Cerpen Korea
Seorang gadis bernama Lee Yoona yang mencintai seorang CEO bernama Kim Dan yang biasa di panggil Kim, mereka telah mencintai satu sama lain sejak lima tahun lalu,namun sayang nya Kim malah menyembunyikan kekasih nya itu dari orang tua nya..
Orang tua Kim tidak pernah merestui hubungan putra nya dengan Yoona di sebab kan orang tua Kim ingin menjodohkan Kim dengan seorang aktris terkenal namun Kim menolak..
"Nak malam ini datanglah untuk makan malam yaa"ucap eomma Kim dari sebrang telfon membuat Kim menghembuskan nafas nya kasar..
"Aku tidak bisa eomma,aku lembur hari ini"
"Kau itu banyak sekali alasan nya,yang lembur yang meeting yang kumpul sama klayen kapan kamu punya waktu untuk keluargamu? "
"Maafkan aku eomma aku sibuk aku tutup dulu telfon nya"ibu Kim berdecak kesal,dia ingin memperkenalkan putra nya pada Ana seorang aktris papan atas yang ingin di jodohkan dengan Kim..
"Kau membohongi ibu mu lagi?"tanya Yoona yang baru saja melepas celemek nya karna baru selesai memasak"Lalu harus bagaimana lagi ini supaya aku bisa menemani mu tidur malam ini"
"Kim bagaimana jika orang tua mu tau kalau kau tidak bekerja tapi malah menemaniku di sini,bukan kah itu keterlaluan"Kim berjalan ke arah Yoona memeluk nya dan mencium leher jenjang nya satu kecupan"Mereka mau menjodohkan ku aku mau menghindar"kata kata itu menusuk ke hati Yoona air mata nya jatuh tanpa sadar..
Kim menatap kekasih yang amat ia cintai itu,Kim melihat sebuah kesedihan di mata Yoona"Aku akan selalu menemanimu bersama mu dan tidak akan meninggalkan mu kau mengerti, suatu saat nanti aku akan memberitahu orangtua ku tentang hubungan kita"
"Bagaimana jika mereka tidak merestui kita,aku hanya gadis biasa tidak pantas bersan....mmpphh Kim hen~tika~kan..
Air mata Yoona mengalir sangat deras,Kim memainkan bibir nya dengan kasar bahkan tidak memberi nya cela untuk bernafas..
"Maafkan aku,jangan bahas itu lagi kita akan berjuang bersama sama"Yoona hanya bisa mengangguk karna masih berusaha mengatur nafas nya yang hilang setelah ciuman Kim tadi..
Mereka makan malam seperti biasa dan berbaring di atas ranjang untuk melepas lelah yang tergantung di tubuh mereka..
"Ayo kita lakukan itu"seketika dahi Yoona mengkerut"Kau itu tidak peka sekali aku menginginkan mu sekarang"
"Tidak tidak tidak pokok nya tidak boleh,menjauh dari ku atau tidur di sofa"
"Ayolah Yoona sekali saja izinkan aku"ucap Kim sambil memeluk Yoona dari belakang"Yoona..Aaiss ternyata dia sudah tertidur dasar kebo aku mencintai mu kebo"ucap Kim sambil menambah pelukan nya di tubuh Yoona..
Malam telah berlalu berganti menjadi pagi,seperti biasa Kim bekerja ke kantor nya sementara Yoona kuliah~waktu berjalan, Yoona hanya punya kelas pagi hari ini jadi ia pulang ke apartment Kim untuk beristirahat..
"Astagaa aku bosan sekali hufff...lebih baik aku telfon Kim..tidak usah lah nanti dia sibuk..aku kirim pesan saja"
📱"Kim aku bawakan makan siang untuk mu yaa"
Beberapa detik kemudian..
📱"Oke🖤"
Kim memang bukan lelaki pada umum nya yang sering menggunakan love berwarna merah,dia lebih suka menggunakan warna hitam atau hijau dan warna lain nya ketimbang warna merah,dia merasa kalau hal itu sudah basi dasar Kim..
Yoona segera mengganti pakaian nya dan membungkus bekal untuk Kim, setelah beberapa menit dia pun sampai di ruangan Kim, namun sebelum ia membuka pintu kantor kekasih nya itu dia mendengar suara perempuan marah marah..
"Ayolah Kim kita bertunangan! bibi dan paman saja merestui kita ayo kita makan siang bersama!"
"Aku yang punya hak memilih tunangan ku,pergi atau ku panggil petugas!"
Wanita itu hanya bisa menghentakkan kaki nya ketika Kim akan memanggil petugas dia pun segera meninggalkan kantor Kim tanpa menyadari keberadaan Yoona di balik pintu..
