Laki laki remaja,berusia ratusan bahkan ribuan tahun itu terus menatap dan memperhatikan gadis berambut panjang,berwarna pirang berbadan mungil dengan pinggang yang cukup ramping . pahatan wajah yang begitu sempurna memancarkan aura kecantikan yang alami walaupun itu tanpa riasan sedikitpun diwajahnya..
"Haruskan aku melumpuhkan ingatanmu untuk yang keseratus kali? bagaimana bisa aku mencintai manusia yang bahkan harus menjadi mangsaku sendiri!?"
keluh kesah laki laki remaja dengan tatapan sayunya,
ia ingin sekali mengaku pada gadisnya,bahwa dia adalah kekasihnya. kekasih gadis cantik itu, entah sudah keberapa kali Laki laki itu memusnahkan ingatan gadisnya demi melindunginya.. apakah akan terus begini? sampai kapan begini? apakah memang benar mereka tidak akan pernah bersatu?mengapa sulit sekali melupakan gadis itu? kenapa ? kenapa ? dan kenapa ?
langit terik matahari mulai menyoroti keduanya.. Saatnya laki laki itu pamit untuk pergi.. menjauh, bukan karena tidak ingin lagi bersama gadisnya.. melainkan ia harus menjauhi sinar matahari
tepat pukul 09pagi, bell kampus telah berbunyi.. semua mahasiswa maupun mahasiswi memasuki ruangan mereka masing-masing. gadis bernama Wora tengah duduk dengan tenang sembari menunggu kedatangan dosennya, langkah lebar seseorang masuk dan ikut duduk disamping Wora..
wajah itu, wajah yang tak akan pernah Haru lupakan. Wajah setiap kali mereka bertemu dan mengatakan
"Oh? Halo? Aku baru melihatmu? apa kamu anak baru?
betapa polosnya Wora bertanya pada Haru,yg sudah jelas jawabannya pasti akan sama
"Ya..
Bersambung...
Part2?