Hari ini aina sengaja berleha leha dirumah karna liburan semester sudah mulai, mager itu alasannya.
apalagi di i musim hujan cuaca yang tak mendukung membuat aina malas untuk keluar.
" ai lagi bete ya" tanya diva teman sekampusnya yang kos disebelah kamarnya persis
" ngak cuma mager" jawab aina.
" nongkrong yuk " kata diva ngajak keluar untuk pergi.
" alah.....malas div, mana mendung gini mau hujan" jawab aina.
" kan malam minggu ,hang out sekali kali ai, masa ndekem terus dikamar" kata diva
" mager .....div, sana ajak yang lain" usir aina halus.
" yah....ngak asyik kamu ai, aq laper nih mau makan yang seger seger" jawab diva.
" ya tinggal ke dapur kali, masak indomie div.tuh aq punya ambil aja" tawar aina yang memang malas.
" bosan masa makan mie trus, ngak ada move on nya jadi anak kost " jawab diva mayun.
" idih ....gaya mu div, biasaanya juga indomei makan kenegaraan wajib.
" he.....he......he...... tawa diva sedikit malu sbil mengaruk kepalanya yang tak gatal.
" ayolah ai, temani......" tengek diva pada aina.
" wani piro......" jawab aina kesel. mendengar paksaan sang teman.
...........................
Pada akhir aina pun luluh juga pada diva yang tak tega melihat sang teman kelaparan tahap skut ,karna bosan makan indomie makanaan kebangsaan.
" wah enak lumayan nih sotonya ai" kata diva yang
lagi makan soto di pinggir jalan bersama aina.
" mhem .............." aina hanya berdehem.
" ai besok kesini lagi ya, seger nih " kata diva sambil mencomot tempe goreng
" kenapa ngak masak aja sendiri, biar puas makannya" kata aina.
" aq ngak bisa masak ai" kata diva jujur.
" alah .......masak gampang bikin sendiri jadi banyak bisa sampai sore makannya" kata aina.
diva menatap aina lekat. lalu tersenyum penuh arti.
" ai kamu bisa masak ngak, ajarin aq masak dong" kata diva tersenyum manis.
" bisa emang kenap?" emang kenapa kata aina.
" ajarain dong, itung itung buat bekal nanti kalo udah nikah. masa aq ngak bisa masak buat suami, apa kata mertua" kata diva.
" derita lho div, emang gue pikirin" sahut aina santai.
" ya allah ai, kamu kok jahat sih mbok baikan dikit sama aq nih" kata diva sedikit memelas.
" .malas......." kata aina cuek , lagi jadi perempuan kok ngak bisa masak" kata aina.
" ai, bukan salah ibu mengandung tapi ibuku sibuk jadi ngak pernah ngajarin aq masak" kata diva.
" mau ....mau ....ya ai, kita belajar masak soto nanti
habis makan kita langsung kepasar beli bahan bahannya" kata diva.
" terserah deh " kata aina malas berdebat. dengan sang teman.
......................
Alhasil keduanya pun belanja untuk membuat soto dikosan. semua bahan lengkap dibeli hirung hitung pas lapar malam ada persedian makanan dari pada
keluar kedinginan di musim penghujan.
Aina dan diva menyiapkan bahan yang dimasak
soee ini. setelah menaruh ayam diatas kompor dengan api kecil keduanya sholat ashar berjamaah dikamar.
setelah selesai sholat aina dan di diva menyiapkan bumbu. sedangkan ayam yang tadi diirebus setengah matang sisihkan dulu.
" siapin bumbu dulu diva, kata aina yang menbongkar hasil belanjaan mereka berdua.
" ini dilupas dulu nih bawang" kata diva.
" iyalah masa lansung dicemplongin" sahut aina.
" he ....he.....he.....gelak diva.
" ini bawang putih,bawang merah, merica , laos ,daun salam kunyit, jahe, serai dan daun bawang juga dicuci dulu.semua" kata aina.
" bawang goreng buat taburan div" kata aina memisahkan sebungkus bawang goreng instan.
" telurnya direbus ai" kata diva
" iya buat tambahan, dan kita bikin perkedal kentang. nih kentangnya cuci dulu biar direbus" kata aina menyodorkan kentang pada diva
" ok.....
" soto bening aja ya ai, ngak bersantan' tanya diva.
" iya lah biar awet , masukan kulkas ketimbang beli" kata aina.
Jadilah kedua sibuk didapur umum kosan, mumpung anak anak lagi hang out jadi kebetulan sepi. jadi diva bisa tenang belajar memasak.
Aina menyiapkan air mendidik untuk merendam bihun dan taoge. juga mengiris daun bawang dan seledri dan menyisihkan .
