Yuna dan tomy tak banyak bicara. cuma sesekali saja untuk mengingatkan hati hati melangkah.
Ketika hampir siang rombongan sudah sampai diatas puncak.dan semuanya beristrirahat sebelum memasang tenda.
" huh........pegal juga nih kaki " kata yuna yang duduk disebelah neta dan ina.
Tommy yang melihat sang pujaan hati berkumpul dengan temannya akhirnya duduk didekat rudi.
" kenapa tuh muka lho di tekuk tom " celutuk rudi.
"ribut.....lho" kata rudi lagi karna tommy hanya diam.
"ngak, gue heran aja kenapa gue ngak tahu yuna ada dalam rombongan ini. lho sengaja rud ngerjain gue" kata tommy lirih.
" yah . ...tom gue juga ngak tahu kan lho tahu tuh cewek lho anti dikepoin " kata rudi cuek.
" ngak usah dipikirin santai aja kali" lagian orangnya aja cuek gitu" kata rudi seraya melihat yuna.
" gue yang merasa ngak enak rud, apalagi tadi ana slalu dekat gue" kata tommy merasa bersalah.
" huh..........lagian salah siapa mau didekati ana"
kata rudi
tommy hanya terdiam. sulit memang baginya memahami yuna yang terlihat tenang. entah apa iya tahu yuna marah atau tidak. namun tommy cukup merasa tak enak hati.
......................
Ketika karpet digelar makan siang yuna asyik ngobrol dengan neta dan ina. sambil memasak sarden dan mie.
" panas juga ya dipuncak " kata neta sambil mengaduk sarden.
" iyalah gersang, bakal spa kesalon nih kalo
turun gunung." suhut ina.
kita ngak ke pantai dulu " kata yuna.
" ngak tahu nanti tanya kak btam aja " kata neta.
" mudahan aja mampir, pengen main air gue" kata ina.
" sama, na biar semilir" sahut yuna.
" semilir atau mau lier lier sama gebetan" goda neta
" gila aja lho yun, gebetan keren gitu lho cuekin" sela ina.
" iya nih yuna. dikampus lho pasti banyak ulat keketnya" kata neta. seraya melirik yuna
huh.......yuna yang diam dari tadi hanya membuang nafas kasar.
" kalo terlalu dikekep nanti malah bertingkah , kalo jodoh ngak kemana. jadi ngak usah terlalu pusing dipikirin" jawab yuna santai
" perlu dibantu...." kata nila dan ana yang datang barengan.
" sudah selesai kok, nih tinggal bawa' kata yuna yang menyodorkan sepanci sarden
" ya sudah kita bawa ya" kata nila
" yup ......nih sekalian" kata neta menyodorkan yelur yang sudah ditebus matang.
" ya makasih " kata nila berlalu.
ana yang berdiri dibelakang nila pun berhenti sejenak.
" yun, maaf ya atas kejadian tadi. gue ngak ada maksud apa apa sama tommy" kata ana minta maaf.
" lupakan an, ngak usah diingat" kata yuna santai.
" makasih yun," kata ana melangkah menjauh.
" yah yun hatimu terbuat dari apa, sampe mau maafin tuh ulat keket, jelas jelas ngaku pacarnya malah lho biarin" kata ina sewot
" iya yun, masa lho ngak curiga tuh sisemok itu cari kesempatan.
" na, net, kita ngak tahu jodoh kita kedepan siapa.
jadi buat santai aja, lagian gue sama tommy juga baru jadian beberapa bulan , ngak perlu bucin banget lah .segitunya" kata yuna.
" yah terserah lho deh yun. susah emang punya teman jadi malaikat tak bersayap"kata ina
" yap....na, gue juga bingung. mungkin kalo tuh cogan jadi gebetan gue ngak akan setenang yuna.apalagi didepan mata" seloroh neta.
" mhem...........sudah semua nih yuk makan bareng " kata yuna yang membawa panci indomie.
" woi ....panas yun, niar cowo yang angkat" kata rudi dan tommy yang baru datang membantu setelah mendirikan tenda
" makasih rud " kata yuna yang menyerahkan panci.
dan selanjut semua kelompok berkumpul untuk makan siang. duding dengan tenang untuk mengambil makanan.
mata tommy terus memandangi yuna. yang sedang gobrol bersama bram juga ina dan neta.
pandangan bram yang lekat pada yuna membuat
rasa cemburu dihati tommy.lalu tommy pun melangkah mengambil makanan dan lalu bergabung dengan rudi dan hendra.
