melisa anggraini seorang gadis dari desa yang pindah ke kota .di kota melisa tinggal bersama orang tua tunggalnya yaitu ibunya dan asisten rumah tangga nya .melisa gadis yang soleha dan berbakti pada ibunya . dia di kota baru mendapatkan pekerjaan sebagai secretaris .hari pertama kerja di loby perusahaan karena buru buru melisa tanpa sengaja menabrak seorang pemuda tampan .melisa hampir sja tersungkur kalau pemuda itu tak menangkap pinggang melisa .mata mereka bertemu lama keduanya tak berkedip .
"ehemmm ."keduanya tersadar dan melepaskan pelukan itu .
"tu..."ucapan pemuda yang di samping pemuda yang memeluk pinggang melisa tadi .
"maaf bos tadi gadis ini tak sengaja menabrak saya .dan reflek saya memeluk pinggangnya kalau tidak dia bisa bisa mencium lantai kan kasihan .hehehe kenalkan namaku alvero asisten pribadi ceo perusahaan ini .dia ceo kita ."ucap alvero sambel mengerling ke pemuda di sampengnya .pemuda di sampingnya mengangguk canggung.
Degg bunyi detak jantung melisa .
"selamat pagi tuan .saya secretaris baru di sini .nama saya melisa anggraini biasa di pangil rain.tapi anda boleh pangil saya meli saja ."ucap melisa.
alvero menegakkan badannya seketika mendengar melisa memperkenalkan diri .
alvero keluar dari ruang kerja ceo dan memberikan berkas kepada melisa .
"melisa bolehkah aku panggil namamu rain ."tanya alvero .melisa menghentikan kesibukannya sebentar .ia tatap mata alvero dengan mata berkaca kaca .melisa mengelengkan kepalanya .
"kenapa ,apa nama itu nama pangilan dari orang yang kau sayang ."tanya alvero .melisa menekan dadanya merasakan sakit yang amat dalam .dengan mata yang berkaca kaca .
"maaf meli kalau aku telah menganggu privasimu ."alvero pergi meninggalkan meja kerja melisa .saat jam istirahat melisa merenggangkan otot otot di tubuhnya .ia siap siap untuk makan siang .melisa pergi menuju kantin untuk makan siang .sebelum makan sambel menunggu pesanan datang melisa menghubungi .asisten rumah tangganya .melisa mencari tempat yang sepi tak ada karyawan lain.
"assalamuallaikum mbak asih gimana kabar bunda ."salam ratih
"ya bunda ini rain .bunda dah minum obat belum ."ucap rain
"bunda harus minum .biar rain tidak sia sia cari kak vero .paman dan bibik broto .jadi bunda harus sehat .
"ia rain akan menikah dengan kak vero .jadi bunda harus sehat ya .ayah sudah tiada bunda satu satunya wali rain .ya bunda .obatnya di minum .assalamu allaikum bunda ."melisa mematikan ponselnya .ia terkejut tiba tiba ada sebuah sapu tangan di depan nya .
melisa mendongak dia melihat alvero dengan wajahnya penuh senyum .
"senyum itu .sapu tangan ini ."melisa melebarkan sapu tangan itu seakan mencari sesuatu .ngak ada tulisan namanya .yang ada sulaman emoticon matahari .melisa tak berani memakai sapu tangan itu .ia tersenyum dan mengembalikan sapu tangan alvero .
"bisakah kita berteman ."tanya alvero
"saya sibuk ."jawab melisa
"sibuk apa .mungkin saya bisa bantu ."ucap alvero
"tuan alvero kita tidak akrap ."jawab melisa
"maka itu kita berteman biar akrap ."ucapan alvero di tertawakan oleh melisa .
"semua laki laki sama .setelah tau aku anak orang yang sakit jiwa baru kabur ."sinis melisa dengan air mata yang berderai .alvero reflek menghapus air mata itu .melisa tertegun ia tatap mata alvero .ia ingat masa kecilnya dengan sahabatnya yang selalu ada untuk menghapus air matanya .
