Angin berhembus kencang kesana-kemari .. seseorang dokter sedang kesusahan menyelamatkan nyawa orang ia ingin orang yang jadi pasien nya hidup. bagi nya pasien itu sudah seperti anak kandung nya
" kumohon kumohon tuhan. " ucap seseorang dokter
dokter itu kesusahan karena nyawa anak tersebut sedang kritis detak jantung nya sesaat ingin berhenti menandakan bahwa ia akan meninggal
" do-dokter biarkan aku meninggal aku capek dengan dunia ini.." ucap seseorang anak menangis wajah nya terlihat pucat tangan nya sedang di infus dan memegang tangan dokter yang sedang kesusahan
" tidak kumohon jangan kau sudah seperti anak kandung ku.. " ucap dokter tersebut meneteskan air mata
( ah badan ku terasa sakit sekali aku ingin pergi dari kesakitan ini..) dalam hati anak tersebut
tiba-tiba saja detak jantung anak tersebut berhenti berdetak berarti menandakan ia telah meninggal dari dunia yang kejam ini
" apa?! Alaskaa! " ucap dokter tersebut menangis histeris
anak yang telah meninggal itu bernama Alaska Kelvin di panggil Alaska , anak tersebut sangat menyedihkan menjalani hidup nya hanya di kamar rumah sakit terus menerus karena anak tersebut sakit-sakitan apakah kalian bertanya bagaimana keluarga nya? keluarga nya juga sudah tiada ia sudah tidak mempunyai saudara paman Tante .. jadi ia cuma hidup di rumah sakit di bayar oleh dokter yang merasa kasihan kepada nya dna merawatnya Alaska juga sudah menganggap dokter tersebut sebagai ayah nya
" ah apakah aku sudah di alam baka?." ucap Alaska
tiba-tiba muncul sesosok laki-laki dengan tampang nya yang misterius
" haloo aku adalah pengingat memory Ariel..jadi kau harus memutuskan kau akan tetap meninggal atau kembali hidup lagi di bumi " ucap Ariel tersenyum
" memory? ingatan masa lalu ku kah? gimana caranya? " ucap Aska (singkatan alaska ) bingung
" ini diaa alat pengingat memory ! kau bisa melihat masa lalu mu di sini~ " ucap Ariel bangga
" oh .. aku engga mau ngingetin masa lalu ku ." ucap Aska sedih
" tapi kau beruntung lho sudah di kasih kesempatan untuk hidup lagi padahal kamu udah meninggal " ucap Ariel bingung
" aku memang mau mati! " teriak Aska
" yakin? baiklah tapi lihat dulu memory mu ! " ucap Ariel langsung menyihir Aska untuk duduk dan melihat memory
" ahh! aku ga mau! " ucap Aska memberontak
" udah nonton aja! " ucap Ariel sedikit kesal
- memory Alaska -
" oee oeeee hiks hiks " ucap seseorang bayi .. ya bayi itu Alaska waktu masih bayi
kelahiran Alaska membuat seluruh keluarga kecil itu bahagia
beberapa tahun berlalu umur Alaska sekarang sudah sudah 9 tahun sudah SD
" mamaaa lihat nih nilai ujian ku 100 lhoo! " ucap Alaska bahagia
" oh ? bagus " ucap mama biasa
" ohh pinter anak ayah ! " ucap ayah
mama ku itu sangat sangat menyayangi ku sampai aku seperti terkekang di rumah saja .. mama ku bahkan tidak mengizinkan ku bermain bersama teman-teman ku kata nya bahaya karena banyak mobil motor berlalu lintas .. aku tahu aku juga akan berhati-hati tetapi mama ku tetap tidak mengizinkan ku bermain bersama teman ku akibat perbuatan mama ku aku bahkan tidak mempunyai teman di sekolah dan aku juga di bully teman-teman ku di sekolah ..
suatu saat teman2 ku berangkat sekolah dengan naik sepeda karena aku juga ingin naik sepeda untuk mengakrabkan diri ku kepada teman-teman kelas ku aku meminta izin untuk naik sepeda karena sekolah ku sedikit dekat dengan rumah ku.
ayah ku mengizinkan tetapi ayah mengingat kan aku bahwa harus minta izin sama mama .. aku pun meminta izin sama mama tetapi yah seperti yang aku pikirkan mama tidak mengizinkan ku ayah ku juga membela mama..