" cantik tuh ana desain kan " kata hendra yang
baru melihat yuna.
" woi....bro sudah punya gebetan dia" kata rudi yang duduk didekat tommy.
' siapa........" kata hendra menyelidik.
tommy hanya diam sambil menguyah makanaan nya. membiarkan keduanya ngobrol.
" tuh didepan lho...." kata rudi memanyunkan bibirnya.
" tommy ...uhuk uhuk.......batuk hendra.
tommy langsung menyodorkan air mineral pada hendra.
" makan ngak usah ngomong" kata tommy.
" gila ....tom kenapa ngak bilang tuh gebetan lho " bisik hendra pelan.
" emang kenapa , masalah buat lho." kata tommy
santai.
" gue ngak masalah bro lho ngak lihat rival saingan lho tuh lihat mata meraka" kata hendra berbisik
menujuk bram dan beni juga coki.
" tommy hanya melirik sekilas, apa yang dikatakan hendra benar ketiga cowo cowo itu memang sedang memperhatkan yuna yang sefang makan dengan ina dan neta dibawah pohon.
" gila ....tom wah berat nih hati hati" ucap rudi penuh arti.
' mhem ......." jawab tommy berdehem.
Dari sisi lain bram yang sudah mencari peluang mendekati yuna, ikut nimbrung diantara ketiga gadis itu.
" nanti pulangnya mampir pantai kan kak" kata neta.
" terserah deh kita bisa senang senang dulu sebelum balik jakarta" kata bram tersenyum.
" asyik......wah bisa main air dong." kata ina.
" iyalah sekalian kemaliaboro " kata neta senang.
" yun nanti jalan jalan dama kakak ya" kata bram
belum yuna menjawab .
" mhem........ tiba tiba..... tommy sudah berdiri
dibelakang bram.
bram pun menoleh kebelakang .melihat tommy
dengan tatapan sedikit senyum miring
" kenapa tom" ucap bram.
" kayanya abang ngak bisa jalan sama yuna, karna tommy sudah janjian bang ' kata tommy santai. tak mengurangi rasa hormatnya pada seniornya itu.
" oh ya....biar yuna xang memilih mau sama lho atau gue " kata bram tampa mengetahui ada hubungan apa diantara keduannya..
sekilas tommy melirik yuna.yina yang diam
bingung mau berkata apa.
" maaf kak. kita sudah janjian tadi waktu dibawah"
yang akhirnya buka suara.
" oh gitu ...." jawab bram sinis merasa tersaingi tommy.
ina dan neta saling pandang karna ada hawa panas terasa.
" baiklah tapi yuna masih ikut mobil rombongan kita kan'" tanya bram.
" iya kak " jawab ina.
" ok...... ya sudah kita dari pantai lansung ke penginapan aja dan besok pagi lansung pulang kejakarta " tekan bram lalu beranjak pergi
" deg............
Tommy yang terkejut langsung menatap yuna.
" punya hubungan apa dengan bang btam " tanya tommy.menatap yuna.
yuna yang ditanya bingung menjawab apa.karna memang tak ada apa apa. yuna hanya takut kalo tommy salah paham.jadi yuna hanya diam.
tommy yang tak mendapat jawabanpun pergi menjauh. meninggalkan yuna yang diam berdiri mamatung.
" wah.......gila nih punya rival coy" kata neta.ikut tegang.
ina hanya diam dia tahu bagaimana menjadi posisi
yuna.pastinya kesalah pahaman sudah dimulai.
........................
Sejak kepulangan dari panjat gunung tommy tak
pernah lagi mengirim pesan atau pun telp.
entah siapa yang memulai. yuna taambil pusing.
sebulan setelah kejadian itu tommy lebih sibuk
fokus pada sidang skripsinya. dan banyak diam.
lebih parahnya bersikap dingin pada siapapun.
bahkan yuna.
Yuna yang tahu asal kesalahpahaman itu, hanya bisa diam..yuna memberikan waktu agar tommy bisa tenang dan fokus sidang skripsinya. dan begitu juga dengan yuna.
