"Kenapa kamu meludahiku?" tanya Anak Angsa pada Anak Bebek.
"Uh, kata Cacing Kecil yang pernah aku temui, katanya air ludah bisa menyembuhkan ludah," Kata Bebek Hercules.
"Itu omong kosong! hanya air ludah dari Gagak Jelek Penyembuh saja yang bisa menyembuhkan luka, air lidahmu tidak bisa menyembuhkan!"
Bebek Hercules tercengang, ia telah meludahi teman barunya yang sebenarnya sedikit kasar menurutnya, tapi ia memang tidak punya tujuan untuk melecehkan teman barunya.
Bebek Hercules merasa canggung, ia menepuk pantatnya dengan kedua sayapnya, lalu berkata, "Maaf, aku tidak tahu .."
"Baiklah, aku memaafkanmu kali ini, tapi tidak lain waktu!"
"Terimakasih."
"Sama-sama."
Ayah Angsa: "..."
'anak kecil terlalu cepat memaafkan dan agak konyol.'
"Baiklah, ayo kita pulang. Oreo (Oreo adalah nama Anak Angsa), ajak temanmu untuk naik ke punggungku."
"Naik?" tanya Anak Bebek.
"Adik kecil, ayo naik melompat ke punggung Ayah, Danau Besi cukup jauh dari sini, akan melelahkan jika berjalan kaki, jadi sebaiknya terbang di punggung Ayah."
Oreo melompat dan mengepakkan sayapnya, ia mendarat tepat di punggung Ayahnya.
Bebek Hercules mengikuti melompat setelahnya, tapi lompatannya terlalu tinggi sehingga ia melewati tubuh Ayah Angsa dan mendarat di tanah.
"Jangan terlalu bersemangat mengepakkan sayapmu saat melompat," kata Ayah Angsa.
Bebek Hercules pun melompat perlahan, tapi kali ini ia menabrak sisi tubuh Ayah Angsa, ia terlalu kurang bertenaga dalam melompat.
Bebek pun mengulang kembali dalam lompatannya, kali ini ia melompat dengan kekuatan yang benar, tapi ia menabrak Oreo yang ada di punggung sehingga keduanya terjatuh.
Bukk!!
"Akh! kenapa kamu menabrak-ku!"
"Maaf.." kata Bebek Hercules dengan gelisah, ia takut kalau Anak Angsa akan membencinya dan meninggalkannya.
"Baiklah, aku memaafkanmu kali ini, tapi tidak lain waktu!"
"Terimakasih."
"Sama-sama."
Kali ini Oreo menyuruh Anak Bebek melompat ke punggung Ayahnya terlebih dahulu, setelah itu Oreo yang selanjutnya melompat di punggung Ayahnya.
Ayah Angsa terbang dan membawanya pergi ke sarang. Dalam perjalanan di udara, Ayah Angsa berinisiatif mengajak berbicara pada Bebek Hercules.
"Hei Bebek kecil, Namaku White, kamu bisa memanggilku Paman White mulai sekarang."
"Baik Paman White." kata Bebek Hercules.
"Karena kamu belum punya nama, bagaimana kalau aku memberikanmu nama? aku akan memberimu nama 'Merah'."
Ucapan White langsung diinterupsi oleh Anaknya yang keberatan.
"Ayah, Adik kecil tidak berwarna merah, jangan memberinya nama merah!"
Oreo lalu menyebutkan nama yang ada di pikirannya.
"Ayah, kenapa tidak memanggilnya 'Batu'?
"Ia bukan batu, ia bebek, tapi bebek juga tidak boleh menjadi namanya karena itu spesiesnya."
"Kalau begitu 'Cacing'?"
"Tidak.."
"Kalau 'Dedak' atau 'Ikan'?"
"Ia bukan makanan Nak.." kata Ayah Angsa, ia tak berdaya dengan Putranya yang Sepertinya hanya memikirkan makanan.
Akhirnya White dan Putranya Oreo berdebat soal nama untuk Anak Bebek, tapi masing-masing pihak saling tidak menyetujui nama satu sama lain, sehingga Anak Bebek belum memiliki nama pada akhirnya.
"Aku akan memikirkan namaku sendiri." Sela Anak Bebek di tengah pertengkaran mereka.
Ayah Angsa dan anaknya akhirnya terdiam.
"Paman White dan Kak Oreo tidak perlu berkelahi karena memilihkan nama untukku, sejujurnya saat kalian berdua berargumen, kalian berdua terlihat seperti anak kecil. Cobalah untuk berpikiran jernih dan dewasa sepertiku." Kata Bebek.
Paman White: "..."
