberadaan Tuhan, mungkin ada juga yang tidak mempercayai keberadaan itu di karenakan pertanyaan mereka sendiri. Mereka yang tidak mempercayai keberadaan ini adalah orang-orang yang memiliki ketidakyakinan atas pencipta, terkadang mereka berpikir bahwa semesta itu tercipta alami dengan sendirinya. Terkadang ada juga manusia yang mengatakan bahwa Tuhan itu di ciptakan oleh manusia, mereka meyakini bahwa mereka hidup dengan sendirinya bersama alam, kemudian mahluk hidup berevolusi bersama alam, evolusi genetika dan kecerdasan yang terus meningkat.
Dengan hasil dari aksi dan reaksi, semua berkembang untuk berputar menciptakan alam semesta, orang-orang ini berpikir bahwa Tuhan perlu mereka ciptakan sebagai sesuatu atau hal yang menciptakan mereka dan alam juga untuk mereka sembah. Ada juga orang-orang yang mempercayai keberadaan Tuhan dan percaya bahwa mereka mampu berinteraksi dengan Tuhan. Di mata mahluk lainnya lagi, itu hanyalah ilusi, alam mimpi, alam imajinasi dan sebagainya. Tapi manusia tidak akan pernah memahami hal semacam itu, tidak peduli seberapa tinggi pendidikan Anda, Anda tidak akan pernah bisa berpikir untuk sampai mengimajinasikan bagaimana itu sifat sang pencipta, keberadaannya, bahkan bentuk nya.
Mahluk-mahluk biasa hanya bisa berteori, berteori dengan kecerdasan mereka hingga menemukan jalur pemahaman lain yang menurut mereka itu bisa saja atau memang benar. Kenyataannya, sang pencipta itu benar-benar ada. Jauh sebelum ruang dan waktu tercipta, jauh sebelum alam raya tercipta, yang ada hanyalah kekosongan, kehampaan, tanpa rasa, tanpa suara, tanpa bentuk. Tidak memiliki apapun itu, dimana awal dan akhir tidak pernah ada. Segalanya belum tercipta, konsep, bahkan dualitas dan non dualitas.
Kekosongan adalah awal mula dari semua penciptaan, namun dari dalamnya kehampaan di kekosongan tak terbayangkan, ada sesuatu yang jauh lebih dulu tak terkira dari pada itu. Pencipta maha agung yang benar-benar tidak bisa terbayangkan oleh akal mahluk mana pun, di percayai sebagai satu, dan satu-satunya mahluk tunggal yang melampaui semua dualitas dan non-dualitas. Melebihi kekosongan dan melampaui segalanya, tidak perlu ada dan tidak ada, namun melampaui semuanya, Yang maha hadir untuk hadir di setiap titik.
Itu lah sang pencipta yang lebih dulu dan tak dapat di dahului, seluruh cerita bahkan tidak tahu darimana nama Tuhan berasal, entah itu tercipta dengan sendirinya, atau dia menciptakan namanya sendiri? Jawabannya adalah..... tidak ada yang tahu.
Seluruh alam, seluruh cerita hanya tahu nama sang pencipta dengan nama Elgine, pencipta neraka dan surga sebagai alam kekal abadi penyiksaan dan kenikmatan. Hadir sebagai sumber semua abstraksi dan konsep, berjalan di ranah nya sendiri secara tak terduga, menciptakan suatu tempat yang lebih kecil untuk di sebut sebagai ciptaannya.
Tempat di mana dia dapat berinteraksi dengan apapun yang bisa di ciptakan olehnya, keberadaan yang memang sejak awal mampu untuk ada dan tiada, memanifestasikan dirinya sebagai mahluk bertubuh indah dan berbentuk seperti layaknya manusia, Tapi dia menciptakan satu untuk yang pertama kalinya, sebagai yang paling sempurna dari segala api dan cahaya. Dari dalam ketiadaan, di lahirkan olehnya sebuah mahluk bertubuh seperti manusia, tubuhnya kecil layaknya tubuh manusia atau anak-anak usia enam tahun.
