Malam itu aku sedang dalam perjalanan pulang kerumah, aku tinggal di daerah pinggiran kota lebih tepatnya aku nge kost, karena sudah 4 tahun aku hidup terpisah dari keluarga.
ini adalah perkotaan, tapi lewat pukul sepuluh malam suasana nya sudah sangat sepi.
perkenalkan namaku wulan , aku bekerja di toko roti terkenal punya artis kenamaan. Kebetulan hari ini aku dapat shift siang (jam kerja mulai 14.00 sampai 22.00 waktu setempat ).
Aku mengendarai motor matic kesayangan ku yang aku beli seken dari hasil tabunganku bertahun tahun.
Aku sadar pilihanku untuk hidup mandiri adalah pilihan yang sulit. Tapi aku juga tidak mau kalau hanya tinggal didesa ku, mengurus kebun dan ternak, sementara orang tua menyekolahkan aku sampai sekolah menengah atas (SMA).
Didesa tempat tinggalku lulusan SMA sudah sangat membanggakan. Apalagi aku selalu masuk ranking 3 besar disekolah. Orang tua dan sanak saudara ku bangga padaku, Tapi aku tidak bisa munafik , gejolak jiwa mudaku ingin bebas mencoba hal hal baru dikota besar.
Dengan berat hati orang tuaku mengijinkan, dengan syarat yang wajib aku penuhi,
Aku harus tetap menjaga kehormatan ku
Aku harus tetap menjaga harga diri sebagai seorang wanita
Aku harus menjaga nama baik keluarga terutama kedua orang tua ku
Dan disinilah aku sekarang...
Suasana malam ini terasa berbeda, lebih sunyi dan hampir tidak ada kendaraan yang lewat.
Aku sempat berpikir yang aneh aneh seperti,
_gimana kalau aku ketemu setan_
_gimana kalau didepan belokan sana ada berandal mabuk_
_gimana kalau ada begal yang mau merampok_
sebisa mungkin aku harus berpikir positif dan bisa menguasai situasi 😎
salah satu hobiku adalah membaca novel online tentang kisah CEO CEO tampan atau BOS BOS Kaya yang menemukan pasangan hidup dari kalangan orang biasa.
Aku sering berkhayal jika suatu saat jodohku bisa saja seorang CEO atau BOS yang tampan hehehe...
Dan itu menjadi salah satu motivasi ki tetap bertahan dikota ini sampai sekarang.
Selama kurang lebih 15 menit perjalanan, aku hampir sampai tempat kost ku. Lalu tiba tiba aku mendengar suaranya rintihan, "to...to..tolong..."
Keadaan gelap hanya ada lampu penerangan jalan seadanya, iiiihhh ngeri jangan jangan itu setan yang mau menampakkan diri.
Aku mengendarai motor pelan, karena sudah masuk gang kecil dekat rumah kostan ku.
Beberapa meter lagi aku sampai pintu pagar kost ku saat tiba tiba...
Ada seseorang yang muncul mendadak didepan ku dan seketika aku mengerem motor ku. Aku lihat orang itu tergeletak begitu saja ditengah jalan.
Aku segera turun dari motor untuk memastikan kalau aku tidak menabrak orang itu.
Fiuuhh...dugaanku benar, aku tidak menabrak nya. tapi kenapa dia malah tiduran disitu ya...Hhmmm..
"tuan..tuan.. bangunlah.."
"Tolong bangunlah tuan..jangan tiduran ditengah jalan seperti ini..hey.." aku menepuk pundaknya agak keras dan akhirnya dia merespon.
"Hhmm...to...tolong aku.." dia nampak kesakitan di sekujur tubuhnya.
"Tuan..aku ingin menolong tapi aku juga takut kalau kamu bukan orang baik, nanti setelah aku menolong mu bisa saja kamu menyakiti aku, merampok bahkan memperkosa ku.. oh itu tidak boleh terjadi ferguso.."
