"Kapten Gu Bo, Keretakan Spasial ditemukan di kota Tang. Monster Pelindung Kota, Sakura Sky God Tree terbunuh oleh Tamer Alien yang muncul dari celah spasial, " kata salah satu anak buahnya.
"Sakura Sky God Tree sudah mati?" Gu Bo tertegun. Dia tidak mengharapkan mendengar itu. Dia merasakan getaran yang datang dari jauh tidak terlalu awal.
Dia berpikir bahwa itu hanya Pohon Sakura Sky God yang berulah lagi. Sudah menjadi rahasia umum bahwa Monster Sakura Sky God Tree memerintah atas semua pohon di pulau Chi yang letaknya tidak jauh dari kota Tang di seberang pulau.
Mereka bahkan telah menjalin kontak dengan Sakura Sky God Tree. Meskipun mereka kadang-kadang tidak melihat sesuatu secara langsung, kekuatannya tidak diragukan karena itu adalah Monster terkuat di Pulau Chi.
Mengatakan bahwa tidak ada apa pun di Pulau Chi yang dapat menyaingi kekuatan Monster Pohon Sakura Sky God Tree adalah kebenaran. Namun, memang benar bahwa tidak ada seorang pun di sana yang bisa membunuhnya dengan mudah, itu adalah pohon yang sangat besar dengan kekuatan penyembuhan diri dan serangan area luas yang mampu membunuh ribuan orang dengan sekali pukul.
"Tampilkan semua gambar yang diambil drone dan satelit kami," perintah Kapten Gu.
Kedua gambar tangkapan ditampilkan di seluruh monitor. Rangkaian gunung yang hancur dan retakan ganas yang menyebar di seluruh bumi bisa dilihat di layar.
Pohon-pohon dan monster yang menghuni daerah tersebut telah ditumbuk menjadi debu. Kekacauan yang buruk.
Di halaman semuanya terbentang pecah akibat pertempuran. Melihat sebatang pohon besar terbelah di tengah pulau seolah-olah sebuah senjata berat membelahnya menjadi dua. Tepi di sekitar pohon itu pecah dan bersih.
Cabang-cabangnya melorot ke atas gunung seperti air terjun merah darah. Sakura Sky God Tree sudah mati. Sakura Sky God Tree selalu mempertahankan Pulau dari para penyusup baik itu Monster Tingkat Lord yang menyusup ataupun Tamer Manusia yang datang ke pulau itu. Monster Pohon itu bahkan mampu membangun hubungan kerjasama saling mendukung dan melindungi dari Tamer Alien dan menjalin hubungan yang setara dengannya yang seorang Tamer Elite di Negara-nya. Bagi mereka, Sakura Sky God Tree adalah cadangan mereka jika segala sesuatunya berjalan ke selatan atau tidak pada tempatnya atau di luar keadaan. Di dasar Pohon Sakura Sky God, seorang berdiri Tidak terlalu jauh dari mayat pohon itu dengan familiar beast yang berbentuk burung elang.
Tidak jauh dari seorang itu yang merupakan Alien adalah retakan spasial.
Kapten Gu menyalak, "Perbesar Gambar!"
Gambar pada layar diperbesar seperti yang diperintahkan mengungkapkan seorang alien pria.
Alien itu berkulit hijau dengan kepala botak dan hidung seperti babi dengan telinga runcing seperti elf. terlepas dari itu, penampilannya seperti tangan dan kaki juga bentuk badannya mirip manusia, kecuali warna kulitnya yang hijau.
Kapten Gu menyalak, "Perbesar gambar Familiar Beast-nya!"
Gambar diperbesar dan terlihat gambar familiar beast rekan si Alien itu.
[Monster Name]: Shao Lightning Eagle
[Level Monster]: Level 93
[Grade Monster]: Perfect
____________________________________________
Tamer Alien pergi terbang dengan Shao Lightning Eagle ke Kota Tang di seberang pulau dan berhenti di udara di pinggir Kota Tang menatap Kota.