Di jadikanlah dia sebagai malaikat pertama yang pernah ada, malaikat yang ada bahkan sebelum surga dan neraka tercipta. Elgine sang pencipta hanya menciptakan surga dan neraka semudah mengedipkan mata, meniup angin, membalik telapak tangan, atau hanya dengan memikirkan itu. Tidak akan ada yang pernah mengerti bagaimana isi surga dan neraka terkecuali mereka yang pernah menempuh tempat seperti ini. Wujudnya avatar sang pencipta benar-benar cantik jelita, rambutnya tidak terlalu panjang dan tidak terlalu pendek, berwarna putih bagaikan benang dan kapas.
Sama seperti bulu mata dan semua rambut pada bagian tubuh nya, benar-benar putih dan halus. Mata nya bersinar dengan warna merah dan biru pada kanan dan kiri. Kulitnya putih bersinar seperti sebuah tubuh gadis yang bercahaya, pakaian nya benar-benar tidak terduga hanya dengan gaun putih acak yang menutupi sebagian tubuhnya. Sosoknya melayang-layang di atas semesta ciptaanya sendiri, melahirkan sekaligus menciptakan malaikat pertama yang menjadi terbaik dari yang terbaik.
Suara pertama adalah milik sang pencipta, keberadaan pertama adalah sang pencipta. Dan ciptaan pertama adalah sosok malaikat bersayap hitam yang mampu menjulang tinggi seukuran seluruh semesta, bahkan tak terhingga. Malaikat dengan tubuh lelaki dan rambut putih yang acak-acakan, tubuhnya tidak memiliki apapun, tubuh fisik tanpa pakaian dan telanjang di atas semesta kosong. Elgine menciptakan semua hampir secara bersamaan, dia menciptakan malaikat kecil ini lebih dulu, kemudian menciptakan surga dan neraka, kemudian semesta-semesta kosong dengan jumlah yang tidak terpikirkan mulai tercipta dengan hal yang tidak logis.
Malaikat kecil itu di beri nama Fyrena, Fyrena bebas tumbuh untuk di bawah ke surga, sebagai taman malaikat. Sang pencipta berencana membuat semua cerita pertama ada dan berawal dari kehidupan surga, hanya dia yang tahu, kapan neraka tercipta, mana yang lebih dulu, atau mungkin keduanya tercipta bersamaan. Yang maha kuasa mengetahui segalanya, tentu saja sebagai awal dan akhir dari segalanya, abadi yang tak terlangkahi, dia adalah awal, dan dia adalah akhir, lebih mutlak dari kehampaan dan kekosongan apapun.
Dia membawa sang malaikat kecil pertama berjalan di atas tangga surga yang tidak terbatas, berjalan di langit lapisan tertinggi. Dimana setiap anak tangga bagaikan lapisan ranah dengan lapisan dunia tidak terbatas yang saling melakukan transendensi satu sama lain, seperti bagaimana mereka hanyalah anak tangga di dalam anak tangga. Setiap anak tangga ke anak tangga yang lebih tinggi adalah jarak tak terhingga yang benar-benar tidak masuk akal. Satu anak tangga menuju surga setara dengan ukuran dunia berisi alam semesta dimensi tidak terbatas, itu benar-benar terlalu besar untuk di injak mahluk biasa.
Lapisan dimensi tidak terbatas yang tak terhingga adalah lapisan tak terbayangkan yang terus-menerus ada terhitung sebagai satu anak tangga. Seperti bagaimana alam sihir dan alam peri, atau yang di kenal sebagai Magic World melihat dunia manusia dimensi tidak terbatas hanyalah sebuah dunia donggeng, cerita, atau benar-benar tidak pernah nyata. Secara eksistensi, mahluk dari Magic World adalah mahluk-mahluk biasa berisikan ras yang tak terhitung jumlahnya, manusia, elf, peri, dan banyak lagi. Tempat dimana dunia tidak lagi memiliki konsep dimensi, melainkan sebuah tempat yang telah melampaui seluruh ruang dan waktu dari dunia manusia biasa.