...........................
Siang selesai ujian yuna langsung menuju kantin.
tinggal menunggu hasil ujian yuna duduk seorang diri dikantin seraya memanggil mang dullah pemilik kantin. memesan bakso.
" pesanan berapa neng" tanya mang dullah
" 2 mangkok mang " kata seseorang yang tak lain tommy lalu mengambil posisi duduk didepan yuna.
keduanya saling menatap satu sama lain , yuna yang terkejut karna kehadiran tommy diam lalu mengaliihkan perhatiannya kepada gorengan yang ada didepannya. menghindari tatapan tommy.
tommy trus saja menatap yuna dan itu membuat yuna salah tingkah.
" sudah puas marahnya" ucap tommy membuka suara.
" sampai kapan mau diam terus' kata tommy lagi.
yuna yang kembali melihat kemata hanzel itu
akhirnya tenang. karna ada tersinpan kerinduan yang mendalam dimata teduh itu.
" gue ngak marah tommy ' kata yuna lirih yang tak bisa lagi mendiami cowo berhati es itu karna juga rindu.
" gue tahu" ucap tommy tenang. tampa reaksi
" lalu kenapa ikut diam " kata yuna
" agar bungaku puas balas dendam " ucap tommy lembut.
" deg ..........
" bukan maksudku........
" gue tahu yun, diammu membuatku sadar keinginanmu." kata tommy tetap lembut.
" lho sengaja untuk membalasku bersama ana
lewat bram kan" ucap tommy lagi.
huh.........yuna pun diam menunduk. karna apa yang dikatakan tommy benar, sebenarnya ada rasa cemburu dihati yuna ketika kejadian panjat gunung.
namun yuna menepisnya dengan diam tampa bicara. karna yuna menyembunyikan perasaannya
dan tommy menyadari itu .
Pertama tommy tak paham dengan sikap yuna yang diam seribu bahasa dan cuek. tapi gadis itu
juga punya rasa cemburu yang tersimpan rapi.
dan tommy bisa merasakan sikapnya setelah bram seakan mencari kesempatan diantara keduanya.
Tommy yang tak mau gegabah bersikap tenang dan ikut diam karna tak ingin masalah keduanya
makin memanas. makanya tommy pun membiarkan yuna dengan sengaja tak pernah
memberi kabar dan pesan.sampai yuna benar benar tenang .
" ini baksonya den ,neng " kata mang dullah.
" makasih mang " jawab yuna pelan.
" makasoh mang " jawab tommy juga dan menyodorkan salah satu mangkok kedepan yuna.
" trimakasih " kata yuna ketika tommy mengambil sendok dan meletakkanya dimangkok yuna.
" makanlah" kata tommy yang juga mengambil sendok untuk dirinya.
keduanya saling menikmati bakso dihadapanya.
setelah selesai tommy membayarnya.
" ayo mau pulang atau masih mau disini" kata tommy lembut.
" mau pulang " jawab yuna bangkit. lalu berdiri.
dan melangkah bersama tommy. menuju parkiran.
" masuklah" kata tommy seraya membukakan pintu. lalu mengitari mobil untuk masuk dari pintu
yang satunya.
Ada gelayar aneh dihati yuna. setiap memandang pria dingin yang duduk disebelahnya.dan juga rasa bersalah.karna terlalu lama mendiamkannya.
Tommy tersenyum melirik sepintas pada yuna.
dan hatinya cukup lega karna dia cukup mengerti
sikap diam yuna padanya. karna di balik kebaikan dan kesabarannya juga tersimpan amarah tetsembunyi yang disimpan rapi.
Itu yang membuat tommy kini harus esktra cuek dengan beberapa teman wanita. yang mengejar ngejarnya.kalau tak ingin kehilangan gadis pujaan
anya. yang bisa membuatnya kena metal dan mati
langkah
hubungan tommy dan yuna pun kembali seperti biasa. apalagi keduanya akan wisuda bersama.
dan yuna akan melanjutkan kuliahnya bersama tommy ke australia setelah menikah terlebih dahulu. dangan acara sederhana. namun bahagia.
untuk bisa bersama falam ikatan fan menuju pasangan halal .di negri orang.
Tamat
.
.
.