Aku sedang bersepeda pagi di dekat danau yang besar
aku sangat menikmati goes pagi ku sambil menikmati pemandangan danau yang sangat indah
danau itu di kelilingi pohon pohon besar yang membuat udara terasa asri seperti tak ada polusi
saat aku melihat danau ada orang yang tak sengaja melempar ku dengan kaleng itu membuat ku oleng dan terjatuh
" aaaa " teriak ku sambil berguling guling
aku terjatuh kedalam danau barang ku pun karna aku membawa sebuah tas punggung
aku berenang untuk menyelamat kan diri tapi tiba tiba kaki di tarik sesuatu
" aaaaaaa tolonggg " aku berteriak meminta tolong
orang orang berlari kearah danau dan menceburkan diri mereka
mereka mencari ku tapi tak ada satu pun yang menemukan aku
sedangkan aku sedang memberontak agar yang menarik kaki ku bisa lepas
aku sudah hendak kehabisan nafas tapi tiba tiba yang menarik kaki ku itu hilang dan dengan cepat aku berenang kepermukaan
sampai nya di permukaan
" hahhh akhir nya aku sampai ke atas hahhh " aku menghirup udara sebanyak banyak nya dan setelah itu membuang nya mengganti dengan udara yang baru
setelah itu aku mengedarkan pandangan ku ke seluruh danau tunggu danau ini bukan danau tapi ini semacam pemandian air panas
" AAAAAAAA " aku berteriak kaget melihat seluruh laki laki yang menatap ku
aku cepat cepat naik keatas tapi Di cegat dua laki laki yang tak ku kenal mereka semua hanya memakai celana pendek dan tak memakai baju
" siapa kau berani berani nya masuk kepemandian khusus para pangeran " ucap salah laki laki yang mencegat ku
" pangeran? " menyeringit bingung
" siapa kau " ucap nya lagi
" maap aku tak tau ini dimana aku tadi ada di sebuah danau dan tiba tiba kaki ku di tarik oleh sesuatu aku tak tak tau tiba tiba berada disini " ucap ku dengan tenang tak lagi kaget tapi aku menunduk karna mereka tak memakai pakaian
" bohong kau pasti bohong " ucap salah satu dari mereka
dengan berani aku menatap orang tersebut
" aku tak berbohong liat lah pakaian ku ini dan ini masih ada topi sepeda , aku sedang goes tadi di dekat danau " ucap ku membela
Mereka semua menyeringit bingung
" apa itu goes dan apa itu sepeda " tanya salah satu dari mereka
Aku membelak kan mata ku " astaga jaman apa ini goes dan sepeda saja kelian tidak tau apakah kelian tidak pernah bersepeda dan berolahraga " ucap ku bertanya pada mereka semua
Mereka dengan polos nya menggeleng
" APA " sekali lagi aku kaget
" dan apa ini dan itu dari mana otot perut kelian kalau tidak berolahraga " aku menunjuk nunjuk otot mereka
" ini kami dapatkan dari berlatih pedang, memburu dan berperang " ucap mereka bersamaan
" memburu? berperang? "
" sejak kapan negara C ini suka berperang , perasaan ku negara C tak pernah berperang dengan negara negara lain " memandang mereka masih tak mengerti
" tunggu sebentar kenapa kelian tak memotong rambut " ucap ku memerhatikan rambut mereka panjang seperti perempuan
" ini memang gaya dan kenapa kau berpakaian seperti itu kami tak pernah melihat pakaian seperti itu dan apa yang ada di telinga mu dan apa yang ada di pundak mu itu " tanya laki laki yang ada di dekat ku
" apa kelian tak tau ini " menganga tak percaya
Dan mereka menggeleng lagi
" oh ya tuhan jaman apa ini " aku memijit pangkal hidung ku
" ini jaman kekaisaran kedua " ucap salah satu laki laki
Aku menyipitkan kan mata ku lagi " kekaisaran kedua sejak kapan ada kaisar di negara ini hanya ada presiden tak ada yang lain selain presiden atau jangan jangan kelian prank aku astaga kelian bikin prank sampai segini nya " ucap ku tertawa
" mana kamera nya cepat aku sudah tau kelian prank aku aku tidak bego untuk di prank " ucap ku masih tak percaya
Mereka hanya melihat ku yang tertawa
tiba tiba aku berhenti tertawa dan menatap mereka " apa ini betulan ini jaman kekaisaran kedua " menatap mereka
Mereka mengangguk
