pada satu hari di waktu pagi ada tujuh pemuda yang ingin mendaki gunung tapi mereka bingung ingin mendaki gunung apa dan kapan akan mendakinya, akhirnya tujuh pemuda itu berkumpul dan membicarakan dengan seeius perihal ingin mendaki gunung apa dan kapan sampai akhirnya Roni seorang ketua dari mereka memutuskan bahwa mereka akan mendaki Gunung ceremai dan akan berangkat jam 10 dan memerintah untuk menyiapkan bekal makanan dan tak perlu membawa baju ganti karena mereka tidak akan menginap.
akhirnya tiba jam sepuluh tempat mereka berkumpul di rumah Roni sambil membawa bekal makanan ada yang membawa popmie,Kopi, air panas,dan tenda mereka mukai berangkat setelah Roni memasuki mobil APV yang sering mereka gunakan untuk berlibur atau piknik pada saat didalam mobil
ada salah satu teman Roni yang bernama Jaka dia tak sengaja membaca partikel mengenai gunung cermai mengenai mitos mitos penunggu gunung cermai dan dia pun memberi tahu pada teman teman yang sedang asik dengan pekerjaannya masing masing ada yang chatingan,ada yang mendengarkan musik, ada yang membaca novel di manggatoon sampai akhirnya mereka semua berhenti dengan kesibukan masing-masing setelah Jak berbicara dengan keras dengan Roni mengenai gunung cermai dan karena salah satu dari mereka ada yg sangat penakut akhirnya dua dari mereka memutuskan untuk tidak ikut liburan kali ini mereka meminta di turunkan walaupun sudah di tenga perjalanan.karena Roni ini bukan tipe memaksa, diapun terpaksa harus menurunkan kedua temannya setelah menurunkan nya Roni pun langsung menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang dan sekarang mereka tingkat berlima, pada saat ingin tiba di kampung yang berada di kaki bawah gunung mereka harus melewati hutan bambu yang di mana di samping jalan kiri dan kanan di sana di hiasi oleh pohon bambu yang rindang den sedikit cahaya matahari karena terlalu rindangnya pepohonan bambu di sana saat di jalan sana Roni melihat ke kaca tengah yang mengarah ke belakang dia melihat kain putih seperti menempel pada kaca belakang mobil karena Roni mulai merinding akhirnya dia pun positif thinking dan mengucek kedua matanya dan kembali pokus kejalan yang berada di depan sedangkan ke empat temannya sedang sibuk dengan aktivitas masing-masing.tapi rasa penasaran Roni membuatnya ingin menoleh ke kanan dan kiri saat Roni menoleh kekiri tiba tiba ada seorang nenek berambut putih yg mengenakan pakaian putih yang sudah kumuh Roni pun terhentak saat melihatnya Roni merasa bahwa itu bukanlah manusia dia merasa itu adalah hantu karena perasaan hatinya yang tak karuan akan tetapi Roni juga berusaha untuk tidak memikirkan nya dan melawan rasa takutn ia juga mencoba mencari hal baru di dalam benaknya sampai hilang rasa takutnya.saat tiba di kampung jin akhirnya mereka keluar dari mobil dan menitipkan mobil ke warung dan saat melihat waktu waktu menunjukan jam 12 lebih tapi mereka tidak ingin buru-buru mereka memutuskan beristirahat sejenak sambil mengopi di warung tempat mereka menitipkan mobilnya setelah beberapa waktu terbuang untuk mengopi mereka langsung berjalan menuju jalur pendakian yang di arahkan oleh pemandu jalanan melalui Pelang Pelang saat mereka tiba di cigowong mereka bertemu dengan kakek kakek tua yang berjalan menghampirinya dengan memberitahukan jangan sompral dan jangan asal mengambil barang dalam bentuk apapun pada saat berada di gunung pada awal kami Roni menghiraukan nya sedangkan Jaka dan lainya mempercayai nya dan mengiakan peringatan kakek tua tadi setelah