Namaku adalah Selfi Febhi Aquarius. aku lahir di bulan Februari dan bintang ku adalah Aquarius. aku menikah di usia ku yang masih terbilang sangat muda. karna Aku menikah di usia 18 tahun tepat 40 hari setelah aku selesai pengumuman kelulusan di SMA. aku menikah dengan laki-laki yang beda usia nya 10 tahun di atas ku. aku menikah secara tiba-tiba. sebelum nya tidak ada sedikit pun bayangan ku bahwa aku akan menikah setelah lulus SMA. aku dan suami ku tidak pacaran sebelum nya. tapi keluarganya kami cukup dekat karna keluarga nya pernah membantu kami. aku menikah bukan karna di jodohkan atau di paksa oleh orang tua ku tapi karna keinginanku sendiri.
dan aku memutuskan menikah muda bukan karna kehidupan remajaku buruk. aku punya banyak teman.
dan aku mau cerita bahwa kehidupan masa remaja ku sangat lah indah. saat aku duduk di kelas 1 SMA ada salah satu teman laki-laki ku yang bernama Ilham dia adalah kakak kelasku. Ilham sudah duduk di kelas 3 SMA. Dia sangat baik pada ku, dia adalah orang yang slalu ada ketika aku butuh. dan dia juga adalah teman ku dari kecil. kata teman-teman Perempuan di dalam kelas ku, Ilham perhatian padaku karna dia menyukaiku. tapi aku bilang pada teman-teman ku tidak mungkin Ilham menyukaiku karna aku sama Ilham adalah teman dan kita temanan dari kecil.
singkat Cerita 1 tahun pun berlalu, hari-hari ku di sekolah selama setahun selalu di isi oleh Ilham. tapi Ilham akan keluar kota untuk melanjutkan pendidikan nya karna dia sudah lulus SMA dan aku sudah naik ke kelas 2 SMA. saat dia sudah di luar kota tiba-tiba dia mengungkapkan perasaan nya pada ku dan akupun kaget. aku tidak pernah menyangka bahwa selama ini dia menyukai ku. aku tidak menjawab iya atau tidak tapi dia sudah menganggap aku dan dia sudah pacaran saat dia mengungkapkan perasaan nya.
saat aku sudah kelas 2 SMA aku di tempatkan di jurusan IPA karena nilaiku agak tinggi. aku kira di kelas IPA itu akan sangat membosankan apalagi Ilham sudah tidak di sekolah lagi tapi aku salah dan ternyata aku menemukan teman-teman yang se frekuensi di kelas. dan aku menemukan yang nama nya teman yang sesungguh nya di kelas itu. dan kami memiliki geng yang bernama Gokkill dan kami sangat terkenal. dan hubunganKu dengan Ilham berjalan seperti biasa. seminggu sekali kita saling memberikan kabar satu sama lain.
di pertengahan di saat kelas 2 SMA tiba-tiba hadir seseorang yang mengisi hari-hari ku. dia adalah Azul dia satu leting denganku di sekolah. tapi kita tidak satu sekolah. Azul juga adalah teman ku dari kecil, kita berteman dekat bertiga yaitu aku, Azul dan Ilham. tapi aku tidak terlalu dekat dengan Azul karna dia pindah sekolah di luar kota saat kelas 6 SD.
tapi saat Azul pulang kampung karna lagi libur sekolah, tiba-tiba saja kita akrab kembali dan dia mengungkapkan perasaan nya padaku kalau dia menyukaiku. tapi aku menjawab aku tidak mau pacaran dengan status LDR karna kebanyakan orang yang LDR itu pasti kalau udah jarang ngasih kabar pasti akan putus. dan aku adalah orang yang paling tidak suka balikan dengan yang nama nya mantan. karena dia pulang kampung tidak lama. jadi dia memutuskan bahwa aku dan dia tidak usah pacaran tapi berstatus Teman Rasa pacar Aja. dan Azul juga tidak tau kalau Ilham juga menyukaiku.
