Hari hariku monoton, ku isi dengan bekerja dan bekerja. Pekerjaanku sebagai MUA keliling. pekerjaan apa pun ku terima selama menghasilkan uang. Hidupku kini sebatang kara setelah hidup mandiri dari panti asuhan.
Terkadang aku harus puasa untuk berhemat. Sering berharap belas kasihan dari orang lain untuk suguhan makanan saat merias pelanggan. Aku selalu berdoa para pelanggan memberi makanan. Sebegitu mirisnya dunia perlambunganku ini, sangat minus makanan.
Ilmu berhemat ku paling jitu, untuk bayar kost, makan, transpotasi, pulsa dan lainnya. Belum lagi untuk beli make up yang harganya mencekik leher dan lambungku karena otomatis uang makanku tambah minim. Perabotan Make up adalah modalku.
Beruntung Aku memiliki beberapa langganan fanatik orang kaya. wanita-wanita hedon itu suka berdandan untuk make over gila-gilaan namun flawless dan natural ala korea, itulah keahlianku.
Pelanggan kaya hanya mau di make up dengan alat kosmetik mereka yang branded, Aku hanya modal skill. plusnya lagi makan ditanggung, uang transport tetap di beri walaupun terkadang aku dijemput sopir mereka. Mereka selalu mau menang sendiri memintaku kapan saja tanpa tau waktu.
Bagi diriku yang kere plus pas-pasan ini, di mana lagi surga dunia. Makan enak dan mahal di beri gratis, di jemput mobil mewah berbanding terbalik kebiasaanku naik ojol, fee make up cuma-cuma cash dan langsung tansfer beda saat menjadi MUA di kampung-kampung aku harus nego bayaran. Mereka nego diskon gede yang buatku bengek.
Hari ini mobil salah satu pelangganku sudah standby di depan kost. Kak Cheryl memintaku datang ke hotel Fortune untuk Make over wajahnya yang bulat seperti bakpao. Dia jatuh cinta dengan sentuhan kuasku setelah pertama kali ku make over. wajahnya menjadi terlihat oval dan fresh, sehingga terlihat lebih muda beberapa tahun.
Aku bisa keluar masuk hotel, menginap gratis, salah satunya fasilitas dari Kak Cheryl anak tajir konglomerat. Ibu dan adiknya bahkan mulai ikut membooking ku untuk make over mereka.
Hari ini satu hari full make over Kak Cheryl dan Keluarga serta kerabatnya. Skill make up ku simpel dan cepat tidak butuh berjam-jam dan tahan lama, terutama flawless dan natural.
Mereka ada acara kumpul keluarga besar di hotel Fortune. Oleh sebab itu mereka satu sama lain saling bersaing dalam hal penampilan. Apa lagi Kak Cheryl masih lajang, tampil menawan adalah dambaannya.
Aku beristirahat di kamar hotelku setelah berperang dengan kuasku. Makan sudah, menonton drakor bosan. Iseng ku berselancar di dunia maya melalui ponselku.
Tak sengaja aku melihat ada game Make over wanita buruk rupa menjadi cantik, hadiahnya seperangkat alat make up ajaib lengkap.
Iseng untuk membunuh waktu, aku mendaftar online untuk ikut game. Setelah terkonfirmasi sistem, aku langsung masuk ke tantangan game. Waktu hanya 30 menit menyelesaikan game.
Dengan santai dan mengikuti hatiku make over wanita buruk rupa itu. Dia ku make over seperti biasa gayaku yang flawless dan natural tap terkesan mewah dan tegas guratan wajahnya, sehingga terlihat seperti wanita bangsawan atau lady.
25 menit selesai sudak make over yang ku lakukan. Ternyata Aku juara dan menang hadiah utama. Di aplikasi game menginfokan hadiah akan dikirim ke alamat pemenang langsung saat ini juga.
Aku tersenyum kecut. Mungkinkah hadiah itu sampai di depan mataku? hal mustahil pikirku. Games ini hanya iseng ku lakukan.
ponselku ku letakkan di kasur, Aku terasa ingin ke toilet karena panggilan alam.
