Malam ini hawa terasa dingin. setelah makan malam aq dan suami seta putri kecil ku duduk santai disofa ruang keluargga sambil menonton acara televisi.
" aisya belum ngatuk nak" tanyaku pada putri kecil yang sedang asyik main game di hp.
" belum bun bentar lagi y bun" kata aiisya menawar.
" jangan malam malam ya cantik nya ayah besok
kan sekolah" kata mas bian .
" ya ayah ...." kata aisya sambil menganggukkan kepalanya.
Mas bian pun tersenyum.lalu berlalu berdiri.
" mas ke kamar dulu ya de" katanya mendekati
dan mencium kepalaku.
" ya mas duluan , nanti aya susul setelah aisya bobo" jawabku lembut dan tersenyum.
lalu mas bian pun mencium kepala aisya juga.
" jangan lewat jam sebelum jam 9 ya cantik"
" ya ayah.... aisya janji." jawab putriku. tersenyum kepada mas bian.
Mas bian pun berlalu menuju kekamar kami.
jam sudah menunjukkan 08 40. hampir jam 9.
" de ayo masuk kamar nak, siap siap " kataku
pada aisya putriku yang masih berumur 6 tahun.
lalu kami berdua pun beranjak dari sofa menuju
kamar tidur.
" tapi bunda temani dulu ya bun, sambil cerita" kata
aisya.
" ya mau cerita apa" kataku seraya menyelimutinya
ketika sudah berbaring di atas ranjangnya.
" cerita yang keren lah bun" katanya tersenyum.
Aq pun berbaring disebelahnya. dan memikir kan
cerita apa yang menarik.
" Oh iya bagaimana cerita kura kura .dongeng jaman dulu yang slalu nenek ceritakan padaku sebelum tidur tapi persi modern." bathinku.
" aisya mau bunda ceritakan tentang kura kura "
kataku bertanya.
" mau....mau .... bun..." kata aisya sambil terlonjak senang.
" tapi matanya sambil merem ya anak cantik" kataku pada putriku tersayang.
" ya bun" katanya sambil memejamkan matanya.
Pada suatu hari ada seekor anak kurang kura kura bermain dengan keempat saudaranya dipinggiran sungai.
" leo...." mainnya jangan jauh jauh " kata cici saudara leo.
Leo yang mempunya saudara bernama cici dan cica juga leon dan lebo. bermain dipinggir sungai yan tak jauh dari rumah mereka semak belukar yang sangan rimbun di pinggir pematang sawah.
" iya cici cuma dipinggir sungai aq mau belajar
mencari ikan seperti ibu" jawab leo.
" iya kita masih kecil tidak boleh mendekati sungai
kata ibu. nanti ada manusia yang menangkap kita"
kata cica.
" iya leo ayah dan ibu pasti marah kalo terpisah.
" iya iya " kata leo berjalan kearah saudara saudara
nya. namun ketika hendak menyebrang lumpur didepan nya kura kura leo tergelicir kesungai.
" aa.....tolong " teriak leo yang panik.
" leo .....kata lebo dan leon yang melihat saudaranya terjatuh.
" leo......hiks.....hiks.....hiks.......
kura kura kecil cici dan cica pun menangis melihat saudaranya itu jatuh kesungai.mereka tak bisa berbuat apa apa karna memang masih kecil.
Dengan perasaan sedih keempat kura kura itu perlahan menjauh dari sungai beranjak sedih.
" pasti ibu sangat marah sampai tahu leo terjatuh
kesungai" kata kura kura cica.
" iya.....kasihan leo apa dia selamat" kata cica.
" entahlah.......aq merasa bersalah karna mengajak kalian main dipinggir sungai" kata lebo.
" iya aq juga.., aq juga merasa bersalah " kata leon.
Dengan melangkah pelan keempat kura kura kecil itu pulang dengan tasa was was juga sedih karna
kehilangan salah satu saudara dari mereka berlima.padahal leo adalah adik mereka paling kecil.
Sesampai dirumah mereka keempatnya langsung
menemui ibu kura kura sedang menyiapkan makanan untuk anak anaknya.
" ibu ........" kata cica lirih dengan raut sedih.
"hei kalian sudah pulang " kata ibu kura kura seraya menghampiri anak anaknya.
" ayo kita makan siang dulu" kata ibu kura kura
tersenyum kepada anak anaknya
keempat anaknya hanya terdiam tertunduk membuat ibu kura kura heran dan bingung.