" apa aku harus cek " aku mengambil hape dalam tas ku untung saja tas ku anti air dan earphone ku anti air
" astaga ini betulan jaman kekaisaran dan disini tak ada sinyal " ucap ku berkaca kaca
Aku membuka aplikasi musik dan menyalakan musik yang ku download jadi itu tak membutuhkan jaringan
" huwaa " aku menangis sambil mendengar musik sedih
aku meletakan hape ku kedalam lagi
" huwaa aku terdampar di jaman kuno "
" kau dari jaman apa " tanya salah satu dari mereka
" hah aku makan sendal "
" kau dari jaman apa " dia berteriak
" astaga maap aku tak mendengar " melapas earphone ku
" hei kau mendekat " laki laki yang ku tunjuk mendekat
" jangan kau apa apakan cukup kau dengarkan oke " dia mengangguk
Aku memasang earphone ke telinga nya
" dari mana orang berbicara ini " kaget nya
" syutt itu lagu dari jaman ku dan cukup kau dengar kan saja " ucap ku sambil mengganti lagu dengan lagu HOT SAUCE
" lagu apa ini " ucap nya
" syuutt nikmati saja itu sangat seru " dia mengangguk
" kau ucap apa tadi maaf aku tak mendengar " ucap ku
Dan dia tersenyum " kau dari jaman apa "
" oh aku dari tahun 2022 " ucap ku
" apa kau dari masa depan "
" bisa jadi jadi kelian tolong bantu aku untuk tinggal di jaman ini "
Mereka mengangguk kecuali orang yang ku pasangkan earphone dia menari tak jelas
Dan kami menatap nya dia yang merasa di tatap itu pun langsung terdiam dan melepaskan earphone dan membalikan earphone itu pada ku
" terimakasih itu sangat seru " ucap nya tersenyum malu
" hei kami mau juga " ucap mereka
" apa kelian mau mendengarkan nya " mereka mengangguk
aku mengeluarkan spiker dan hape ku dalam tas ku sebenarnya aku membawa baju juga dan banyak lagi karna mau latihan dance dan tampil dance setelah goes
" ini aku taruh di meja sini yah dan jangan bertanya cukup kita mendengar dan menari bersama sama " ucap ku yang lelah menjawab pertanyaan mereka
Mereka mengangguk
Aku mulai menghidupkan spiker dan menyalakan Bluetooth spiker dan Bluetooth hape ku
" ayo kita mulai dance " menyalakan lagu LALISA
mereka terkejut dan aku mulai dance
" ayo dance bersama " ucap ku dance mengikuti lagu itu tapi mereka menggeleng
" haduhh ganti sajalah " aku menganti dengan lagu FLY ME TO THE MOON
aku bernyanyi
Setelah beberapa lagu kami dengarkan aku pun mematikan dan menaruh spiker ku lagi kedalam tas
" apa kelian mau sampai siang disini aku mau mengganti baju ku ayolah aku disini tak punya satu pun kerabat dan aku tak punya tempat tinggal ku apakah kelian mau menampung ku " ucapku
Mereka mengangguk tersenyum
" terimakasih aku akan memasakkan kelian makanan yang sangat enak setelah ini " ucapku
Mereka mengangguk bersemangat
" hei kau jangan keluar dulu tunggu kami kau bisa di tuduh sebagai penyusup nanti nya " ucap salah satu laki laki
Aku mengangguk
kami keluar bersama sama aku mengeratkan tas ku takut ada yang mengambil
Ada banyak pengawal mereka sejak dari tadi di depan pintu karna mendengar suara lagu yang ku setel tadi
" pangeran pertama siapa gadis ini " ucap pengawal
" dia adalah kekasih kami " ucap pangeran pertama
" tolol " dalam hati ku
Pengawal pengawal itu mengangguk
" dan siapkan kamar nya di depan kamar kami " ucap pangeran pertama datar
" baik pangeran " mereka semua pergi
dan aku di tuntun ke kamar salah satu pangeran
Sampai nya di kamar
" apa kelian di sini terus aku mau menganti baju " mereka mengangguk keluar tapi salah satu pangeran masih di dalam kamar
" aishh kenapa masih disini "
" apa kau mau di bawakan pakaian ganti " ucap nya
" mau tapi akan ku pakai nanti aku masih punya satu pakaian ganti di dalam tas ku " ucap ku
Dia mengangguk lalu keluar
Aku segera mengganti baju dengan baju untuk ku pakai latihan dance tadi setelah mengganti pakaian aku keluar
mereka semua menatap ku
" kenapa kelian menatap ku "