'Nak, bukankah yang anak kecil itu kamu? kamu bahkan belum lahir saat istriku mengerami telurnya!'
Oreo: "..."
'Adik kecil nakal!'
___________
Setelah terbang selama 209 menit, akhirnya mereka tiba di sarang Angsa.
Ada danau yg terletak tidak jauh dari sarang. Airnya jernih, dan ada banyak Monster ikan lemah yang berada di kisaran Normal Tier dengan kisaran level 1-4, benar-benar lemah! Ikan-ikan ini tidak memiliki serangan apapun, perbedaan Monster Ikan ini dan ikan yang belum menjadi monster hanya pada level kekuatan, Monster Ikan jauh lebih kuat dari ikan biasa, tapi Monster Ikan dengan level 1 sampai 4 benar-benar lemah! mereka ada di rantai makanan terbawah di dunia monster.
Sebenarnya sebelumnya ada monster-monster lain di level Normal Tier level 5-10, dan monster level Elite Tier, dan Commander Tier, juga Raja Ikan Lele Besi di level 33 Champion level, tapi semua monster itu telah dibunuh oleh Paman White yang merupakan Monster Champion Tier level 38.
Paman White membunuh mereka Karena di masa depan, ada kemungkinan mereka menjadi monster yang lebih kuat darinya yang akan membahayakannya saat berburu ikan di danau. Juga untuk perlindungan pada Putranya Oreo saat ia kehausan dan berenang di Danau Besi. Jadi, Danau Besi benar-benar aman untuk Hercules Eye Duck.
Bebek Hercules turun dari punggung Paman White dan melihat ke arah Danau, airnya jernih dan ada banyak jenis ikan di Danau, juga ada beberapa tumbuhan seperti Lili Air dan Teratai Air yang hidup di permukaan Danau Besi.
Dahulu kala, beberapa Teratai Air dan Lili Air telah berevolusi menjadi monster jenis tumbuhan, saat Oreo sedang berenang di Danau Besi dan mendekati monster tanaman tersebut, ia dililit oleh akar Monster Lili Air dan hampir mati tenggelam.
Untunglah Ayahnya siap siaga dan memperhatikan, Ayahnya menyelamatkannya, dan akhirnya Monster Lili Air di bunuh dan dikeringkan di bawah matahari dan batang dan daun keringnya dijadikan alas tidur di sarang Angsa. Teratai Air juga memiliki nasib yang sama dengan Lili Air, Paman White berpikir itu sama seperti Lili Air yang bisa menenggelamkan dan membunuh Putranya.
Jadi saat ini, selain tumbuhan normal yang tidak bermutasi menjadi monster, hanya ada ada monster ikan lemah yang tidak akan membahayakan nyawa putranya. Bagaimana pun saat ini Putranya adalah Monster Angsa dengan level Elite Tier di kisaran level 16.
Bebek Hercules berjalan ke pinggir Danau dan mengaktifkan kemampuannya Eyes of Truth.
[Nama Monster]: Big Eye Goldfish (Ikan Mas Mata Besar)
[Level Monster]: 1-4, Normal Tier
[Grade Monster]: Besi Hitam
[Kemampuan]: -
[Keterangan]: Monster yang kaya akan protein dan zat besi yang baik untuk pertumbuhan monster di Normal Tier dan Elite Tier.
[Nama Monster]: Iron Carp (Ikan Mas Besi)
[Level Monster]: 1-3, Normal Tier
[Grade Monster]: Normal Tier
[Kemampuan]: -
[Keterangan]: Monster ikan yang kaya akan Selenium, Vitamin B12, dan Protein, rasa biasa saja di lidah.
[Nama Monster]: Spitting Iron Catfish (Lele Besi Meludah)
[Level Monster]: 1-5, Normal Tier
[Grade Monster]: Normal Tier
[Kemampuan]: Meludahkan Air
[Keterangan]: Monster ikan yang berevolusi dari Ika lele biasa, setelah berevolusi menjadi Spitting Iron Catfish, monster ini memiliki kebiasaan meludah pada hewan/monster lain yang berdiri di pinggir Danau.
Bebek Hercules mengumpulkan data monster ikan yang ada di Danau Besi dan memang mereka semua monster lemah dengan kisaran level 1-5 Normal Tier yang bukan lawannya yang ada di level 11 Elite Tier.
Meludah!
Bebek Hercules diludahi oleh Spitting Iron Catfish!
Bebek Hercules memandang Spitting Iron Catfish di permukaan danau yang meludahinya, ia kesal! Ini memang sesuai data, monster ikan ini memang memiliki kebiasaan meludah! tapi kenapa aku?
Meludah!! Bebek Hercules kembali diludahi!
Hercules Eye Duck: "..."