" kalian kenapa " kata ibu kura kura bertanya pada anak anaknya.
" le....leo.....terjatuh kesungai bu, kami tak bisa menolongnya." kata lebo.
" astaga.....kenapa bisa...kata ibu kura kura terkejut.
" kaliam diam dirumah, jangan kemana mana ingat jangan kemana pun.. ibu mau mencari leo ke sungai" kata ibu kura kura sareya berjalan cepat.
" iya bu " jawab keempat kura kura kecil itu.
Ibu kura kura pun berjalan cepat. tak perduli dengan ranting ranting kayu yang sempat membuat kakinya tersangkut.
Sesampai nya dipinggir sungai ibu kura kura langsung terjun kesungai mencari sang anak.
" ya tuhan lindungi leoku yang masih kecil " kata ibu kura kura sedih setelah berenang berulang kali kedasar sungai dan tak menemukan anaknya.
Sang ibu kura kura pun sedih memandangi sungai dan mencoba mencari dipinggiran sungai lain
siapa tahu sang anak selamat.
........................
Disisi lain leo pingsan dipinggiran sungai sejauh
5 km dari tempat tinggalnya. dia tak bergerak sama sekali karna hanyut oleh arus sungai.
Ada seorang wanita parubaya yang sedang memancing dipingiran sungai. tampa sengaja melihat kura kura leo tergeletak dengan posisi terbalik.
" ya ampun ada kura kura kecil" kata wanita itu
ketika melihat kura kura leo.
" wanita itu pun meraih kura kura leo dan meletakkannya didalam ember yang dibawanya untuk wadah ikan hasil pancingannya.
" kasihan sekali kamu kura kura" kata wanita parubaya itu.
..........................
wanita itu pun pulang kerumahnya ketika hari mulai sore dengan mengayuh sepeda ontelnya.
hamparan sawah yang luas terlihat indah.
dan langit mulai kemerahan pertanda senja.
Ketika sampai dirumah wanita yang tak lain ibu ipah itu pun meletakkan kura kura kecil diember yang lebih besar dan membernya makan nasi dan irisan daging ikan. dari sebagian hasil pancingannya.
" kau masih kecil sekali kura kura, pasti ibu mu sangat sedih kehilanganmu." kata ibu ipah.
yang menatap kura kura leo belum menujukkan kepalanya dari cangkangnya.
Seminggu sudah bu ipah merawat leo. leo yang sadar dalam beberapa hari mengisi tenaganya untuk makan dari pemberian bu ipah.
Ibu ipah yang melihat kura kura kecil itu masih hidup sangat senang.dan tersenyum.
" makan yang banyak ya" kata bu ipah yang melihat
kura kura leo mulai mengigit makanannya dengan malu malu. karna kepalanya kadang nongol lalu sembunyi ketika bu ipah melihatnya begitu dekat.
" aq harus hidup dan sehat agar bisa pulang" kata kura kura leo
..............
Tak terasa sebulan berlalu leo sudah terbiasa melihat bu ipah yang baik hati yang menolongnya dan memberinya makan.
Bu ipah pun senang melihat kura kura kecil itu sudah bisa beradabtasi dengan bu ipah kadang bu ipah mengelus kepala kura kura leo. dan kura kura
leo terlihat senang seraya mengerjap ngerjapkan mata kecilnya yang membuat bu ipah senang.
karna kura kura leo menjadi hiburan tersendiri bagi bu ipah janda yang mengandalkan ladangnya untuk bertahan hidup.
" ibu akan mengantarmu pulang besok" kata bu ipah yang berniat mengembalikan kura kura leo
...................
Pagi hari matahari bersinar terang bu ipah mengayuh sepedanya dengan pelan menuju ladangnya.kura kura leo yan berada didalam
ember kecil hanya diam. kura kura leo tak mengerti kemana bu ipah membawanya.
Sesampai didekat sungai bui ipah turun dari sepedanya. melihat sungai dimana tempat kura kura leo dia temukan.
" apa disini ya" guman bu ipah melihat semak semak belukar didekat sungai.
" ah disini saja " gumannya lagi.
Bu ipah pun mengambil ember yang ada kura kura leo didalamnya. dan meletakkan kura kura kecil itu dipinggir sungai dimana dulu kura kura leo pernah terjatuh.