jujur, dua-duanya baik, sama-sama ganteng, dan aku suka sama kedua-duanya. tapi ketika aku memilih salah satu di antara mereka mungkin saja persahabatan nya kami akan hancur. itulah kenapa aku memilih untuk tidak memilih di antara ke dua nya.
kurang lebih 3 bulan kita dekat dan akhir nya Azul kembali ke luar kota karna libur sekolah telah berakhir. tapi kita masih sering komunikasi lewat WA dan begitupun hubungan ku dengan Ilham juga baik-baik saja. kadang sesekali kami bertiga VC sama-sama. tapi tetap saja mereka ber 2 tidak tau masalah di antara kami ber 3. hanya aku saja yang tau begitu rumit nya hubungan nya kami ber3.
saat di kelas 3 SMA aku banyak menghabiskan keseharian ku dengan teman-teman satu geng ku. inti nya masa sekolah ku terasa sempurna di temani teman-teman ku. dan hubunganku dengan Azul dan Ilham baik-baik saja. kita sering membagikan keseharian nya kami ber tiga pada satu sama lain setiap Minggu sekali karna kita sibuk sama tugas masing-masing. waktu berlalu dengan cepat penglulusanku pun tiba aku dan teman-temanku lulus 100 %.
1 bulan setelah aku lulus tiba-tiba ada yang pergi ke rumah ku berniat untuk melamar ku untuk menikah. dia adalah Randy ber usia 28 tahun beda 10 tahun di atas ku. dia adalah seorang pengusaha dan keluarganya lumayan kaya. walaupun Randy dari keluarga kaya dan dia adalah seorang pengusaha tapi orang tua ku dan semua keluarga ku masih pada ku. kalau aku setuju mereka pun setuju kalau aku tidak setuju merekapun akan menolak lamaran itu.
tapi mengingat keluarganya randy pernah membantu keluarga ku, aku jadi tidak enak untuk menolak nya. dan aku kembali tanya pada ke dua orang tuaku. apakah mereka setuju kalau aku sama Randy. dan mereka menjawab bahwa mereka setuju dan Randy adalah anak baik. jadi aku memberitahu ke2 orang tuaku bahwa aku mau menerima lamaran Randy dan mau menikah dengan Randy. karna aku slalu berprinsip bahwa apa yang di sukai oleh ke 2 orang tua ku maka aku juga pasti menyukai nya. dan aku paling gampang suka sama orang ketika orang tua ku sudah menyukai nya.
sepuluh hari setelah lamaran kamipun langsung menikah setelah menikah kami masih tinggal di rumah orang tuaku. seperti adat di kotanya kami bahwa ketika setelah menikah laki-laki pergi ke rumah perempuan bukan perempuan yang ke rumah nya laki-laki. setelah menikah ternyata dia orang yang baik. dia memperlakukan ku dengan sangat baik. dia memperlakukan ku seperti adikNya sendiri. ketika aku salah dia menasehati seperti adiknya sendiri tidak pernah sedikitpun dia berkata kasar. dan walaupun kami tinggal di rumah nya orang tua ku tapi sesekali kami pergi tidur di rumah nya orang tua nya Randy. orang di keluarga nya sangat baik terutama ke2 orang tuanya.
7 bulan kami menikah baru aku hamil. ketika aku hamil dia tambah menyayangiku dan ketika anak nya kami lahir aku sangat bersyukur karena aku resmi bergelar seorang ibu di usiaku yang ke 19 tahun. anak ku berjenis kelamin perempuan.
aku kira kehidupan ku setelah menikah tidak akan bebas seperti masa remajaku. ternyata aku salah kehidupanku setelah menikah lah yang jauh lebih indah. karna suamiku orang yang pengertian dan anak ku dekat dengan mamaku. dan ketika aku jalan dan bawa anak ku. orang-orang pasti mengira aku pergi dengan adikku. dan aku masih bisa jalan dengan teman-teman satu geng ku, dan suamiku tidak pernah melarang selagi itu masih wajar.
dan kurang lebih sudah 4 tahun aku menikah tapi belum pernah 1 kali aku bertemu dengan Azul dan Ilham.