Acha langsung menghempaskan tubuhnya diatas kasur sepulang les.
" ya ampun capek banget ..."
" mana tugas buat besok belum gue kerjain lagi" gumannya seorang diri.e
" hah........semangat semanga acha.....
Acha pun bangkit dan mengambil handuk lalu masuk kamar mandi untuk membersihkan diri.
clek ..........
" cha.....cha....... " panggil bunda yang masuk kamar
acha.
" ya bun lagi mandi" teriak acha dari dalam kamar mandi.
" ya sudah bunda pergi arisan dulu ya.jangan lupa
bilangan mbok mirah kalo ada yang nyari" kata bunda setengah berteriak.
" ya bun.....
" ok sayang bunda pergi" pamit bunda.
Tak lama acha pun sudah selesai dengan ritual mandinya.lalu langsung berpakaian.
sambil duduk menyisir rambutnya acha pun
mengambil hpnya yang ada dalam tas. meraihnya
untuk mengecek pesan yang masuk.
Deg........
" pesan siapa nih .kok no baru " guman acha.
Acha membukanya dan.
" hai cantik apa kabar , sehatkan".
" kamu gadis tercantik yang ada dihatiku"
" kau bagai bunga dalam mimpi indahku"
" boleh kah aq mengangumi lebih dari sekedar teman"
" i love you".
Acha membuang nafas kasarnya. dan berpikir siap orang yang mengirimkan pesan seperti itu.
"tahu ah .modus kali mending gue makan"' dumel
acha lalu meletakkan hpnya diatas nakas.
.........................
Acha sudah sampai disekolah dengan cepat karna hari ini tugasnya bersih bersih kelas.
" woi cha, kemaren kok gue ditinggal sih" kata dilla
yang nongol didepan kelas.
" gue les del....hust......sana sana gue lagi nyapu nih" kata acha yang piket.
" ya udah nanti ketemuan ya" kata della yang beda kelas dengan acha. acha IPA 3 sedang della IPA 6 .
jam istirahat acha menemui della sang sahabat dari smp. walau beda kelas keduanya sangat akrab. tak jarang della ginap dirumah acha begitu
juga sebaliknya.
" dell.....ayo kekantin dulu ya lapar nih" kata acha yang sudah berdiri di depan della.
" ok....
Keduanya pun langsung kekantin dan makan bakso
sebelum bell masuk kelas.
ketika dikelas suara getar hp acha terdengar pelan
namun berkali kali. acha pun mengecek dan membuka pesan dan....
" astaga no siapa sih .mana banyak gini lagi" bathin acha lalu cepat cepat memasuk hpnya
kedalam tas.
.....................
Sepulang sekolah acha langsung masuk kamar.
lalu mengambil hpnya.
" gue penasaran siapa sih. nembak gue ngak pake
kesal " gerutu acha yang kesal sendiri karna hari
ini dapat 10 pesan dari no yang sama.
Acha gadis periang dan cantik. selain itu juga pintar dan cerdas. disekolah acha aktif dalam
osis karna acha seorang bendahara.
Bukan alasan acha ngak punya pacar tapi karna ingin fokus dengan sekolahnya acha tak pernah mengubris pria manapun yang ingin dekat dengan
nya. apalagi untuk dijadi pacar
No time for love .......itu prinsif acha untuk waktu ini. karna harus fokus belajar apalagi menjelang ujian kelulusan sekolah.
Cita cita acha yang ingin masuk fakultas kedokteran membuatnya mengabaikan urusan cinta dan mencintai.
" kenapa dia ngak bosan ya , padahal ngak gue balas pesannya" guman acha seraya mengerucutkan bibirnya.
" tapi gue penasaran juga siapa yang ngirim"
" ah sudah lah..... mending tidur" gerutu acha yang
tak lama sudah larut dalam mimpi.
..........................
Bel pulang sekolah sudah berbunyi dengan buru buru acha membereskan tas ranselnya.
" cha nanti sore jadi kerja kelompokkan" kata neta
mengingatkan.
" iya net. ntar gue samperin deh kerumah lho" jawab
acha.
" duluan ya " kata acha yang langsung berlalu keluar kelas.
Sedang dihalaman sekolah della sudah menunggu
acha dengan gelisah.
namun ketika melihat acha berjalan della pun tersenyum.
