Terkisah seorang raja di kerajaan dunia sihir.raja yang amat kejam dan ditakuti.raja memiliki seorang putri bernama Sima.suatu hari sang raja mendapatkan sebuah ramalan yang mengatakan dirinya serta seluruh kerajaannya akan hancur ditangan seorang anak bangsanya sendiri,namun memiliki wujud manusia seutuhnya.
sementara disebuah desa hiduplah seorang pendekar hebat bernama Cakra.Cakra telah banyak menaklukan musuhnya terutama kaum iblis atau monster.Cakra merupakan keturunan dunia sihir,ia dibuang oleh orang tuanya karena mereka khawatir dengan Cakra yang memiliki wujud manusia seutuhnya.mereka terpaksa hidup jauh dari anaknya demi menghindari kekejaman raja sihir
kala itu.
Saat masih kecil ia diasuh oleh seorang pendekar hebat bernama Lie.ia dididik menjadi pendekar tangguh dan pemberani.pendekar Lie memberinya sebuah benda pusaka yang berupa batu permata.beliau berkata "mungkin suatu hari nanti kau akan membutuhkannya anakku,bawalah ini bersamamu"ucap sang pendekar.
Raja sihir mulai merasa khawatir dengan ramalan yang akan terjadi ia memutuskan untuk menyuruh mata-mata kerajaannya untuk pergi keseluruh pelosok dunia untuk mencari tahu pendekar-pendekar hebat dimana itu mungkin saja adalah orang yang diramalkan akan menghancurkan dirinya.kabar mengenai Cakra sampai kepada raja sihir.dan raja sendiri menyuruh utusannya untuk mengundang Cakra menghadiri sebuah jamuan besar.saat akan pergi pendekar Lie berpesan bahwa Cakra tidak boleh memakan hidangan apapun yang disajikan disana.
namun celaka!!,ia melupakan pesan dari sang pendekar.karena hanyut dalam ilusi sang raja sihir.karena lengah ia mendekam disebuah jeruji besi yang disiapkan sang raja.jeruji itu berdiri sangat kokoh dan dilapisi mantra sehingga seluruh kekuatannya saat ini tidak cukup untuk bisa membuka jeruji itu.
Suatu hari Putri Sima pergi berkunjung untuk menemui tahanan ayahnya.karena penasaran dengan seorang pendekar yang katanya hebat yang dikurung ayahnya,itu tidak lain adalah Cakra.ia pergi tanpa sepengetahuan ayahnya.ketika ia sampai disana ia lantas saja ia menuju keruang tahanan dimana Cakra ditahan.saat melihat Cakra putri langsung jatuh cinta padanya.ia begitu terpesona denagn ketampanan Cakra.namun ia sedikit berkecil hati mengingat dirinya bukan manusia seutuhnya seperti Cakra ia berpikir mana mungkin pendekar hebat seperti Cakra mau menerima dirinya.
tidak lama kemudian prajurit yang bertugas disana terlihat datang mendekat.karena ia tidak mau identitasnya terbongkar,ia terpaksa menyamar menjadi seorang tahanan yang berada dalam satu jeruji besi yang sama dengan Cakra.awalnya beberapa orang prajurit merasa curiga dan menghampiri mereka berdua,mereka memandang Cakra dan Putri Sima dengan sangat aneh namun akhirnya mereka percaya bahwa Putri Sima adalah tahanan yang sama hebat seperti Cakra oleh karena itu mereka dikurung didalam satu jeruji yang sama.
Meskipun jeruji itu sudah dimantrai sang raja namun Putri Sima tetap bisa menembusnya karena kekuatan yang ia memiliki hampir setara dengan kekuatan ayahnya.mengingat Putri Sima adalah anak satu-satunya dari raja sihir.Cakra sangat kaget melihat Putri Sima yang bisa menembus jeruji itu.muncul ide dalam pikirannya untuk menggunakan Putri Sima agar dirinya bisa terbebas dari sana.perlahan Cakra mencoba mendekati sang putri dan mengajaknya berkomunikasi.awalnya putri terkejut tetapi akhirnya merekapun bisa saling berkomunikasi.
"baiklah aku janji aku akan membantumu,karena aku tau kau tidak mungkin bersalah."ucap sang putri.outri berjanji akan membebaskan Cakra meskipun ia harus melawan ayahnya sendiri.
tidak lama kemudian keadaan disana mulai sunyi.tidak satupun prajurit yang terlihat dan itu merupakan kesempatan bagus bagi mereka untuk melarikan diri.awalnya rencana mereka berjalan lancar akan tetapi setelah berhasil keluar dari istana tepatnya mereka sudah berada di perbatasan antara dunia manusia dan dunia sihir.keberadaan mereka diketahui oleh salah seorang prajurit kepercayaan raja,hingga kabar mengenai pelarian mereka diketahui oleh sang raja.
karena marah raja mengerahkan seluruh pasukannya untuk menangkap Cakra dan juga putrinya sendiri.dengan ketangguhan serta usaha yang keras Cakra berhasil mengalahkan semua pasukan ,hingga ia sendiri harus berhadapan dengan sang raja.karena saat itu kondisi Cakra melemah akibat menghadapi pasukan tadi,ia menjadi lengah dan kewalahan menghadapi raja sihir.
Sang raja mengerahkan seluruh kekuatannya untuk menyerang Cakra yang sedang lengah,meskipun demikian Cakra tidak menyerah hingga pertarungan diantara keduanya berlangsung sangat lama.disisi lain ternyata pendekar Lie melihat kejadian itu namun ia sengaja tidak membantu Cakra Karena ramalan yang akan terjadi.
Putri sangat kagum melihat perjuangan dan kegigihan Cakra.sementara raja sihir sedang bersiap untuk memakai kekuatan terbesarnya untuk menghancurkan Cakra.sang putri yang melihat itu merasa takut ,karena ia tau tidak ada siapapun yang bisa selamat dari kekuatan besar itu.raja sihir mulai mengarahkan semua kekuatannya untuk menyerang Cakra.namun bukannya mengenai Cakra serangan itu justru mengenai sang putri karena putri sendiri menyerahkan nyawanya untuk menyelamatkan Cakra.
Tubuh putri terpampang lemah karena serangan itu.Cakra terkejut dan berusaha menghampiri sang putri meskipun kondisinya belum pulih.melihat keadaan putri,Cakra merasa sangat bersalah karena berniat untuk memanfaatkan putri yang jelas-jelas sudah mau berkorban untuk menyelamatkan dirinya.
kemudian pendekar Lie datang dan mengingatkan Cakra akan batu permata yang diberikannya.Cakra langsung mengerti dan mengeluarkan batu permata itu,yang dipergunakannya untuk melawan sang raja hingga raja tewas.selain membuat raja tewas ternyata batu permata itu juga menyembuhkan sang putri dan mengubahnya menjadi wujud putri yang sangat cantik.
tidak lama kemudian kerajaan didunia sihirpun runtuh,tidak ada apapun yang tersisa disana.pada saat itu juga Cakra mengajak Putri Sima untuk tinggal dibumi dan ia juga meminang sang putri.hingga beberapa bulan kemudian mereka memiliki keturunan seorang anak laki-laki,setelah dewasa anaknya juga meneruskan perjuangan dari sang ayah.
~~~~TAMAT~~~~