Dia memandangi kota Tang dari udara. Dinding bata setinggi 30 kaki mengelilingi seluruh kota Tang, itu dibangun tak lama setelah bencana keretakan spasial untuk melindungi penduduk dari serangan monster dan alien yang mencoba menguasai kota.
Alien itu datang ke bumi dengan Beast-nya dengan misi menaklukan sebagian wilayah bumi.
Sebuah helikopter militer datang membawa Kapten Gu dengan singa kecil yang merupakan Familiar Beast-nya.
Shao Lightning Eagle mengepakkan sayapnya menciptakan badai topan yang mengarah pada pesawat helikopter.
Sebelum angin itu mengenai helikopter, singa kecil mengangkat kaki depannya dan menciptakan perisai es yang mengurung badai angin. Tiga detik berlalu dan akhirnya perisai es hancur beserta angin di dalamnya.
Kapten Gu dan Singa itu yang aslinya adalah Familiar Beast yang disebut Frost Bearded Lion keluar meluncur dari helikopter dari ketinggian, Frost Bearded Lion menggunakan kekuatan telekinesis untuk mendaratkan dia dan Tuannya mendarat dengan aman di tanah.
Shao Lightning Eagle mengepakkan sayapnya dan muncullah pisau angin menuju Frost Bearded Lion, Frost Bearded Lion tidak tinggal diam, dia membuka mulutnya dan membuat tombak es dan melemparnya pada pisau angin yang datang.
Boom! Boom!
Tombak es dan pisau angin saling bertabrakan beradu kekuatan.
"Tuan, haruskah kita membunuh burung bodoh itu?" Tanya Frost Bearded Lion.
"Bunuh Shao Lightning Eagle, adapun alien itu, kita akan menangkapnya dan menginterogasinya! Tembak dulu, ajukan pertanyaan nanti!"
"Dimengerti! Serahkan padaku Tuan!"
Shao Lightning Eagle tiba-tiba berteriak, suaranya nyaring dan mengandung kekuatan Sonic yang bisa membuat buta pendengaran lawan.
Frost Bearded Lion mengaum menyerang degan serangan suara Sonic yang sama. kedua suara Sonic berbenturan dan saling membatalkan satu sama lain.
Shao Lightning Eagle menjerit di udara dan asap ungu keluar dari tubuhnya, itu kemampuan bawaan Shao Lightning Eagle yang di sebut asap ungu, ia telah memperkeras tubuhnya 4 kali lipat. Naik ke atas lebih tinggi lalu turun dengan kecepatan tinggi menuju Frost Bearded Lion.
Frost Bearded Lion membesar menjadi singa raksasa, kini ukurannya telah setara dengan Shao Lightning Eagle.
Frost Bearded Lion mengeluarkan kemampuan bawaannya, Ice age, tubuhnya mengeluarkan asap putih yang dingin, lingkungan di sekitarnya membeku tertutup es, kekuatan Frost Bearded Lion meningkat 100 kali lipat.
Frost Bearded Lion berlari menyambut serangan Shao Lightning Eagle yang menukik, keduanya saling bertabrakan.
Boom!
Tabrakan itu sangat dahsyat, sehingga masing-masing terlempar.
Shao Lightning Eagle terlempar ke samping dari tabrakan, ia telah kehilangan kendali atas lintasannya, seperti pesawat yang tak terkendali ia mulai menukik ke tanah.
Sayapnya yang panjang menabrak tanah membentuk garis lintasan di tanah sebelum menabrak bangunan besi. Sayapnya telah patah, begitu pula lehernya. Tubuhnya mengejang dan mati.
Sementara Frost Bearded Lion berdiri tegak di lapangan. Ia tampak tak terluka sama sekali.
Alien itu panik mengetahui Familiar Beast-nya telah kalah, ia pun kabur tapi di tangkap oleh Frost Bearded Lion yang mengejarnya.
Bumi dan khususnya kota Tang akhirnya aman. Tapi pertempuran dengan monster dan alien belum usai karena gerbang spasial satu persatu masih bermunculan di belahan bumi lainnya.
Kami Earth Beast Tamer akan selalu berperang dengan Monster dan Alien Beast Tamer sampai retakan spasial menghilang sepenuhnya.