"aku akan meninggalkan mu disini saja ah.."
saat aku hendak berdiri menuju motor, dia menarik tanganku lalu pingsan, "...eh"
Akhirnya aku terpaksa menolong nya, aku membawa orang itu kerumah kost , setelah sebelumnya aku meminta ijin ibu kost.
syukur ibu kost nya baik hati dan mau membantu aku membawa orang asing ini.
Aku membaringkan dia di sofa.. sementara ibu kost menyiapkan air hangat untuk membersihkan tubuhnya, aku mengusap minyak kayu putih di dekat hidungnya, berharap dia merespon..
Dia menggeliat, "Hhmmm... dimana aku ? apa aku sudah mati ?"
_tampan_
"anda belum mati tuan... tadi cuma pingsan dan saya yang menolong mu"
"terimakasih nona..." pria itu seperti mau bangun tapi tenaga nya terlalu lemah , jadi aku hanya menyuruh dia berbaring saja.
"maaf ya tuan.. saya akan membersihkan luka anda,, tidak apa apa kan ? atau tuan sendiri yang mau membersihkan ?"
"aku sedang tidak berdaya nona...maaf merepotkan mu..." kata pria itu pasrah lalu memejamkan mata.
baru kali ini aku membersihkan tubuh seorang pria, pria dengan tatapan yang mempesona..
_bapak ibu... seperti nya aku sudah menemukan jodohku Aaaa_ (teriak ku dalam hati)😅
selesai membersihkan dan mengobati luka luar nya, aku segera membuatkan bubur dan teh hangat untuk dia, sebelum nya aku juga sudah membelikan obat di apotek 24jam dekat kost.
"tuan...bangun dulu..."
"ini aku buatkan makanan untukmu tuan.."
setelah dia bangun dan duduk, aku memberikan bubur dan teh manis hangat
setidaknya dia harus bisa makan sendiri kan..
selesai makan aku memberikan obat pereda nyeri untuknya..
"terimakasih nona sudah mau merawat ku..." ucapnya lirih dengan senyum yang menawan
_aku terpesona_
"nona..boleh kan aku tidur disini semalam ?"
"sebenarnya aku tidak pernah satu ruangan dengan orang asing tuan, apalagi kita adalah pria dan wanita..
tapi tadi ibu kost sudah tau dan beliau mengijinkan mu untuk istirahat disini semalam." kataku jujur
"jadi..."
"jadi..tuan akan tidur disofa ini, sedangkan saya akan tidur dikamar dan mengunci pintu dari dalam, jadi tuan ga boleh macam macam ya... apalagi sampai berpikir untuk mengambil barang barang berharga saya disini..OKE ??"
"baiklah nona..." (bicaranya panjang sekali..😏)
"tenang saja aku bukan pria jahat yang suka mencuri kesempatan.. aku hanya sedang sial hari ini karena ketidak hati hatian ku.."
Dan begitulah malam panjang yang aku lewati dengan pria asing dirumah kost ku..
PAGI HARI...
Aku sudah bangun sejak subuh tadi, aku sudah mandi, sudah belanja bahan makanan untuk beberapa hari...
iya hidup dikota harus bisa berhemat, salah satu nya adalah aku tidak pernah jajan sembarangan, aku lebih suka memasak sendiri, toh porsi yang makan hanya aku, jadi porsinya lebih hemat, murah meriah, sehat dan mengenyangkan..
"TUAN... BANGUNLAH...ini sudah siang jangan seperti kebo dirumah orang... habis ini saya harus pergi bekerja tuan...haish "
Pria itu tampak menggeliat mendengar suara cempreng ku dari dapur ish ish ish
Dua porsi nasi hangat dengan lauk tempe goreng, sambal tomat, sayur bayam sudah tersaji dimeja makan
perutku sudah sangat keroncongan jadi aku mau mau makan duluan
"nona...boleh saya ikut makan ?" suara cacing diperutnya menggelikan
"tentu saja... ini saya sudah menyiapkan dua porsi untuk kita, lagian daritadi dibangunin gak bangun bangun sih... buruan gih makan mumpung masih hangat.."
