𝙏𝙞𝙣𝙜!
𝙏𝙞𝙣𝙜!
𝙏𝙞𝙣𝙜!
Suara pesan dari ponsel berhasil membangun kan seorang gadis dari tidur nya. Ia meraba di sekitar tempat tidur nya, mencari ponsel yang sedari tadi berbunyi dan membangun kannya, dan akhirnya ia mendapat kan nya. Dengan nyawa yang belum terkumpul dengan baik dan mata sedikit menyipit, ia membuka ponsel dan menuju sebuah aplikasi hijau yang biasa di sebut 𝘸𝘢𝘵𝘴𝘢𝘱𝘣𝘳𝘰, aplikasi bertukar pesan. Gadis yang biasa di panggil dengan nama KIA tersebut membuka salah satu nama kontak bertuliskan kan 𝘮𝘺 𝘣𝘦𝘴𝘵𝘪𝘦, dengan emoji love di akhirnya, emang cukup alay.
𝐌𝐲 𝐛𝐞𝐬𝐭𝐢𝐞 😻❤
|P
|p
|p
|p
|p
|KIA,BANGUN LU.
apaan, ganggu gw tidur aja lu|
Mau apa lo?, cepat, gw mau lanjut Tidur.|
|tidur ndas mu, udah jam 10 kyk gini, lu tidur apa simulasi jadi mayat.
Lah kenapa?, kok sewot lu, ini masih
Pagi pagi gk usah ajak adu bacot dah|
|gw lempar juga lo kelangit ketuju.
|lo gk, GO to scholl gitu?
Gk gw libur|
Mereka melanjutkan obrolan pagi mereka yang tidak berguna, mereka bernafas juga tidak berguna sih. Seperti yang ku tau Mereka merupakan sepasang sahabat virtual yang kebetulan bertemu di salah satu grup watsapbro saja dan menjadi dekat. Walaupun ada sedikit percekcokan saat mereka mulai berkomunikasi sih.
𝐊𝐢𝐚𝐫𝐚 𝐝𝐚𝐫𝐚𝐫𝐚, gadis ini memiliki tinggi 150+ cm, ya cukup pendek di usia nya yang mulai menginjak 15 tahunan beberapa bulan lagi. Dia tinggal di ibu kota Indonesia tepat nya di jakarta. Dan
FARA BANANA, ia lahir di Kalimantan tapi ia pindah ke NTB saat usia nya 3 tahun, ia memiliki tinggi tidak jauh beda dengan bestie nya itu. Fara tinggal di daerah NTB tepat nya di Mataram,.
Jarak mereka tidak terlalu jauh, hanya 1.057 km.
Fara dan kia, menjalin persahabatan sudah berbulan bulan jika di hitung, jadi tidak heran jika keduanya ingin bertatap muka secara langsung, tapi mereka tidak punya kertas atau alat bertukar yang di sebut duit, jadi mereka menunda rencana ingin bertemu. Katanya tunggu jadi kaya, entah kapan itu, semoga tercapai.
»»————> skip <————««
𝟓 𝐭𝐚𝐡𝐮𝐧 𝐤𝐞𝐦𝐮𝐝𝐢𝐚𝐧....
Sudah lewat 5 tahun, kini mereka sudah Kepala 2,
Fara ia melanjutkan study nya di bandung dan kia di Jogja. Tak terasa mereka menjalin persahabatan virtual sudah cukup lama, dan liburan semester yang akan mendatang mereka akan memutuskan untuk bertemu. Kia akan pulang kembali ke Jakarta dan Fara akan menyusul kia ke jakarta, mereka akan bertemu di sana. Begitu lah kurang lebih rencana mereka, karena kia akan pulang ke jakarta 2 hari lebih cepat, seblum Fara menyusul nya.
𝐁𝐞𝐛𝐞𝐫𝐚𝐩𝐚 𝐡𝐚𝐫𝐢 𝐤𝐞𝐦𝐮𝐝𝐢𝐚𝐧....
Hari yang di tunggu pun tiba, dimana liburan semester pun di mulai.
𝐊𝐢𝐚 𝐛𝐞𝐬𝐭𝐢𝐞 (*^𝐨^)人(^𝐨^*)
|gw udah sampai di rumah gw, lu jadi nyusul kan 2 hari lagi?
InsyaAllah jadi, kalau gk ada hambatan|
|oke 2 hari lagi gw jemput di bandara oke!
Iya oke|
𝟐 𝐡𝐚𝐫𝐢 𝐤𝐞𝐦𝐮𝐝𝐢𝐚𝐧....
𝐌𝐲 𝐛𝐞𝐬𝐭𝐢𝐞 😻
|pesawat gw udah lepas landas, gw otw.
30 menit yang lalu...
Setelah mendapat kan pesan singkat itu, kia bergegas menuju Bandara,
Kia bergegas menuju Bandara untuk menunggu sang bestie, sesampainya di sana ia duduk di salah satu kursi untuk menunggu di sana.
2 𝐣𝐚𝐦 𝐤𝐞𝐦𝐮𝐝𝐢𝐚𝐧....