Tangga kedua sudah menjadi keberadaan yang benar-benar tinggi, hanya sebuah tangga dengan langkah sejauh tidak terbatas. Akhirat juga tercipta di bawah seluruh tangga ini. Sebuah tangga, ataupun jalan tanpa ujung yang menghubungkan akhirat menuju surga kekal abadi. Rumah pertama bagi Fyrena, di atur untuk tumbuh normal sebagai ciptaan pertama yang terlepas atas segala konsep. Malaikat yang di berikan setengah kekuatan dari sang pencipta. Kekuatan Will Power yang mampu mewujudkan seluruh mimpi, khayalan, imajinasi, pikiran tanpa batas ke realita.
Tidak ada yang tidak mampu di wujudkan Will power, itu adalah kekuatan tertinggi dari seluruh kreasi, kekuatan untuk mengubah konsep apapun, menghancurkan atau menciptakan ulang hal-hal yang telah di tata. Malaikat pertama Fyrena adalah malaikat paling sempurna dengan evolusi tak terhingga atas akal dan pikirannya. Hingga suatu saat, sang pencipta menciptakan sembilan tambahan malaikat lagi, malaikat untuk menjadi teman dan keluarga Fyrena. Namun, malaikat lainnya tidak bisa di bandingkan dengan Fyrena.
Mereka tercipta oleh cahaya pencipta, sedangkan Fyrena tidak hanya tercipta oleh cahaya pencipta, melainkan tercipta bersama api. Dan di lengkapi lah setiap malaikat dengan sayap-sayap indah berwarna putih yang tidak sama seperti Fyrena. Fyrena yang telah berkembang jauh bahkan bertanya kepada Elgine tentang mengapa hanya dirinya yang memiliki sayap berwarna hitam. Karena dia mengatur segalanya, sang pencipta ingin hitam dan putih itu ada untuk hidup berdampingan sebagai dualisme. Namun Fyrena sudah memiliki rasa iri dari dalam hatinya, tanpa tahu bahwa dia adalah malaikat paling spesial dan paling sempurna yang pernah ada.
Manusia berawal dari taman surga, di ciptakanlah manusia pertama dengan tanah dari bumi, semesta paling pertama dari seluruh semesta. Manusia pertama yang merupakan seorang laki-laki, manusia yang di percayai sebagai manusia pertama dalam semua kisah, Adam. Dan manusia kedua adalah perempuan yang tercipta dari salah satu tulang rusuk Adam, yaitu Hawa. Elgine juga ingin agar malaikat menghormati sesama termasuk manusia sebagai penghormatan atas penciptaan nya.
Ada satu, satu malaikat yang tidak hanya benar-benar menolak keberadaan manusia, melainkan tidak benar-benar ingin menunjukkan rasa hormat kepada manusia, dia sendiri adalah malaikat pertama yang merasa tidak senang jika harus menyetarakan dirinya dengan mahluk yang tercipta dari tanah. Fyrena bahkan tidak ingin melihat manusia-manusia ini di hadapannya. Dia menantang Elgine, mencoba agar Elgine menghapus kembali mahluk menjijikan itu dari hadapannya, dan dia berkata pula "Bagaimana bisa aku akan memiliki rasa hormat kepada mahluk yang hanya tercipta dari tanah?" Begitu ucapnya.
Sayang sekali, Fyrena berakhir menjadi malaikat terbuang karena sifat sombongnya, dia menampung rasa buruk yang banyak, iri, dengki, emosi, dan semua hal yang tidak baik berada pada dirinya. Elgine akhirnya memerintahkan seluruh malaikat untuk mengusir Fyrena dari pintu surga, membuangnya ke neraka terdalam sebagai hukuman atas penghinaan sang pencipta, terbakar sedalam-dalamnya hingga melewati neraka dan menembus kolam ketiadaan di balik segala siksaan.
Malaikat paling pertama dan paling sempurna akan di hapus dari kreasi, Fyrena tidak akan pernah ada lagi setelah masuk ke dalam ketiadaan, namun dia tahu bagaimana sang pencipta, Elgine memberikannya sesuatu khusus yang tidak akan pernah di miliki oleh siapapun. Dengan kekuatan tak terhingga seperti itu, Fyrena mampu mempertahankan keberadaannya di dalam ketiadaan, keberadaan yang tidak ada dan tak tersentuh, keberadaan yang tidak pernah ada dalam cerita apapun, memakai kekuatan tersebut untuk membuat dirinya menyatu menjadi ketiadaan primordial dan menjadi ketiadaan itu sendiri.