"baik nona.. terimakasih..sudah lama aku tidak makan makanan rumahan seperti ini"
kami makan dalam diam, hanya ada suara sendok dan piring,
aku heran... Ya TUHAN..pria itu makan banyak sekali, tiga kali lipat dari porsi makanku,
padahal lauk yang aku masak itu untuk persediaan sepulang kerja nanti, eh malah dihabisin..huft...
"Anda ini lapar apa doyan tuan hehe..."
kataku setelah selesai makan dan memberi nya obat dan teh hangat
"maaf nona.. makanan nya enak.. aku suka sekali..."
jawabnya canggung
Setelah membereskan sisa makanan dan berganti seragam kerja, "tuan maaf... saya mau berangkat kerja..tuan bisa pergi sekarang kan ?"
"hhhmmm...nona... sebenarnya.."
"aku ingin segera pergi tapi... aku kehilangan ponsel, dompet, dan uang sejak tadi malam, jadi nona.."
"bolehkah aku pinjam ponselmu ? aku akan menelpon supir untuk menjemput ku.."
"haish...tuan anda ini sangat merepotkan.."
"ini terakhir kali saya menolong ya.."
Setelah drama penantian penjemputan akhirnya pria itu pergi..
dan akupun bisa lanjut otewe kerja..
Sepanjang perjalanan kali ini aku merasa sangat senang, lebih tepatnya karena hari ini adalah hari gajian wkwkwk
aku sudah membayangkan mau membeli salah satu barang yang aku incar bulan lalu..
dengan senyum ceria penuh warna aku tiba di tempat kerja..
seperti biasa, setelah absen aku langsung menuju tempat pelayanan tamu. Hari ini ramai sekali pengunjung yang datang..Aku melayani pesanan mereka dengan sepenuh hati dan tak terasa hari sudah mulai sore menjelang malam..
saat waktu pergantian shift semua karyawan dikumpulkan di ruangan bos, katanya akan ada bos baru yang akan handle toko ini, karena bosa yang lama akan dipindah ke cabang lain
DEG...
_APA INI
KEBETULAN MACAM APA INI
KENAPA PRIA ITU BISA ADA DISINI...
"jangan...jangan .." oh tidak
***
sampai dirumah kost aku langsung bersih bersih badan , ganti baju dan Langsung ambruk dikasur..
aku merasa sangat shock karena ternyata
ORANG YANG AKU SELAMATKAN ADALAH BOS KU
masih ingat sekali bagaimana tadi pria itu melihat ku, dan bagaimana penampilan nya bisa berubah 360° sangat berbeda dari yang semalam berantakan sekali..huft
"apa yang sudah aku lakukan.."
"aku bahkan memberi makan bosku makanan rakyat jelata.."
"mau taruh dimana mukaku besok kalau ketemu lagi.."
Nasib apa ini TUHAN...
***
BEBERAPA MINGGU KEMUDIAN
semua berjalan baik baik saja, seperti nya pria itu profesional karena tidak pernah mengungkit kejadian malam itu... syukurlah..
"Wulan"
"ya chef"
"ini ada pesanan kue untuk delivery..
tapi yang bersangkutan ingin kamu yang mengantar.."
"benarkah chef ? harus aku ya..?"
"iya wulan disini dia bilang begitu, apa mungkin dia teman mu ? tapi mana mungkin orang kaya mau temenan sama remahan tepung kayak kamu hehe.."
"chef juna... tolong jangan ngeledek gitu dong.. bener sih aku cuma remahan tepung tapi kam aku gadis baik baik, rajin bekerja, rajin Menabung, suka menolong, tidak sombong, ramah, baik hati..."