"jangan sedih aku akan selalu ada untukmu .untuk menghapus air matamu ." melisa sadar dari lamunan nya dan memegang tangan alvero .ia sadar kata kata itu bukan dari masa lalunya .tapi dari mulut laki laki di depan nya .dengan linglung melisa bangun meninggalkan cafe tempat dia makan .
sore telah tiba waktu pulang kerjapun telah tiba melisa segera meninggalkan kantor kerjanya .tak lupa ia membeli makanan ke sukaan ibu dan juga asisten rumah tangganya yang setia menjaga ibunya .melisa telah menganggap asih sebagai kakaknya .setelah membayar gojek melisa melirik ke rumah sebelahnya tadi pagi masih tertulis di kontrak kan .sekarang dah ada penghuninya .
"assalamuallaikum kak asih ."teriak melisa bahagia.
"wa allaikum salam jangan lari lari .kayak anak kecil .biar bunda tak menganggapmu tetap anak kecil."ucap asih .
"aku suka .kalau bunda bahagia ."ucap melisa
"gimana hari pertama kerja ."tanya asih
"alkhamdulillah kak baik .gimana hari ini bunda ."tanya melisa .
"alkhamdulillah bunda baik .ada tetangga baru yang mengajak bunda ngobrol dan berobat ."ucap asih .
"kak kita belum kenal mereka siapa .kakak lepas bunda gitu aja sama orang yang baru kita kenal ."ucap melisa .
"jangan takut ,kakak lihat dia orang baik penyayang dia bawa dokter kemari .dokter pisik kolog ya ."ucap mbak asih .
"mbak kita ngak cukup uang bawa bunda ke dokter pisikolog .aku tak mau berhutang budi ."melisa beranjak keluar menuju rumah tetangga .ia mengetuk pintu lama tak ada yang keluar .
"ada orang tidak assalamuallaikum ."melisa berteriak dan mengedor pintu tapi tak ada yang membukakan pintu .
"rain .orang nya ngak ada habis bawa bunda berobat dia langsung pergi ke luar kota katanya ."ucap mbak asih .
"mbak orangnya gimana ,baik atau ngak ."ucap mbak asih .
"ganteng rin ."jawab mbak asih .
"ngak jamin ."jawab melisa bersungut sungut .mbak asih geleng kepala melihatnya .malam itu terasa sangat panjang bagi melisa ia tak tau orang yang telah menolong bunda nya .habis nolong juga menghilang.
melisa memikirkan ucapan dan pertemuaan nya dengan pemuda bernama alvero .
"ahhhhh kenapa aku tak punya sedikit titik terang tentang paman dan bibi broto .."melisa mencari tau tentang alvero di internet .ia juga pusing siapa nama lengkap alvero juga tidak tau .
"ahh bunda kunci utama mereka ada padamu .sekarang dirimu begini bagaimana aku mencari mereka ."melisa menghapus kasar wajah nya .
tok tok tok
melisa mendengar pintu kamarnya di ketuk .
"apa mbak ."tanya melisa
"ada tamu .tetangga sebelah .tapi orang tuanya bukan mas ganteng tadi pagi "ucap mbak asih .
melisa keluar dari kamar setelah merapikan pakaian nya .dua orang suami istri berdiri saat melihat melisa mendekat .ada raut wajah bahagia di muka mereka .
"assalamuallaikum ."ucap melisa tak lupa mencium tangan keduanya .kedua suami istri itupun mengusap puncak kepala melisa .melisa menatap aneh pada mereka.
"wa allaikum salam rain apa kamu lupa dengan kami ."ucap wanita cantik yang telah lanjut usia itu .
"maaf apa kita pernah bertemu ."tanya melisa .
"kita paman dan bibi broto .kita mencarimu ke mana mana .apa yang terjadi nak ."tanya paman broto .
"benar kita ke perusahaan papa kalian .tapi orang lain yang memimpin perusahaan itu ."tambah bibik broto .
air mata melisa menetes menatap dalam dalam kearah kedua tamunya .mbak asih datang menenangkan melisa .
"mereka mengaku sebagai anak kandung kakek .dan mengatakan kalau kakek cuma orang tua ayah .mereka menjebak ayah agar ayah mau menyerahkan perusahaan itu .sepulang dari menandatangani surat warisan kakek seseorang ingin membunuh ayah di tengah jalan .mbak asihlah yang menyelamat ayah .walau nyawa ayah tetap tak tertolong namun ayah tetap bisa melihat kita yang terakhir kali ."ucap melisa .nyonya broto memeluk melisa .
"rain ."tiba tiba terdengar suara bundanya rain .mereka menatap kearah suara .
"bunda ."ucap melisa menyambut kedatangan bundanya .