Tok Tok Tok
"Aisss apa lagi!!"Yoona membuka pintu kantor Kim dengan wajah tersenyum"Apakah aku boleh masuk Tuan Kim? "
"Yoo~Yoona...ternyata kau maaf aku kira asisten ku"Yoona berjalan ke arah Kim menaruh makanan nya di atas meja kerja nya dan mengantungkan tangan nya di leher Kim"Asisten mu seperti nya cukup cantik hingga ingin sekali bertunangan dengan mu"tiba tiba Kim terdiam dengan ucapan Yoona..
"Kau salah faham,orangtua ku yang ingin menjodohkan ku dengan nya"Yoona tersenyum"Iya aku tau, aku mendengar semuanya ayo kita makan"
Selesai makan siang Yoona pun pulang ke apartment Kim dan memasak makan malam..
DI KEDIAMAN RUMAH KIM
"Kau mau kemana?"
"Aku akan ke apartment Kim sekarang,dia sudah lama tidak pulang ke rumah aku ingin melihatnya"ibu Kim pergi ke rumah putra nya tanpa sepengetahuan Kim dan tentu saja bertemu dengan Yoona..
"Kau siapa?"tanya ibu Kim kepada Yoona..
"bagaimana aku menjelaskan semuanya,apakah aku harus bilang kalau aku adalah kekasih Kim"kata hati Yoona.
"Apa kau tidak mendengarku? "
"Saya akan menelfon Kim duduk lah bu"Yoona segera menelfon Kim sontak Kim langsung kaget dan pulang ke rumah..
"Eomma kenapa eomma tidak bilang kalau eomma akan datang"
"Memang nya eomma harus izin dulu padamu,ohya siapa wanita ini apakah dia pembantu mu?"
"Bukan dia kekasih ku"jawaban singkat itu berhasil membuat nyonya Kim kaget sampai berdiri dari duduk nya..
"Jadi selama ini kau menyimpan wanita di belakang kami!! pantas saja kau tidak pulang hanya karna seorang wanita murahan!! hai kau apa kau puas telah menggoda putra ku!!"
"Maaf bibi anda salah faham bukan begitu.."
PLAAAKKK
Sebuah tamparan mendarat ke pipi Yoona hingga membuatnya jatuh,sontak Kim langsung menolong Yoona dan memeluk nya"Apa yang eomma lakukan! kenapa eomma menampar Yoona!"
"Kau membela gadis ini!! Kim jika kau masih putra ku maka kembali lah kerumah untuk minta maaf dan menikah dengan Ana!! "
"Aku tidak mencintai Ana aku hanya mencintai Yoona dan aku tidak peduli ucapan eomma!!"kemarahan nya sudah melampaui batas nyonya Kim hanya bisa menghentak kan kaki nya dan keluar dari apartment Kim..
Setelah nyonya Kim pergi ia langsung memeluk Yoona yang sudah menangis di pelukan nya..
"Sudahlah jangan di masukan ke hati biarkan saja"
"hiks... tapi ibu mu sama sekali tidak merestui kita..hiks.. "
"Ayo kita menikah"
"Apa..Kim apa kau bercanda menikah tanpa restu"
"Jika kita menikah mereka bisa apa? ayo kita daftar"
"Tapi Kim.. "
"Apa kau mau berpisah? "
"Tidak aku tidak mau berpisah dengan mu"
"Kalau begitu ayo kita lakukan nee"Yoona hanya mengangguk sambil tersenyum kini ia hanya bisa percaya pada orang yang ia cintai satu satu nya itu..
beberapa hari kemudian..
"Kau sudah menikah!!! dengan gadis ini!!"
"Iya eomma aku sudah menikahi nya"
"Bagaimana kau bisa menjawab dengan tenang Kim!! "
"Karna itu kenyataan nya eomma"
"Pergi!! jangan harap pintu rumah ini terbuka lagi untuk mu!!"
"Kim.. "ucap Yoona..
"Ayo kita pergi Yoona"Yoona dan Kim kembali ke apartment mereka dan merebahkan diri diatas ranjang..
"Kim kau baik baik saja?"
"Selama kau ada disini aku akan baik baik saja"Kim tersenyum ke arah Yoona"Jangan berbohong aku tau tatapan mu"
"Yoona apa cita cita mu di masa depan?"
"Menjadi ibu yang baik untuk anak anak kita nanti"seketika Kim bangkit dan melepas pakaian atas nya lalu menatap Yoona dengan wajah serius..
"Kau ingin menjadi ibu kan,akan ku wujudkan"seketika bibir Yoona di tahan ketika ia ingin menolak namun dia sadar bahwa ini adalah hak suami nya..