karena aku tidak ingin di marahin mama ayah aku pun tidak berangkat sekolah dengan naik sepeda dan aku di anterin Sama mama ku dengan menggunakan mobil nya , yah keluarga juga terbilang kaya ya..
tetapi mereka sungguh tidak ingin mengajariku belajar katanya mereka sibuk dengan pekerjaan mereka demi uang untuk kita..walau sedikit aku juga ingin bermain bersama keluarga ku seperti teman-teman ku yang lain
hari berganti Minggu berganti bulan dan berganti tahun
hari ini hari terbahagia ku aku ultah umur 10 thn tentu saja keluarga ku merayakan nya dengan membawa ku ke taman tetapi kejadian buruk terjadi mobil kita tertabrak truk-chan ( dasar truk Gada akhlaq ) keluarga ku meninggal dunia tetapi karena keajaiban tuhan aku masih hidup.
aku trauma dengan hari ulang tahun ku . aku berpikir jika aku tidak meminta mereka ke taman keluarga ku pasti tidak meninggal dunia , aku trauma dan menyalahkan diri ku mental ku kemudian turun tubuh ku menjadi sakit-sakitan akibat aku tidak rutin makan atau menjaga kesehatan ku aku capek.
tapi suatu saat ada seorang dokter yang amat baik hati yang dengan tulus ingin merawat ku dengan gratis dan ingin merawat ku tanpa uang ia juga membayarin biaya rumah sakit ku.. aku sudah menganggap dia sebagai ayah ku ..dia juga menganggap ku sebagai anaknya anak yang paling ia sayangi
" aku amat sayang terhadap mu dokter ian , " ucap Aska tersenyum
- memory Alaska the end -
" kenapa aku harus teringat ingatan ini ! " ucap Aska menangis histeris
" ahh kau sangat kasihan ,, baiklah2 kau memutuskan ingin hidup lagi atau pergi menemui orang tua mu ? " ucap Arie
" aku aku ingin mengikuti orang tua k- " ucapan Aska terpotong oleh ucapan Ariel
" yakin? kau tidak merasa kasihan kepada dokter itu? " Ariel menunjukan dokter ian yang sedang menangis histeris dan menatap tubuh Aska yang sudah meninggal
" ah... dokter ian aku bingung hiks " ucap Aska meneteskan air mata
" huh baiklah aku beri kau waktu baru memutuskan nya " ucap Ariel pusing
beberapa menit kemudian
" waktu habis silahkan dipilih Aska " ucap Ariel tersenyum
" aku ingin ma- " ucap Aska terpotong
( jangan menemui kami Aska kami baik2 saja di surga .. temui saja dokter yg sudah merawat mu itu kamu masih harus hidup Aska kami menyayangi mu ! ) ucap seseorang di hati Aska
Aska sungguh mengenali suara itu dan Suara itu adalah suara orang tua Aska mama ayah Aska yang paling ia sayang .. Aska menjadi bingung ingin memilih mati atau hidup ... akhirnya Aska memilih dan ia tidak akan menyesal dengan pilihan nya dia
" aku memilih HIDUP! " ucap Aska tegas
" pilihan yang bagus Aska .. baiklah aku mengabulkan pilihan mu yang Takan kamu sesali itu " ucap Ariel tersenyum manis
" selamat tinggal Aska " ucap Ariel
tiba-tiba saja kepala nya amat sakit tubuh2 nya juga sakit terasa seperti di tusuk 100 pedang ia serasa mual dan ingin muntah..
" hah dimana? " ucap Aska bangun
" ASTAGAAA TOLONGG MAYAT NYA HIDUP LAGI! " ucap orang2 yang sedang membawa Aska di kamar mayat
" ehh mayat? loh kok tubuh ku ga sakit lagi? wah kaya ringan " ucap Aska senang
" ada apa!? " ucap dokter ian
" ayah.. " ucap Aska malu
" Alaska?! ayah? " ucap dokter ian bingung dan langsung memeluk Aska
" kamu mati suri ya Aska? " ucap dokter ian bahagia dan menangis
" aku sayang kamu ayah " ucap Aska senyum bahagia dan menangis
" ayah? hiks kamu ini.. aku juga menyayangi mu Alaska sangat menyayangi mu " ucap Dokter Ian menangis