Namaku aura bening cahaya. tinggal seorang diri diperantauan karna memang aq merantau. ayahku
ayah bukan yang baik entah pergi kemana,ibu ku hanya seorang penjual sayur dipasr namun perjuangan sangatlah besar buat aq dan adikku.
Umurku 19 tahu sekarang. aq kuliah di iibukota
karna berburu beasiswa. orang tuanku miskin tapi
ibu slalu bilang " semangatlah mengejar cita citamu. ibu tak punya apa apa untuk menyekolahkan mu tapi allah maha kaya, pasti allah slalu memberi jalan bagi hambanya yang mau berjuang" itu kata ibu yang slalu menyemangati ku.
Disini lah sekarang diriku berdiri. memandang pantai yang terhampar didepan mata. ombak yang bergulung gulung menambah kesan betapa indahnya ciptaan tuhan.
Hari ini aq menunggu sunset di senja kelabu berjalan seorang diri mengitari pesisir pantai.
Di hari valentine ini aq memang seorang diri pergi kepantai ,dengan mengendarai motor butut kesayangku hasil tabungan sendiri.
Ku gelar karpet tanggung yang tak bergitu besar dibawah pohon sambil latar pemandangan pantai
dan angin laut.
sengaja aq memasak spesial untukku pagi tadi
dan kutata diatas karpet. nasi yang dibungkus daun pisang,ayam goreng, sambal terasi dan lalapan timun sama kemanggi juga krupuk udang
membuat ku semangat untuk menyepi.
Hari ini aq sengaja menghibur diri dari beratnya
beban hidup untuk melupakan semua masalah
dan ujian. ku pandangi ombak yang saling menghempas satu sama lain.
" fix. .......bathinku sambil duduk memandang sunset senja ini. sambil makan coklat kesukaan ku dan jus alpukat yang kubawa di botol minuman
" he ....he.....he..... romantis juga " gumanku seorang diri sambil menikmati angin pantai yang berhembus sepoi sepoi.
kadang aq tersenyum sendiri melihat anak anak nelayan yang berlari lari di pinggir pantai. aq
makan dengan santai menikmati bekal. perhubung aq juga ngak sholat karna halangan jadi bisa sampai selepas isya memandang sunset dan biru ya laut.
kunyalakan lampu kurung agar menambah syahdu
malam sepiku untuk menemani ku berjalan menyusuri pantai yang mulai gelap.
Terlihat kapal nelayan mulai banyak yang merapat
untuk pulang. aq tersenyum seorang diri menghirup udara yang membawa kedamaian bathin. dan sambil menghentakkan kaki mengoda
kepiting kepiting kecil yang terkejut karna ulahku.
" ha ....ha....ha.....tawaku pecah melihat kelucuan
mahluk pantai yang ketakutan.berlari seakan takut ditangkap dan terancam. di kejauhan ada beberapa anak anak kecil yang juga berlarian saling mengejar teman temannya.dan tertawa lepas
seakan hidup mereka tampa beban.
" aaaaa................." teriak ku .
itu adalah cara konyol untuk melepas amarah sambil berlari menghidari ombak yang datang
menghampiriku.
" yeah....." teriak ku lagi sambil berlar ketika ombak mulai datang.
" ha .....ha.....ha.......aq pun ketawa lepas ketika ombak sedikit mengenai celana panjangku yang basah.
setelah puas bermain air aq kembali menyusuri
pantai. sambil melempar bebatuan kearah ombak yang bergulung gulung.
Setelah puas aq kembali menuju dimana karpet
kugelar dan duduk sambil makan seorang diri
hanya ditemani suara ombak pantai dan lampu kurung.
Terasa damai hatiku hari ini. kubereskan perbekalanku dan karpet kecil dan kumasukkan dalan tas ranselku sambil melangkah kembali
ke perkampungan penduduk untuk mengambil motor kesayanganku.
Ku hidupan mesin motor dan mengendarainya perlahan menyusuri jalan yang lengang untuk menuju taman kota.
sesampainya disana aq duduk di sebuah bangku
taman tapi sebelumnya lebih dulu membeli harum manis yang di jual para pedagang yang mangkal dipinggir taman untuk mengundang perhatian anak anak.
memandang taman yang terlihat samar samar bercamput kelap kelip lampu kendaraan yang lewat sambil berkhayal ada seorang pangeran tampan yang sedang duduk menemaniku.
" ah......... apaan sih " guman ku masa halu.
tapi memang asyik juga ketika hati galau menyendiri seperti ini di hari valetine lagi.
Aq bangkit setelah bosan duduk berjalan menyusuri taman menuju alun alun kota sambil
tersenyum sesekali melihat anak anak yang bermain balon tiup, sesekali mereka berlari menangkap balon yang ditiup terbang kesembarang arah.
" Wah .......masyaallah" gumanku melihat kembang api yang meledak pecah diatas langit menghiasi alun alun,
Kembali aq menyusuri jalan sambil tersenyum melihat beberapa anak muda yang nerpadangan memadu kasih duduk di bangku bangku taman
untuk apa rayuan gombal mereka pada sang pacar.
Setelah cukup puas aq duduk sebetar memandangi air mancur berjoget ditengah taman yang ditonton
oleh anak anak kecil yang senang melihatnya.
" sendirian mb?" tanya seseorang menyapaku.
" oh ngak mas" jawab ku santai.
" lho temannya mana, ta lihat dari tadi sendiri kok"
tanyanya kembali.
" diparkiran mas" jawabku tersenyum.
" oh....gitu kok ngak diajak kesini" tanya pria itu lagi.
" ih masnya kepo deh, kan dia emang suka diparkiran nungguin saya" kataku narsis.
" ngak suka ketaian ya" tanyanya lagi.
aq pun tersenyum, ya iyalah wong pacar ngak punya. yang jadi pacar hanyalah motorku dalam hatiku.
" boleh kenalan ngak" tanyanya lagi.
Aq memandangnya sejenak. lumayan sih nih
tampang bila dilihat tapi ah.........
" aura....." kataku menangkup tanganku didepan dada.
" oh.....iya , saya devan" katanya tersenyum
sambil menangkup tangan karna tahu aq menolak berjabat tangan.
" sendirikan" katanya lagi penasaran.
" berdua kok mas" jawabku kekeh.
" mana temannya" katanya sambil tolah toleh melihat sekitar.
" yang diatas ada allah mas, disana motorku sedang menunggu dengan setia " jawabku tersenyum ramah
" oh ......he.....he....he.....tawanya....
" saya duluan ya mas" pamitku ldan berlalu pergi.
" oh ya hati hati" katanya tersenyum.
" ah......meleleh nih hati kalo lama lama disini" bathin sambil melangkah menjauh menuju parkiran.
Aqpun kembali membawa kekasihku pulang ke
kosan dan tersenyum puas untuk hari ini bahwa sendiri tak berarti kesepian tapi dimana kita bisa melepas kesepian sebagai kebahagian tersendiri
Tamat.......