" kau sangat cantik memakai pakaian masa depan itu "ucap salah satu pangeran
" terimakasih dan kelian sangat tampan memakai baju pangeran itu " ucap ku tiba tiba pipi mereka merah
" astaga kenapa dengan pipi kelian " ucap ku
" tidak papa " ucap pangeran pertama
" ayo berkenalan nama ku Lia dan kelian "
" aku pangeran pertama yang bernama Qian Kun " mengenalkan nama nya
" aku pangeran kedua nama ku Dong Si Cheng "
" kalo aku pangeran ketiga Li Yong Qin "
" jangan tanya lagi aku pangeran ke empat yang paling tampan nama ku Huang Xuxi " tersenyum genit sedang kan aku ikut tersenyum
" ahhkkk hati ku berdegup degup karena mu nona " ucap pangeran Huang Xuxi
" sudahlah pangeran kelima sekarang giliran ku yang berkenalan dengan nona lia kenalkan nama ku Won Kunhang "
" dan aku pangeran keenam nama ku Xiao Dejun "
" dan aku pangeran ketujuh Liu Yang Yang "
" wah nama kelian sangat bagus dan kelian sangat tampan apalagi pangeran kedua " pangeran kedua menunduk malu
" aku kau tak menyebut ku tampan "
" ya kau sangat tampan dan tinggi pangeran keempat "
" terimakasih nona kau sangat cantik " ucap nya
dan aku melihat seperti WAYV
Pangeran pertama terlihat seperti kun , pangeran kedua terlihat seperti winwin , pangeran ketiga seperti ten , pangeran keempat Lucas dia sangat mirip, pangeran kelima seperti hendrey, pangeran keenam seperti Xiao jun dan pangeran ketujuh seperti
Yanyang ,tapi ada banyak hal yang membedakan mereka, rambut salah satu nya rambut pangeran pangeran panjang sedangkan WAYV itu pendek seperti laki laki pada umum nya dan banyak lagi yang membedakan mereka
" nona lia kapan kau memasak " ucap pangeran keempat
" dan berhenti lah kami tau kami sangat tampan apalagi aku pangeran keempat " mengedipkan mata nya sebelah
" astaga aku hampir lupa maaf kan aku " aku meminta maaf karna lupa hendak membuatkan makanan untuk mereka
" tidak papa nona lia " ucap mereka bersamaan
" tapi bagaimana aku memasak sedangkan aku tak tau dimana dapur " menatap mereka
pangeran pertama terkekeh " ayo ikuti aku aku akan menenami mu memasak " memegang tangan ku
" hei aku juga ingin menemani nona lia memasak bukan kau saja pangeran rakun " ucap pangeran ketujuh dan ia juga memegang tangan ku sebelah
" hei pangeran tampan ini juga mau menemani nona lia yang cantik memasak bukan kelian berdua saja " tersenyum kepada
" uhh sangat pede seperti lucas " dalam hati ku
" ayo kelian semua yang ikut menemani ku memasak jadi ayo kita kedapur "
mereka mengangguk
sampai nya di dapur
" apakah kelian bisa menyalakan api di tungku itu "
aku tak bisa menyalakan pundukan api karna itu sangat sulit sudah tak ada korek api dan minyak gas
" seperti nya ini keahlian ku nona lia " pangeran keenam maju
dengan satu jentikan jari api sudah menyala
" astaga kau sangat hebat pangeran Xiao Dejun " aku hampir saja menganga
" haiss andai saja aku punya kekuatan api pasti aku akan di puji oleh nona lia " pangeran keempat Huang Xuxi
" tenang saja pangeran Huang Xuxi meskipun kau tak mempunyai kekuatan api tapi kau sangat tampan menurut jadi jangan cemberut nanti tampan mu berkurang " pangeran huang xuxi itu pun langsung tersenyum dan tiba tiba mengecup pipi ku
" hei jangan mencium ku itu tidak sopan " kesal ku , walaupun mereka sangat baik tapi bukan arti nya aku membolehkan mereka melakukan hal lebih pada ku
kami baru saja bertemu jadi aku harus hati hati
" maafkan aku nona aku " pangeran keempat meminta maaf pada ku
" kali ini aku maafkan tapi tidak di lain waktu " ucap ku masih kesal
" oh ayolah aku sangat lapar " ucap pangeran keenam
" baiklah apakah disini ada minyak goreng " tanya ku
" tidak ada disini hanya ada minya kelapa ini " pangeran pertama memberikan aku minyak kelapa
" apa bisa memasak nasi goreng dengan minyak kelapa dasar anak tolol coba aja dulu " dalam hati
aku mulai menyiapkan bahan bahan