tiba dia peristirahatan cigowong mereka beristirahat sedangkan Jaka dia sibuk mengambil Poto namun Roni berbeda dia malah ngevlog memvidio sambil mengunakan kata kata kasar, Jaka sudah mengingatkan nya supaya tidak sompral dalam berbicara tapi Roni keras kepala malah memarahinya jaka pada saat ngevlog nya selsai Roni pun melihat nya sambil memeriksa tapi saat dia memutar video dia melihat sebuah penampakan dari arah hutan Yang sedikit berkabut penampakan nya itu berbadan besar dan bertanduk,ini yang kedua kalinya Roni merasakan ketakutan tapi lagi-lagi Roni memilih untuk positif thinking dia menganggap bahwa itu hanyalah pohon biasa yang agak tertutup kabut karena waktu telah menunjukan jam satu mereka melanjutkan mendaki untuk tiba di puncak gunung cermai dengan waktu yang di harapkan namun waktu dan cuaca tidak sesuai harapan pada saat itu cuaca agak sedikit mendung karena akan hujan dan saat perjalanan menuju puncak kabut tebal pun mulai menyelimuti mereka dan suasana udara yang begitu dingin karena hampir tidak ada cahaya matahari yang menyinari gunung cermai tersebut
pun mulai panik dan Roni meminta untuk tidak memisah satu sama lain dia menyuruh untuk bersama tapi saat bersamaan karena angin yang bertiup kencang awalnya Roni memutuskan untuk tidak kembali mendaki dan ingin berhenti untuk kembali ke penitipan mobil dan pulang tapi Jaka menghadang nya karena dia merasa usaha mereka sia sia jika tidak sampai di puncak dan karena Roni ini memiliki sikap solidaritas yang tinggi dia pun memilih ajakan Jaka dan yang lainya dan menghiraukan larangan yang di tulis di papan peringatan setelah berargumentasi Roni pun melanjutkan perjalanan sampai akhirnya muncul masalah baru yaitu Jaka mulai menjauh dari rombongan Roni pun berteriak memanggil nama Jaka tapi anehnya Jaka tidak sedikitpun menoleh padahal Roni merasa bahwa itu sangatlah terdengar nyaring sedang ke tiga temanya pun tak menghiraukan Roni dia menatap ke arak Jaka dengan tatapan kosong, saat Roni mencoba berbicara dengan teman teman yang lainya mereka tidak menjawab ucapan Roni sedikitpun karena Roni mulai setres Roni pun mengajak mereka untuk menyusul Jaka dengan berjalan cepat Roni tidak meliha Jaka malahan dia terpisah dengan ketiga temannya yang tadi pada saat Roni melihat ke sana kemari yang sudah di baluti oleh kabut yang semakin tebal dengan Sambaran petir yang menyala nya di langit di tambah hembusan angin yang kencang dan suara Guntur yang membuatnya merasakan hidup segan mati tak mau dia merasa ketakutan yang sebenar benarnya selama hidupnya dari ia kecil hingga saat dini baru kali ini dia merasakan ketakutan yang benar benar dapat membuat gila hingga ia terpingsan selama setengah jam saat ia terbangun tiba tiba sudah. tidak ada kabut tapi saat di menoleh kearah samping kiri di terkaget saat melihat tengkorak kepala manusia dia pun langsung bangun dan berlari ke arah yang menanjak saat ia sedang berlari tak sengaja kakinya tersangkut akar pohon hingga ia terjatuh saat terjatuh ia tak sengaja mengeluarkan kata kata kasar diapun terhenti mengingat peringatan kakek tua tadi akhirnya dia pun bangun saat dia bangun dia melihat jam di hapenya dia melihat menunjukkan waktu pukul enam sore Roni pun mulai menangis karena ia kehilangan temanya dan temanya dan tak tahu arah pulang sambil menangi Roni melihat dari arah kejauhan seperti ada orang yang sedang membuat api' unggun Roni pun mulai menghampiri nya saat dia sudah sampai memang ada tenda dan api unggun tapi tidak ada orang Roni menganggap