" lama amat cha"
" aish .....ngak sabaran banget sih belum ada 15 menit masih keburu lagi" kata acha.
" iya tapi gue takut ngak sempat, kan ada kerja kelompok nanti" jawab della.
" sama dong...gue juga" kata acha.
" yuk......
" ok..
Keduanya pun berjalan menuju parkiran sekolah.
tak sengaja mata acha melihat cowok ganteng
berwajah oriental.
" ada anak baru ya" kata acha masih melihat kearah cogan.
" apaan sudah lama .kan sudah setahun cha.
emang baru lihat " kata della.
" kok gue ngak tahu." ucap acha menatap della.
" dia pindahan bandung say tahun kemaren.cuma home scholling sempat sakit, makanya lho baru
lihat ganteng kan" kata della.
" lumayan sih..jurusan apa." tanya acha penasaran.
" kayanya IPA 7 deh. tuh anak kecelakaan habis balapan liar." kata della memberi info.
" what......gila.....patasan home scholling." kaget acha.
" tapi keten lho cha.gue suka" kata della.
" cih ...... otak lho ya kalo lihat cogan langsung travelling aja" kata acha kesal pada sahabatnya itu.
" tuh david mau dikemanain say" dumel acha.
" ya dikantongin lah" jawab della santai.
" tahu ah urusan lho ngak usah ngadi ngadi ...
ayo pulang" kata acha menarik tanggan della.
Keduanya pun naik motor metic acha menuju mall
terdekat untuk membeli buku persiapan UN.
.........................
Pulang dari mall kebiasaan acha langsung masuk
kamar dan melempar tas sekolahnya.
" ah ngaso dulu nanti mandi langsung berangkat" kata acha seraya mengambil hpnya dari dalam tas.
" deg.......
" astaga........gila ya nih orang...nekad aja." guman acha yang melihat pesan masuk sekitar 50 pesan.
Acha pun membaca satu persatu pesan dan lalu menghapusnya. tapi dibenaknya terbesit rasa penasaran yang luar biasa.
Sudah selama seminggu no tak dikenal mengirimnya pesan nembak cinta.dan itu tak terhitung mulai dari pertama.
Kepala acha cukup pusing untuk berpikir. mencari
tahu sang pemilik no.
" penasaran juga gue.biasanya cowok satu kali nembak ditolak langsung nyerah dan mundur
lah ini ku makin gila aja padahal ngak pernah dibalas......" guman acha.
" ah biarin lah. masa bodo" kata acha yang meletakan hpnya dan memejamkan mata.
Sebulan berlalu. pesan nembak cinta malah semakin banyak. sang pengirim pesan tak pernah menyerah padahal tak pernah sekali pun acha membalasnya sejak awal. sudah tak terhitung
berapa jurus rayuan keluar, namun tak digubris acha.
Acha kembali membuka pesan no tak dikenal
seetelah menyelesaikan tugasnya. ujian sudah
didepan mata fokus belajar mengejar impian
membuat acha tak perduli dengan jenis rayuan apapun.
tring........tring .......tring........
Belum selesai acha membacanya sudah terkirim
lagi pesan masuk
"aq takkan menyerah sampai kapanpun."
" aq juga ngak kan bosan menunggumu"
" wajahmu slalu hadir dalam mimpiku"
" dan untuk slamanya hanya kamu yang ku mau"
Kata itu yang acha ingat. sampai sampai terbawa
mimpi. ketika pagi ini acha sudah dikelas.
entah kenapa otaknya mulai error atau heng.
Pelajaran yang guru jelaskan pun hanya setengah yang masuk. perkataan itu seperti hantu yang mengikutinya. acha menghembus nafas kasar
mencoba mencari tahu siapa pemilik no asing
yang mengirimi pesan tak terhitung jumlahnya.
......................
Malam ini malam minggu. acha sudah berpikir
untuk mengetahui si pemilik no tak dikenal.
acha sudah merencanakanya siang tadi.
sebelum pulang sekolah.karna rasa penasarannya
yang sudah sampai ke ubun ubun.
" ok .....gue bakal jawab semua perasaan cinta lho
dengan satu syarat kita ketemuan" balas acha mengirim jawaban pesan selama 40 hari itu.
" ok aq tunggu dimana" balas no tak dikenal.
" cafe sweet haert" balas acha lagi.
