Siang ini yuna pulang cepat, karna makul kosong untuk yang terakhir. tujuan sekarang adalah rumah agar bisa tidur siang. karna tadi malam bergadang karna banyak tugas.
Yuna yang sudah sampai parkiran dengan tenang
masuk kedalam mobil. tampa berpikir panjang yuna menghidupkan kereta besinya itu dan meninggal patkiran dengan parkiran. namun ketika
berbaur di jalanan entah mengapa perasaannya tak
nyaman.
Yuna membawa mobilnya perlahan kearah jalan sepi, agar bisa mengontrol mobilnya.sambil menyetir tenang yuna menelp sahabatnya dekatnya.
" na .....kamu lagi dimana" kata yuna tampa basa basi. ketika telp diangkat.
" lagi di jalan xxx ,kenapa" kata ina sahabatnya.
" tolong ikuti mobilku dijalan yz kayanya rem blong nih" kata yuna datar.
" gila lho......, lhonya masih di mobil" kata ina emosi.
" iya.....in cepat kesini, gue tungguin." kata yuna.
" ok gue kesana sekarang bawa mobilnya jgn kecang kecang" kata ina lalu menutup telp.
Yuna membawa mobil dengan tenang , karna kalo panik bisa bahasa, dadanya serasa deg degan. namun kondisi seperti ini harus dibawa tenang.
yuna beberapa melihat kaca spion untuk mengecek sahabatnya itu.apakah sudah ada dibelakang mobilnya.
.......................
Tak berapa lama sebuah motor trail melaju dengan cepat mengimbangi mobil yuna,
" woi ...... yun, ayo lompat" teriak ina.
" ya ini gue siap siap dulu." kata yuna sambil memposisikan tubuhnya agar ketika pintu dibuka segera melompat.
" siap .......... ayo ......" teriak ina.
" yuna pun meletakan tas selempangnya dan melompat kearah motor ina. dengan kecepatan standar.
" brug ...........motor sedikit goyang namun ina yang terbiasa balap liar itu sudah terbiasa getaran motor yang bergetar.
Setelah ada diboncengan motor. mobil yunapun melaju cepat dan setelah itu.
Brak...........brakk ............mobil pun bertambrakan dengan truk tronton yang melaju kencang.
ina dan yuna berhenti melihat tabrakan itu, mobil hancur dan remuk, tapi tak ada nyawa yang melayang. sedangkan mobil trontron berhenti.setelah terkejut melihat mobil yang ditabraknya. yuna pun mendekati mobilnya
dengan perasaan sedikit kecewa.
...........................
" kaya nya ada yang ingin nyelakai lho yun" kata ina.
" kayanya sih gitu na, selama ini kan mobil gue rutin taservis . tapi siapa ya" kata yuna berpikir setelah berada dirumah ina setelah menyelesaikan urusan mobil nya yang remuk.
" gini aja nih foto takirim ke group kampus bilang lho lagi kecelakaan.trus lho jangan muncul dulu kekampus biar si rudi yang minta izin." kata ina
sahabat karibnya sejak smp.
" maksudnya....." kata yuna menatap ina.
" nah kan lho ngak masuk biar rudi yang ngawasi siapa yang berbuat curang mau nyelakaian lho.
hp lho sini biar gue yang pengang. anggap lho koma " kata ina.
" ide lho gila gimana bokap nyokap kalo tahu gue sekarat" kata yuna bingung.
" untuk sementara kan tante sam om diluar kota, lho yang telpon jelaskan baik baik. nih pake hp gue" kata ina menyodorkan hpnya.
Yuna dan ina sahabat yang slalu ada dalam suka dan duka, walau kampus mereka berbeda tapi persehabatan keduanya tak lekang waktu.
ina yang tomboy dan jago karate dan hobby balap liar .tak membuat yuna heran. begitu juga yuna yang anggun dan lemah lembut juga jago karate,namun tak ada teman kampusnya yang tahu selain teman teman smpnya. maklum keduanya dulu sempat jadi anak anak yang ditakuti karna sering berantem dan jago memukul para pria yang coba coba menganggu.mereka berdua.