mungkin orangnya sedang ada hajat. karena Roni merasa lelah dia pun memutuskan untuk beristirahat di tenda tersebut sambil menghangatkan badanya yang kedinginan dengan api unggun lama kelamaan Roni terbawa rasanya kenyamanan duduk di atas tanah yang beralaskan karpet hingga membuatnya tertidur pulas saat tertidur pulas ia terbangun karena kedinginan dia melihat api unggun yang sudah mati seperti di acak acak oleh manusia dan dingin akibat angin malam yang berada di atas gunung Roni pun memasuki tenda dan menutup tendanya dengan mennyeletingkanya saat ia meliha jam ternya sudah jam dua belas malam dia pun mulai memikirkan kejadian yang tadi saat ia berpisah dengan ke empat temannya tiba-tiba dari arah belakang tenda seperti ada orang yang membawa obor tapi anehnya Roni melihat bayangan nya tidak menunjukkan postur tubuh manusia iapun mulai menggila akan rasa ketakutan saat dia sedang berfikir yang aneh aneh tiba tiba seperti ada seseorang yang mengangkat tenda dan berusaha menggulingkan nya karena tenda yang di tinggali Roni bukan jenis tenda yang mengunakan paku Roni mulai merasakan kembali takut yang sejadi jadinya dan tendanya terguling sampai akhirnya berhenti karen menabrak sesuatu yang besar dan Roni keluar untuk melihat keadaan tampaknya kabut mulai muncul dan menyelimuti kawasan hutan gunung cermai,sampai akhirnya Roni melanjutkan perjalanan ke atas,pada saat sedang berjalan pinggang terasa nyeri dan sakit diapun menegang tapi pada saat di pegang tiba tiba tangannya berlumuran darah saat ia melihat pinggangnya terluka dalam tampaknya akibat jatuh tergelinding di dalam tenda Toni pun mengambil kotak p 3 di dalam tasnya diapun berhenti sejenak di dekat pohon Pinus saat dia mengobati tiba tiba dia mendengar suara tawaan yang melengking hingga membuat jantung Roni berdetak kencang roni pun berusaha untuk mengabaikannya tapi lama ke lamaan suara itu semakin dekat dan semakin histeris saat Roni semakin panik dari arah ke jauhkan Roni meliha tiga orang sedang berdiri sepertinya itu adalah teman temannya Roni, Roni pun menghampiri nya saat sampai ternya itu hanya sebuah pohon kering yang sudah mati Roni tidak percaya dia berusaha tetap tenang tapi saat dia membalikkan badan inggin kembali ke tempat pohon Pinus yang tadi dia melihat di tangkai kayu Pohon yang sudah mati jaket Levis milik Jaka dia pun mengambilnya dan mencoba memastikan bahwa itu memang milik Jaka dia pun mencium bau jaketnya. namun kenyataannya tidak melainkan itu bau amis darah diapun melemparkan jaket itu karena terkejut dan merasakan penat di kepalanya saat melihat kembali ke bawah ternya yang di pegangnya adalah kait putih seperti kain kafan yang sudah berbalut dengan darah yang mengeluarkan bau tak sedap dan akhirnya Roni melemparkan kain tersebut dan saat mencoba berjalan tiba-tiba tepat di hadapannya dia melihat sebuah perempuan dengan bermuka hancur dan matanya mengeluarkan darah yang sudah bercampur dengan tanah Roni tercengang kaget tidak bisa bergerak hanya bola mata yang dapat bergerak saat dia melihat ke bagian bawah tempat dia bagian perut Roni melihat perutnya bolong dan banyak mengeluarkan darah dan membuat bau yang menyengat bau busuk seketika wanita itu tertawa yang sangat melengking membuta jantung Roni hampir copot saat di situlah Roni merasakan rasanya di ambang kematian Roni pun terpingsan kurang lebih selama satu jam saat dia bangun dia melihat tidak ada wanita lagi dan tidak ada juga bau yang menyengat tadi hal ini membuat Roni terheran mengapa dia