Lala baru saja meletakkan tas kuliah dikursi ketika bella datang.
" hai la nih aq dapat info bagus ikutan yuk" kata bella.
" apaan " kata lala penasaran .
" baesiswa ke jepang, dulu kamu pernah mau bilang mau kalao dapat beasiswa kesana." kata bella.
" duh.....trus kuliah disin bagaimana?" kata lala bingung.
" ya tinggal menyesuaian aja kali , dengan yang disana." kata bella.
" tapi bahasa jepang ku belum terlalu fasih bell" kata lala.
" ngak masalah la, besok kita ikut seleksi dulu ya yrus interview lolos baru lihat hasil" kata bella.
" yakin nih kita lolos, belum pasti" kata lala ragu.
" cieleh......tumben kamu grogi biasa nya juga semangat, kan coba dulu masalah lolos urusan belakangan yang penting sudah mencoba mumpung kita baru semester awal" kata bella optimis.
" ok......berarti kudu kerja keras nih belajar " kata lala.
" yup jangan lupa hiragana dan kata kana" kata bella.
" beres .......semangat semoga keberutungan berpihak pada kita" kata lala.
" amiin.............ya rabbal alamin." kata bella.
.............................
Seminggu belajar bella dan lala melewati bermacam macam tes. namun keduanya semangat
pantang menyerah.
" gimana la " tanya bella
" lamuyan susah tapi ngak tahu hasilnya." kata lala.
" aq sih yang penting sudah berusaha, lolos apa ngaknya ya pasrah. " kata bella.
" yah.....bedoa aja, yuk pulang " kata lala.
" lets go go home......
.........................
Sesampai nya dirumah lala meletakan tas kuliahnya diatas meja dan berganti pakaian.
" kok tumben tuh ferdi ngak nchat dan telpon" kata lala teringat sang kekasih yang dipacarinya sejak sma itu.
"ah kok gak diangkat" guman lala seraya merebahkan badannya diatas kasur empuknya.
Matanya nanar melihat langit langit kamar memang beberapa hari ini ferdi jarang menghubunginya . biasanya laki laki itu slalu absen
menghubungi dan mechatnya. selama pacaran 3 tahun. tak ada masalah antara dirinya dan ferdi.
drt.....drt....drt....
mata lala beralih ke atas nakas ketika hpnya bergetar. lalu diraihnya.
" hai la..." sapa bella
" hai bel" kata lala kecewa dia pikir ferdi eh malah bella.
" kamu kenapa lalu kok kaya bete gitu kedengaranya" kata bella .
" emang lagi bete nih ta pikir ferdi kamu tadi bella".
kata lala lirih.
" alah ngapain di pikir la, paling tuh cowo selingkuh lagi." kata bella.
" jangan souzun bell" kata lala.
" lah dia selama ini terlihat baik depan kamu aja
la. giliran jauh ya ngelaba tu si songong." kata bella
memang bella tak pernah senang pada ferdi karna ferdi sombong dan sok kegantengan. jaman mereka sma dulu.
" dah ah ngak usah dibahas" kata lala.
" sorry ya la, bukan apa apa cum aq memang ngak senang aja dengan pacar angkuhmu itu. sejatinya
aq sahabatmu, eh dia ngak ada ramah ramah ya" kata bella sewot.
" mungkin memang sifatnya bel" kata lala.
" ya sesombong sombong orang masa sama sahabatnya cuek banget, mending kamu pacaran sama si afnan tuh, baik dan tidak sombong bahkan lebih macho." kata bella.
Lala pun terdiam benar apa yang dikata lala dulu afnan dan ferdi bersaing mencari perhatiannya.
tapi saat itu ferdi lebih dulu mengungkapkan perasaannya ketimbang afnan.jadilah lala menerima ferdi. padahal ferdi dikenal sombong disekolah.
,...................
Lala baru saja masuk dari mall ketika mamahnya
mengajaknya untuk belanja, tampa sengaja matanya melihat ferdi disana.
" bukan itu ferdi, sama siapa" bathin lala.
Lala ingin menghampirinya ketika....
" astaga cindy."
Lala terdiam kaku ditempatnya berdiri melihat sang kekasih sedang asyik bergandeng mesra dengan cindy teman sekaligus musuhnya duli dibangku sma. gadis itu sangat suka membully dirinya bersama gengnya.
Lala pun mengurungkan niatnya dan pergi mengikuti sah mamah ke bagian makanan sambil
manahan sesak didada.
Terldengar lagu ....hati yang kau sakiti ketika langkah lala masuk dalam area itu..
Jangan pernah katakan bahwa cintamu hanyalah untuku karena kini kau telah membaginya.
Maafkan jika memang kini harus ku tinggalkan dirimu karna hatiku slalu kau sakiti.
Tak ada lagi yang kulakukan tampamu
ku hanya bisa merasakan apa yang kurasa.
