ada seorang gadis yang menyukai seorang laki-laki dan ternyata seorang laki-laki itu sudah memiliki pasangan,gadis itu bernama vira setelah tau kalau cowok itu sudah memiliki pasangan vira pun merasa sedih karena orang yang dia sukai sudah mempunyai pasangan.
vira saat ini hanya bisa memendam rasa itu didalam hatinya meskipun sakit vira terus berusaha tegar dan kuat untuk menahan rasa sakit dan sedih itu.
pada suatu hari vira pergi ke kampus dan vira tidak sengaja menabrak cowok yang dia sukai itu lalu vira dengan spontan meminta maaf dengan sedikit menundukkan kepalanya sampai dia tidak tahu kalau yang dia tabrak adalah orang yang dia sukai.
setelah itu vira mengangkat kepalanya dan melihat orang yang dia tabrak kemudian vira terkejut melihat siapa yang ada dihadapannya itu.
setelah itu si cowok bertanya sama vira kamu tidak apa-apa kan?
emmm...aku tidak apa-apa vira menjawab dengan terbata-bata.
syukurlah kalau kamu tidak apa-apa,oya kenalin aku dimas dan nama kamu siapa?dimas bertanya kepada vira sambil mengulurkan tangannya kepada vira.
dengan gugup vira membalas mengulurkan tangannya kepada dimas dan menjawab pertanyaan dimas kepadanya.
emmm..nama aku vira menjawab dengan sedikit malu dan gugup karena vira berhadapan langsung dengan orang yang dia sukai meskipun vira tahu orang yang dia sukai sudah mempunyai kekasih.
owh...senang bisa berkenalan dengan kamu tapi maaf aku tidak bisa lama-lama disini karena aku sudah ditunggu seseorang maaf ya?
lalu vira pun menjawab dengan sedikit kecewa dan senyum terpaksa iya tidak apa-apa kamu bisa pergi sekarang.
maaf ya lain kali kita bisa bertemu kembali dimas yang buru-buru pergi sedikit berteriak kepada vira.
didalam hati vira merasa sedikit senang karena dimas berkata seperti itu setidaknya dimas masih mau bertemu vira dilain waktu.
Kemudian vira melanjutkan jalannya menuju kelasnya untuk mengikuti pelajaran.
Beberapa hari berlalu tidak sengaja dimas kembali berpapasan dengan vira dijalan lalu dimas memanggil vira dan menyapa vira.
hay,vira apa kabar?tanya si dimas kepada vira sambil tersenyum manis yang membuat vira terpesona melihatnya.
hmm...alhamdullilah kabar aku baik-baik saja kalau kamu gimana kabarnya?vira berbalik menanyakan kabar dimas
emmm... alhamdullilah aku juga baik vir jawab si dimas
kemudian dimas mengajak vira pergi ke kantin untuk mentraktirnya makan karena kemarin sudah menabraknya dijalan dan belum sempat meminta maaf dengan baik.lalu mereka berdua menuju kantin untuk makan bersama dan dimas memesankan makanan buat vira.
tak berselang lama makanan pun datang mereka menikmati makanan mereka sambil mengobrol satu sama lain sambil tertawa.
tanpa disadari dari kejauhan kekasih dimas melihat mereka berdua dan kekasih dimas bernama Sinta itu merasa cemburu dan marah kepada vira lalu Sinta menghampiri mereka berdua dan marah-marah didepan mereka berdua lalu dilihat oleh banyak orang sinta tidak segan-segan memukul wajah vira didepan banyak orang lalu lalu vira kaget dengan apa yang dilakukan oleh kekasih dimas kepadanya.
vira yang merasa malu dan terpojokkan hanya bisa diam tanpa mengucapkan satu patah kata pun dia hanya bisa menangis saja karena vira tahu kalau pun dia menjelaskan kepada Sinta tentang apa yang sebenarnya terjadi pasti itu hanya akan percuma karena Sinta sudah salah faham sejak pertama melihat mereka makan berdua.