Hingga kekuatan ini mempertahankan kembali keberadaannya, Fyrena membentuk kembali tubuhnya dari ketiadaan, ketiadaan yang menciptakan api hitam, membentuk tubuhnya semula bersama sayap hitam besar yang mengelilingi tubuhnya. Keberadaan nya yang kembali hadir mampu mengguncang surga, saat dia tercipta kembali dengan menciptakan dirinya sendiri, dia bukan lagi seorang malaikat sempurna, dia membuat dirinya menjadi malaikat jatuh, malaikat kegelapan, dan yang terbaik baginya adalah sesuatu yang paling jahat.
Elgine akhirnya memutuskan untuk menciptakan Alshian, satu mahluk tertinggi di atas malaikat dengan kekuatan setara malaikat paling sempurna yang memegang Will Power. Alshian awalnya tercipta untuk menghapus keberadaan Fyrena, namun Fyrena benar-benar keluar dari seluruh aturan dan cerita, menjadi tak terkendali, menjadi bebas, dan dia mulai di sebut sebagai mahluk lain, yaitu iblis. Hingga jalan itu berakhir dengan keluarnya Fyrena dari segala aturan surga, dia mulai menciptakan ruang waktu nya sendiri, menciptakan rumahnya sendiri, menciptakan jiwa-jiwa kecil dari sebagian dirinya.
Dan Fyrena awalnya menciptakan alam lain serupa Curileo, semacam multiverse kegelapan penuh kegilaan, dimana satu cahaya bukanlah Hikari Of Light, tempat yang berawal dari kekosongan berisi cahaya merah keunguan yang mengambang bagaikan partikel yang tak terhitung jumlahnya. Bahkan bukan tak terhitung, melainkan partikel merah yang tidak terbatas tanpa akhir. Dimana satu partikel hampir sama dengan Hikari Of Light, partikel merah ini sebesar genggaman tangan, namun lebih besar dari sesuatu yang tak terkira, Fyrena menamainya sebagai Dark World, satu partikel adalah satu Dark World, ini setara dengan setetes air pada lautan yang tak berujung.
Setiap Dark World menampung dunia iblis berupa multisemesta dengan jumlah yang tidak terhingga, setiap multisemesta itu adalah alam semesta tempat tinggal iblis ciptaanya, alam iblis yang tidak terbatas. Dark World selain berisi multisemesta dalam jumlah tidak terbatas, juga menjadi multisemesta dengan lapisan dunia yang tidak terbatas setara dengan dimensi tak terhingga yang terus meningkat tanpa batasan apapun. Ini menjadi dunia iblsi ekstra besar dengan dunia yang tak terhingga menampung multisemesta tak terhingga hanya di dalam Dark World.
Hanya Fyrena yang tahu kapan Dark World akan berhenti berkembang dan bertambah, karena dia adalah pencipta alam iblis dan seluruh iblis lainnya. Jika dia mau, dia bisa kapan saja. Tidak hanya Dark World, tempat Dark World di tampung adalah ruang kosong yang melebihi semua dimensi ruang waktu, tempat para monster iblis pembawa kiamat hidup, monster-monster tak terbayangkan yang bahkan jauh lebih besar dari triliunan Dark World, mereka adalah hewan-hewan iblis yang hidup di Dark Sea.
Dan Fyrena berada pada tahta nya sendiri, hidup sendirian sebagai pencipta alam iblis di luar semua Dark Sea, karena Dark Sea dan seluruh Dark World hanyalah sebuah titik yang tidak terlihat di dalam Violet Cube. Violet Cube hanya sebuah kubus ungu abstrak yang bahkan berisi Dark Sea, Semua berada pada genggaman Fyrena. Melihat segalanya dari Vebernhae, dia ingin hidup menjadi mahluk agung yang di muliakan dengan caranya sendiri. Mahluk yang tidak perlu tunduk pada siapapun, itu adalah dirinya yang dia inginkan.