Ku menangis...........membayangkan
betapa kejam dirimu atas diriku.
kau duakan cinta ini kau pergi bersamanya.
Ku menangis.......melepaskan kepergianmu
dari sisi hidupku
Haruskah kau tahu....
akulah hati yang telah kau sakiti.........
Lala terduduk lemas dikursi ditengah mall untuk menunggu sang mamah.
" jangan....menangis la , jangan menangis, rugi...
kamu kuat" suara hati lala.
Sudah sering lala tampa sengaja melihat ferdi berjalan dengan gadis lain ,tapi pintar berkelit dengan banyak memberikan perhatian pada lala.
Bahkan lala dihujani hadiah dan bunga setiap hari apabila lala ngambek.ferdi memang tajir tidak seperti afnan.tapi rupanya itu tidak membuat ferdi
berubah menjadi setia.
Capek dan lelah....lala memikirkanya. selama ini
dia sudah berusaha jadi wanita yang setia dan sabar. mungkin sudah saatnya lala mengambil
keputusan untuk fokus pada pendidikanya seperti
kata bella sahabatnya, sebaik baik menyimpan bangkai pasti ketahuan juga.
.............................
Malam minggu ferdi mengapeli lala dengan membawa coklat kesukaan lala dan bunga yang begitu cantik.
" hai sayang, kok ngak semangat mau makan diluar
kata ferdi menawari.
" masih kenyang fer, tumben ta ada kabar berapa hari ini" kata lala sinis.
" kok gitu banget lihatnya say, aq lagi sibuk menemanii nenek ku yang datang dari kota z say" kata ferdi lembut sambil mendekati lala.
" nenek atau selingkuhan" kata lala
" nenekku lah say, ya ampun masa ngak dihubungi
beberapa hari aja cantikku ini ngambek." kata ferdi membual.
" oh ya...yakin nenekmu fer , sampai kapan kamu trus bohong dama aq fer" kata lala to the point.
" astaga sayang...., ngak usah dibahas say kita jalan yuk mumpung belum malam" kata ferdi.
" jalan sama cindy aja sana..." kata lala mulai emosi.
" la......." kata ferdi sedikit kaget namun mencoba tenang agar aktingnya menyakinkan.
" kita putus ....fer kamu ngak usah cari cari aq lagi,dan hubungi aq lagi" kata lala sambil melipat
kedua tangannya didada.
' plis ......la jangan begini, kamu salah paham aq tak ada apa apa sama cindy paling ketemu ngak sengaja" kata ferdi menepis jawaban lala.
" harus kah kamu tahu fer, aku lah hati yang slalu kau sakiti" kata lala.
" kaya lagu aja...." kata ferdi bercanda mengangap lala bercanda.
" ck ....dulu aja bilangnya cinta, setia....tapi apa bukan sekali kau bermain curang fer" kata lala.
" astaga la...itu tidak seperti yang kamu pikirkan yang. kamu tahu kan aq kaya, tampan dan keren, makanya banyak wanita yang mau sama aq tapi
hatiku hanya buat kamu say" kata ferdi mencoba merayu lala.
" cukup ....fer. terserah ....tapi mulai sekarang kita putus." kata lala final dengan wajah kecewa.
" la ....gini cara kamu , kanu salah paham aq memang sibuk tidak bermain gila sama siapapun.
dan gadis manapun" kekeh ferdi
" oh ya ....trus kamu apa," kata lala.
" aq sayang kamu la dan sangat mencintai kamu.pliss...... jangan putus" kata ferdi.
Lala hanya diam tak bergeming sudah waktunya dia tegas dengan keputusannya.namun ferdi belum
bisa menerima keputusan lala.
" baik......aq beri waktu kamu berpikir la, mungkin kamu lagi ngak mood tapi aq benaran sayang sama kamu" kata ferdi berlalu.meninggalkan lala
sendiri didepan teras rumahnya.
........................
" akh........sialan .........kamu la, habis modal banyak
gue. tapi belum sempat nyicipin." kata ferdi gusar.
Ferdi memang cowo playboy.dan suka gonta ganti cewe, bahkan pergaulan bebas sudah biasa baginya. karna uang merupakan umpan besar untuk menangkap mangsa. tapi tidak bagi lala.
Itu yang membuat ferdi masih mempertahan lala.
lala gadis pintar ,cantik juga baik, bahkan sang mamah sangat menyanyangi lala sebagai pacar
ferdi. dan hanya lala yang sudah diperkenalkan ferdi pada sang mamah yang saat itu tampa sengaja bertemu di sebuah mall.
Ferdi player sejati, namun hatinya terpaut dengan
lala, gadis sederhana itu sangat imut dan luar biasa. lala tidak banyak menuntut seperti gadis gadis lainnya yang hobby membeli barang barang brended seperti cindy. teman sma itu.bahkan cindy
mau ditiduri ferdi asal kemauannya slalu dituriuti.
