Louis, adalah pangeran dari Kerajaan ternama. Memiliki wajah keturunan bangsawan, tampan, dengan tubuh yang gagah tidak membuat nya tumbuh menjadi keturunan kerjaan yang patuh. Bungsu dari 3 bersaudara ini merupakan anak yang memiliki sifat paling abstrak dan paling sulit diatur.
Hari ini dia ingin berjalan jalan menunggangi kuda kesayangan, di iringi oleh pengawal yang memang disiapkan ayahnya untuk menjaganya. Louis memang selalu menggunakan pakaian casual ketika berjalan jalan, karena dia merasa lebih nyaman seperti itu
“Ckck menyebalkan, kenapa para pengawal ini terus menguntit ku” gerutunya dalam hati.
Ketika sampai di perbukitan di dekat Kerajaan nya, Louis melihat seorang gadis berambut merah maron dengan menggunakan pakaian Kerajaan menandakan dia juga mungkin seorang putri raja entah dari Kerajaan mana.
“Gadis yang manis”pikirnya
“Siapa dia? tanya Louis kepada pengawal nya
“Dilihat dari pakaian nya, dia merupakan putri dari Kerajaan seberang tuan. Apa kami perlu menegurnya karena mengambil bunga di kawasan kita?”
“Kalian diam disini, jangan ada yang mendekati kami... biar aku saja yang menegurnya!” ucap Louis dengan suara tegasnya.
Para pengawal itupun patuh, sembari memantau tuan muda mereka dari kejauhan.
“Hei apa yang kau lakukan disini!” tegur Louis
“Maafkan aku”ucap gadis itu menunduk.
“Aku tersesat dan tidak tahu jalan pulang, aku melihat bunga yang indah disini jadi aku memetiknya” sambungnya pelan
Louis pun turun dari kudanya dan mendekat
“Kau sepertinya bukan anggota dari Kerajaan wilayah disini? apa kau tahu apa yang bisa mereka lakukan jika melihat mu mengambil tanaman di wilayah mereka tanpa izin” ucap Louis menakut-nakuti
“Aku benar-benar tidak tahu ini bukan termasuk wilayah ayahku, jadi tolong maafkan aku tuan”
“Jangan panggil aku tuan, namaku Louis aku hanya petugas keamanan disini” ucap Louis agar gadis ini tidak takut kepada nya, sebenarnya Louis memang berkeliling untuk sekalian berjaga-jaga.
“Aku akan mengantarkan mu pulang jika mau”
“Apakah aku tidak merepotkan mu tuan Louis, dan bagaimana jika mereka tahu lalu marah?”
“Paling aku akan dipecat, dan jika itu terjadi kau akan bertanggung jawab dengan memperkerjakan ku di Kerajaan mu ya kan?”ucap Louis tersenyum jahil, ini sangat menyenangkan pikirnya.
“Tentu saja, jika itu terjadi datanglah ke Kerajaan ayahku... aku akan menjamin dirimu pasti akan diterima” ucapnya sembari tersenyum manis.
“Baiklah nona, aku akan mengantarmu menggunakan kudaku... apa kau tidak masalah?”
“Tidak apa, aku senang berkuda”
Mereka pun menaiki kuda, dengan gadis itu duduk didepan tetapi Louis lah yang mengontrol kuda miliknya.
Pengawal yang melihat nya pun dibuat kebingungan ketika Louis menggelengkan kepalanya, tanda tuan muda mereka tidak ingin mereka ikut campur ataupun sekedar mendekat.
“Apalagi yang akan dilakukan pangeran Louis” ucap pengawal pengawal itu sembari mengiri pangeran mereka yang sudah tampak menjauh, bagaimana pun mereka harus tetap berada di sekitar tuan muda mereka.
Sebenarnya jarak antar kedua Kerajaan ini tidak begitu jauh, tetapi entah bagaimana gadis muda itu bisa tersesat.
diperjalanan...
“Kita belum berkenalan nona, siapa namamu” tanya Louis membuka obrolan.
“Namaku Catherine, panggil Cathy juga tidak masalah”
“Baiklah nona Cathy, oh ya apa yang kau lakukan hingga bisa tersesat? ”tanya Louis
“Selama ini aku hanya berada di area Kerajaan, aku tidak pernah melihat dunia luar yang kulakukan hanyalah belajar dan belajar. Pergaulan ku pun sangat di batasi, dan hari ini aku di izinkan keluar untuk mengundang rakyat sekitar untuk mengikuti Lomba Kecantikan di Kerajaan. Ini adalah pertama kalinya ayah mengizinkanku keluar dan membuat sebuah acara, jadi aku sangat senang...”