"Sstt sudah sudah..kamu kalau dipancing sedikit nyautnya kemana mana..."
dengan semangat 45 aku berangkat ke alamat di tuju..
***
kompleks perumahan mewah..
waah ini tempat tinggal orang orang kaya ya
rumahnya mewah semua...
oke aku tinggal cari rumah nomor 313 dan ah itu dia
tapi kenapa rumah ini paling berbeda ya..
ini seperti rumah joglo jawa tapi versi sultan
TING..TONG...
setelah satpam membuka gerbang akupun memastikan alamat yang benar.
"pak...benar ini rumah tuan jimin ?"
"saya mengantar kie yang beliau pesan ditoko Y.."
satpam mengecek nota pesanan dan mempersilahkan saku untuk Langsung kerumah utama
tepat didepan pintu kayu dengan ukiran khas jawa
aku memanggil siempunya rumah, "selamat siang... permisi..tuan jimin... ?"
Ceklek..pintu terbuka dan yang membuka adalah pria itu alias bos ku yang lebih tepatnya biasa dipanggil tuan jimin.
_ah harusnya aku sudah tau dari awal , mana mungkin nama bisa sama, ternyata memang sama orang nya_
_padahal aku selalu berusaha menjauhi pria itu.._
"masuklah..." kata tuan jimin
aku masuk kedalam rumah itu..
"sangat indah rumah anda tuan.."
tuan jimin tersenyum manis padaku...(ah sialan dasar aku)
"tuan ini kue mau diletakkan dimana ?" kataku mengarah ke meja ruang tamu
"tuan ini aneh sekali padahal tuan bisa langsung ketoko dan makan kue apa pun yang tuan mau, kan tuan bos nya... tapi malah seperti ini tuan ngajak saya main kurir kuriran.. awalnya saya pikir cuma nama pemesan aja yang sama, ternyata memang orang nya sama.. saya merasa dikerjain tau gak huft..."
"hei wulan...bicara mu selalu banyak seperti gerbong kereta api" kata tuan jimin sambil mengambil bungkusan kue dari tanganku.
bukannya meletakkan dimeja dia malah membawa kue itu ke dapur..
akupun mengikuti dari belakang, "jadi kue kue ini untuk perayaan apa tuan ?"
"tentu saja perayaan ku.." jawabnya jenaka
"hari ini mood ku sedang sangat bagus jadi ingin makan kue yang lezat bersama orang yang sudah menyelamatkan nyawaku.. dan aku memesan semua kue ini bukan sebagai bos tapi hanya sebagai jimin.."
"ayo ayo sini duduk wulan..aku akan menyiapkan semuanya oke.."
_aku gugup seribu persen...(jantung kamu masih aman kan ?)_
_dia menganggap aku penyelamat nya padahal yang aku lakukan adalah hal yang lumrah_
_aku harus mengatasi kegugupan ini_
"tuan jimin...anda ini bisa aja sih ,tolong menolong itu sudah kewajiban kita sebagai manusia.."
"lagipula kalau tuan mau mentraktir saya kue, tuan tinggal telp kasir biar dia menyiapkan semua kue kesukaan saya , dengan begitu stok cemilan dirumah saya aman untuk beberapa hari kan...kalau seperti ini siapa yang mau menghabiskan tuan ??" kataku panjang lebar
"tentu saja kita yang akan menghabiskan semua kue ini.."
"dan sebelum kue ini habis kamu tidak boleh pergi oke..." santai sekali bicaranya
"HAH...😯" responku heran, "baiklah...aku menyerah"
_aku bisa jatuh cinta beneran nih sama pesona kriteria calon bojo impianku_
kami berdua benar benar berjuang menghabiskan semua kue itu...