harus menghadapi tantangan dunia yang paling menakutkan Roni pun kembali bangkit dan melihat jam saat dia melihat jam jam menunjukkan sudah jam dua lebih Roni berpikir sebentar kenapa dia tidak turun saja dari tadi saat dia berpikir demikian dia selau teringat kata-kata Jaka yang terngiang-ngiang di benaknya Roni puncak tak menyerah untuk menemukan temanya dia dia rela sakit dan ketakutan sampai akhirnya saat Roni tiba di puncak gunung cermai di sunan Cirebon dia berhenti dan melihat pemandangan ke bawah dan mengabadikan momen yang indah dia memvidio kan, setelah selesai memvidio di beristirahat dan mencoba duduk sambil menik mati sebatang rokok dan kopi saat sedang ingin membu Instagram namun tidak bisa tidak ada sinyal sedikitpun akhirnya dia kembali menikmati kopi sambil melihat sana sini saat di melihat ke arah belakang dia melihat ada 4 orang pemuda dan seperti memangil Roni,pada awalnya Roni tidak percaya dan berusaha mengabaikannya namu Roni ini orangnya sangat penasaran sebelum dua tau dia gak akan percaya hingga akhirnya Roni pun mencoba menyahuti panggilan terhadap dirinya di saat seperti itu mereka tampak melambaikan tangan supaya, Roni mendatangi mereka Roni pun percaya bahwa mereka adalah manusia dan teman temannya saat mencoba mendekati aneh nya mereka seperti menjauh perlahan demi perlahan Roni pun sama dia mulai berhenti dan berfikir yang tidak-tidak,tapi salah satu dari mereka yang sepertinya Jaka terus mengajak roni dan meminta kepada Roni untuk terus mengikutinya, Roni pun berfikir untuk mencoba mengikuti nya sekali n ingin turun karena waktu sudah menunjukkan jam setengah empat dan suasana nya lumayan terang karena cahaya bulan purnama yang meneranginya dan agak sedikit berkabut,Roni pun mengikutinya lama ke lamaan semakin menurun saat tiba di permukaan yang sedikit datar ia melihat tiba tiba-tiba badan mereka berubah bentuk menjadi manusia raksasa dan bertanduk kambing dan tertawa yang mwngelegar Hinga Roni ketakutan Roni berusaha untuk tidak takut mencoba memastikan bahwa itu adalah temannya namun hasilnya berbeda ternyata itu merupakan genderuwo. Roni pun berlari kebawah tapi entah mengapa tas yang di gendongnya terasa sangat berat saat dia melihat kebelakang ke tasnya dia melihat tasnya sedang di pegang oleh tangan Yang panjang dan besar dan di hiasi dengan bulu-bulu yang tebal Roni pun melepaskan tasnya dari gendongannya dan memilih berlari ke bawah karena suasana di bawah sangat terang akan cahaya bulan dia berlari dengan ketakutan dan akhirnya dia tiba di cigowong di ci Gowong dia melihat ada sebuah pos dan dia menghampiri pos tersebut dan saat di sana dia melihat Jaka serta temannya yang lainya sedang tidur dia pun mencoba membangunkan ya saat temanya terbangun semua mereka terheran karena melihat Roni yang menghilang saat sedang mendaki dan berkabut karena cuaca buruk pada saat itu Jaka dan yang lainya berusaha untuk tidak ikut mendaki tetapi katanya Roni malah perlu sendirian dan meninggalkan nya karena pada saat itu Jaka di hentikan oleh kakek tua yang memperigatkan nya supaya tidak menggangu dan tidak memangilnya karena di memberitahukan bahwa si Roni sedang dengan mahluk gaib penunggu gunung cermai ini untuk jangan menggangu nya,dan saat itu mereka memutuskan tidak jadi mendaki gunung dan memilih diam di ci Gowong saja menunggu roni.roni tidak percaya selama ini dia di temani mahluk halus akhirnya Roni berteriak Hera dan bercampur kagum.akhirnua Roni dan yang lainya memutuskan kembali ke rumah sekarang juga.tamaaat