Aku kembali ke kasurku untuk rebahan lagi dan main hp lagi. Mataku melihat ada bungkusan seperti paket ada di sana, di samping hp ku. Ku baca paket itu ditujukan padaku dari game make over yang baru saja ku mainkan. Ajaib, hadiah itu tiba-tiba ada.
Ku buka paket itu. Koper make up yang mewah dengan tulisan namaku di sana ' Nafa MUA' tertulis permanen dengan tinta emas. Saat koper terbuka itu adalah pemandangan terindah di mataku. Semua alat make up lengkap ada dari bedak, lipstik, bulu mata, dan lainnya.
Di tiap barang semua tertulis namaku 'Nafa MUA' layaknya merek make up.
Aku merasa mendapat rejeki dari langit. Aku segera membersohkan wajahku sebersih mungkin. Pelan-pelan ku make up wajahku sendiri dengan hadiah ajaib ini. Ku rias senatural dan seflawless mungkin dengan efek fresh.
Ajaib, wajahku cantik sekali dan terlihat fresh serta terlihat lebih muda beberapa tahun. Tiba-tiba ada notifikasi masuk ke hp. Notif itu menginfokan jika alat make up itu permanen hasilnya di wajah yang sudah di make up. Make tidak akan habis walaupun di pakai sesering mungkin dan terutama alat make up ajaib tidak akan hilang walaupun di curi. Ia akan kembali ke koper make up.
Kunci make up hasil akan bagus jika digunakan dengan sepenuh hati dan bahagia saat proses make up.
Nafa coba membuktikan keajaiban hasil make up di wajahnya apakah betul permanen atau tidak. Ia mencuci wajahnya lansung dengan sabun wajah sangat banyak. setelah itu mengelapnya dengan tisu.
Nafa berteriak kesenangan, make upnya tidak luntur sama sekali. Ia sangat bahagia, dengan make up permanennya sekarang terlihat lebih cantik.
Tok tok tok...... pintu kamarnya diketuk.
Cheryl masuk ke kamar Nafa beserta semua keluarganya untuk touch up lagi. Bahkan kakak laki-laki dan ayahnya juga minta di make over agar wajahnya terlihat natural dan tidak berminyak. Malam ini ada gala dinner masih di hotel Fortune.
Nafa make over satu keluarga itu dengan cepat. Satu hal yang disukai mereka, waktunya efisien jika di make up Nafa. Apa pun maksimal hanya 30 menit sehingga mereka tidak bosan menunggu. Apalagi saat merias pria hanya butuh 5 menit.
Pagi hari Nafa breakfast di hotel dengan keluarga Cheryl. Mereka semua menyanjung Nafa dengan tangan ajaibnya yang membuat wajahnya tampil sempurna dan mendapat banyak pujian. Terutama yang membuat orang tua Cheryl bahagia adalah mereka terlihat lebih muda dan fresh. Hampir semua kerabatnya menyanjungnya dan meminta resep awet muda.
Nafa lebih bahagia lagi karena kantongnya langsung menggendut. Cheryl membayar jasanya 100 juta. Cheryl dan keluarganya merasa jika make up Nafa seperti tidak hilang alias permanen. Ia jadi berseri-seri, apa lagi saat ini banyak pria yang tertarik padanya karena wajahnya.
Ketenaran Nafa semakin mendunia di kalangan sosialita. Ia terkenal sebagai MUA tangan ajaib. Ia juga suka berbagi ilmu dengan MUA yang lain. Pundi uangnya makin bertambah. Ia kini memiliki rumah, mobil dan tabungan yang banyak. Hidupnya jauh dari kata 'kere' malah tajir.
Namun Nafa tetap berpenampilan sederhana dan tidak berkelebihan. Uang yang didapat sebagian didonasikan untuk kelangsungan panti asuhan tempatnya dulu bernaung agar adik-adik asuhnya tercukupi makanan dan pendidikannya. Ia menjadi donatur tetap di panti asuhan yang lain juga.
Nafa juga membuka sekolah kursus make up untuk membuka lapangan ketja bagi yang membutuhkan.
TAMAT.