"Tok tok! "Suara ketukan aneh dari bawah kolong tidur kembali terdengar dan membangun kan tidur kami.
"itu suara apa sih, kok?"tanya adik kecilku yang masih berumur enam tahun Lala
"Udah, jangan di hiraukan! lanjutkan tidur Lala ya,"pintaku sembari mengusap kepalanya.
"Tapi Lala penasaran.Setiap malam ketukan dari bawah kolong terus terdengar"
Memang benar apa yang dikatakan Lala. aku juga sangat penasaran tapi juga sangat was was. Nenek sudah memberitahukan kalau tidak boleh mengintip ketika mendengar suara dari bawah kolong.
Namaku Eyin. umurku masih dua belas tahun. Aku dan adikku tengah menginap di rumah Nenek. Sejujurnya ibu sudah melarang kami tetapi karena aku telah rindu berat dengan Nenek Jadi pergi tanpa sepengetahuan ibu. ya, kami ke sini bersama paman.
Setahuku ini kamar bekas ibu. Banyak hal aneh yang terjadi di kamar ibu termasuk yang paling aneh tadi. Suara ketukan dibawah kolong tidur membuat ku sangat penasaran tetapi aku takut terjadi hal buruk.
"Kak?"panggil Lala membuyarkan lamunan ku.
"sudahlah, jangan di pikiran. itu ya,"pintaku lagi sedikit memaksa. aku memeluk erat Lala.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Hari telah berganti. ibu tak juga kunjung menjemput kami. Aku sudah merasa tak nyaman dengan suara bawah kolong tidur. pasti ibu masih sibuk dengan perkerjaannya hingha melupakan kami. Sial!
"yin, sebaiknya kau tidur dikamar Nenek saja. firasat Nenek sedang tidak enak,"ucap Nenek
Aku tidak mau karena kamar Nenek sempit.
"tidak, Nek. Eyin nyaman dengan kamar lama ibu,"jawab ku bohong
"ya, sudahlah. Ingat dengan pesan Nenek! jangan mengintip bawah kolong tidur, Suara apapun itu!"
"iya, Nek. Tapi kenapa sih?Eyin jadi penasaran."
"Belum saatnya kau tahu."Nenek berlalu pergi ke kamarnya
saat aku melangkah masuk ke kamar, Lala sudah terlelap padahal jam baru menunjukkan pukul sembilan lewat.Aku pun membaringkan tubuh di samping Lala ikut terlelap
Prakkkk!!
Suara benda pecah membuatku terbangun dari tidur nyenyakku. aku yang masih kaget, detak jantungku masih tak karuan. ditambah Lala yang sudah tidak ada di samping ku.
"Lala? Lala! kau dimana?"pekikku panik.
Guci kaca pecah tepat dekat laci kamar dan tak jauh dari kolong. sebuah boneka bergaun putih tergeletak di sampingnya Ada apa ini?
"Eyin!" pekik Nenek di sertai gedoran. segera aku membuka pintu. Tampak wajah Nenek Juga panik
"Mana Lala?"
"Aku tidak tahu, Nek,"
"Bagaimana bisa kau tidak tahu?"
"Baru saja Eyin Bangun dan Lala sudah tidak ada di samping Eyin. sebuah Guci pecah dan ada boneka aneh tiba tiba di situ!"
Aku menunjukkan benda boneka itu. Nenek mendekat boneka bergaun putih itu Ia seperti mencari sesuatu dari boneka itu.
"Nek, bagaimana ini? Dimana lala?"tanyaku panik.
"kalung? kalung!Dimana kalung di boneka ini?"
"Aku tidak tahu. dari tadi boneka itu tidak memakai kalung."
Boneka itu tampak aneh.Rambutnya hitam panjat seperti rambut asli dan mata nya layak seperti boneka Umumnya Namun sorot mata boneka itu membuatku tak nyaman.
kalau mau part 2 komen ya nanti auhtor buatin
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