keadaan dunia dimana orang² hanya memandang harta,kasta,dan jabatan,di suatu pinggir kota kecil hidup lah seorang anak laki-laki yang sangat menyukai musik dan bercita-cita menjadi musisi terkenal, anak itu bernama benjamin,bakat ia dalam bermain musik serta menyanyi sangat lah bagus,benjamin keseharian nya berada di pinggir jalan untuk menghibur dan mengamen untuk memenuhi kebutuhan nya, berbekal kemampuan nya dan sebuah piano tua yang dia temukan di tempat pembuangan,benjamin berhasil menghibur tidak sedikit pula orang memberikan benjamin uang, uang itu di gunakan untuk membeli obat untuk ibunya yang sedang sakit keras
suatu hari saat ia sedang mengamen ia bertemu dengan seorang anak perempuan cantik, bernama lita,anak itu berasal dari sebuah panti asuhan yang tidak jauh dari sana,ia sama seperti benjamin sangat menyukai musik,saat itu benjamin sedang bermain Pianonya sambil Menyanyikan Lagu,Tiba-tiba anak itu bernyanyi Mengikuti Nyanyian benjamin, Suara nya sangat indah bagaikan suara malaikat, membuat orang-orang terpesona,Mereka terbawa suasana tampa sadar orang-orang sudah mengelilingi mereka berdua,Saat mereka selesai bernyanyi, gemuruh tepuk tangan mengelilingi mereka,banyak orang yg memberikan uang, saat itu pendapatan benjamin naik berkali-kali lipat,setelah semua orang mulai perlahan meninggal kan mereka benjamin dan lita berkenalan.
Benjamin:"Menakjubkan!,Suara mu sangat menakjubkan,
Lita:"Terimakasih,Permainan piano mu juga sangat bagus ? "
Benjamin:"Terima kasih juga, Oh iya nama mu siapa?,nama ku benjamin,😁"
Lita:"Na.. namaku Lita, Salam kenal"
Benjamin:Salam kenal juga,
*Benjamin melihat ke kantung uang nya
Benjamin:Waaa,Banyak sekali ini 2 kali lebih banyak dari biasanya
Lita:"Kryukuk(Suara Perut) "
Benjamin:"Seperti nya kau Sedang kelaparan, ayo ke toko roti"
*Benjamin mengajak lita ke toko roti untuk membeli roti
Benjamin:Lita, ini buat mu,makan lah
Lita:Tidak Terimakasih,tidak punya uang untuk menggantinya
Benjamin:Tidak apa apa lita, lagian hari ini aku dapat uang lebih banyak karena nyanyian mu
Lita:terimakasih benjamin
Mereka pun mengobrol bersama sambil memakan roti,Mereka pun mengobrol dengan gembira,mereka sangat cocok karena sama sama sangat menyukai musik dan bercita-cita menjadi musisi Terkenal ,Tak terasa matahari sudah mulai ingin terbenam,Mereka pun menyudahi obrolan mereka
Lita:seperti nya hari sudah mulai gelap benjamin,Aku harus pulang
Benjamin:aku pun juga,tapi bagaimana aku mengantar mu pulang lita?