“Ketika aku melihat seekor kupu kupu aku mengejarnya, dan nampaknya pengawal ku lengah karena sedang mengurus banyak pesanan dan belanjaan ku untuk acara... dan kau pasti tau aku berakhir dimana tadi” jelas Catherine panjang lebar, entahlah dia senang berkomunikasi dengan Louis.
“Ya aku tahu” jawab Louis dengan tersenyum samar
Mereka pun sampai perbatasan 2 wilayah kerajaan, mereka tidak bisa masuk tanpa undangan... itu sebabnya apa yang dilakukan Catherine sebenarnya adalah sebuah kesalahan.
Setelah melihat Catherine berlari ke arah Kerajaan, Louis pun putar balik untuk pulang kemudian para pengawal pun mendekat dan mengikuti Louis dari belakang menggunakan kuda mereka masing-masing.
“Kontes Kecantikan ya? acara pertama nya... sepertinya menyenangkan, aku harus kesana” batin Louis.
Beberapa hari kemudian, Louis mendapat kabar bahwa pendaftaran lomba akan di tutup 15 menit sebelum acara dimulai... dan hari ini adalah lombanya.
Louis pun sudah mempersiapkan cara kabur agar tidak ketahuan yang di jamin efektif, diapun sudah menyiapkan segala keperluan.
Louis pun menjalankan rencananya, dan kini dia benar benar sudah bisa kabur di sebuah hutan sepi dekat Kerajaan Catherine... Louis mengganti pakaian nya menjadi sebuah dress panjang berwarna hitam, dengan hanya memakai lipstik berwarna bibir dengan warna yang lebih maron di tengah tengah bibir ala ala teknik ombre, di tambah sebuah rambut palsu berponi berwarna cokelat dan jangan lupakan sepatu bertumit rendah berwarna merah melengkapi penampilan Louis malam ini untuk mengikuti lomba kecantikan.
Kini Louis menjadi pusat perhatian ketika dirinya mendaftarkan diri, bagaimana tidak dirinya yang tinggi ditambah sepatu bertumit nya menambah tinggi nya menjadi jadi, belum lagi make up naturalnya membuat orang orang terpana... wanita ini bisa menjadi cantik dan tampan sekaligus pikir mereka...
sementara di Kerajaan Louis, para pengawal sangat panik ketika tidak mendapati tuan muda mereka di Kerajaan... Mereka pun langsung menghubungi raja, namun raja tetap bersikap tenang? mereka pun kebingungan.
Catherine pun menjadi salah satu juri, karena dia lah pemilik acara ini... dan tibalah saat Louis yang telah mendaftarkan namanya sebagai Lilis untuk berjalan seperti model, dengan perasaan gugup Louis melangkahkan kakinya dan tibalah dia didepan kursi Catherine...
dengan lancang Louis mengangkat tangan Catherine dan mengecupnya sembari mengerlingkan sebelah matanya...
Tiba tiba...
Sret! seseorang menarik rambut palsu yang dikenakan oleh Louis dari belakang, Louis pun langsung melihat kearah orang itu dan sontak langsung tersenyum
“Dasar anak nakal, para pengawal sedang sangat panik mencarimu... dan lihat apa yang kau lakukan, seorang Pangeran Mengikuti Lomba Kecantikan Kerajaan”geram Beatrice tetapi dengan raut wajah tenang, dia memang sudah tidak habis pikir dengan kelakuan putra bungsu nya ini
Yaps sebenarnya Kerajaan mereka mendapat undangan khusus untuk menghadiri acara ini, karena ini juga sekalian menjadi acara ulang tahun putri mereka Catherine. Louis pun sudah tahu itu, tetapi dia lebih menyukai cara ekstrem untuk datang kesini...
“Siapa dia Beatrice?” tanya Sinclair, ayah Catherine yang kini berdiri di samping putrinya berhadapan dengan sahabatnya Beatrice dan Louis.
“perkenalkan dia putra bungsu ku, pangeran Louis Dan Louis dia Sinclair, raja disini dan itu putri bungsunya Catherine”
“Senang bisa berkenalan dan bertemu denganmu” ucap Louis sembari bersalaman dengan raja Sinclair, lalu pandangan matanya beralih kepada Catherine.
“Happy birthday nona Catherine” Louis kembali mengangkat sebelah tangan Catherine yang sedang dilanda kebingungan dan kembali mengecupnya
END.