Lala adalah pacar ferdi yang paling berharga dan tidar murahan, bahkan dia bisa menjaga diri dan membawa diri dengan baik dimana pun. itulah kenapa ferdi tak bisa dan tak mau putus dengan
lala, karna gadis itu sangat susah ditaklukan
berbeda dengan gadis gadis lain yang diimingi dengan uang langsung merapat.
.......................
" hei......la hari ini pengemumanya kita nanti siang kesana ya" kata bella.
" siap....mudahan lolos ya bell" kata lala antusias ini kesempatanya untuk melupakan ferdi. bahkan
lala tidak memberi tahu ferdi tentang niatnya ikut
beasiswa ke jepang.
" ya allah mudahan ini waktu yang tepat untuku fokus belajar " bathin lala.yang berharap lolos
dan berhasil
" hei......ngapain melamun la, kata bella melihat tatapan kosong lala.
" aq putus sama ferdi bell, dan ini kesempatanku untuk melupakannya, aq berharap kita lolos dan pergi kejepang" kata lala.
" ferdi ngak tahu kamu ikut beasiswa ini" kata bella
kaget karna biasanya lala selalu curhat pada sang pacar.
" ngak ....dan tak perlu tahu. " kata lala.
" fix......la ...so pasti kamu bisa lupain si brengsek itu" kata bella yang memang ngak pernah suka dengan ferdi.
" yah....yuk kekantin lalu lihat pengumuman." kata lala
...............................
Siang itu lala dan bella melhat hasil pengumuman final , apakah nama mereka lolos atau tidak.
lala ya gugup dengan tenang mendekati papan pengumuman bersama bella.
" alhamdulilah........" kata lala senang ketika ada namanya disana.
" alhamdulilah...........kita berhasil la" teriak bella senang .
Dan keduanyapun berpelukan dengan erat sambil tertawa bahagia.
" berarti tinggal ngurus berkas nih sebulan lagi berangkat kejepang." kata lala senang
" yup.......kita bersenang senang.....oey ......
.....................
Sering kali ferdi berusaha menemui lala, namun tak pernah bisa bertemu, lala memang menghidari ferdi untuk melupakan rada sakit hatinya. bahkan tiap akhir pekan lala mengungsi menginap dirumah bella dengan alasan belajar bersama kepada orangtuanya.
" lala pergi ginap dirumah temannya fer" kata mamah lala ketika ferdi mengapeli lala malam itu.
" baik lah tante trimakasih ferdi pamit" kata ferdi kecewa. karna sudah hampir sebulan ini tak bisa menemui lala dan menghubinginya.karna memang
merka kuliah dikampus yang berbeda.
..................
" kamu sudah izin tante sana om la" kata bella yang seminggu lagi berangkat.
" besok baru bilang bell biar pas berangkat ngak ketemu ferdi, malas " kata lala lirih.
" ya terserah kamu la yang penting mereka harus tahu" kata bella,
" itu pasti." kata lala sambil bernyanyi
jangan perrnah katakan bahwa cintamu hanyalah untukku karena kini kau telah membaginya...........
maafkan ....jika memang kini harus ku tinggalkan dirimu. karna hatiku slalu kau lukai.....
tak ada yang bisa kulakukan tampamu,ku hanya bisa merasakan apa yang kurasa ..............
...............
" mah ....pah ..lala boleh kan ikut kuliah beasiswa kejepang ," kata lala ketika senin malam makan bersama mamah dan papahnya.
" terserah lala sja papah slalu mendukung " kata papah tersenyum senang.
' mamah juga yang penting bisa jaga diri dan rajin belajar emang ada niat sudah belajar susah lho la banyak saingannya" kata mamah.
" lala berangkat minggu depan ,mah pah. maaf belum sempat cerita. lala sudah lolos dan lulus interview,bahkan semua berkas sudah lala urus
tinggal siap berangkat" kata lala
" masya allah . ."benaran kata papah senang.
' iya pah" kata lala.
" mamah ikut senang sayang ," kata mamah yang berdiri memeluk anak sematang wayang itu.
ketiganya pun tersenyum bahagia.saling berpelukan
" anak papah slalu yang terbaik, besok papa buatkan atm buat kebutuhan disana" kata papah.
" makasih pah, mah "kata lala senang.
" apa ferdi tahu " tanya mama.
Lala terdiam lalu dia pun menceritakan tentang keputusanya putus dengan ferdi dan alasannya.
tampa ada yang harus ditutupi.
" syukur lah , papah juga ngak terlalu suka anak itu, nanti bilangnya pas lala sudah berangkat aja mah" kata papah
" iyalah, ....lagian ngak penting kan dia tahu" jaeab mamah.
Dari saat itu lalapun bisa memulai kehidupannya di
jepang tampa beban dan fokus hanya untuk belajar
mengejar impiannya. untuk melihat negri sakura itu.
Tamat