"Kim aku mohon pelan pelan"
"Tenang saja ini tidak akan sakit"
Beberapa menit telah berlalu,teriakan Yoona mengisi ruangan mereka,jujur Kim merasa tidak tega tapi hasrat nya tidak bisa di bendung lagi..
Ke esokan hari nya..
"Kim kau sangat kejam!!!"teriak Yoona dari kamar ketika dia menyadari ada cairan merah kental di atas kasur di tambah mahkota nya yang sudah rusak alias di jebol kemarin malam juga begitu nyeri..
Cklek
Kim membuka pintu kamar sambil tersenyum dan membawa setampan susu dan nasi goreng"Selamat pagi istri ku.."
"Kau kejam sekali hah,membuat ku tidak bisa bergerak"
"Iya maafkan aku makanlah dulu"
"Aku tidak mau minum susu"
"Ini adalah susu siap hamil,minum saja demi anak kita"
"isshh kau pikir sekali melakukan langsung jadi butuh proses Kim"
"Benarkah bagaimana jika kita lakukan lagi"
"Tidak tidak aku lapar"
"baiklah biar aku suapi"
Beberapa minggu kemudian hari ini adalah hari senin semua pekerjaan menumpuk di meja hari ini,Kim pulang ke rumah dengan badan lesu..
"Yoona aku pulang"
"Eoh sayang kau sudah pulang pasti sangat lelah yaa ayo makan malam aku sudah membuat banyak masakan"
"Tumben kau manja seperti ini,pasti kau ada mau nya kan"
"Sudah diam ayo makan"
Yoona dan Kim duduk di meja makan,setelah selesai makan Kim pun kembali ke kamar dan membersihkan diri..
"Segar nya.."ucap Kim setelah keluar dari kamar mandi namun tiba tiba dia melihat istri nya yang tengah melihat keluar jendela..
"Sayang kau lihat apa?"
"Hmm.. tidak ada ohya aku mau kasih tau sesuatu"Kim mengakat salah satu alis nya"Taadaaaa"
"Sebuah tekspank? "Yoona lalu menyodorkan nya pada Kim sontak Kim langsung terdiam ketika melihat tanda positif di tekspank itu..
"K~kau hamil?"Yoona langsung menganggukan kepala nya dengan cepat..
"Sayang kita akan punya anak"ucap Kim bahagia sambil memeluk Yoona..
"Iya aku akan menjadi eomma"
"Astaga aku sangat bahagia oh Tuhan terima kasih"
Tak di sangka kabar Yoona hamil sampai ke telinga keluarga Kim hingga mendatangi apartment Kim..
"Kau membiarkan dia mengandung anak darah kita!!"
"Tentu saja dia adalah istri ku"
"Hai kau wanita j****g jangan harap kau akan sukses setelah menggoda anak ku!"
"Eomma hentikan!! lebih baik eomma pergi dari sini!"
"Apakah ini Kim putra ku!,tidak ku sangka kau telah berubah!!"
Ibu Kim berjalan ke arah Yoona dia ingin menyeret Yoona dan memukul nya namun sebelum itu Kim langsung memeluk Yoona dengan erat..
"eomma hentikan eomma!!"
"Pergi saja kau wanita J****g! "
"Eomma cukup!!"bentakan itu membuat Nyonya Kim terdiam"Baiklah..jangan harap kau masih menjadi putra ku"ucap nya datar lalu pergi dari apartment Kim..
"Kim.. "
"Kau baik baik saja..perutmu tidak apa apa kan"Yoona hanya mengangguk lalu memeluk suami nya dengan erat..
"Ohya aku lupa sesuatu..kau tadi ingin roti selai blueberry kan ayo kita beli sekarang nee"
"Iya ayo kita keluar"
Hari hari berlalu tak terasa kini kandungan Yoona sudah berumur delapan bulan mereka pergi ke rumah sakit untuk USG dan melihat sang bayi..
"Bayi nya sehat kok nutrisi nya tetap di jaga ya bu"
"Ngomong ngomong kelamin nya apa ya dok?"ucap Kim dengan wajah penuh kebahagiaan..
"Kelamin nya perempuan"senyum Yoona mengembang..
Perjalanan pulang..
"Aku akan punya seorang putri dia pasti akan cantik seperti ku"
"Dia yang pertama di hidup kita"ucap Kim sambil mencium satu tangan Yoona yang ia genggam..
Beberapa saat kemudian Yoona dan Kim masih dalam perjalanan, namun ketika mereka melewati sebuah pertigaan tiba tiba ada truk yang melaju ke arah mereka dari sisi lain,untung nya Kim langsung menghindari truk itu dengan cepat..
"Kau baik baik saja Yoona?"