Setelah meletakkan kura kura leo bu ipah pun berdiri menatap kura kura leo kecil
" semoga kau bisa pulang ke rumah mu dan berkumpul dengan saudaramu" ujar bu ipah.
seraya berlalu meninggal kura kura leo.
Kura kura leo menatap bu ipah dalam
" manusia yang baik hati" kata kura kura leo.
Dilihatnya bu ipah kembali mengayuh sepeda ontel tuanya dan menjauh. perjalanan bu ipah kesamah sekitar 10 km karna ladang setiap penduduk sangatlah jauh.
.................
Leo si kura kura kecil mulai melangkah perlahan diantara semak semak belukar dan ranting ranting kayu. leo mencoba mengingat jalan yang pernah dilalui nya dulu ketika bersama saudara saudaranya.
Dengan badannya yang kecil kura kura kecil leo terus menyusuri jalan jalan yang sekiranya pernah dia ingat. hampir 1 jam lebih kura kura leo belum
juga menemukan rumah dan saudara saudaranya
Sampai akhirnya sang ibu kura kura yang sedang mencari makan tampa sengaja.melihat kura kura
kecil berjalan lambat.
Ibu kura kura mendekati kura kura leo yang sedan
lelah berjalan menuju rumah dan kampung halamannya.
" leo anakku " kata ibu kura kura karena melihat
kura kura leo.
" ibu.... ibu ....... " kata kura kura leo senang bertemu sang ibu
" kedua kura kura itu saling mendekat melepas rindu.
" kau masih hidup nak" kata ibu kura kura menangis haru.
" iya bu leo masih hidup bu, ada manusia baik menolong leo" kata leo yang sedih melihat sang ibu
menangis.
Akhirnya sang ibu pun membawa kura kura kecil leo pulang kerumah dengan mengendongnya. hampir 1 jam lebih ibu kura kura berjalan karna sudah pindah tempat tinggal dan mencari darang yang aman bagi anak anaknya
Setelah kejadian itu kelima kura kura kecil pun tak pernah lagi bermain jauh jauh dari rumahnya. mereka patuh dan menurut kepada sang ibu kura kura. leo pun bahagia bisa bertemu ibu dan saudara saudaranya. dan menjadi lebih berhati hati
lagi untuk bisa bermain jauh dari pengawasan sang ibu.
Hikmah yang diambil dari cerita itu adalah bahwa
anak harus patuh dari orang tuanya. dan tidak boleh bermain jauh jauh agar bahaya tidak mengintai.
..........................
Aq pun berhenti bercerita ketika aisya buah hatiku terlelap tidur, ku cium keningnya dan tak lupa medoakan ayat kursi untuk menjaganya. lalu kubenahi selimutnya. dan beranjak dari ranjang.
perlahan kutatap sekeliling kamar dan menganti lampu terang dengan lampu yang sedikit redup agar tidak terlalu terang. lalu melangkah keluar kamar dan menutup pintu kamar dengan perlahan.
dan menuju ke kamar ku.
Aq tersenyum ketika melihat mas bian juga sudah terlelap. kebahagian tersendiri bagiku melihat suami dan anakku bisa tidur nyenyak setelah
seharian beraktifitas.
Aq pun naik kepembaringan disebelah mas bian dan berdoa sebelum merebahkan kepalaku.dan memejam mata untuk bisa menikmati mimpi indah.
Tamat.
Namaku mutia syifatull ulya. .Aq kuliah dijurusan desain produk semester 7 .aq berasal dari desa.
karna disana lah kami tinggal disebuah desa terpencil tapi cukup indah untuk slalu dikenang.
Ayahku sudah meninggal dua tahun yang lalu.
tinggal ibu dan aq juga adikku yang masih smp.
dikelas 1. kami tinggal dirumah sederhana peninggalan ayah. dan ibu menghasilkan uang dari hasil berkebun sayur dari tanam ayah yang lumayan luas kurang lebih 2000 meter.
Ibu menyambung hidup dari hasil kebun dan memelihara ayam dan bebek itu sudah cukup
bagi kami. adikku yang masih belia pun sangat rajin bekerja. karna dialah satu satunya harapan kami.
aq kuliah dengan modal jalur beasiswa keluargga yang tak mampu. tapi tak membuat ku putus asa.
bahwa ilmu harus dicari. untuk bekal masa depan.