Sedang diva mengulek bumbu dan menumisnya, lalu memasukkanya kedalam panci ayam yang tadi setengah matang.lalu kembali menaruh panci diatas kompor.
aina meletak kan terus rebus yang sudah matang setelah direndam sebentar dengan air dingin .supaya tidak lengket dikupas .lalu mengulek bumbu untuk membuat perkedal
yang hanya bawang putih,merah dan sedikit merica ditambah rayco.
Diva menata daun merebus cabe rawit merah untuk membuat sambalnya.sedang aina mengangkat ayam yang sudah matang dari kuahnya.dan meniriskannya sebentar.
" itu ayam mau diapain lagi ai?" tanya diva
" di goreng nanti setelah perkedal matang." jawan aina.
Keduanya asyik dengan kesibukan memasak soto.
hitung hitung diva belajar masak dan menambah ilmu, kalo enak bisa di promosikan.
Setelah semuanya selesai aina dan diva menata
semuanya diatas meja dengan rapi tidak lupa aina menambah tempe goreng untuk cemilan.
" gini nih cara meraciknya." kata aina memberi contoh.
Diva memperhatikan aina dengan seksama.
mangkok yang diisi nasi lalu bihun dan touge lalu sebelah telur rebus.ditambah ayam suir dang ditamburi daun bawang dan seledri juga bawang goreng.
" bagus dan cantik kan '" kata aina.
" iya ai kaya gimana gitu ,bisa buat jualan nih " kata
diva
" emang ngak malu jualan" kata aina.
' idih.. malu makan batu ai, kan bisa buat nambah pemasukan kita anak kost ngak usah gengsi beb" sahut diva.
" trus gimana nih boleh dimakan kan" kata diva yang ngak sabar menyicipi hasil karya mereka.
" iyalah ...masa dipelototin" jawab aina terkekeh.
" nih .. tambah sambal, jeruk nipis dan kecap temannya perkedal kentang dan tempe goreng.
siap di santap" kata aina menyodorkan semangkok
soto dan piring perkedal dan tempe.
diva pun tampa ragu mencobanya dan.....
" gimana?" tanya aina menatap diva.
" gila ai......beuh........enak ini" kata diva yang langsung menyatap sotonya tampa perduli lagi dengan aina yang duduk didepannya.
aina hanya melongo kepada temannya itu. sambil mengelengkan kepala melihat diva yang menambah sambal lagi hingga menikmati sotonya
sampai habis.
" ai bisa buat jualan ai, nanti anak anak kita tawarin
satu mangkok ribu aja udah balik modal kita" kata diva dengan idenya.
" emang cukup kata aina" kata aina.
" cukup ini kan bisa buah sepuluh mangkok, lagian
besok kita bisa bikin lagi" kata diva senang.
Akhir tak rugi bagi diva dan aina, nasip lagi mujur
soto yang tadi rencana bisa sampai besok terjual habis dengan porsi sepuluh mangkok, dengan ada sedikit sisa dua mangkok untuk nanti malam
" fix ai, balik modal nih, malah lebih kan untung buat dimakan " kata diva yang menghitung uang hasil jualan soto.
" ha....ha ...ha...., jiwa bisnismu boleh juga div.bisa join kita buat warung makan online nih ,mumpung liburan semester gimana kita jualan" kata aina.
" yup....ayo ai, bisa buat nambah uang jajan dan nabung dikit dikit pas kuliah bisa buat hang out
ke mall deh" kata diva semangat.
" mantap...." kata aina lalu keduanya tos.
" ya besok kita bikin ketring online" kata diva semangat.
" oce........
Akhirnya selama liburan semester keduanya pun sibuk jadi kokoi dadakan untuk mengumpulkan
pundi pundi duit. aji mumpung jadi pemburu dollar
dengan waktu yang bisa dimamfaatkan.
Dari hasil berjualan makan keduanya bisa menambah tabungan sedikit demi sedikit, yang tadinya hanya anak kos kosan jadi merembet ke perumahan sekitar kos kosan.
Tak ada yang sia sia kalo kita berniat dan slalu.
semangat. akhirnya ada jalan untuk usaha kecil
bisa modal buat rencana yang lebih besar.
Pada akhirnya liburan keduanya cukup berarti bisa
menambah isi dompet tampa kerja diluaran dimusim pandemi . hanya tnggal mengantar tiap pesanan dan pulang menghitung hasil.
" alhamdulilah .........." kata aina yang sudah siap
dengan masakannya.
" ok aq antar ya ai, biar cepat beres, besok kita
sudah masuk sibuk kuliah online lagi.ni bisnis lanjutin ngak" kata diva menyusun rantang.
" kalo kamu mau kita sepakat deh" kata aina.
" ok beb, aq jalan dulu.pulang kubawakan uang" kata diva tersenyum.
Keduanya pun tersenyum senang. penuh semangat
mengakhiri masa liburan, setelah dapat uang keduanya melihat toko online buat beli beli belanja
hasil liburan.
Tamat...........met membaca para reader
dukung aq slalu.buat belajjar menulis walau cuma amatir.