Ardi adalah seorang laki laiki yang usianya 22 tahun.
sedangkan Wati adik kesayangannya,usianya 2 tahun lebih muda dari Ardi.mereka di besarkan dari keluarga sederhana di desa A.
Suatu hari Ardi pergi ke kota untuk mengadu nasib d sana.sebelumnya dia mendapat panggilan dari sebuah perusahaan tempar ia bekerja saat ini.di samping itu,dia juga ingin meringankan beban kedua orang tuanya.
Sesampainya d kota ternyata Ardi di sibukkan dengan urusan pekerjaannya.
Selang beberapa bulan,Wati pun ingin mencari pekerjaan.tentunya dengan minta ijin kepada kedua orang tuanya.serta kepada kakaknya.Ardi pun mengijinkan tp dengan satu syarat.dia boleh bekerja tapi jangan jauh dari rumahnya.sebab bila mereka semua pergi jauh,nanti siapa yang akan memantau dan mengurus kedua orang tuanya tersebut.
tak lama kemudian,Wati pun di terima kerja di pabrik yang berada di desa B.
Hampir setahun lamanya,ardi meninggalkan kampung halaman.dan kini tiba saatnya untuk Ardi mengambil cuti beberapa hari.kesempatan baik ini pun di manfaatkan Ardi untuk pulang kampung.menjenguk kedua orang tuanya itu,beserta adik kesayangannya.
tanpa memberi tau Wati tentang rencna kepulangannya.
Sesampainya d rumah,Ardi pun melepas kerinduan kepada ke dua orang tuanya.
setelah beberapa lama Ardi pun langsung mengmbil hp,dan ingin memberi tahu pada wati.kebetulan sekarang jam istirahat siang.
tut....tut...tut...
"Hao...ada apa mas...??? kok tumben telpon siang siang..???emang mas ga lagi sibuk sih....???" tanya Wati yang sedang heran..
"Hemm...belum juga ngomong, sudah d kasih banyak pertanyan ,kaya wartawan saja sih kamu..:ujar Ardi sambil manyun manyun.
"Aku sudah mudik,sampe tadi pagi d rumah.
sekarang kan hari sabtu,aku rencana mau menjemputmu pulang manti sore.gimana...???" lanjut Ardi tanpa menjawab peranyaan Wati satupu.
"Benarkah...???
janji ea,,mau menjemputku."
Dengan kaget dan suara yang cukup kencan Wati menjawab
.Saking senangnya Wati mendengar kabar itu,sampai sampai dia melupakan Yanti di sebelahnya.
Yanti adalah teman satu kost Wati.bukan hanya itu dia juga teman baik dan teman curhat Wati.mereka sudah berteman cukup lama.
Wati pun memberitau kabar gembira itu pada Yanti.
Seketika wajah Yanti pun berubah.
"Akhirnya aku bisa bertemu dengan kakak mu juga.aku sudah menunggu saat ini tiba.sebenarnya aku ingin bertatap muka dengan nya langsung."
Gumam Yanti dalam hati,karena selama ini ia cuma bisa melihat fotonya dan mendengar tentang kebaikan dan sikap Ardi dari temannya itu.
Tak terasa sore pun tiba,para kariawati pabrik sudah mulai ber bondong bondong keluar dari tempat mereka bekerja.karena jam kerja sudah selesai.
mereka pulang k tempat masing masing.
Sedangkan Wati bersama dengan Yanti pulang ke tempat kosnya yang letaknya tak jauh dari pabrik rempat itu.
Sesampainya di tempat kost,Yanti pamit kepada Wati,mau pergi sebentar membeli bbm buat motornya.karena sudah menjadi kebiasaan,bila ahir pekan mereka akan pulang ke tempat masing masing.
Di sisi lain Ardi hampir sampai k tampat kos adiknya.tp dia berhenti sejenak di pom mau mengisi bbm.sedang asik mengantri tiba tiba....
"Sruuuusuuuut...."
terdengr suara rem yang mendadak..dan...
"Duuuubrak..."
tanpa sengaja ada seorang wanita yang menabaraknya dari belakang,
"wah cantik juga dia"
Ardi berkata dalam hati,sambil menatap wanita itu.wanita itu tak lain adalah Yanti.
"Mmaa...ap mas,saya ga sengaja"
perkataan yang terputus putus.saking gugup nya,membuat Yanti salah tingkah.karena orang yang d hadapannya adalah Ardi yang tak lain kakak dari Wati.
Seketika suara Yanti menyadarkan lamunan Ardi.
"Ga papa mba,ini cuma tergores.sebentar juga sembuh"
jawab Ardi se adanya.sambil terus melihat senyum manis Yani,ditambah ada lesung pipinya.
perasaan Ardi langsung tak menentu.detak jantungnua tak biasanya seperti ini.
"Saya pergi dulu ea mas,,,sakali lagi saya minta maap"
Setelah selesai mengisi bbm Yanti pun pergi meninggalkan Ardi,dengan masih senyum yang sama.
" Siapa orang otu....???"
" Padahal aku baru bertemu dengan nya,tapi sepertinga dia mengenal ku...??? "
" Kenapa dengan ku,kenapa senyumnya membuat aku seperti.....""
banyak tanya yang ada di kepala Ardi.
" Maaf mas,di belakang sudah banyak yang ngantri.jadi saya mohon untuk geser sedikit."
Suara dari petugas pom memecahkan lamunan Ardi seketika.
tanpa pikir panjang dia pun langsung menyalakan motornya dan bergegas menuju tempat kost adiknya.
Sesampainya di sebuah halaman rumah kost adiknya.dia terkejut,karwna d depan nya ada motor yang tadi menyenggol nya.
" Motor ini.... "
"kenapa ada di sini....??? "
Timbul macam macam pertanaan.di kepala Ardi.
" Mas.....Ardi "
suara Wati mengagetkan lamunan Ardi.
Ardi pun berjalan untuk menghapiri adik kesayangannya itu.masuk k dalam rumah dan duduk d ruang tamu.
Setelah berbincang cukup lama,wati pun baru ingat sesuatu.
" Mas...mas masih ingat ga...
dulu ada teman ku yang pengin kenalan sama mas."
Tanya Wati,sembari mengingatkan Ardi.
" Masih...emang kenapa....??"
" Apa dia disini juga....?? "
" Dimana dia...??? "
sambil bertanya,mata Ardi sambil memperhatikan sekelilingnya...
" Tunggu dulu ea,aku mau memberi tahu dia dan membawanya ke sini.."
Wati menuruh kakaknya supaya menunggunya.sembari ia berjalan ke kamar.
Beberapa menit kemudian wati berjalan menuju arah Ardi,dengan di dampingi seorang wanita yg cantik..
" Kamu...???? "
Dengan kaget Ardi menatap wanita itu,
jadi wanita yang selama ini ingin berkenalan dengan ku,adalah wanita yang sama,yang sebelun nya bertamu di pom .wanita itu yang tak lain adalah Yanti.
" Jadi kalian sudah saling kenal...??? "
ucap Wati yang tampak kaget.
sementara Yanti hanya bisa tersenyum manis.
Dan Ardi tak mampu menjawab pertanyaan dari adik nya itu.dia semakin gugup ketika melihat Yanti yang .
" Ahirnya aku bisa menjadi makcomblang untuk mereka "bisik Wati dalam hati.dan tanpa d sadari mereka sudah saling ngobrol bersama.
Beberapa hari kemudian Ardi memberanikan diri untuk mengungkapkan isi hatinya pada Yanti.dan yanti pun menerima dan membalas cintanya.
Dan mereka pun menjadi sepasang kekasih.
" TAMAT "