Kini disinilah aq sekarang kota besar yang padat penduduk tinggal satu kosan dengan temanku dila
asal dari pulau daerah seberang. karna kami senasip jadi lah kami bersahabat baik.
diwaktu luangku. aq ambil kerja paru waktu sebagai karyawan cafe bersama dila, di tengah kota. gajinya tidak besar tapi lumayan untuk menambah uang saku. dan tak membebani ibu
ku yang jauh dikampung .sekalian biar bisa
hidup mandiri.
" mut kamu nanti lembur ngak , kan sudah
habis kkn." kata dila bertanya.
" kayanya sih iya dil. trus kamu sendiri gimana?"
kataku.
" lembur juga sih tapi kayanya tapi badanku kurang
enak rasanya.." kata dilla.
" kalo kurang sehat mending istirahat dulu deh dil"
jangan sampai sakit apalagi kita sudah mau skripsi lho" kataku yang kasihan terlalu giat
bekerja.
" ya juga ya mut,, ya sudah aq itidur dulu ya" kata dila .
" ya sana" kataku ketika siang itu kami memang
sedang libur.
.......................
Sore harinya .aq dan dilla sudah berada dicafe
untuk bekerja kami mengunakan motor second
yang kami beli patungan sewaktu masuk kuliah
pertama kali bertemu untuk transpot agar tidak terlalu repot mengejjar bis.
" hei kalian betdua sini " panggil mb gita karyawan senior kami
" iya mb bagaimana" kata dila.
" nanti kan ada orang yang boking tempat di meja
pojok untuk kumpul teman temannya .nah kalian berdua yang melayani ya.kan lumayan kalo dapat tip kayanya orang tajir" kata mb gita.
" dih rmang mb gita tahu mereka tajir" kata dila heran.
" ish.....kamu ini dil, mb sudah biasa menghadapi pelangan pelangan disini makanya mb tahu mana
yang takir sama yang mgak." kata mb gita.
" wah hebat mb gita, bisa buat gebetan dong mb" kataku iseng.
" hadeh ya kalo mereka mau, sikat........aja" katab gita lagi.
" emang gigi mba perlu disikat " kataku.
" ha ....ha...ha... kamu ini mut, tapi kalo mereka naksir kamu ya tak masalah jadi gebetan, jadi simpanan juga boleh" bisik mb gita dikuping ku
yang membuat aq merinding.
" bisikan apa mut" kata dela.penasaran.
" itu kalo mau jadi simpanan om om" kataku ikut berbisik.
" amit amit.....deh, mending aq jadi kuli daripada simpanan om om." kata della ngeri.
" he....he....he....kadang otak mb gita bisa error juga ya" kataku.
" beuh.....bukan error lagi tuh otak, tapi perlu diganti yang baru" kata dila.
" he ...he ...he...bisa aja kamu di yuk kerja" kataku mulai mencuci gelas kotor dan priring.
...............................
Tak terasa hari sudah mulai malam. para pelangan mulai bertambah ramai. begitu juga dengan pelangan yang memesan meja.
" mut tuh pelangan pojok sudah datang.gih samperin mau pesan apa" kata mb gita ketika sehabis mengantar makanan di meja tengah.
" aq pun menuju meja pojok untuk menanyakan pesanan mereka,.kebetulan disana sudah ada
dua orang pria.
" maaf mas mau pesan apa ya" kataku seraya menyodorkan buku menu.
" mhem......saya jus apukat dan roti bakar keju ya
mb" kata pria berkaos hitam. sedangkan yang satunya berkaos putih tulang.
" mas yang satunya" tanyaku.
dia mengangkat wajahnya.karena sedari tadi sibuk mengecek hpnya.
" samakan aja mb" katanya menatapku.
" baiklah tunggu sebetar ya mas" kata ku seraya berlaku. dambil melihat pria berbaju putih.
" ya allah ganteng amat tuh orang, keren tapi dingin" kataku.
" kenapa mut" kata dela yang mendengar aq bicara
sendiri.
" gila del aq ngiranya pada om om nyatanya cogan
cogan dimeja yang pojokan " kataku pada dila.
" masa iya" kata dila.
" kalo ngak percaya samperin aja .sambil antar pesanan " kataku menyakinkan dila.
' ok aq yang antar ya" kata dila
" yups . sekalian cuci mata" kata ku asal.
" heh......iya kali mut, mau dipandangi olehku" kata dila.
" aish ...... kan sambil nata pesanan dilirik sedikit
ya ngak pa pa " kataku .
" boleh juga idenya" kata dila.
Dila pun mengantikan ku untuk mengantar menu.
dan sekembalinya fari meja pojok.
