Untukmu yang tak lagi berperan apapun dalam hidupku, kamu datang dan pergi tanpa permisi. Kini mengenangmu terasa semakin memilukan.
Ini dari aku, wanitamu yang masih jatuh bangun melupakanmu. Gemetar sendirian dengan hati yang utuh, walau retakkan menghiasi setiap sisinya. Semoga aku tak pernah benar benar menyakitimu, semoga masih ada sedikit tempatku di sudut hatimu, walau harus berhimpitan dengan ratusan wanita yang silih berganti mengisi harimu.
Aku harap suatu hari nanti kau menemukan aku, didalam rentetan kenangan manis dalam hidupmu.
Aku tidak tahu bagaimana harus ku katakan ini padamu, aku harap kau membaca ini sekali saja. Aku menyayangimu, tetap dan selalu. Maaf ya, bisaku hanya mencintaimu dalam diamku, dalam hilangku.
Aku selalu mendoakanmu, semoga kau selalu diberi-Nya kebahagiaan. Semoga Allah tidak pernah meninggalkanmu, salam untuk keluargamu.
Semoga mereka selalu kau bahagiakan.
Belantara rindu ~