Disuatu kampus terdapat seorang perempuan yang selalu mengejar cintanya. Ia yakin bahwa Ia Laki laki itu akan membalas perasaan nya.Ya dia adalah Lieslia yang biasanya dipanggil Lia. Dan cowok yang ia cintai adalah Raka Abaas.
Walaupun Raka tak pernah mengganggap Lia ada,tapi Lia yakin bahwa usaha tak akan mengkhianati hasil.
“ Raka kamu lagi apa" tanya Lia kepada Raka yang sedang duduk sambil membaca buku.Raka tak menjawab karna baginya kehidupan yang ia benci adalah kehadiran Lia di hidupnya.
“Ka kamu mau ngga makan ma aku?"tanya Lia dengan senyumnya yang manis dan wajahnya yang selalu ceria.
“ngga" jwb Raka dengan singkat dan tatapannya yang tajam.
“ aku traktir dehh" ucap Lia.Raka pun beranjak pergi dari duduk nya dan membereskan buku-bukunya dan memasukkan nya di tas Ransel.
“ kok pergi"ucap Lia.Raka pun segera pergi meninggalkan Lia. Tapi Lia tak akan putus semangat karena kehadiran Raka dihidupnya adalah yang terindah. Lia langsung saja mengikuti Raka dari belakang.
“ kamu akan kemana Ka?" tanya Lia.
“bisa tidak kau jangan MENGGANGGU HiDUPKU!" bentak Raka.
“Kenapa" jwb Lia
“apa kau tidak bisa membedakan benci dan suka?" tanya Raka dengan suara yang agak tinggi.
“ Cinta dan benci cuma beda tipis Ka,aku yakin suatu saat nanti kamu akan mencintaiku" jawab Lia dengan senyumnya yang manis.
“ Bodoamat aku yakin aku ngga akan pernah mencintai mu!" bentak Raka dan langsung meninggalkan Lia sendirian.
* aku yakin kamu pasti takdirmu* batin Lia
* Jika kamu sudah menemukan orang yang engkau cintai aku akan mundur dan takkan pernah mengganggu mu* batin Lia sedih:(
Singkat saja cerita, hari hari pun dilalui Lia dengan semangat dan senyumnya yang selalu menghiasi wajahnya.
“ Kamu mau ngga jalan ma aku? atau kamu mau makan ma aku?" tanya Lia dengan suara yang sedikit cempreng.
“ Pergilah Lia!" bentak Raka . Walaupun Lia sering di bentak oleh Raka tapi ia hanya menyimpan rasa sakit hatinya didalam hati terdalamnya
“apa boleh kau memberiku kesempatan untuk memperjuangkan cinta ku kepadamu?" tanya Lia dengan menundukkan kepalanya.
“ Aku akan memberimu waktu seminggu jika aku tidak mencintaimu sedikit pun tolong pergi dari hidupku!" bentak Raka.
“ oke kita mulai besok dan kita kencan okey?" jawab Lia dengan bersemangat dan senyumnya yang manis. Lia pun pergi tak lupa ia berkata.
“ Dada aku pulang dulu jangan lupa besok nya!" ucap Lia dengan suaranya yang sedikit cempreng.
SELANG 1 MINGGU KEMUDIAN
Raka hanya menghadapi Lia dengan wajahnya yang datar dan tidak bersemangat. Raka yakin bahwa ia tidak akan pernah bisa mencintai Lia.
Di Taman
“ Apa kau sudah mencintai ku Ka?" tanya Lia.
“ tidak dan tidak akan pernah" jawab Raka
“apa tidak ada sedikit pun?" tanya Lia. Raka hanya menjawabnya tidak.
“ Baiklah jika kau tidak ada perasaan dengan ku aku akan mundur dan aku akan melepas mu" jawab Lia dengan nada suara yang lumayan ceria. Ada rasa hati Raka yang sesak mendengar bahwa Lia sudah tidak mundur memperjuangkan cinta yang selalu bertepuk sebelah tangan. Raka beranjak pergi dan pulang. Lia di taman terisak dan menangis, ia gagal tidak bisa mendapatkan hati Raka yang selalu memenuhi hati dan pikiran Lia.
BEBERAPA MINGGU KEMUDIAN
Lia melihat Raka berjalan dengan seorang perempuan. Dan melihat Raka senyum dan tertawa.
“Bahkan Raka tak pernah senyum dan tertawa denganku" gumann Lia.
Lia pun melihat Raka dari kejauhan dan Lia tersenyum melihat Raka yang sedang senyum dan tertawa. dengan perempuan itu.
BEBERAPA HARI
Lia melihat Raka yang sedang terburu buru menyebrang jalan raya dan Lia melihat bahwa ada mobil yang melaju tinggi akan menabrak Raka. Sekita pun Lia berlari dan mendorong Raka dari tabrakan mobil dan
BRUKKKKKK.............