......................
kabar yuna yang kecelakaan pun beredar cepat dikampus. rudi teman masa sma yuna yang juga satu kampus ikut memposting hancurnya mobil yuna. tapi diam diam rudi memperhatikan teman teman dekat yuna yang juga saingan yuna.
sedang disisi lain ada orang yang senang dengan kabar tersebut.
" ki ....yuna kecelakaan lho sudah dengar beritanya" kata lisa.seraya melihat kiran.
" syukur lah gue berharap sih dia cepat masuk kuburan dan kalo pun hidup ancur tuh muka cantiknya yang kepedean" kata kiran santai
" gila lho ki......ngak kira kira niat jahat" kata lisa ngak enak hati.
" beuh.......ngapain perduli karna tommy kini ngak mau perduli peradaan gue.ya gue harap tommy sadar lihat gadis pujaannya itu mukanya hancur." kata kiran sinis.
" astagfirullah ki......hati hati kalo lho bicara" kata lisa melihat kiran dengan hati ngilu.
" bodo amat" kata kiran berlalu .
" ya ampun jangan..jangan kiran yang .........ah
kenapa gue mikir gitu ya" guman lisa yang juga dekat dengan yuna karna kiran dan yuna dan lisa satu kelas.dan satu jurusan.
Tapi tampa mereka sadari ada dua pasang mata yang sedari tadi memperhatikan keduanya .
........................
Disisi lain tommy yang mendengar kabar yuna kecelakaan langsung mencari rudi yang ia ketahui
adalah teman dekat sang kekasih
" rudi.....rudi ...... panggil tommy ketika melihat rudi
yang melintas di depannya.
" hai tom apa kabar " sapa rudi santai.
" apa lho sudah lihat kondisi yuna, tolong antar gue kesana" kata tommy dengan perasaan tak tenang.
" tenang tom, lho tenang dulu. yuna baik baik saja. tapi lho harus janji jangan cerita siapapun" bisik rudi pelan.
" maksud lho apa rudi, yuna ngak pa pa" kata tommy penuh selidik.
" mhem......kita bicara disana " kata rudi. sambil menuju taman yang rada sepi.
...........................
yuna yang sudah mengantongi nama orang yang mencelakainya. duduk santai memandangi bunga bunga bermekaran dihalaman belakang rumahnya bersama ina yang tiduran malas lesehan di karpet busa.
" kita balas yun biar dia tahu rasa " kata ina geram mendengar teman yang dikenalnya otak dari kecelakaan yuna.
" ngak usah in, toh nanti juga dapat karmanya.
" aq punya cara elegan untuk buat dia sadar siapa dirinya. yang membuat ku heran dia seolah olah merasa tak bersalah." kata yuna santai sambil tetap memandangi kebun bunganya.
" cih.......kalo gue yang jadi lho yun, gue bejek bejek toh mak lampir. berkepala dua." kata ina emosi.
" lagian lho terlalu baik sama toh orang" kata ina lagi.
" tuhan itu adil na, ngak usah ngoyo gue baik baik aja, mungkin dia yang bakal celaka nanti. karna karma dan ambisinya sendiri.
..............................
Dua minggu setelah kejadian itu kiran terlihat senang bahkan bahagia , karna cowo yang selama ini disukainya makin akrab dengannya.
" hai ki ........" sapa tommy dikantin ketika kiran
kekantin bersama dita.dan sasa csnya.
" hai tom. taraktirin kita dong" kata kiran sumringah.
" makan aja nanti semua aq yang bayar" kata tommy santai.
" ok......makasih ya tom" kata kiran senang.
" sama sama." jawab tommy tersenyum.
" wah senang dong makan gratis nih" kata rudi yang tiba tiba muncul di kantin.
" ya rud sini, di traktir sama tommy tuh" kata kiran
senyum.