Lita:tidak usah benjamin,aku tak ingin merepotkan mu,aku bisa sendiri
Benjamin:Tidak apa apa,aku akan senang jika dapat mengantarkan mu
Lita baik lah jika kau memaksa
Benjamin pun menenemani lita untuk pulang kerumah nya,di dalam perjalanan mereka bercanda gurau, melanjutkan obrolan mereka sebelum nya,beberapa saat kemudian Benjamin dan lita sampai di depan sebuah panti asuhan di pinggir kota, Ternyata lita adalah anak dari panti asuhan,Ayah ibu lita mengalami kecelakaan,oleh karena itu lita dari umur 4 tahun di asuh oleh sebuah panti asuhan di pinggir kota
Lita:Terima kasih telah mengantarkan ku Benjamin,maaf merepot kan mu
Benjamin:Iya tidak apa apa lita
Benjamin pun berniat Pulang, Tapi tiba tiba turun lah rintik hujan
Lita:Benjamin seperti nya cuaca ingin hujan,mari masuk, bertedulah di sini
Benjamin:Tidak usah lita hanya gerimis saja, terimakasih atas perhatian nya lita
*Hujan bertambah deras
Lita:Sudahlah Benjamin bertedulah di sini, bahaya hujan saat malam,apa lagi di jalan daerah kita tidak ada penerangan
Benjamin:Baik lah aku akan berteduh sampai hujan reda
lita pun mengajak Benjamin yang basah kuyup itu untuk masuk,saat ia masuk ia di sambut oleh kepala panti,kepala panti adalah wanita berumur 30 tahun yang kehilangan anak dan suaminya karena Kecelakaan oleh karena itu untuk melepaskan penderitaan nya ia membuat rumah peninggalan suami nya untuk di jadi kan panti asuhan untuk anak2 yg kehilangan orang tua, dia adalah orang yang baik, ia memberikan Benjamin sebuah handuk untuk mengeringkan badan,setelah Benjamin menggiringkan badan, Benjamin duduk dan melihat banyak anak-anak umur 2-6 tahun,menangis kelaparan,Untuk menenangkan mereka Lita Mengambil biola,dan memainkannya,lantunan musik biola menghanyutkan membuat mereka perlahan terdiam dan tertidur, Mendengar lantunan itu Benjamin terpikir sebuah ide untuk mengajak
lita untuk ikut mengamen di jalanan bersama ia
Benjamin:Permainan biola mu sangat indah,membuat hati ku tenang
Lita:Kau terlalu memuji tapi terimakasih
Benjamin:Bagaimana kita mengamen bersama,dan hasil nya akan kita bagi 2,walaupun tidak banyak tapi hasilnya dapat membeli beberapa potong makanan untuk anak² di sini, bagaimana?
lita:Terima kasih, aku senang kau mengajak ku tapi aku akan memikirkan nya sebentar
*beberapa saat kemudian hujan pun reda
Benjamin:Seperti nya hujan sudah mulai reda aku akan pulang sekarang
lita:Baiklah,Semoga kau baik² saja di jalan Benjamin
Benjamin:oh iya bagaimana keputusan mu soal ajakan ku tadi?
lita:setelah kupikirkan nampak nya aku setuju
Benjamin:Sungguh?, baik lah besok aku akan menjemput mu
Lita:Baiklah jemput aku esok hari
keesokan nya Benjamin menjemput lita di panti asuhan, mereka pun sejak hari itu mengamen bersama,bercanda bersama, curhat bersama, bahkan Mereka Membuat Lagu Ciptaan mereka bersama, makin lama mereka bersama, tampak nya 2 tahun benih-benih cinta di antara mereka pun tumbuh tapi mereka menyembunyikan nya.
suatu hari ini kondisi semakin parah ibu Benjamin yang membuat Benjamin harus seharian menjaga ibu nya,ini membuat lita mengamen sendiri selama beberapa hari,hingga suatu hari datang lah seorang bangsawan dari ibu kota dengan kendaraan mewah nya iya berpapasandengan lita yang sedang mmengamen, iya sangat tertarik dengan kecantikan, nyanyian serta permainan biola milik lita,bangsawan itu menanyakan asal lita kepada orang sekitar, setelah lama bermain lita pun kembali ke panti asuhan,sesampainya di sana ia langsung beristirahat , tidak lama kemudian bangsawan yang di jalan tadi datang ke panti, dan langsung di sambut oleh kepala panti,bangsawan itu menjelaskan tujuan ia datang ke panti asuhan
mendengar tujuan bangsawan itu kepala panti terlit senang dan langsung memanggil lita
Kepala panti:Lita, kita kedatangan tamu, cepat kemari
Lita:Ada apa bu Kepala panti?