"Iya aku baik baik saja huh... untung kau cepat menghindar"
"Seperti nya mata nya butuh mengenakan kaca mata di saat menyetir"Kim kembali melajukan mobil nya menuju rumah..
"Apa!!..bagaimana dia bisa menghindari truk itu"ucap Nyonya Kim kesal..
"Bibi bagaimana ini rencana kita gagal,aku tidak ingin wanita itu melahirkan anak Kim"ucap Ana sambil menggigit jari nya bingung..
"Tidak ada cara lain,aku punya rencana"
Beberapa hari kemudian..
"Hari ini kau lembur?"
"Iya aku pulang larut,jangan banyak bergerak istirahatlah"ucap Kim pada istri nya di sebrang telfon..
Malam hari..
"Nyonya"panggil seorang pembantu rumah tangga.
"Bibi panggil saja aku Yoona jangan nyonya,bibi lebih tua dariku aku merasa tidak sopan"
"Hmm.. itu di luar ada Nyonya Kim"
"Be~benarkah..bibi tolong hubungi Kim suruh dia pulang bilang bahwa aku yang menyuruh"pembantu itu langsung mengangguk mengerti lalu Yoona menghampiri Nyonya Kim.
"Eomma ada apa eomma datang"
"Hmm.. Yoona seperti nya selama ini aku telah bersikap kasar pada mu eomma sungguh minta maaf Yoona,kau tau kan eomma ini seorang ibu jadi kalau tentang anak anak nya ingin yang terbaik"senyum Yoona mengembang..
"Aku sudah memaafkan eomma,masuklah eomma"
"Terimakasih Yoona kau memang baik hati,ohya ngomong ngomong kandungan mu sudah berapa bulan?"
"Baru delapan bulan eomma"
"Kalau begitu kau harus banyak makan dan minum yang bernutrisi, kau sudah meminum susu hamil mu?"
"Eoh belum eomma untung eomma mengingatkan ku"
"Kalau begitu eomma akan membuatkan mu susu kau tolong pakailah ini nee"
"Bingkisan apa ini eomma?"
"Cobalah sekarang.."
"Eomma tidak perlu repot repot"
"Demi eomma tolong cobalah ini"Yoona hanya bisa mengangguk dan pergi ke kamar untuk mencoba pakaian yang Nyonya Kim berikan..
Saat Yoona kembali"Kau cantik sekali sayang"
"Terima kasih eomma"
"Ini minumlah dulu"Yoona mengangguk dan menghabiskan satu gelas susu itu namun ketika dia bangkit dan pergi ke wastafel tiba tiba perut nya sangat sakit bahkan Yoona menjatuhkan gelas yang ia pegang..
"Aawwhh perut ku...eomma.. aakkhhh"
"Ada apa Yoona?"
"Eomma tolong aku..perutku sangat sakit..."
"Benarkah"Nyonya Kim jongkok di depan Yoona dan menatap nya"Eomma tolong hubungi Kim.. hiks.. "
Sebenci itu kah ternyata ini hanya sebuah sandiwara yang dibuat buat oleh Nyonya Kim, dia menekan perut Yoona sangat kuat hingga mengalir darah dari atas kaki nya..
"Aakhhh eomma hentikan..sangat sakit.."Yoona berteriak kesakitan..
"Ini lah balasan karna kau sudah mengambil putraku! dasar gadis penggoda! "
"Eomma hentikan ku mohon...awwhhh"
"Eomma!!!"teriak Kim dan langsung menghampiri Yoona lalu memeluk nya..
"Kim... anak kita"ucap Yoona lalu tidak sadarkan diri"Apa yang eomma lakukan?!!"tanpa menunggu jawaban Kim langsung membawa Yoona ke rumah sakit..
Selesai priksa..
"Kami tidak bisa menyelamatkan kandungan nya ia telat di bawa kerumah sakit"
"Apakah dia masih bisa hamil?"
"Ia dia masih bisa mengandung namun istri anda masih sangat terpukul sekarang"
Kim langsung masuk ke ruangan Yoona dan memeluk nya erat..
"Hikss... anak kita Kim.. hiks kita kehilangan putri kita hiks.."Kim hanya bisa memeluk istri nya itu"Ini salahku Kim.. aku bukan ibu yang baik untuk anak kita..hiks.. "
"Kau ini bicara apa,kau adalah istri ku yang terbaik,kau masih bisa hamil tidak papa"Yoona mengangguk..
Waktu terus berlalu hingga akhirnya Yoona kembali hamil dan melahirkan anak kembar laki laki dan perempuan..
Nyonya Kim yang telah melukai Yoona pun meminta maaf karna takut akan dipenjara dan tidak akan mengulangi perbuatan nya lagi..
~Selesai~
Maaf ya guys cuma gini² aja semoga kalian suka😊💐