"jess jess jess" suara kereta datang dlm hembusan angin senja,disini kuberdiri dalam hamparan rumput menatap bangunan kilau keemasan
tanpa terasa air mata yg membasah dipipi terbawa hembusan angin,"7 tahun berlalu sejak saat itu", saat kuberlari nenghampiri kereta yg membawamu kekota lain meninggalkan cintaku yg hancur ini..
kini usiaku sdh menginjak 19 tahun dan menjadi seorang idol yg diimpikan para pria,6 tahun aku menjadi seorang idola dan bisa dibilang ini pencapaian luar biasa karena bisa bertahan 6 tahun diusia remaja ini melewati masa muda yg "kata orang" adalah masa-masa keemasan,masa terindah bermain bebas tanpa ikatan waktu,tanpa beban hidup,jalan-jalan bersama teman; sementara kehidupan remajaku sebagian besar dihabiskan dgn latihan dan show,tak jarang harus pulang larut malam dan istirahat yg kadang tak cukup,tapi aku tak menyesali semua itu karena inilah jalan hidupku dan aku merasa bahagia punya banyak teman sesama idol..namun hati ini tetaplah merasakan kesendirian ini,dalam hiruk pikuk penonton yg meneriakkan "ancoru" anganku terbang melayang mencari keberadaanmu,aku juga seorang manusia yg punya rasa cinta walau dalam peridolan ada golden rules yg harus dipegang erat oleh para member untuk dipatuhi;salah satunya yaitu tidak boleh memiliki pacar karena akan menimbulkan kecemburuan para fans.
Dimanakah dirimu? kuingin menaiki kereta kedewasaan ini bersamamu dan merajut hari-hari habiskan waktu bersama,mengapa kamu pergi tanpa alasan saat kita berdua dulu lewati hari-hari yg bahagia..
.
.
.
chant terdengar begitu bersemangat dari para fans membuat yui bersemangat mengeluarkan seluruh energinya dan tanpa sadar pula matanya melihat sasok pria tampan dibarisan paling depan namun tak ikut bersorak dan hanya berdiri fokus menatapnya
yui pun terpana dan hampir melupakan gerakan dancenya,sebenarnya dia bukan terpana karena ketampanan pria tersebut;akan tetapi karena sebuah tatapan yg tak asing baginya hingga membuat adrenalinnya terpacu dan detak jantungnya memburu dgn cepatnya;"doki-doki"kalau dalam bahasa jepang.
setali tiga uang gocap takky pun terpana akan sihir yui diatas panggung hg dia memutuskan akan menjadikan yui sebagai "oshinya" (idol pilihannya)
.
.
.
sudah 2 bulan berlalu sejak saat itu dan sdh 4x takky datang ke theater hanya untuk melihat yui dan bs hi touch saat theater sdh selesai,saling tatap-tatapan tanpa kata terucap,namun saat yg keempat kalinya hi touch takky merasakan sesuatu yg berbeda ada kertas kecil yg terasa di telapak tangannya;rupanya yui sdh mempersiapkan kertas itu di tangan kirinya dan saat hi touch dgn takky tangan kirinya pun diangkat lalu menggenggam sepersekian detik tangan takky agar ketas itu tak jatuh dan dapat diambil takky.
seketika degupan jantung takky terasa begitu keras dan cepat,mukanya merona saat dia berlalu dari situ,dia ga menyangka cewe impiannya itu memberinya secarik kertas,dengan buru-buru diapun bergegas ketoilet lalu membaca pesan tersembunyi yg ada di secarik kertas itu dan betapa kagetnya ia karena tulisan itu isinya mengajak bertemu di sebuah cafe."mimpikah aku?",takky seakan tak percaya apa yg dilihatnya
.
.
.
cafe itu sebenarnya terletak tak begitu jauh dari theater namun tampak begitu tenang jauh dari kebisingan kota.pohon dan bunga memenuhi ruangan dan karpetnyapun berwarna hijau muda,meja terbuat dari kayu berkualitas tinggi,sofa kulit yg empuk dan nyaman,ruangan terasa sejuk karena ventilasi udara yg bgt lancar,aroma kopi robusta arabica dan bau roti manis begitu menggugah selera;siapapun betah berlama-lama disini..
takky dan yui duduk saling berhadapan di meja yg terketak di pojok ruangan,saling membisu selama beberapa saat.."hai namaku takky,salam kenal",sambil mengulurkan tangan untuk salaman.
"aku yui"aku mengundangmu kesini karena aku seperti mengenal lama dirimu dan ingin bertanya langsung padamu apakah kita pernah bertemu;perasaan ini tak asing bagiku saat menatap matamu..
"takky terbelalak" ka..kamu yui?! kamu yg tinggal di jalan kenangan itu??."hah"? kamu tau aku darimana ya? sahut yui.
Takky menghela nafas panjang;sebenarnya aku berasal dari kota lain dan datang ke ibukota ini mencari seseorang yg namanya sama denganmu,jujur aku belum tau namamu meski sdh 4x ketheater untuk melihat dirimu,seperti ada perasaan tak asing dan jantung ini berdegup saat melihatmu padahal aku samasekali blm mengenal dirimu..
AKu kesini karena permintaan seseorang yg ayahnya merupakan sahabat karib ayahku,dia menderita suatu penyakit langka dan sdh divonis dokter tak akan hidup lebih dari 2 bulan lagi,dan saat menjelang hari itu tiba dia rela mendonorkan matanya untukku yg buta karena kecelakaan serta menitipkan pesan untuk aku agar mencari orang yg bernama yui dikota ini 7 tahun kemudian,dia tak ingin memberitahu perihal sebenarnya saat itu karena tak ingin yui terluka dan sedih,mungkin dengan berlalunya waktu dan saat yui dewasa bisa menerima alasan dia harus pergi meninggalkan yui.."takky menghela nafas panjang lagi"..nama orang itu adalah "Glenn"..
Yui terpana seperti melihat hantu disiang bolong,seketika air mata mengalir membasahi pipinya,bibirnya bergetar seperti hendak mengucapkan kata namun tak bisa.
kini jelas sudah mengapa glenn tega meninggalkannya tanpa memberi sebuah alasan dan kata perpisahan..yui tak membenci glenn meski ditinggal begitu saja hg detik akhir dia mengetahui glenn akan pindah dan menaiki kereta menuju dunia baru
Lagu kereta kedewasaan dari jkt48 mengalun dikafe ini,menambah syahdu suasana ditempat mereka duduk..5 menit tanpa kata terdiam membisu..
Jika hari ini adalah takdir janganlah ada derai air mata
jika esokpun adalah takdir biarlah senyum menghias dibawah langit biru
kereta kedewasaan kini tlah berlalu tinggalkan goresan luka lama
kereta baru tlah tiba membawa segala kenangan manis
dibawah pohon sakura ini kau tlah berjanji akan bercerita rentang sebuah kisah romantis sambil aku bersandar dipundak kananmu itu..
.
.
.
.
Cahaya kilau keemasan tlah memenuhi bangunan kota,kuberlari direrumputan mengejar kereta yg lewat sambil tertawa lepas dalam genggaman takky yg berlari disampingku..tak peduli lagi kabar yg menggemparkan para fans dan media tentangku yg melanggar golden rules,aku hanya ingin berlari dan berlari meninggalkan semua yg ada di belakangku..jangan panggil diriku idol,aku hanyalah perempuan biasa yg rindu akan kebahagiaan melihat bintang-bintang,habiskan malam penuh fantasi dan menanti fajar menyingsing penuh harapan
kereta kedewasaan yg baru tlah tiba