Kepala panti:Perkenalkan ini bapak Alfred,dia berniat untuk mengadopsi mu lita
Lita:Mengadopsi saya?,
Alfred:Iya dik lita,Saya melihat potensi pada dirimu, saya berniat menjadi kan mu menjadi seorang musisi terkenal
perasaan di hati lita bimbang Antara ia senang karena dapat di adopsi dan meraih cita-cita ia untuk menjadi Musisi terkenal tapi ia sedih harus berpisah dengan Benjamin
Lita:Tolong beri saya waktu untuk memikirkan nya pak
Alfred:Baiklah saya beri waktu 1 hari untuk memikirkan nya
Lita pun bergegas pergi menemui Benjamin, ia berlari kerumah nya, saat itu Benjamin baru selesai menjaga ibu nya,lita memanggilnya untuk berbicara
Lita:Benjamin !,aku akan di adopsi
Mendengar itu hati Benjamin tercampur aduk senang dan sedih
Benjamin:Serius?, Aku turut senang
Lita:Iya ada seseorang bangsawan dari ibu kota ingin mengadopsi ku, katanya iya akan mewujudkan mimpi ku menjadi musisi,tapi aku masih bingung ingin menerima nya atau tidak
Benjamin:Terima saja,itu cita-cita mu jangan di lewat kan kesempatan seperti ini tidak datang 2 kali
Lita:Tapi bagaimana dengan mu? aku Tidak ingin Meninggalkan mu
Benjamin:aku tidak apa apa,justru aku malah sedih jika aku menjadi hambatan bagi mu untuk meraih mimpi mu,
Lita:Baik lah, terimakasih Benjamin,
Benjamin:kapan kau akan Pergi
Lita:2 hari lagi
Benjamin:Bisakah besok engkau menemani ku bernyanyi untuk salam perpisahan kita, ditempat biasa kita mengamen
lita baik lah:benjamin aku akan menemani kau esok
Benjamin:Baiklah sampai jumpa esok
Lita pun pulang dan menerima tawaran Alfred untuk mengadopsi nya,Esok nya Benjamin dan Lita bertemu mereka Bermain bersama Sekaligus setelah mereka bermain bersama, Benjamin, tiba tiba menyatakan perasaan nya yg selama ini di pendam
Benjamin:Aku tahu ini terlambat tapi aku hanya tak ingin menyesal jika tak bisa mengatakan ini, aku Mencintaimu,Suatu saat Aku akan Menyusul mu ke ibu kota
Lita:Terimakasih Benjamin, Aku juga Mencintaimu,aku akan menunggu di ibukota Jadi jangan lupakan Aku dan Berkhianat Kepada ku Benjamin
Benjamin:Aku Berjanji Lita,aku akan selalu mencintai mu Seorang saja
Lita:Kan ku pegang janji mu, Dan ambilah biola Ini Sebagai Tanda Perjanjian kita, Dan Supaya kau Tidak lupa kepada ku
Benjamin:Kan ku jaga biola ini seperti janji kita
Besoknya Benjamin Melepas Kepergian Lita, Sebenarnya di dalam lubuk hati terdalam nya iya tak rela akan Tetapi demi kebaikan dan Cita-cita Lita iya harus rela
Lita:Selamat Tinggal Benjamin Jangan lupa janji kita
Benjamin:Baik Lita, Bila kau Punya waktu Tolong Sempatkan dirimu untuk membaca surat dari ku dan mengirim surat kepada ku
Lita:Baik Benjamin kan ku baca dan sempatkan mengirim balasan surat kepada mu
Lita pun meninggalkan Benjamin Menuju Ibu kota
BERSAMBUNG.....
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Terimakasih Telah Menyempatkan Waktu Untuk membaca Cerita ini, Bila ada Tulis serta kata yang salah mohon di maafkan
jika ada kesan dan pesan atau feedback tolong dikatakan karena sangat membantu, Dan jangan Lupa membaca Kelanjutan Part 2 nya ya 👍
Part 2 akan lebih seru jadi mohon di tunggu 😄
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~