* Aku mencintaimu Raka* gumam Lia melihat Raka yang terbaring di trotoar dengan luka di lengan tangannya.
RUMAH SAKIT
Raka sadar dari pingsannya dan melihat sekelilingnya dan menyadari bahwa ia sedang di Rumah sakit. Dan mengingat kejadian bahwa ia naas akan tertabrak mobil dengan laju yang tinggi. Dan ia mengingat bahwa ada yang mendorong nya dari samping.
SINGKAT CERITA
Lia terbaring di UGD dengan kepalanya terbentur dan kakinya yang sementara ini tak bisa berjalan. Dan Lia Pun koma.
Ceklekk....... nenek Lia datang. Ya nenek Lia masih ada hanya saja tinggal di kampung. Nenek yang melihat itu langsung menangis meratapi cucunya yang selalu menanggung beban rasa sakit nya. Ia mendengar cerita dari warga yang melihat kecelakaan tersebut bahwa Lia menyelematkan seorang laki-laki. Langsung saja ia menuju ke ruangan laki laki tersebut.
CEKLEK........
Raka yang terkejut melihat Nenek Lia.
“ Siapa namamu nak?" tanya nenek
“ Raka nek" jawab Raka
“ apa kau mengenal Lia nak?" tanya Nenek
“ Lia siapa?" jawab Raka dengan heran.
“ nama lengkap nya adalah Lieslia dipanggil Lia" jawab sang nenek
“ Owhhh si pembawa sial ya nek?" jawab dengan nada tak suka
“ Yang kamu jawab si pembawa sial adalah cucu ku nak" jawab nenek
“ apa kau mengetahui bahwa Lia yang menyelamatkan diri mu dari maut?" jawab nenek Lia yang mulai terisak. Raka berfikir dan mengingat bahwa warga yang melihat kecelakaan itu.
JEDERRRRRR!!!!!!!!!!!!
“Lia yang menyelamatkan ku nek?" tnya Raka.Nenek mengganguk dan terisak.
“ apa kau puas? apa kau bahagia?yang kau sebut pembawa sial adalah orang yang menyelamatkan mu?" jawab nenek
“Dimana Lia nek?" tnya Raka
“ Diruangan nomor 134" jwb nenek.langsung saja Raka beranjak pergi dari ruangannya dan menuju ke ruangan Lia. Raka melihat bahwa Lia terbaring tak berdaya dengan kepalanya yang diperban dan selang selang yang ada dihidungnya. Raka menyesal telah menyiakan Lia. Ia mengingat Lia selalu terdapat disampingnya dan selalu senyum ceria.
“ apa kau puas nak" tanya nenek
“ maaf nek" ucap Raka.
BEBERAPA BULAN KEMUDIAN.
Raka selalu menemani Lia walaupun Lia dengan setia memejamkan matanya. Hari harinya sepi di kampus tiada Lia yang selalu menemani nya. Tiba tiba tangan Lia bergerak dan mengucapkan haus haus.seketika Raka langsung mengambil gelas yang berisi air dan memberikan ke Lia.
“ aku akan memanggil dokter sekarang dokter-dokter".panggil Raka.dan langsung saja dokter pun langsung menuju ke ruangan Lia dan memeriksa keadaan Lia. Raka pun langsung mengabari nenek Lia dan kan dan langsung menanyakan keadaan Lia bagaimana apakah ada yang pusing. dan apakah ada yang engkau inginkan.tapi ria yang melihat Raka pun langsung menangis karena ia gagal dalam melindungi Raka karena ia selalu berpikir kalau ia selalu mengganggu Raka dengan cara-caranya dan sepertinya rakyat sangat sangatlah membenci kehidupannya dan kehadirannya disampingnya setiap saat dan seketika Lia mengucapkan kan.
“maafkan aku Raka maafkan Aku"ucap Lia sambil menunduk dan meneteskan air mata.
“kenapa kenapa kamu meminta maaf temanku padahal aku yang salah"jwb Raka
“Aku akan pergi dari hidupmu dan tak akan mengganggumu lagi dan kau akan menemukan cinta sejatimu dan aku akan menunggumu disaat kamu membutuhkanku dan aku meminta maaf kepadamu aku akan selalu melihatmu dari kejauhan dan aku akan pergi dari kehidupanmu dan semoga kamu bahagia" jawab Lia dengan terisak.
“Apa yang kamu katakan Lia aku sudah bahagia". Jwb Raka. Lia yang merasa bahwa mereka bahagia mengatakan
“Aku lelah Raka Aku akan tidur sejenak Kamu pergilah dan pulanglah" ucap Lia. Raka yang mendengar tersebut langsung mengiyakan dan menyelimuti Lia dan Lia pun langsung memejamkan mata.