" gila mut, keren keren banget." aq sihau dikasih satu" kata dila.
" gila lho mah dil, anak orang seganteng gitu mana ada yang mau nbuang" kataku .
" yang siapa tahu aja , biar bisa dikeloni saban malam" kata dila.
" astaga dil sadar....jin apa yang merasukimu hari ini" kataku lagi.
" jin iprit mut, selalian aq bisa diubah jadi puri cantik" katanya sambil memikirkan sesuatu.
" ngak ngadi ngadi del" kataku menahan tawa
karna otak dila sudah traveling aja.
" ah kamu mut, ngak bisa lihat teman senang." katanya sewot.
" mimpi boleh del tapi kaki tetap dibumi." kataku
mengoda.
...........................
Ketika sepulang bekerja aq dan dila tiduran santai diatas ranjang sambil ngobrol masalah cogan
cogan yang dimeja pojok.aq bisa membayangkan
apa yang diharapkan dila.
Sedang aq hanya bisa jadi secret admiral aja dech
karna kalo mimpi terlalu tinggi bisa terjatuh. apalagi aq hanya wanita biasa. tak muluk muluk
dapat yang bertangung jawab aja sudah untung.
tampan hanya bonus yang penting sayang sama aq dan keluarggaku.dan mau menerima ku apa adanya.dan juga seorang muslim.
.............................
Sebulan berlalu aq lagi mulai sibuk membuat skripsi sambil kerja. siang itu aq ketoko buku
untuk membeli keperluan kuliah.
tampa sengaja aq ditabrak seorang pria.
" eh maaf , saya tidak sengaja mb" katanya.
" iya ngak apa apa mad" kataku fan ketika aq melihatnya.
" astaga bukannya dia yang dulu pernah dicafe"
kata bathinku.
pria itu pun tersenyum manis. padaku. lalu ikut
merapikan barang yang berserakan karna ulahnya.
" ya allah meleleh hatiku.....jangan tergoda mut" kata bathinku lagi.
Setelah semuanya beres aq pun langsung kekasir untuk membayar. belanjaanku dan langsung pulang.
.........................
Sudah seminggu ini kepala ku pusing memikirkan cogan gaje itu. benar kata dila bisa gila tuh mikirin
cowo bila jatuh cinta
Berhari hari bayangannya slalu ada. sepeti hantu slalu mengikuti.ku. membuat aq ngak fokus belajar
saja. dan hatiku jadi tak karuan dibuatnya.
Setiap selesai sholat aq slalu meminta allah menghapus ingatanku tentang pria itu. tapi kalo dia jodohku maka dekatkanlah. karna aq tak mau jadi orang gila yang dibayang bayangi orang yang belum tentu suka dengan kita.
Dila yang merasa aneh denganku mulai curiga.
" kamu kenapa mut, akhir akhir ini rada aneh deh" katanya menyelidik.
" tahu ah, aq mikirin skripsi yang kuajukan kemaren" jawabku asal.
" tapi kayanya ngak deh, habisnya kamu suka senyum senyum sendiri akhir akhir ini." kata dila.
" ih kepo banget kamu dil, ngak ada apa apa "
jawabku..
" yakin nih ngak mau curhat" katanya mengodaku.
" aish .....kepo aja sih..." kataku .
...........................
aq memang tak mau cerita pada dila, darpada jadi bulan bulan dila mending diam, bisa tak berkuti sq dibuatnya bila dila punya kartu as.dan aq pasti diledek tiap hari.
...................................
Siang hari setelah dari perpus aq duduk ditaman
membuang rasa penat. aq duduk sambil melamun
melihat pria tampan berdiri didepanku sambil tersenyum manis...aq merasa diatas angin
membayangkan pria yang tampan menjadi suami ku hidup sederhana dengan keluargga bahagia.
tinggal didesa dengan perkebunan buah dan kebun sayur. juga taman bunga untuk bermain bersama keluargga kecilku.
hidup seperti itu membuat hatiku senang bahkan
sangat bahagia. bisa membangun istana kecil dan indah.bahkan dengan udara yang sejuk dan hidup tenang dari pada tinggal dikota besar dengan kebisingan.juga bisa beribadah khusuk dan nyaman.
" mhem.......mhem.......sebuah suara membuatku terkejut.
" ya allah......apa aq mimpi," kata ku ketika melihat
pria itu lagi dikampus.
" kamu masih sadarkan " katanya melambai lambaikan tanganya didepan wajahku.