"bunda kenapa tersenyum senyum sendiri .apa ayah datang menemui bunda ."tanya elisa yang di aguki oleh bundanya .
"Gimana kabar kabar ayah ."tanya melisa .
"Ayah marah kamu tidak cepat cepat cari paman dan bibik broto .penjahatnya akan datang mencelakai kita ."ucap bunda melosa .melisa menatap kedua tamunya .
"ranita ."pangil paman broto .
"rain kamu dengar suara itu .pamanmu datang ayo cepat kemasi barang barang nya .kita pergi dari sini ."ucap bunda melisa .
"bunda lihat mereka siapa ."tanya melisa menunjuk kedua tamunya .bunda melisa langsung berdiri menubruk paman broto .
"mas ."pekik bunda melisa, bibik broto mengelus punggung bundanya melisa .
melisa dan mbak asih terkejut lihat perubahan bundanya .yang sam sekali tidak seperti orang yang terganggu jiwanya .
"bunda ."pangil melisa .
"rain maafkan bunda .demi melindungimu terpaksa bunda pura pura gila ."ucap bunda melisa .
"alkhamdulillah kalau bunda baik baik saja ."ucap melisa .
"ya sudah sekarang sudah malam .kalian istirahat masalah perusahaan ayahmu .paman yang akan urus karena surat wasiatnya ada pada paman ."ucap paman broto .
sejak kedatangan paman dan bibik broto benar benar menyetabilkan pikiran bundanya melisa .melisa juga kembali bekerja paman broto menawari mobil tapi melisa lebih suka naik gojek .hampir dua bulan melisa masuk kerja dan selama itu juga melisa dapat tatapan sinis dari rekan rekan kerjanya .
"siang melisa ."melisa mendogak .ia terkejut dengan kedatangan bosnya di kantin .
"maaf bos .silahkan duduk ."ucap melisa .
"santai aja pangel aku ronal .aku dan elvaro sahabat karib ."ucap ronal
"gimana mau santai bos .baru dekat sama asisten aja dah di musuhi oleh karyawan satu kantor .sekarang dekat bos saya kira besok saya dah tidak bisa kerja lagi bos ."jawaban melisa bikin ronal ketawa .
"jadi sejak kemu masuk tak seorangpun bersahabat dengan mu ."tanya ronal
"benar bos .o ya kemana tu bos bocah sejak bertemu pertama kali kok langsung ilang ."tanya melisa .
"dia ada kerjaan di luar negri .kenapa kangen ."tanpa sadar melisa tertawa lebar .
"tidak ,aneh aja lagian saya dah di tunangkan sejak kecil ."ucap melisa
"dengan siapa wah elvaro pasti kecewa .kelihatane dia sayang lo sama kamu ."ucap ronal
"bos bercanda ."ucap melisa .smbil berdiri untuk kembali ke ruang kerja .
sepanjang perjalanan dari kantin ke ruang kerja tatapan sinis karyawan lain tak lepas untuk melisa
"dasar ganjen ."perempuan gatel ."tak cukup satu pria ."itulah ucapan ucapan para karyawan kantor .melisa menulikan telinganya ..
"eh eh kalian dengar tidak .besok bos pulang ."ucap karyawan perempuan A
"ya iyalah lusa kan hari ulang tahun perusahaan .sebagai bos pasti datang ."jawab karyawan B .sambel menatap sinis pada melisa .
"eh perempuan ganjen .jangan mentang mentang jadi secretaris .bos ama asisten di embat dua duanya ."ucap karyawan A .
melisa hanya mengendik kan bahunya .
saat jam kerja habis ronal menemui melisa .
"melisa ."ucap ronal
"ya pak bos .ada yang bisa saya bantu ."tanya melisa .
"ya lusakan ulang tahun perusahaan .di sana nanti ceo perusahaan akan melamar sahabat kecinya ."ucap ronal. melisa melebarkan kan bola matanya.
"selamat bos ."ucap melisa
"melisa bos yang sesungguhnya bukan aku .aku cuma asisten nya ;"melisa mengedip ngedipkan matanya .
"bukankah anda ceonya perusahaan ."ucap melisa
"aku hanya teman dia mengantikan ceo sementara karena ada urusan .lusa jangan lupa datang di hari ulang tahun perusahaan ya."ucap ronal
"insyaalloh ."ucap melisa .
seperti biasa melisa pulang dengan menaiki gojek saat sampai di rumah ia heran melihat rumahnya menjadi ramai
"assalamuallaikum bunda ,mbak asih ."ucap melisa
"wa allaikum salam ."jawab mereka .langkah melisa terhenti melihat oemuda yang menghilang selama ini tiba tiba ada di rumahnya .
