Pada suatu hari aku berkeinginan untuk bisa tembus pandang tanpa terlihat orang-orang,ku pikir itu seru juga,aku bisa sedikit menjahili orang dan aku bisa berbuat kebaikan seperti menolong seseorang tanpa terlihat,contohnya ya...menolong seseorang dari tabrakan,nah seseorang akan mengira yang menolong orang itu adalah malaikat yang di turunkan oleh Tuhan untuk menolong seseorang,anggap saja seperti di acara televisi ****.
Namun sayangnya itu hanyalah khayalan saja,padahal akan seru bila kemampuan tembus pandang seperti di acara televisi itu ada.
Ah iya aku akan memperkenalkan diriku,halo semuanya namaku Risa Annelise,sekarang aku tinggal di Jakarta Pusat dan aku sebagai mahasiswa jurusan sejarah.
Baiklah inilah kisah ku.
*Di kamar
Risa :"Haduh kenapa tugasnya selalu menumpuk? padahal setiap ada tugas pasti aku kerjakan". (mengerjakan tugas)
Risa :"Haiss,sudahlah tidak baik mengeluh terus".
Beberapa menit kemudian
Risa :"Tinggal sedikit lagi selesai".(membatin)
Risa :/Terus menulis/
Risa :"Akhirnya selesai juga". (lega)
Risa :/Menggerakkan badan untuk menghilangkan pegal-pegal/
Risa :/Keluar kamar/
Risa :"Mama hari ini masak apa?"
Dinda :"Rendang kesukaanmu".
Risa :"Wah benarkah? hore...eh uraaa".
Dinda :/Bingung harus mengatakan apa/
Beberapa menit kemudian
Risa:"Kenyangnya".
Setelah itu aku keluar rumah dan jalan-jalan
Tiba-tiba terdapat rumah aneh yang misterius
Risa :"Tunggu dulu,perasaan kemarin tidak ada rumah itu di sekitar sini".
Risa :"Hmm coba aku masuk ke rumah itu".
Risa :/Membuka pintu tersebut dan masuk rumah/
Risa :"Di sini banyak jaring laba-laba dan ada debu di perabotan rumah".
Satu,dua,tiga aku berpindah dimensi dan di bawa ke sebuah lapangan
Risa :"A-apa yang sebenarnya terjadi?" (mata terbelalak)
Risa :"Ini di mana ya kenapa terasa familiar?" (melihat sekeliling)
Lalu ada empat anak kecil yang bermain di lapangan tersebut
Risa :"Bukankah mereka Nobita,Sizuka,Suneo dan Giant?"
Risa :"Berarti aku terjebak di dunia anime Doraemon dan aku sekarang berada di Jepang?"
Risa :"Aaaaaahhhh bagaimana agar aku bisa kembali ke Indonesia?"
Setelah itu Nobita dan yang lainnya mendengar teriakan,membuat mereka mencari asal suara teriakan tersebut
Sizuka :"Eum maaf apakah kau yang teriak tadi?"
Risa :"I-iya maaf ya aku teriak".
Nobita :"Kenapa kau teriak? sebenarnya ada masalah apa?"
Risa :"Jadi begini....". (menceritakan kejadian yang sebenarnya)
Suneo :"Benarkah?"
Risa :"Benar lah buktinya aku di sini".
Risa :"Coba aku meminta tolong pada keempat anak ini,semoga saja mereka peka". (membatin)
Risa :"Apakah kalian ada yang bisa membantuku untuk pulang ke negaraku?"
Giant :"Sebentar ku pikirkan dulu". (berpikir)
Giant :"Ah iya kita bisa meminta bantuan pada Doraemon,mungkin dia bisa membantu".
Giant :"Iya kan semuanya?"
Sizuka :"Iya benar".
Risa :"Syukurlah mereka peka,aku lega jadinya". (membatin)
Nobita :"Haiss padahal aku mau mengatakan tadi,eh sudah keduluan Giant". (membatin)
Giant :"Kalau begitu ayo kita ke rumahnya Nobita!"
Setelah itu di rumahnya Nobita
*Di lantai atas
Doraemon :"Bagaimana bisa kau tiba-tiba di sini dengan hanya memasuki rumah aneh?"
Risa :"Entahlah,aku juga tidak tahu".
Risa :"Ngomong-ngomong siapa nama kalian?"
Sizuka :"Namaku Sizuka salam kenal".
Suneo :"Kalau aku Suneo".
Giant :"Aku Giant".
Nobita :"Hai aku Nobita salam kenal ya".
Suneo :"Bagaimana denganmu?"
Risa :"Namaku Risa".
Risa :"Sebenarnya aku sengaja pura-pura tidak tahu nama kalian". (membatin)
Risa :"Sesuai yang di katakan Giant,bahwa Doraemon bisa membantuku untuk kembali ke duniaku".
Doraemon :"Sebentar akan ku carikan". (mencari suatu benda di kantong ajaibnya)
Doraemon :"Bukan ini,bukan ini juga,mana ya?" (terus mencari)
Doraemon :/Menemukan mantel tembus pandang/
Risa :"Eh itukan mantel tembus pandang". (membatin)
Risa :"Doraemon tunggu!"
Doraemon :"Kenapa?"
Risa :"Bolehkah aku meminjam mantel putih tadi?"
Doraemon :"Tapi inikan bukan alatnya".
Risa :"Iya aku tahu,tapi bolehkan aku meminjamnya?"
Doraemon :"Boleh kok,ini!" (memberikan)
Risa :"Terima kasih".
Risa :"Akhirnya angan-anganku tersampaikan,ku kira aku hanya bisa berkhayal". (membatin)
Risa :"Doraemon setelah di pikir-pikir untuk alat yang kau maksud di tunda dulu ya!"