" iya mas, mas siap ya " tanyaku.
" saya Aska bramasta. dosen baru dikampus ini. bisa antarkan ke ruang rektor" katanya.
" tadi saya kesasar " katanya lagi.
" ya ampun dogan toh" kata hatiku.
" ya mas saya antar. silakan " kata ku sraya berdiri
dan mengantarkannya keruang rektor.
dan selesai mengantar aq pun lansung menemui dila dikelas.sedang dikelas lagi heboh.
" kok pada heboh sih dil " kataku heran.
" itu katanya ada dogan baru dan keren " kata
dila.
" hah........ jadi itu" kataku kaget.
" lho kok kamu tahu mut, sudah tahu ya" kata dila.
" dogan itu yang waktu booking tempat waktu dicafe itu lho" kataku.
" hah......masa iya. ya allah doaku terkabul biar bisa
lihat tuh cogan kata dilla senang.
" astaga ......." kataku bingung salah kata. bisa jadi saingan nih bathinku.
...................
ketika waktu pun berjalan cepat ,setelah wisuda aq mencari lowongan pekerjaan dibeberapa perusahhan besar. agar bisa bekerja dengan maksimal dan punya pengelaman yang bagus.
sempat seminggu aq interview dibeberapa perusahaan tapi belum sesuai dengan harapanku.
hari ini aq interview.disebuah gedung yang cukup
besar dan berharap cocok dengan bidang jurusan ku.
" mb mutia ya " kata seorang wanita menghampiriku.
" ya mb gimana" kataku.
" langsung masuk keruang presdir ya" kata wanita
itu yang tak lain seorang sekertaris.
" kok bisa " kataku heran tadi katanya ke kabag dulu" jawabku.
" kabagnya lagi cuti mb jadi langsung prediir.
"ya sudah jawabku setengah gugup di interview orang besar membuat jantungku serasa mau copot.
Seketaris itu pun mengantarku ke ruang presdir
dan setelah mengetuk pintu. aq pun masuk dan duduk didepan seorang pria yang sedang sibuk
dengan mengecek berkas berkas penting.
" sudah siap" kata suara bariton pria itu tampa menoleh kepadaku.
" siap...pa" kataku tenang mencoba fokus. agar bisa diterima bekerja.
"apa tujuan manegement produk meluncurkan
brand baru" katanya bertanya sambil tetap fokus
pada berkas tampa menatapku.
aq pun menjelaskan secara detail dari jawaban yang kuberikan .bahkan juga pertayaan lain
yang kujawab sesuai pengetahuanku yang kudapat slama pendidikan.
sampai akhirnya .....
" baiklah kamu diterima bekerja disini dibagian tim desain" katanya lugas lalu menatapku.
deg...............
" astaga ya rabb........ apa dia hantu benaran kenapa
dia ada dimana mana." guman ku pelan.
" saya bukan hantu, saya nyata" katanya
" eh maaf pa , ...." kataku tergagap karna tertangkap basah mengatainya.
" baik lah mulai besok kamu sudah bisa bekerja disin.sekertaris ku yang akan mengantarmu.
ke timmu " katanya.
Akhirnya kenyataan pun terwujud aq bisa bekerja
diperusahaanbbesar dengan gaji yang cukup lumayan yang bisa membuatku mengirim setiap bulan buat ibu fan adikku.
Dan dari sejak itu juga aq mulai dekat dengan pa aska pria yang bukan hanya dogan tapi seorang ceo diperusahaan besar . aq merasa beruntung bisa dekat dengan beliau.kini aq tinggal merajut
bayangan mimpi yang lain. karna sedikit demi sedikit harapan masa depanku ada di depan mata.
Setahun aq bekerja. rumah didesa sudah berubah
karna ibu merenovasinya dengan uang hasil kerja kerasku. ibu pun senang begitu juga dengan adikku.
kini istana kecilku sudah terbangun dengan indahnya begitu juga dengan kebun buah dan sayur. aq sengaja mencari bibit buah yang kwalitas
bagus untuk tanah peninggalan ayah.
kini tinggal jodoh masa depanku. saja. aq hanya
bisa berharap kepada allah biar bisa mendapatkan jodoh yang terbaik darii yang terbaik. dan juga bisa menjadi orang yang beruntung dari paling beruntung. karna allah maha tahu isi hati kita bila bersingguh sungguh berharap padanya.
Tamat.
.
..