Kadang, kita tidak sadar bahwa setiap hari nya kita udah bahagia. Tapi, kitanya yang seakan-akan bilang "kita tidak bahagia." Padahal Tuhan sudah menetap kan kebahagiaan setiap porsi nya ditiap hari yang kita jalanin. Kita nya saja yang tidak sadar atau emang kitanya pura-pura tidak sadar. Tuhan bisa saja memberi rasa bahagia di tiap hari mu tapi apakah kita bisa dewasa dengan bahagia, itu? Tidak. Kita tidak akan pernah dewasa. Beban, luka, lelah, letih, kecewa. Itu rasa yang buat kita dewasa. Rasa yang buat kita introspeksi diri. Rasa yang buat kita ingat kepada dia sang pencipta rasa di hari kita.
Kita, juga sering kali menuntut untuk baik-baik saja padahal tanpa kita sadari kita baik-baik saja. Kita masih diberi orang-orang yang peduli sama kita, kita masih diberi tubuh yang utuh, kita masih diberikan semua rasa di tiap hari kita. Bukan, kan, itu sudah terlihat baik-baik saja, bahkan sempurna untuk dibilang baik-baik saja.
Percaya, saja. Ketika kita nikmati semua porsi yang diberikan, itu terasa menyenangkan. Karena, itu tanda nya kita masih hidup. Kita masih dipercaya kan tuhan untuk menjalankan setiap cerita acak yang dia siap kan padamu. Cerita yang happy ending. Cerita yang membawa mu bertemu dengan dia. Jadi, jangan nyerah sama hidup, kalau capek istirahat bukan nyerah.
.
.
.
Hay, teman. cerita ini tercipta dari kita yang terus saja mengeluh dengan kata tidak bahagia dengan alasan hidup berat.
cerita ini untuk sedikit menenangkan batin kita dan pikiran kita yang dipenuhi tanya yang buat kita lelah.
Jangan lupa ikuti terus ceritakisah_mu dan dan akun ig ceritakisah_mu untuk melihat tulisan tangan ku lainya.