untuk mu perempuan ku...
kemarin malam ketika hujan turun, perasaan ku dan pikiran ku lagi-lagi dibuat kacau oleh ingatanku tentangmu,Berjam jam di hadapan hp ku otak ku di penuhi dengan pikiran yang tak menemukan jalan keluar apapun ,kecuali jalan buntu.
sepasang tangan beserta jari-jemari hitam inilah yang mengutarakan perasaanku yang sungguh kacau. maaf... kalau tulisanku ini melenceng dari segala bentuk aturan menulis yang pernah ada di dunia ini , itu karna aku tidak mempunyai keberanian
untuk mengutarakan langsung kepadamu.
setelah dan jika kau membaca tulisan ini kau boleh marah ,kau boleh kasihan ,kau boleh tak mengerti ,
kau boleh bilang aku berlebihan ,kau boleh bilang aku lemah ,kau boleh bilang apa saja yang kau inginkan.
kau adalah perempuan yang mengubah hidupku,yang menyadarkan titik pikirku .kau juga lah yang mengulurkan tanganmu secara suka rela untuk membantu mengubah hidupku tanpa aku memintanya dulu darimu.
kau adalah perempuan yang menerima segala ketidak beruntung an ku , sekaligus perempuan yang benar-benar aku cintai seutuhnya.kau adalah perempuan pertama yang membuat ku berpikir begitu pentingnya masa depan.
aku sangat-sangat beruntung dan dibuat kagum mempunyai orang yang istimewa seperti mu disisiku.namun aku mengabaikan dan melupakan sesuatu yang sangat penting yang dimana seharusnya aku sudah tau itu sedari awal ketika kau menjadi bagian dari dunia ku.
seharusnya aku langsung tahu konsekuensi akan sakit ketika kehilanganmu , seharusnya aku langsung tahu masa depan yang kita bicarakan bersama-sama belum tentu terwujud sebagaimana mestinya .
sungguh aku melupakan semua itu ,sampai seketika semua hal indah itu harus berakhir dengan sangat cepat ,dengan tiba-tiba dan tanpa aba-aba.
kau menuntut hak mu untuk membuat keputusan untuk pergi meninggalkan ku.
entah kenapa semua kebodohan ku muncul ,saat kau menuntut hak mu untuk pergi ,aku terdiam tak bisa berbuat apa-apa, aku membiarkan mu pergi begitu saja tanpa sempat menuntut hak ku juga untuk mencegah mu meninggalkanku.
saat itu keputusan mu membuat perasaan ku menjadi amburadul, dan pikiranku tidak bisa berjalan dengan jernih.
andai aku dulu langsung paham ,apa tujuan dan keinginan mu ,saat kau mengirim pesan seperti itu kepadaku.
"Jangan terlalu berharap dan melebih-lebihkan ,bisa saja cerita kita ini hanya sebuah peristiwa kecil dalam hidup"
kau benar-benar pergi meninggalkan ku ,dan menghilang begitu saja dari duniaku tanpa meninggalkan petunjuk apapun.
pikirku... sebenarnya apa yang sedang terjadi ?..
apa karna jarak ? ...apa karna ada orang lain yang memenangkan hatimu ?...
tapi tidak ada satupun jawaban balasan dari mu mengenai pertanyaan itu.
sejak saat itu aku tidak lagi pernah bertemu dengan mu,jangan kan bertemu ,sosial media untuk kita saling memberi tahu kabar pun satu persatu menghilang tidak dapat di temukan.
yang biasanya dulu saat jam-jam seperti ini kamu mulai memarahiku karna melewatkan jam tidurku kini sekarang tidak pernah lagi melintas di selulerku,
bermodal kan akun sosial media temanku aku akhirnya menemukan perlahan-lahan semua rasa ingin tahuku tentangmu dan juga tentang kepergian mu.aku bahkan sempat ingin menanyakan kabarmu tetapi tidak jadi.lebih baik aku memperhatikan mu semampu ku dan sebisaku , diam-diam setelah kau meninggalkanku banyak yang berubah dari dirimu ,aku melihat sepertinya kau sudah bahagia tanpaku dan mempunyai sosok pengganti yang lebih baik dariku.
asal kau tahu ,di titik ini jugalah ada seorang manusia yang bersembunyi di balik layar, yang kau tinggal kan tanpa berpikir dua kali.
kesalahan ku..aku terlalu percaya mengira hanya aku saja yang sudah memenangkan hatimu,ternyata itu hanya menurut ku saja ,aku lupa kenyataan nya bahwa kau si pencuri hati telah pergi.
tapi tetap saja walaupun begitu hatiku masih tetap keras kepala untuk tidak melupakan mu,bukanya memudar atau menghilang aku masih benar ingin tahu semua tentangmu, dari raut wajah mu disaat tersenyum dan nasehat mu yang mengubah laju pikirku.
ingatkah kala itu saat aku memberanikan diri untuk memiliki mu ,meski sulit ,meski berat ,meski banyak perbedaan ,kita memilih untuk mencoba.
dan masih ingatkah kau kala itu Saat kau menghibur ku dengan caramu yang terbilang sangat sederhana namun kau benar-benar membuat ku bahagia...ah..aku lupa , lagi-lagi membahas yang sudah sudah tapi mau bagaimana lagi.aku di paksa mundur oleh kenyataan ,dan di paksa sadar untuk menyerah.
Sekarang kau tak perlu lagi berbohong dan berpura-pura .
Sekarang kau bisa bicara sejujurnya .bahwa uluran tangan yang kau berikan hanya sebatas kasih sayang sesama manusia tidak lebih dari itu.
Kalau saja dulu aku mampu untuk mencegah kepergian mu,kalau saja aku mampu meyakinkan mu bahwa aku pantas untukmu , mungkin tulisan ku ini tidak pernah ada dan kita tak akan berakhir seperti ini.
Namun sayangnya aku tidak mampu ,aku minta maaf karna telah mendorongmu jauh sekali kedalam hidupku.
Aku tidak akan meminta mu datang kembali ketempat buruk itu lagi ,tenang saja.
Aku tidak akan lagi memaksa mu untuk menumbuhkan rasa percayamu itu padaku ,
Aku tidak akan lagi memintamu untuk menyembuhkan ku ataupun mencarikan solusi,
Aku tidak akan lagi memintamu untuk mengirimkan doa untuk keberhasilan ku.
Datang lah padaku jika kau butuh sesuatu apapun itu,jangan sungkan untuk menghubungi ku,
Tapi maafkan jikalau aku tidak bisa membantu mu ,namun paling tidak telinga ku akan selalu terbuka untuk mendengarkan semua keluh kesah mu.
Aku cuman meminta sedikit bantuan mu ,tidak banyak apalagi sulit.
Jika nanti ada orang lain yang menanyakan sekedar kabarku kepadamu ,jawab saja
"Teman ku baik-baik saja dia sedang mengubur mimpinya".
TERIMAKASIH
Note:
Tulisan ini ku buat tentang perasaan ku untukmu ,mungkin memang tulisan ini tak berarti besar untuk orang-orang yang membaca nya ,sebab tulisan ini di dedikasikan untuk mu
😀