setelah bahan bahan sudah jadi aku memasak nasi goreng tapi berwarna seperti nasi putih biasa karna tidak ada kecap di jaman ini
" eumm sangat harum " ucap pangeran kelima
" ini sudah jadi pangeran pertama sini piring mu " pangeran pertama menyeringit bingung
" apa itu piring " tanya nya
aku langsung mengamambil piring dari tangan pangeran pertama
" ini nama nya piring jadi jangan tanya lagi " ucap ku sambil menuangkan nasi goreng putih kedalam piring pangeran dan menaruh satu telur mata sapi di piring pangeran
" ini punya mu dan pangeran kedua piring mu "
" ini nona "
aku menaruh kembali nasi goreng putih kedala. bibi piring pangeran dan menaruh satu telur mata sapi ke piring pangeran kedua begitu seterus nya
" hei ayo makan " ucap ku pada mereka
mereka mengajak ku ke ruang makan
setelah itu kami pun makan bersama tak lupa mereka memuji masakan ku
setelah makan
MALAM
malam pun tiba
ada satu pengawal datang ke kamar pangeran pertama
" selamat malam pangeran maaf mengganggu "
" ada apa kau ke kamar ku " tanya pangeran dengan datar
" pangeran pangeran di panggil dan juga kekasih pangeran ikut di panggil kaisar " pengawal menunduk takut
" baiklah aku bersama pangeran lain nya akan kesana membawa kekasih kami jadi kau boleh pergi " menutup pintu
dan pengawal pun pergi
setelah pergi pangeran memberitahu kan bahwa mereka harus datang menemui kaisar lewat batin
setelah siap mereka mengetuk pintu ku
aku berlari menuju pintu " iya ada apa pangeran "
" kita semua di suruh untuk menemui kaisar " ucap pangeran pertama
aku yang langsung mengerti itu pun menutup pintu dan mengganti pakaian yang di berikan oleh pangeran pertama tadi
" aaah baju ini sangat berat " ucap ku
aku sudah siap dan langsung menemui pangeran di depan pintu kamar ku tak lupa aku membawa tas ku
aku tak mau kehilangan tas ku karna di dalam nya sangat penting
sampai nya di kediaman kaisar disana sudah ada banyak orang yang tak ku kenal dan banyak perempuan
perempuan perempuan disana berpakaian sangat terbuka dan mereka menatap ku tajam bukan nya takut aku malah menatap tajam mereka
aku di gandeng oleh pangeran keenam dan pangeran keempat
setelah masuk kami duduk di kursi paling depan tak lupa juga kami memberi salam pada kaisar
" selamat malam anak anak ku " ucap kaisar
" selamat malam ayah " ucap pangeran
" mengapa ayah memanggil kami dan mengapa banyak perempuan disini ayah ",tanya pangeran pertama
" ayah dengar kelian mempunyai kekasih yang sama ayah hanya menguji kekasih kelian apakah pantas bersanding dengan kelian "
pangeran pangeran mengepalkan tangan mereka
" ayah dia adalah gadis yang sangat baik ki jatuh hati pada nya saat pandangan pertama " ucap pangeran kedua
" anak anak ku itu menurut kelian makanya ayah akan menguji dia dengan putri dan anak pemerintah lainya di kaisar ini maupun kekaisaran lain " ucap ayah
" apakah kau bersedia " ucap kaisar menatap ku
aku mengangguk agar tak mempermalukan pangeran pangeran
pangeran pangeran menatap ku tersenyum
lomba pun di mulai banyak gadis gadis menunjukan bakat mereka bakat mereka sangat luarbiasa itu membuat ku insecure
sampai pada putri huanran
putri huanran sangat berbakat dari gadis gadis yang lain dia menari, melukis banyak lagi itu membuat ku menjadi semakin insecure
setelah huanran selesai kaisar memanggil ku untuk menunjukan bakat ku
" huufff tenang lia "
baru beberapa langkah seseorang dengan sengaja menumpahkan makanan ke baju ku keliatan sekali sengaja nya
" maafkan aku aku tak sengaja " ucap seseorang itu menunduk
" nona lia " ucap pangeran
" tak apa " ucap ku
" sebentar kaisar aku mengganti pakaian ku tak mungkin aku memakai pakian kotor ini " ucap ku
kaisar mengangguk
putri huanran berjalan kearah ku sambil membawa pakian
" nona aku mempunyai satu pakaian ini untuk aku meminjamkan nya untuk mu " ucap nya memberi pakaian kepada ku
