Hari ini adalah hari dimana kami akn bertemu kembali setelah beepisah salama 7 tahun lamanya.
Tujuh tahun yang lalu pada saat swtelag kami lulus SMA, waktu itu kami berjanji akan bertemu kembali di mana pada saat kencan pertama kami ya itu pada saat kelas 2 SMA.
Dia yang yang pergi bersama dengan kedua orang tuanya pindah keluar negeri karena bisnis papanya, Sehari sebelum keluarga mereka terlebih dahulu dia menyuruhku menunggunya di tempat ini, karna ini lah tempat favorit kami dulu.
"Chika maaf kan saya, saya harus ikut dengan kedua orang tuaku untuk pindah keluar Negri"
"Tak apa. tak masalah lagian kita kan sudah tamat SMA dan bentar lagi kita akan menjadi anak Kuliahan bagus bukan?"
"Ya. tapi aku janji 7 tahun kedepan kita akan bertemu kembali disini pada tanggal, bulan, dan jam yang sama di tempat ini, setelah aku menyelesaikan studiku nanti sampai menggelar jenjang S2/S1 lah"
"kamu janji. jangan asal ngimong aja"
"kamu jangan sesih dong, nanti kita sering-sering kirim surat ok"
aku yang mendengar semua perkataanya hanya mengangguk pasrah dan menahan kesedihanku akan kepergianya.
lalu kami menyatukan jari kelingking kami masing-masing untuk sepakat dan berjanji pada tanggal 27 Juni pada jam 13:00.
"saya Mark Berjanji atasa nama ku dan Nama Chika kekasihku akan bertemu kembali di tempat ini 7 tahun kedepan"
"saya Chika Liliana atas nama ku dan juga atas nama kekasihku Mark, berjanji pada tujuh tahun kedepan akan kembali bertemu di tempat ini dalam keadaan sehat jasmani mau pun rohani.
Tapi berjanjilah kepadaku bahwa kamu tidak akan mencari istri disana dan menikah lah dengan ku setelah kamu pulang ok"
"ya. aku berjanji setelah kita bertemu 7 tahun kedepan aku kan melamarmu Chika sebagai istriku"
mendengar ucapan janji kami masing-masing kami tertawa geli bersama-sama.
setelah kami berbincang-bincang sebentar kami pun meninggalkan tempat itu.
sungguh kenangan yang manis bukan!!?
keesokan harinya Mark pindah bersama kedua orangntuanya. tapi sayang say tidak bisa menghantar kannya samapi kebandara karna saya harus mengikuti tes ujian Masuk Kuliah jadi mahasiswa baru.
Hari-hari kulalui tanpanya bersama dengan aktifitas ku di kampus bersama teman-teman ku.
aku mengambil jurusan Management Bisnis di salah satu Universitas terbaik di kampungku, dengan kesibukanku sebagai mahasiswa aku juga bekerja part time di cafe yang lokasinya jauh dari kampus ku hanya berjarak 300m saja.
aku bekerja sbgai part time untuk membantu perekonomian keluargaku, walaupun sebenarnyamereka sanggup untuk membayar pendisikanku.
dan sesekali aku mengingat kenangan manisku dengan Mark pada saat itu ada kejadian yang tak bisa kulupakan betapa malunya aku saat itu. aku menyuruhnya untuk sering-sering mengirimkan surat kepadaku kalo sesampainya dia disana padahal sudah tahu 2014 jaman sudah berubah dan canggih.
hari, bulan dan tahun pun berlalu begitu saja sekarang aku smester 7 dimana akan disibukkan berbagai tugas dari kampus, menyusun proposal yang itu dan yang ini.
hari-hari berlalu tak terasa ternyata bulan depan aku akan melangsungkan Wisudaku, aku begitu senang pada akhirnya saya bisa meyelesaikankuliahku dan skarang statusku jadi S1.
setelah nanti wisuda nanti aku bekerja di salah satu peeusahaan ternama dan terbesar di kotaku, karna pada saat magang saya bekerja diperusahaan tersebut. dan CEO Nya mekretrut ku kembali setelah lulus wisuda nanti.
tak terasa sudah dua tahun saya lalui bekerja Disini dan ternyata sudah tiba waktunya untuk bertemu dengan nya di tempat oerjanjian kami.
ho'oh. aku ridak sabar lagi untuk bertemu denganya aku kangen, amat sangat kangen padanya
dan hari ini telah tiba waktunya setelah melewati 7 tahun sungguh penantian yang panjang.
aku tidak sabar untuk menunggunya, aku akan pergi lebih awal aku tidak mau dia menungguku terlalu lama.
sesampainya aku disana aku melihat ada sook laki-laki tinggi dan gagah disana dan aku berfikir itu dia, hariku dag dig dug tanpa henti jujur aku begitu gugup
aku memanggil Laki-laki yang ada didepan mataku yang sedari tadi berdiri membelakangiku.