" ok aq tunggu my love" balas si no asing.
" cih.....brani banget dia .....belum ditrima aja dah pede banget " guman acha.
Acha yang penasaran pun bersiap namun acha ingin tahu dulu siapa orang yang selama ini
mengiriminya pesan
" iya kalo cogan pas jelek" gila aja gue. trima.
tak duluan aja dan ngawasin dia deh....penasaran gue" bathin acha yang sedang siap siap keluar
malam minggu.
Setelah rapi acha pun pergi dan tak lupa pamit
pada sang bunda.
" pamit ya bun.ngak la kok" kaya acha lalu pergi
" hati hati dijalan .jangan ngebut bawa motor" pesan bunda.
" ok......jawab acha yang keluar dan menghilang dibalik pintu.
Acha lebih dulu datang sebelum jam perjanjian.
acha mengawasi siapa orang yang akan menuju
meja yang sudah dibooking untuk bertemu dicafe
itu.
Acha yang datang lebih dulu menutup kepalanya
dengan hoddie abu abunya.
Saat ini hati acha deg....degan luar biasa penasaran
karna ingin tahu banget siapa orang yang mengejar
cintanya selama 40 hari tampa balasan itu.
Tak lama seorang cowok pun datang menuju
meja pesanan yang sudah dipesan.
dengan mengunakan hoddie yang sama dipakai acha malam ini.
" astaga........kok ......acha dengan susah payah
menelan salivanya.ketika melihat wajah yang dikenalnya.
" jadi dia.......auw............
Tak sengaja seorang pelayan menambrak acha yang sedang mengawasi cowok janjiannya.
" eh.....maaf mba .....maaf" kata pelayan itu
minta maaf yang menjadi perhatian pengujung cafe .termaksud cowok yang juga menunggu acha.
" ya ngak pa pa mba......" kata acha yang juga
tak sengaja menyenggol pelayan itu tadi
" acha.........".panggil seseorang
Deg..............
cowok itu pun lalu mendekati acha dan
" mejanya yang itu " kata cowok yang sangat dikenal acha
" ya...........di....di ....sana ya......" kata acha gugup
Lalu keduanya pun duduk dimeja yang sudah dipesan.
Acha penatap cogan didepan nya dengan perasaan gugup. begitu juga sang cowok ganteng berwajah
oriental itu.
Acha bukan tak mengenal siapa cowok itu. 3 tahun lalu mereka pernah jadi sahabat dimasa smp.
mungkin acha tak menyadari waktu melihatnya
disekolah. namun hari ini matanya sangat jelas
dan tak mungkin lupa dengan wajah yang kini
ada didepannya.
" apa kabar, maaf bila menganggu waktumu" kata
cowok itu membuka obrolan.seraya matanya tak lepas menatap acha
Acha yang gugup terdiam sesaat . lidahnya kelu
mau bicara apa. apalagi hoddie yang meteka pakai
sama .ya hoddie yang mereka beli bersamaan
waktu lulus dari smp 3 tahun lalu.
" gue baik af., kapan pindah kesini" kata acha basa
basi.
" cukup lama, dan aq tahu kita satu sekolahan" jawab cowok itu yang tak lain afnan alfarizi
sahabat terbaik acha di masa smpnya dulu.
" mhem.....mau pesan apa " tawar afnan.
" jus alpukat dan chees cake." jawab acha.
" cuma itu" kata afnan.
" ok .....afnanpun memanggil pelayan dan memberikan memo pesanan.
Keduanya terdiam lama sampai pesanan datang.
lalu mengobrol seadanya ketika malam semakin larut achapun berpamitan pulang yang ditemani afnan dengan mengukuti motor acha dari belakang.
mengantarkan acha sampai kerumahnya
Hati acha galau untuk malam ini.
gelisah bolak balik memeluk guling nya.
entah kenapa semuanya jadi terasa kacau
bahkan matanya belum bisa ia penjamkan.
Dengan hati gelisah acha bangun dari pembaringan
menuju ke kamar mandi untuk berwudhu.
sholat malam untuk menghilangkan gelisah
hatinya yang menganggu perasaannya untuk saat
ini.
Doa acha panjatkan dipenghujung sujudnya
untuk kebaikan dirinya.entah apa yang ia panjatkan
cuma acha dan tuhan yang tahu
Tamatt.