𝐊𝐢𝐚 𝐩𝐨𝐯
Ini aneh... Kenapa pesawat Fara belum juga sampai, seharusnya pesawat nya datang 1 jam yg lalu, tp ini sudah terlewat, dan aku melihat beberapa petugas bandara terlihat sibuk berlarian ke sana kemari dgn wajah panik. Apa yang Terjadi?, perasaanku mendadak tidak enak, aku berjalan menuju salah satu petugas di sana, aku melihat beberapa orang berkumpul di petugas itu, menanyakan kapan pesawat indomie akan sampai, pesawat yang sama dengan yang di naiki oleh Fara. Ohh perasaan ku makin tidak enak saat mendengar perkataan petugas tersebut.
"Mohon maaf semua, dan mohon tenang, kami kehilangan komunikasi dengan pesawat tersebut, saat ini kami sedang melakukan yang terbaik." jawab petugas tersebut, yang membuat kia tersentak dan tangan yang sedikit gemetar.
"BAGAIMANA KAMI BISA TENANG, TUNANGAN KU ADA DI PESAWAT YANG HILANG ITU DAN KALIAN MENYURUH KMI TENANG??" sahut salah seorang laki-laki yang berumur sekitar 25 tahun.
Apa ini, pesawat nya hilang??, tidak aku harus tenang, semua pasti akan baik baik saja, semuanya pasti baik baik saja, ya pasti.
𝟓 𝐣𝐚𝐦 𝐤𝐞𝐦𝐮𝐝𝐢𝐚𝐧....
5 jam berlalu dan belum ada kabar tentang pesawat tersebut, kia semakin pucat pasi, ia tidak tenang, mulut nya tak pernah berhenti berdoa, berharap semuanya akan baik baik saja. Tapi harapan itu musnah seketika. Berita di televisi membuat muka kia yang pucat semakin pucat, pesawat itu di temukan, seharusnya kia senang pesawat itu di temukan. Ya seharusnya tapi pesawat itu di temukan dalam keadaan hancur.
"Berita terkini. Hari ini pesawat indomie berjenis 333 Dgn nomor penerbangan abc-638 jatuh di sekitar perairan ***** kepulauan limaribu . Saat ini tim investigasi masih melakukan penelusuran untuk mencari korban hilang. Pesawat tersebut mengangkut 70 penumpang yang terdiri dari 13 awak kabin, 50 penumpang dewasa, 5 penumpang anak anak, dan 2 bayi. Saat ini baru sekitar 16 korban di temukan yang identitas nya belum di ketahui. berikut repoter kami yang berada di tempat kejadian." setelah nya, dalam berita tersebut, memunculkan keadaan lautan yang di penuhi dgn bangkai pesawat yang hancur dan beberapa petugas.
Kia, dia tidak bisa lagi menopang tubuh nya, air matanya luruh seketika, suasana sekitar kia nampak berduka, banyak keluarga korban yang menangis dan berteriak histeris, bahkan ada yang sampai pingsan. Kia harap ini hanya mimpi buruk nya. Ia tidak bisa berharap lagi bahwa sahabat nya akan baik baik saja. Mereka bahkan belum bertemu atau berpelukan, tapi mereka sudah di pisah kan, tidak ada lagi harapan untuk bertemu. Kia menangis dan meraung-raung, keadaannya yang semula rapi menjadi acak acakan. Dia tidak baik baik saja, sahabat nya..... Fara pergi.
𝟐 𝐦𝐢𝐧𝐠𝐠𝐮 𝐤𝐞𝐦𝐮𝐝𝐢𝐚𝐧....
Kia sekarang berada di atas kapal feri dengan beberapa orang lain nya, jasad Fara tidak di temukan, keluarga Fara yang sempat mengetahui kabar anak nya juga sangat terpukul, bahkan ibu Fara pingsan selama satu hari penuh.
Kia memandang lautan yang luas nan indah, tapi keindahan itu tertutupi dengan suasana duka.
Lautan yang menenggelamkan pesawat indomie sekaligus Fara.
Kia menabur kan kelopak mawar di lautan. berharap itu membuat korban bisa beristirahat tenang di sana.
"Kita bahkan belum bertemu, tapi kau sudah langsung pergi, sekarang jarak kita terlalu jauh,bahkan untuk bertukar sapa lewat pesan." kia kembali meneteskan air mata nya, entah seberapa banyak air mata yang ia keluar kan,tapi semua itu tidak bisa mengobati rasa kehilangan nya.
𝐊𝐚𝐥𝐢𝐚𝐧 𝐭𝐞𝐫𝐛𝐚𝐧𝐠 𝐭𝐞𝐫𝐥𝐚𝐥𝐮 𝐭𝐢𝐧𝐠𝐠𝐢, 𝐦𝐞𝐧𝐞𝐦𝐛𝐮𝐬 𝐜𝐚𝐤𝐫𝐚𝐰𝐚𝐥𝐚, 𝐡𝐢𝐧𝐠𝐠𝐚 𝐛𝐞𝐫𝐭𝐞𝐦𝐮 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐬𝐚𝐧𝐠 𝐏𝐞𝐧𝐜𝐢𝐩𝐭𝐚 #prayforindomieair
𝐌𝐲 𝐛𝐞𝐬𝐭𝐢𝐞 😻
|pesawat gw udah lepas landas, gw otw
Juli 2* 20** ....
Tunggu gw ya.... |