kemudian dimas berusaha untuk menenangkan Sinta supaya dia tidak mempermalukan vira lagi dan berhenti untuk marah-marah kepada vira didepan umum.lalu dimas mengajak Sinta pergi dari tempat itu dan meminta maaf kepada vira karena harus meninggalkan dia sendirian disana untuk menjelaskan kepada kekasihnya yang sudah salah faham padanya.
setelah dimas dan Sinta pergi banyak orang yang menghujat vira habis-habisan karena mereka mengira vira sudah merebut kekasih orang dan vira semakin merasa sedih,terguncang dan kecewa.
setelah itu vira dengan keadaan hati yang tidak karuan meninggalkan kantin dan pergi untuk pulang kerumahnya karena vira sudah tidak tahan lagi dengan apa yang dilakukan orang-orang kepadanya.
hari-haripun berlalu suasana dikampus juga sudah kembali seperti biasanya vira yang masih merasa sedikit sedih dan kecewa berangkat ke kampus dengan muka yang masih lesu.sesampainya dikampus vira langsung masuk kelas dan mengikuti pelajaran seperti byasanya.tidak terasa waktupun berlalu dan sudah waktunya untuk pulang vira masih dengan raut wajah yang muram berjalan keluar tanpa memperhatikan jalan didepannya hampir saja dia terbentur pintu kalau dimas tidak menariknya dan vira pun terkejut dengan semua itu.
dimas yang khawatir dengan vira tanpa sadar memarahi vira karena vira berjalan tanpa memperhatikan sekitarnya.namun dimas tersadar kalau dia tidak berhak untuk memarahi vira dan dimas langsung meminta maaf kepada vira soal dia memarahinya dan tentang kejadian kemarin.vira yang masih sedikit kecewa langsung berjalan keluar kelas tanpa mengeluarkan sepatah kata pun lalu dimas mengejarnya dan terus meminta maaf kepadanya.
sesampainya ditaman kampus dimas menarik vira ke tempat yang tidak ada orangnya untuk menjelaskan semuanya dan meminta maaf kepadanya.kemudian dimas menjelaskan kepada vira dan meminta maaf kepada vira lalu akhirnya vira memaafkan dimas dan sudah tidak kecewa lagi kepada dimas.
saking senengnya dimas dia tidak sadar langsung memeluk vira dengan erat dan vira terkejut dengan itu.
kemudian dimas sadar kalau dia sudah berbuat lancang kepada vira karena dia sudah memeluknya tanpa sadar tanpa pikir panjang dimas meminta maaf kembali kepada vira.
dan vira pun tertawa kecil melihat tingkah dimas yang seperti anak kecil yang sedang ketauan mengambil permen.tapi kemudian vira bertanya kepada dimas aku tidak akan mengganggu kamu atau bertemu kamu lagi karena aku tidak mau dibilang merusak hubungan orang dan vira sudah tidak mau berhubungan lagi dengan dimas.namun dengan cepat dimas menjawab kalau vira tidak perlu berbuat seperti itu karena dia sudah putus dengan Sinta karena Sinta tidak pantas untuk dia cintai lagi karena Sinta sudah keterlaluan kemarin kepadamu.
tapi vira masih merasa takut kalau Sinta akan menemuinya kembali kapanpun itu.dimas dengan yakin memberikan pernyataan kalau seandainya Sinta datang lagi pasti dia akan datang untuk membantunya.lalu virapun sedikit tenang dengan jawaban dimas itu.
***
beberapa bulan kemudian
Dimas dan vira berjalan bersama menuju kelas sambil mengobrol berdua mereka membicarakan tugas yang mereka kerjakan bersama akhir-akhir ini.
kemudian mereka berdua akhirnya memutuskan untuk berpacaran dan menjalani hubungan sepasang kekasih yang bahagia.