Fyrena sudah cukup tinggi, berada di Vebernhae sama saja berada di semua luar ruang dan waktu, Fyrena bukanlah mahluk yang memerlukan hal semacam ini, baginya semua ini hanyalah hal kecil yang bisa di abaikan begitu saja. Malaikat yang terhapus bangkit kembali menulis dirinya sebagai Raja iblis yang melampaui segala konsep, hukum, aturan, sebab-akibat, dualitas, non-dualitas, probabilitas, bahkan cerita. Melampaui hidup dan mati, keberadaan dan ketidakberdaan. Mampu untuk menjadi kedua hal tersebut secara bersamaan, itu sebabnya Fyrena menjadikan dirinya sebagai raja iblis pertama, sekaligus leluhur segala iblis yang akan menghancurkan surga suatu saat nanti.
Iblis tercipta satu-persatu dan terus bertambah tanpa henti, Fyrena meneror kreasi Elgine yang menjadi pencipta nya. Kehidupan itu terlalu tentram, terlalu tenang, dan perlu di beri kekacauan, ada zaman di mana semua iblis sudah memenuhi seluruh Dark World yang tidak terbatas, dan Fyrena mulai turun untuk memanifestasikan dirinya sebagai raja iblis tirani yang di hormati semua iblis, jiwa iblis yang tidak ada habisnya akan tunduk kepadanya.
Tidak ada yang tidak akan melanggar aturan sang raja iblis, dan iblis-iblis di perintahkan untuk memasuki seluruh dunia manusia, tidak peduli dewa atau mahluk apapun itu, buat semuanya menjadi rusak, kacaukam semuanya, hancurkan senyuman-senyuman bahagia itu. Biarkan mahluk-mahluk itu merasakan rasa busuk hati seperti dirinya. Fyrena itu kejam, dia tidak menunjukan kekuatan penuh sebagai raja iblis di dalam seluruh kisah iblis, dari kekuatan tak terhingga, dia hanya menggunakan 0,1% kekuatan untuk menciptakan kerajaan dan sihir-sihir iblis yang sulit untuk di tembus.
Tak pernah habis, tak terbatasi. Kisah yang akan terus berlanjut, iblis akan terus menjadi bagian warna hitam, dan mahluk suci seperti malaikat dan lainnya akan menjadi bagian putih. Inilah perang antara hitam dan putih, hitam yang merupakan bagian iblis akan terus menyerang tanpa henti, merusakan kehidupan secara halus atau kasar. Mengambil jiwa-jiwa secara perlahan, atau bahkan langsung menghancurkan suatu dunia dan merenggut seluruh jiwa di dalamnya untuk di makan. Mereka yang menjadi bagian putih juga akan terus melawan dan melawan balik tanpa henti.
Sampai akhirnya, kekacauan tidak menjadi sekacau kendali Fyrena. Iblis-iblis dalam jumlah besar di seret ke dalam neraka dan di siksa tanpa henti selama-lamanya atas perbuatan mereka, Fyrena bahkan kembali ke dalam neraka tanpa rasa siksaan apapun, mahluk abadi yang tanpa perasaan menciptakan tahta neraka nya dan menjadikan dirinya sebagai raja neraka. Iblis-iblis membawa bisikan-bisikan buruk tak terdengar ke dalam pikiran dan jiwa manusia, menodai hati yang baik menjadi hati penuh kegelapan. Mahluk-mahluk seperti manusia atau mahluk lainnya akan terjerat dalam bisikan kesesatan dan melakukan semua hal buruk yang tidak menyenangkan bagi sang pencipta.
Dan dengan itu juga, neraka tidak hanya menjadi tempat siksaan para iblis, melainkan untuk siapapun yang melanggar perintah sang pencipta, tidak peduli manusia atau dewa-dewa sekalipun. Mereka akan melangkah untuk berbelok menuju neraka setelah makhluk-makhluk ini mati.