" terimakasih putri huanran " aku mengambil baju itu
dan putri huanran pergi ke tempat duduk nya
aku berjalan ke arah pangeran ketiga
" pangeran bisakah kau mengantarkan ku ke ruang ganti " pangeran mengangguk setuju dan aku mengambil tas ku
banyak orang bertanya tanya apa yant sedang ku bawa itu tapi aku cuek
sampai nya di ruang ganti
" nona lia tolong jangan pakai pakaian yang di berikan oleh putri huanran " ucap pangeran
aku mengerutkan alis ku " kenapa aku tak boleh memakai nya " tanya ku
" dia menaburkan sesuatu di pakaian itu " dengan cepat tangan ku membanting pakian tersebut
" ehehe maaf aku spontan melakukan nya "
" tidak apa bagaimana kau mengganti pakaian mu "
" tidak apa aku mempunyai satu pakaian lagi " ucapku masuk kedalam ruang ganti
aku mengganti pakaian ku dengan gaun yang sangat bagus menurut ku dan sepatu hak tinggi aku menggerai rambut ku
" ini lebih baik " ucap ku
aku keluar
" ayo kita kembali kedalam " menarik tangan pangeran ketiga
pangeran ketiga menatap ku
" sudah jangan menatap ku seperti itu aku tau aku jelek "
" bukan jelek kau sangat cantik nona lia "
" terima kasih pujian nya "
kami berdua masuk kedalam dan banyak orang menatap ku
" mengapa mereka menatap ku seperti itu " bisik ku kepada pangeran ketiga
" sudah ku bilang karena kau sangat cantik nona " balas pangeran ketiga
pipi ku memerah
" uhh kau sangat imut ketika malu nona " mencium pipi ku
aku melotot
" maaf kan aku " kabur ketempat duduk nya
dan aku menitipkan tas ku kepada pangeran pertama
aku maju kedepan
" selamat malam semua "
mereka membalas sapaan ku
" sebelum aku menunjukan bakat ku ada yang ingin aku sampai kan pada kaisar " menatap kaisar
" silahkan "
" jika aku jadi kau aku tak ingin membuat perlombaan yang pantas bersanding pada putra putra mu tapi aku akan menilai sikap nya pada anak anak ku kelak apakah sikap nya pantas untuk anak anak ku dan apakah dia pantas menjadi menantu ku "
" bakat tak menunjukan aku pantas bersama anak anak mu tapi sikaplah yang pantas dan rasa cinta lah yang pantas untuk apa jika mempunyai banyak bakat tapi hati nya busuk sikap nya semena mena terhadap orang "
" jika ia semena mena terhadap orang maka dia juga akan begitu terhadap mu nanti nya kaisar jadi berhati hati lah memilih menantu "
ucapan ku di dukung oleh semua orang dan kaisar tersenyum
" hari ini aku akan menyanyikan satu buah lagu "
" You're just too good to be true
Can't take my eyes off of you
You'd be like Heaven to touch
I wanna hold you so much
At long last, love has arrived
And I thank God I'm alive
You're just too good to be true
Can't take my eyes off of you
Pardon the way that I stare
There's nothin' else to compare
The sight of you leaves me weak
There are no words left to speak
But if you feel like I feel
Please let me know that it's real
You're just too good to be true
Can't take my eyes off of you
I love you, baby
And if it's quite alright
I need you, baby
To warm the lonely night
I love you, baby
Trust in me when I say
Oh, pretty baby
Don't bring me down, I pray
Oh, pretty baby
Now that I've found you, stay
And let me love you, baby
Let me love you
You're just too good to be true
Can't take my eyes off of you
You'd be like Heaven to touch
I wanna hold you so much
At long last, love has arrived
And I thank God I'm alive
You're just too good to be true
Can't take my eyes off you
love you, baby
And if it's quite alright
I need you, baby
To warm the lonely night
I love you, baby
Trust in me when I say
Oh, pretty baby
Don't bring me down, I pray
Oh, pretty baby
Now that I've found you, stay
Oh, pretty baby
Trust in me when I say
Oh, pretty baby "
" terimakasih "
mereka semua bertepuk tangan meriah
" selamat nona kau pantas menjadi pendamping anak anak ku " ucap kaisar