"seperti nya perut kita membesar haha.."kata tuan jimin tertawa
"iya benar setelah ini timbangan badan kita akan lari kekanan beberapa kilo hehe.."
kami tertawa bersama, saling menertawakan kekonyolan hari ini ,
tanpa sengaja pandangan mata kami bertemu dan lalu
tiba tiba
suasana menjadi hening
mata kami saling bertautan dan wajah kami memerah seperti tomat 🍅
karena Situasi sudah sangat terlalu canggung akhirnya aku memutuskan untuk segera pamit..
sebelum terjadi hal yang tidak diperbolehkan..
aku hanya akan langsung pulang ke rumah kost,
tuan jimin menawarkan ingin mengantar ku tapi aku tolak
_perasaan ini...tolong jangan berkembang terlalu jauh, aku takut benar benar terjebak dalam pesona bos tampan calon bojo impian ku ini_
3 BULAN KEMUDIAN
Hubunganku dengan tuan jimin berjalan semakin baik, hubungan kami semakin dekat..
dia sering main ke kost ku untuk minta makan hehe (iya seperti nya dia ketagihan sama masakan ku)..
penampilan tuan jimin dikantor sangat keren seperti oppa Korea,
tapi diluar kantor dia sungguh pribadi yang sangat imut dan humoris (bayangkan saja jimin bts ya wankawan 😁)
bahkan aku punya panggilan khusus untuknya, "sweet mochi"
***
beberapa hari lagi usiaku genap 22tahun, usia yang cukup matang untuk menikah
bapak ibu didesa juga selalu menanyakan apakah aku sudah mempunyai pasangan ?bahkan mereka berencana menjodohkan aku dengn anak pak lurah, tapi aku langsung tolak mentah.
berkali kali aku bilang ke orang tua ku
_aku akan mendapatkan apa yang aku impikan_
_aku bahagia dengan hidupku sekarang_
_aku bertemu banyak orang baik dan juga spesial_
_aku benar benar sudah jatuh hati sama tuan jimin tapi aku tidak pernah mau mengakuinya_
_kasta sosial kami jauh berbeda_
_dia tuan muda aku Upik labu_
***
SEKARANG HARI JUMAT, kebetulan ini adalah hari libur ku
Aku berencana ingin piknik tipis tipis disalah satu tempat wisata tepi pantai
aku menyiapkan semua keperluan bekal makanan ku, karena aku hanya kan pergi sendiri mengendarai kesayangan ku, motor matic ku..
saat aku mengunci pintu dan hendak menyalakan motor, tiba tiba si sweet mochi melambaikan tangan di luar pagar dengan senyum jenaka nya, pakaian kasual nya celana jeans dan kaos putih, sesederhana itulah penampilan nya jika tidak sedang menjadi bos hehe..
"ada apa kesini jim... aku mau pergi.. aku tidak bisa memasak untukmu ... sana peegi ke warteg aja hush hush..." kataku sambil memakai helm.
tapi bukan jimin namanya kalau gak pakai ngeyel mode imut nya
"aku kesini bukan untuk makan wulan, aku mau ngajak kamu jalan jalan hari ini kamu libur kan ?"
"tapi aku gak mau loh jim..aku sudah punya rencana sendiri, tiap hari main sama kamu.bosen tau..."😁
"...ah kenapa begitu, baiklah sebaiknya aku ikut kamu aja , aku yang bawa motor oke ? okelah masa gak oke..."
begitulah..dengan helm yang dia pinjam dari ibu kost, dengan santai nya menggeser aku jadi penumpang dimotor aku sendiri
"dasar mochi sukanya memaksa"
"aku mau ke pantai XX , jangan salahkan aku kalau nanti kulit mu jadi kayak sawo matang.." gerutuku
sepanjang perjalanan kami berdua sangat mnenikmati angin sepoi-sepoi, jalanan tidak terlalu ramai karena ini bukan weekend,
sesekali kami bercanda...tertawa lepas..