Fyrena yang bosan menghapus kembali dirinya sebagai kekosongan murni tanpa cerita dan kesadaran, meninggalkan semua iblis dengan perintah yang dia ciptakan, dia menghilang selamanya dan tidak pernah kembali, hingga dia kembali, seluruh alam akan segera kacau. Tanpa tubuh, tanpa jiwa, tanpa perasaan, tanpa pikiran, namun memiliki semuanya dalam satu hal. Eksistensi yang larut ke dalam lautan ketiadaan tanpa sifat. Melangkah keluar dari mimpi-mimpi abadi yang tinggi dari mana malaikat bernyanyi, dan melangkah keluar dari genggaman Elgine.
Walau Fyrena menjadi tidak ada dalam mimpi apapun itu, Elgine hanyalah Elgine, dia menciptakan seseorang yang lebih tinggi dari keberadaan surga, setara dengan kelipatan tidak terbatas dari Tangga Surgawi atau Heavenly Stairs. Keberadaan mahluk yang lebih tinggi dari surga atas izinnya, seseorang bersama ranahnya dimana ia di izinkan untuk menulis kembali mahluk yang telah terhapus menjadi keberadaan baru. Alshian menjadi penulis mimpi di atas surga, namun dia tidak diizinkan untuk mengubah surga atau pun neraka.
Berada di atas Elgine bukan berarti Alshian akan menjadi Tuhan selanjutnya yang menggantikan Tuhan lama. Tuhan tak tergantikan, maha tunggal yang maha kuasa, mampu melakukan segalanya. Yang ada di luar batas seluruh keberadaan, keberadaan tidak terbatas yang tak terlukiskan dari ketiadaan tak berdasar, asal darimana segalanya ada. Tanpa Tuhan, tidak akan ada segalanya, bahkan kekosongan atau ketiadaan. Mahluk biasa yang akan menggantikan Tuhan tidak akan pernah ada, karena dia akan benar-benar larut menjadi lautan ketiadaan tanpa sifat. Kehilangan semua karakteristik dan benar-benar akan terhapus, kecuali itu adalah sang pencipta yang benar-benar mencoba menggantikan dirinya sendiri.
TAPI.....
Tidak akan pernah ada yang mampu berpikir apakah yang maha kuasa mampu menghapus dirinya selamanya dan menciptakan sang pencipta baru, tidak. Tidak ada yang mampu berpikir hingga sejauh itu, mahluk jenius dari alam mana pun itu, bahkan dari surga tempat para bidadari dan malaikat melompat dan bernyanyi dengan indah, tidak akan pernah ada yang mengerti. Karena hanya sang pencipta lah yang selalu menjadi awal dan akhir, puncak dari segala keberadaan, konsep dan abstraksi.
Elgine hanyalah avatar manifestasi sang pencipta yang tidak bisa di ubah oleh Alshian atau siapapun itu, karena sang pencipta sejati berada di ranahnya yang tak terlukiskan. Tidak memiliki tubuh fisik, keberadaan tak terlukiskan yang jika di pikirkan hanya akan menghancurkan jiwa seseorang. Ranah dimana semuanya menjadi awal dan akhir, tidak ada matematika atau apapun itu, seluruh hukum berakhir hanya di alam bawah surga. Ranah Tuhan sejati tidak bisa di capai oleh siapapun itu.
Bahkan Fyrena memiliki setengah dari Will Power, itu tidak pernah bisa menandingi yang maha kuasa, hanya ada satu pencipta yang maha kuasa, dan tidak peduli Fyrena terlepas dari cerita Elgine atau apapun itu, Elgine sang pencipta, Tuhan maha esa tidak terpikirkan, bebas untuk berpikiran apapun itu. Semua dalam kendalinya, bahkan menciptakan Fyrena yang menjadi iblis dan membiarkan kreasinya kacau balau juga sudah berada dalam semua pengaturan dan keinginan nya.
Segalanya akan berakhir ketika dia harus mengakhiri semuanya hanya dengan kata-kata nya. Dengan begitu, seluruh kreasi akan terhapus kembali menjadi kekosongan yang tidak pernah ada. Bahkan Fyrena juga tidak pernah ada, hanya keberadaannya sendiri yang benar-benar terlalu indah tiada banding untuk di imajinasi kan.