"rain kamu sudah pulang ."sapa bunda melisa .mata melisa dan alvero bertemu keduanya lama saling tatap .
"arin kamu ingat dia tidak ."tanya bundanya.
"oh dia teman di kantor aku bun .al dari mana kamu tahu rumahku di sini ."tanya melisa .
"ya seperti katamu kita teman .aku tau alamatmu dari HRD ."jawab alvero .
"oh kapan kamu pulang .kata tuan ronal kamu kerja ke luar negri ya . "tanya melisa sambel menatap orang orang di sekitarnya seperti menahan tawa.
"kalian semua kenapa ."tanya melisa .
"rain ini tetangga baru kita ." ucap mbak asih
"rain kamu lupa dia vero kamu ."ucap bibik broto .melisa mengelengkan kepalanya .
"dia bukan vero ku ."melisa menolak dengan mata berkaca kaca .
"apa karena ini hujanku tak percaya ."alvero mengulurkan sapu tangan nya .melisa menatap alvero .minta penjelasan .
"maaf karena di sini kena noda jadi rainku tak kasih matahari biar tetap cantik ."melisa langsung memukuli dada alvero dengan deraian air mata .alvero diam tak menghindar .
"kamu jahat kamu jahat kalian jahat kenapa baru sekarang datang .ayah di bunuh orang .aku dan bunda jadi gelandangan .kalian jahat ."ucap melisa.alvero dengan lembut merengkuh melisa ke dalam pelukan nya .
"maaf mulai hari ini aku akan selalu di sampingmu .menghapus setiap air matamu ."ucap alvero .
bibik broto dan bunda melisa saling peluk melihat anaknya bersatu lagi .
"rainku lihat lusa kantor ulang tahun kantor saya bawakan baju untukmu tapi aku tidak bisa pergi sama kamu ."ucap alvero .
"aku tau kamu asisten ceo pasti sibuk ."ucap melisa yang di angguki alvero ..
waktu telah tiba mbak asih mengantar melisa sampai depan pintu
"dadan yang cantik jangan kecewakan vero ."ucap mbak asih
"kenapa harus cantik aku calon mempelai ."ucap melisa .
"amin ,ucapan adalah do'a ."ucap mbak asih hanya di cibir oleh melisa.
suasana kantor sangat ramai .melisa mendengar lagi desas desus para teman teman nya .
"lihat pakaian nya dia kira ceo kita suka dengan nya."ucap karyawan A
"siap siap aja patah hati ."jawab karyawan B
"heran kenapa pada sirik sama aku .ada hubungan apa .aku sama ceo kenal aja tidak ."gumam melisa dalam hati .
di aula kantor juga sudah ramai acara segera di mulai .dan panggung tertutup oleh tirai .
"begini ya acara ulang tahun seperti ada suprise atau pertunjukan ."gumam melisa .
"ok selamat malam semuanya ."ucap mc
"malam ini selain merayakan ulang tahun perusahaan juga hari pertunangan ceo kita ."tuan alvero bintaro subroto kami persilahkan .
Deg jantung melisa bertalu talu saat tirai terbuka di atas panggung ia melihat bundanya .melisa terhuyung kebelakang kalau tak ada yang menangkapnya mungkin ia sudah terjatuh .
"tuan ronal ,mbak asih ."ucap melisa
"pangil aja ronal aku cuma asisten nya vero ."ucap ronal
"jadi vero ceo perusahaan ini ."tanya melisa
ronal mengangguk .melisa menarik gaunnya ke atas siap kabur tapi ruangan menjadi gelap tinggal lampu yang menyinari dirinya.
"rain ."melisa menghadap ke belakang ia melihat alvero seperti dirinya ada dalam kurungan sinar lampu .
"maafkan aku telah membohongimu .karena aku ingin tau benarkah kau rainku ."alvero mengulurkan sebelah tangan nya .ronal dan mbak asih menuntun melisa naik ke atas panggung.semua ruangan kembali terang .alvero berjongkok dengan cincin berkilau di dalam kotak kecil .
"well you mery me ."ucap alvero .
"yes i do ."jawab melisa .
[tamat]