Aku menertawakan kulit nya yang tidak mau pakai jaket, yang tadinya seputih mochi berubah jadi kayak gula jawa haha ...
dia berteriak, "....aarrgghhh panas sekali....ha ha ha..."
aku ikut teriak, " rasakan kau mochi, bukan seputih mochi lagi jadinya kayak coklat mochi ha ha ha..."
setelah beberapa saat kami sampai ditepi pantai,
angin nya mulai terasa sejuk karena menjelang sore.
aku menyiapkan beka yang aku bawa di bangku yang sudah disediakan
"jimin..aku hanya menyiapkan satu porsi bekal makanan dan minuman untukku sendiri, kamu kalau lapar atau haus jajan sendiri disana ya 😅✌️"
"ish mana ada..aku sudah jadi kang ojek dadakan buat kamu kulit ku sampai gosong begini, masa masih disuruh jajan sendiri ah ga asik. aku akan memakan apapun yang kamu makan titik."
"oke oke baiklah tua mochi...kita berbagi apa yang ada aja"
kami menikmati bekal yang aku bawa dengan sesekali melempar tawa..
benar benar healing terbaik..
"eh sebentar lagi matahari akan tenggelam, kita jalan kesana yuk sambil main air "
kami menyusuri sepanjang bibir pantai sambil menikmati udara sejuk dan matahari yang indah sambil bergandengan tangan
_sepertinya jantung kami sedang lari marathon bersama_
semakin dekat semakin canggung sampai akhirnya Jimin mengucapkan sesuatu,
"wulan... sebenarnya alasan aku menemuimu hari ini adalah untuk membicarakan sesuatu.."
"aku tau kita baru saing mengenal beberapa bulan, tapi entah kenapa aku merasa sangat nyaman bersama mu, sebelum nya aku mengira ini hanya perasaan empati saja karena kamu pernah menyelamatkan aku,
tapi semakin hari aku justru semakin takut jauh darimu, aku belum pernah merasakan perasaan seperti ini sebelumnya dengn siapapun.."
"wulan...kamu seperti sebuah SERENDIPITY yang tidak sengaja aku temukan tapi ternyata disitulah sumber kebahagiaan yang aku rasakan selama ini,
pertemuan kita yang unik justru menciptakan takdir tersendiri..
aku merasa hanya ingin menghabiskan seumur hidupku bersamamu.."
"wulan..maukah kamu hidup bersama ku sebagai ibu dari anak anak ku nantinya..??"
jimin mengeluarkan sebuah cincin dari saku celananya..
waktu seakan berhenti berputar, aku mati matian berusaha tetap tenang dan mencerna setiap kalimat yang dia ucapkan..
"jimin... apa barusan kamu ngajak aku nikah ?"
"aku hanya seorang wulan.. seorang gadis yang lari dari desa dan berjuang hidup dikota ini, aku tidak punya apapun untuk dibanggakan, aku tidak ada kelebihan yang pantas untuk bersanding dengan seorang tuan muda seperti mu.."
"sebenarnya apa yang kamu ucapkan barusan adalah hal sam yang aku rasakan selama aku mengenal mu, aku pun merasa kalau aku menemukan SERENDIPITY pada dirimu..jadi seperti nya aku tidak akan berkata tidak tuan mochi.."
jawabku senormal mungkin.
"..ah kamu sudah menjawab secara tidak langsung arti nya adalah IYA ,ya kan ?"
"iya tuan mochi, aku harap kita akan bisa saling melengkapi sampai akhir , kita akan menua bersama melihat anak cucu kita nantinya.."
seperti kupu-kupu berterbangan rasanya, geli 🤗
"hei..itu harusnya kata kataku, aku juga mau bilang begitu wulan.."
"Apakah artinya kita akan menikah minggu depan wulan ?"
"iya...eh apa ??"
dasar tuan pemaksa
jimin pun memakaikan cincin dijariku, kami menikmati senja dengan kebahagiaan berlipat ganda karena akhirnya kami saling mengakui perasaan masing masing
" ilove you wulan" bisik jimin
"i love you too my sweet mochi..."
"MY BOS MY SERENDIPITY " 😘
-TAMAT-