"Mark!! kamu mark bukan?.
laki-laki itu menoleh ke belakang dan ternyata bukan dia, bukan mark yang kukenal tapi mungkin saja mukanya sudah berubah secara kan kami sudah tidak bertemu selama 7 tahun untuk kontek-kontekan tlp, sosial media jga tidak pernah setelah kontaknya hilang pada 5 tagun yang lalu karna kampungku tekena banjir pada waktu itu.
aku tidak bisa menyelamatkan kenangan kami, no telpnya. menyelamatkan diri sendiri aja sudah syukur.
"maaf aku kira temanku, maaf saya salah orang"
sontak laki-laki itu menatapku dan berkata
"Kamu Chika kan?.
aku begitu kaget setelah ia mengetahui namakau
"maaf. siapa?.
"sebelumnya perkenalkan saya Dony:
"oh. hy Dony. mm kamu tau nama ku dari mana?".
"Dari Tuan Mark"
"Lalu diamana dia"
"mohon maaf sebelumnya Nona. ini surat dari Tuan Mak silahkan baca dulu baru nanti saya jelaskan"
Dony memberikan sebuah kertas putih pada ku, dan aku tidak sungkan untukw menerimanya dan membuka lalu membaca isi surat tersebut.
betapa terkejutnya aku setelah memnaca isi surat tersebut yang dimana di katakan bahwa Mark telah menikah dengan seorang gadis pilihan ibunya di Luar negri.
"apa maksud ini semua" tanyaku kepada Dony yang tidak bisa menahan airmata ku, dan kekecewaanku.
airmataku seketika berjatuham dan suaraku lepas begitu saja.
"sperti yang sudah Nona Chika baca dalam aurat tersebut dinyatakan bahwa tuan Mark sudah menikah dan tuan juga berharap untuk Nona Chika segera melupakannya dan jangan berharap lagi, tuan juga memberikan sesuatu untuk nona sebagai tanda permuntamaafnya" *mengeluarkan selembar kartu debit dan kotak perhiasan
hatiku hancur, benar-benar sangat hancur ternyata penantianku selama ini dipermainkan dan dibalas sperti ini. aku tidak bisa menahan emosiku lagi dan mengeluarkan kekecewaanku pada Dony asistennya
("kamu pikir aku bisa di beli dengan uang, bilang sama tuanmu aku tidak peduli dia mau nikah sama siapa pun tapi jangan membuat aku mereasa kecewa dan aku tidak bisa di beli dengan uang dan benda-benda lain apapun. kamu bawa uangmu dan juga perhiasanmu. bawa semua keneraka AAARRRG SIALAN, KURANG*JAR. AKU BENCI SANGANT BENCI membuang waktu saja) membayangkan.
seandainya aku bisa mengatakan itu semua
"baik lah tidak apa-apa *senyum paksa wanita yang tersakiti* lagian kan kami hanya teman, mau Tuanmu nikah sama siapapun ya terserah dia. itukan urusanya bukan urusanku dan lagiaaaan aku juga datang kesini mau mengatakn tadinya sama dia tak tau-tau Pak Dony yang disuru. mm bahwa sebentar lagi aku juga mau nikah sama kekasihku"
"ooh. baiklah kalau bagitu nona"
"ya kalau begitu saya duluan ya pacarku sudah menunggu bye-bye"
aku pun meninggalkan asistenya Mark sendiri dengan rasa amat sangat kecewa tanpa sadar ternyata kartu dan kotak perhiasan ada di tanganku air mataku tak henti-hentinya menetes walaupun sudah ku tahan.
untuk soal pernikahan yang kubilang tadi itu hanya skenario yang tidak ada di skrip, karna saya juga tidak mau kalah bahwa sebenarnya aku belom pernah pacaran setelah dia.
dan gara-gara Kamu Mark aku sampai menolak laki-laki yang ingi menjadi kekasihku bahkan yang ingin mau menjadi suamiku.
semoga kedepanya saya tidak pernah bertemu lagi Laki-laki lagi yang sama Spertimu pengeccut.
kau menikah dengan wanita lain. apa aku yang terlalu barharap dengan laki-laki buaya Spertimu, kau menghianati semua janjimu. ternyata omonganmu semuanya adalah Palsu.
semua laki-laki sama saja!!!
hatiku benar-benar hancur........!!!!!
Penantian Panjang yang Dihianati!!