SEBUT saja namaku X... Waktu itu aku duduk di kelas ku dan merenung.. "apakah aku bisa mempunyai sahabat?"..ya, aku berharap aku memiliki sahabat seperti teman teman ku yang lain..
Di Sekolah Dasar
Di depan kelas aku sedang merenung dan melamun tak jelas sendirian.
"hi,namamu siapa?" kata seorang gadis kecil yang tak kukenal sambil mengulurkan tangannya.ya,dia adalah orang pertama yang mengajakku berkenalan pertamakali pada waktu aku masih di sekolah dasar.Aku dan dia ternyata memiliki banyak kesamaan. Setiap ingin bercerita sesuatu aku mendengarkan begitu pun sebaliknya. Singkat cerita, aku dan Gadis Itu pun lama kelamaan menjad akrab. Hingga tibalah kami harus berpisah untuk menempuh pendidikan yang berbeda..
Aku pun mendaftar di salah satu sekolah menengah pertama yang cukup terkenal di kotaku dan aku diterima.
HARI PERTAMA..
Di hari pertama, lagi lagi aku melamun sembari melihat pemandangan langit di jendela kelas..tak tau harus kemana dan pada siapa aku berbicara.. Ah, hari pertama yang sangat membosankan. Hingga ada seorang anak yang mengajakku berkenalan. Aku berpikir "apakah mungkin dia sahabat ku disini." Entah apa yang mebuat aku berpikir seperti itu. Hari demi hari berlalu, lama kelamaan aku mulai mengenal sifat teman kelasku dengan baik. Dan aku meliki 3 teman yang cukup akrab denganku. Kami telihat akrab dan baik baik saja.
HINGGA...
Salah satu dari 3 temanku tadi merasa kesal pada ku dan temanku yang satu lagi.Dia merasa aku pilih kasih terhadap nya.Padahal menurutku tidak. Ya,memang aku menggagap salah satu dari mereka adalah sahabat ku tapi aku tidak pilih kasih terhadap mereka.Akhirnya dia dan temanku yang satu lagi tidak akrab bahkan terlihat bermusuhan. Aku pun mencoba untuk memulihkan keadaan dengan berbagai cara, untunglah lama kelamaan kami kembali akrab.Tapi keadaan berbalik...aku merasa seperti teman yang aku anggap sahabat itu tidak lagi teman yang kukenal dia berbeda... Jauh berbeda...
RUANGAN KELAS
semua orang sedang asyik mengobrol dengan teman Sebangkunya, termasuk aku. Teman Sebangku kU lalu izin pergi dan obrolan kU pun selesai. Pada waktu yang bersamaan, aku melihat temanku yang kU anggap sahabat terlihat lebih senang dan ceria dengan temanku yang lain. Lalu aku berpikir "Hmm.. sepertinya aku terlalu membosankan"pikir kU dalam hati. Aku terus terusan iri terhadap kebersamaan mereka , tapi aku juga sadar aku terlalu membosankan dan tidak ada yang mau menjadi sahabat dengan orang yang membosankan seperti aku"pikir kU dalam hati. "Mungkin kalau aku menjadi seperti dia aku akan mendapatkannya kembali " pikir kU lagi. Aku mencoba seperti dirinya, aku jadi periang bertingkah lucu dan menggemaskan , tapi tetap saja aku tetap membosankan. Lalu aku pun menyerah , dan jadi diriku yang sebenarnya..
Hari berlalu dengan cepat.. libur sekolah pun tiba. "Yes, akhirnya dapet kontaknya, Chat ah" kataku kegirangan karena mendapat kontak teman yang aku anggap sahabat. Aku pun mengechatnya.
MY CHAT
"Hi, masih ingat aku nggak"
"Ini siapa ya?"
"Masa kenal"
"Siapa sih?"
"Huh, aku temen SD kamu lo,X"
"Ooo..X, ya ya ya"
Dan seterusnya ...ya, kami membicarakan tentang masa lalu dan lain lain. Tapi ada yang aneh dengannya,mungkin karena sudah lama tidak berkomunikasi aku merasa dia berubah , aku tak tau , aku hanya merasakan dia berubah , menjadi sedikit menyebalkan. Lalu aku melihat statusnya.. ternyata dia sudah mempunyai sahabat sejatinya. Aku marah sekaligus iri saat itu, ditambah lagi dia selalu memposting kebersamaan nya dengan sahabat sejati yang sekarang. Aku seperti gunung yang akan meletus. Aku pun mulai menjauhi dan bersikap dingin kepadanya dan hanya mengatakan sepatah dua kata saja, agar dia menyadari kalau aku marah terhadapnya. Tapi sepertinya dia cuek cuek saja. Aku pun semakin kesal.. singkat cerita ..aku mulai bosan dengan bersikap marah, iri kepadanya.Akhirnya aku pun mulai menganggapnya teman biasa ..dan tidak mempercayai lagi bahwa aku akan memiliki sahabat.. aku pun mulai melupakan bahwa aku akan punya sahabat dan tidak pernah lagi berharap.. meskipun sering kali aku merasa ingin seorang sahabat sejati yang baik, dan tulus .....
TAMAT