BEBERAPA HARI KEMUDIAN
CEKLEK....... pintu pun terbuka Raka pun langsung memasuki ruangan Lia dan ia terkejut bahwa kalian tidak ada di ruangannya dan ia langsung berlari di koridor dan menanyakan dimana pasien bernama Lia. Dan suster pun menjawab bahwa pasien bernama Lia telah pulang sejak pagi kemarin.
Raka yang mendengar tersebut langsung mencari di penjuru kota dan seminggu pun berlalu Raka belum menemukan Lia.
mobil pun berhenti karena lampu merah yang berada di jalan raya.lampu hijau adalah untuk melajukan mobilnya dan ia langsung pergi ke mall karena iya kan membeli barang-barang yang dia butuhkan.dan langsung saja Raka memarkirkan di parkiran dan ia terkejut bahwa ia melihat bahwa seorang perempuan duduk di kursi roda dan mendorong rodanya dan menawarkan bunga kepada pengunjung yang akan memasuki mal.
“ayo Mbak dibeli bunganya cuma rp5.000 murah lho Kak ayo dibeli ungkapkan perasaanmu kepada orang yang kamu cintai" Ucap perempuan itu.
Langsung saja Raka langsung berdiri di hadapan sosok perempuan itu dan perempuan itu menunduk kan kepalanya dan ia mengucapkan.
“Tuan dibeli bunganya tuan ungkapkan perasaanmu kepada seseorang yang tuan cin~" perempuan itu pun langsung berhenti berbicara dan menunduk dan mendorong rodanya untuk melarikan diri dari Raka.
Raka langsung menghadang perempuan itu dan mengucapkan.
“kenapa kamu pergi dari hidupku" tanya Raka.
“maaf tuan Anda siapa" ucap perempuan itu dengan pura-pura.
“maaf tuan saya sibuk saya harus menjual bunga ini" ucap perempuan itu dengan gugup.
“aku akan membelinya semuanya berapa"tanya Raka
“ Se se muanya 40 ribu tuan"ucap perempuan itu
Ya adalah perempuan itu yang berada di hadapan Raka adalah Lia yang selama ini cari dan ia menemukannya di parkiran mall.Raka pun mengeluarkan rp100.000 untuk memberikan kepada Lia dan mengucapkan.
“ Bisakah kita berbicara masalah pribadi" ucap Raka.
“ ma ma aff tuan saya tidak mengenalmu" ucap Lia.dan langsung saja Lia melajukan rodanya untuk menghindari Raka dan ia pun terjatuh dari kursi rodanya dan langsung saja Raka membantunya untuk duduk di kursi roda itu.
“ te te rimakasih tuan" ucap Lia
“ kenapa kamu melarikan diri Lia" Tanya Raka. Lia yang mendengar pertanyaan itu dari Raka langsung menundukkan kepalanya dan berkata.
“karena kau sudah mencintai seseorang Aku akan pergi dari hidupmu dan aku juga sudah tak layak untuk mendampingimu bukankah ini yang kau mau apa kau bahagia dengan pilihanmu oh ya tentu saja kau bahagia karena kau sudahmenemukan pilihanmu dan sepertinya aku akan pulang karena aku harus mengurus nenek dan selamat tinggal“ jelas Lia.
Lia langsung aja mendorong rodanya dan segera meninggalkan Raka dan Raka langsung menghadangnya dan
mengucapkan.
“kau salah paham Lia Aku mencintaimu Aku telah menyadari bahwa aku mencintaimu dan aku tidak ingin kehilanganmu lagi maafkan aku" jawab Raka sambil memeluk Lia.
“cukup Raka Aku sudah lelah dengan semua sandiwaramu aku juga ingin bahagia aku ingin bahagia denganmu tapi aku sudah tidak layak untuk mendampingimu aku sudah menjadi penyandang cacat sebaiknya kamu mencari perempuan lain yang lebih sempurna" ucap Lia dengan menundukkan kepalanya dan menangis.
Raka pun jongkok dan memegang tangan pria dan mengucapkan.
“ aku akan menerimamu apa pun yang terjadi jika tidak ada kamu aku akan menjadi laki-laki penyandang cacat dan bukannya kamu Aku menyesal aku mencintaimu Lia" jawab Raka sambil memeluk dan mencium bibir Lia dan Lia langsung memejamkan mata dan menangis bahagia dan Raka melumat bibir Lia dan
“ hhhhhhmmmmmppppp aku tidak bisa bernafas Ka" ucap Lia sambil ngos-ngosan.
“ayo kita jalani dan hadapi masalah kita bersama-sama dan ayo kita bangun keluarga yang kamu impikan" jawab Raka.
“ya tentu" ucap Lia.
~ TAMAT~