Doraemon :"Loh kenapa begitu?"
Nobita :"Kalau aku jadi kau pasti akan segera kembali ke dunia asliku karna aku tidak mau terus-terusan terjebak dan tentu saja pulang ke rumah".
Risa :"Nobita kau memang benar tapi aku sementara ingin di sini dulu,sepertinya menyenangkan".
Sizuka :"Wah kalau begitu kita bertambah teman".
Setelah itu mereka berenam jalan-jalan,sedangkan Doraemon memperkenalkan kota kepadaku,tanpa di kenalkan aku aslinya sudah tahu.
Lalu aku mencoba menggunakan mantel tembus pandang itu di lapangan,aku pun senang hingga sore harinya.
Tak hanya mantel tembus pandang alat ajaibnya lainnya ku gunakan.
Beberapa menit kemudian aku dan yang lainnya berjalan di trotoar jalan raya dan tiba-tiba ada seorang pejalan kaki yang hampir tertabrak bus keadaan supir tertidur.
Risa :"Aku harus menyelamatkan orang itu!"
Risa :/Menggunakan mantel/
Risa :/Menggendong seseorang tersebut dan kembali ke trotoar/
Suneo :"Ke-kenapa orang itu bisa terbang?"
Doraemon :"Apa terbang? jangan-jangan...". (terkejut)
Orang :"Wah sangat mengagumkan dia bisa selamat padahal tak ada seseorang di sisinya".
Orang :"Apakah dia di selamatkan oleh malaikat?"
Orang :"Entahlah,tapi ini sebuah keajaiban".
Orang :/Terus berkomentar/
Setelah itu aku kembali bersama Doraemon dan yang lainnya
Risa :/Melepas mantelnya/
Doraemon :"Wah ternyata benar,kau rupanya".
Giant :"Hah? apa maksudmu Doraemon?"
Doraemon :"Risa yang telah menyelamatkan orang itu dari tabrakan maut".
Suneo :"Apa? yang benar?"
Sizuka :"Kau hebat sekali".
Risa :"Ah itu bukan apa-apa".
Risa :"Doraemon dan Nobita untuk sementara aku tinggal di rumahmu dulu ya".
Doraemon :"Oke tidak masalah kok".
Lalu aku pergi ke rumah Doraemon dan Nobita
Pada malam harinya
Nobita :"Bolehkah aku bertanya tentang umurmu? hehe aku penasaran".
Risa :"Umurku 20 tahun".
Doraemon :"Berarti kau anak kuliahan?"
Risa :"Iya dan aku kuliah di jurusan sejarah".
Risa :"Walau terkadang sejarah membuatku menangis dan sedih tapi aku menyukai sejarah".
Nobita :"Begitu ya".
Nobita :"Oh iya,ngomong-ngomong kau eh kakak pernah bilang kalau aslinya berasal dari Indonesia".
Nobita :"Indonesia itu negara yang bagaimana?"
Risa :"Negaraku itu terkenal penduduknya yang ramah,bahkan netizennya pun sangat ramah bintang 1,di sana banyak pulaunya,penduduk yang beragam,di jamin kau akan senang di sana".
Doraemon :"Apakah Indonesia itu di sini?" (memperlihatkan peta negara)
Risa :"Benar,itu Indonesia".
Risa :/Melihat jam/
Risa :"Tak terasa sekarang sudah malam".
Risa :"Sepertinya aku harus kembali sekarang,agar tidak mengkhawatirkan mamaku".
Risa :"Sebelum aku pergi,aku akan memberikan kalian ini". (mengambil benda di kantung roknya)
Risa :/Memberikan gantungan kunci Monas/
Risa :"Bangunan itu namanya adalah Monas yang berada di Jakarta Pusat,di simpan ya dan ketiga gantungan kunci ini untuk Sizuka,Suneo dan Giant". (memberikan gantungan kunci)
Risa :"Semoga kalian suka".
Nobita :"Wah terima kasih,aku janji akan menjaganya".
Nobita :"Apakah kakak bisa kembali ke sini?"
Risa :"Entahlah,karna aku di sini terjadi tiba-tiba".
Risa :"Doraemon,apakah kau sudah menemukannya?"
Doraemon :"Sudah,bersiaplah!"
Risa :"Baiklah selamat tinggal Doraemon dan Nobita".
Doraemon dan Nobita :"Selamat tinggal". (menangis)
Risa :"Jaga diri kalian baik-baik ya dan terima kasih untuk kalian berenam yang sudah menemaniku bermain,khususnya Doraemon terima kasih karnamu aku bisa mewujudkan angan-anganku untuk bisa tembus pandang".
Lalu aku perlahan menghilang dan kembali ke dunia asli,tepat di depan rumahku
Risa :/Memegang sesuatu/
Risa :"Tunggu...kenapa mantel tembus pandang ini terbawa olehku?".
Risa :"Bila di kembalikan sepertinya mustahil,ah sudahlah aku lebih baik masuk rumah dulu karna sudah malam,semoga saja aku bisa menjelaskan semuanya dan ceritaku akan di percaya".
Risa :"Huh~". (menghela nafas)
Risa :/Membuka pintu/
Risa :"Aku pulang".
Pada pagi harinya,aku lari kecil di lapangan dekat jalan raya dan tak sengaja aku malah menabrak seorang pria,setelah aku melihat wajahnya ternyata dia adalah seorang pria tampan sebagai penyanyi terkenal.
Risa :"Kau adalah....".
-Selesai-
Author :"Maaf bila ceritanya ada salah perkataan dan lain-lain dan jangan lupa baca cerita author yang lain ya".