" kok sekarang kalian malkin akrab saja " sindir rudi.
" iya lah kan yuna, kayanya sudah berhenti kuliah, paling tuh anak malu mukanya hancur" kata sasa asal.
" kata siapa........" kata rudi sambil duduk didebelah tommy.
" yah emang lho pada ngak tahu kalo yuna hampir mati kecelakaan sok cantik sih " kata dita.
" tommy aja ngak bakalan mau sama cewe yang berwajah cacat, ya kan tom" timpal sasa.
" ngak juga ......malah gue makin sayang kok sama yuna ketimbang berwajah cantik tapi jahat dan munafik.mending yang buruk rupa tapi baik hati" jawab tommy santai.
" beuh...........mantap tom, gue dukung lho" ucap rudi.mengancungkan jempol.
kiran yang merasa tersindir hanya diam membisu, begitu juga dita dan sasa yang duduk disebelahnya
" hai........ cantik sudah masuk kuliah hari ini" sapa tommy tersenyum melihat yuna yang berdiri dibelakang kiran.
" kiran yang merasa tommy melihat kebelakangnya
langsung menoleh kebelakang.
deg .........
" hai ki......apa kabar " sapa yuna yang kemudian mengambil duduk disebelah tommy.
' eh.....mhm.....yuna kamu........." kata kiran kaget.
" kenapa berharap gue masuk kuburan dan berwajah hancur" kata yuna tenang tampa emosi.
" apa maksud lho yun, bilang gitu ke kiran" kata sasa heran.
" kenapa....pura pura ngak tahu kalian kan terlibat" kata rudi sinis
" ngak........ ngak...... kami ngak tahu apa apa" kata dita yang ketakutan.
" kami punya bukti kalau kalian bertiga yang membuat rem mobil yuna blong" kata tommy tenang.
" ngak.......lho salah tom, kenapa menuduh kami" protes kiran, namun wajahnya panic.
" ngak perlu takut lagi ki, gue ngak bakal lapor polisi, dan minta ganti apapun sama lho bertiga. tapi ingat. kalo ini terjadi lagi. maka gue tak segan segan buat kalian mendekam dipenjara." kata yuna tegas tampa keraguan.
Lalu yuna memperlihatkan vidio ketika kiran dan dita juga sasa merusak kabel rem mobil yuna. dan rekaman itu terlihat jelas dari sisi tv kampus.
Kiran dan csnya langsung mendadak pucat melihat rekaman vidio itu.lalu ketiga langsung meminta maaf , kiran yang merasa takut dan juga malu ketika ulahnya ketahuan menjadi down.apalagi orang yang disukainya duduk tenang tampa komentar apapun.
" maaf kan gue yun, gue hilap " kata kiran dengan
bibir bergetar.
" iya yun .....kami juga " kata sasa dan dita. yang sangat ketakutan apalagi dengan ancaman penjara.
" gue sudah maafin lho pada, tapi ingat jangan pernah lagi nganggu gue" kata yuna santai karna gertakanya cukup berefek buat ketiga teman berhati ular itu. namun yuna bukan tah punya rasa empati.bahwa mereka pasti bisa berubah.
" makasih yun, ....." katiganya pun menunduk malu apalagi ditonton orang sekantin yang mendengarkan semuanya. lalu ketikanya pun berlalu.dengan wajah yang tak bisa dibayangkan.
Tommy ,rudi.dan yuna menghela nafas lega setelah
ketiganya pergi. lalu tomy tersenyum manis pada yuna. rudi pun juga tersenyum puas atas kebesaran hati teman baiknya itu.
Ketiga pun makan dikantin dengan bercanda ria, seolah tak ada lagi beban yang perlu dikhawatirkan
untuk balas dendam. karna dendam bisa jadi penyakit hati yang mengerogoti hidup kita.
jadi itulah kita harus bisa menjadi orang yang berhati besar, baik , dan tulus. hidup percaya kepada Allah.
Tamat
.