di siang hari yang sangat terik, aku sudah mundur - mandir, ke sana - kemari mencari pekerjaan, dan hasil nya selalu nihil, sementara uang bekal ku dari kampung makin hari makin berkurang, aku pun tinggal dengan keluarga bibi ku yang punya banyak beban hidup, di tambah dengan kehadiran ku, membuat ku tidak enak hati lama - lama menumpang di rumah nya.
aku sudah merasa putus asa dan memutuskan akan kembali ke kampung dari pada menambah beban bagi bibi ku.
" huuh cita-cita ku ingin jadi orang sukses akan pupus sudah,,, maaf kan anak mu ni ya Bu,,, aku sudah menyerah,,, dari pada aku jadi beban orang lain dan jadi gelandangan, mending aku pulang ya Bu,,, aku ikut ibu bertani aja lah !!!" aku bicara sendiri sambil berjalan gontai sudah tak punya semangat lagi.
tiba-tiba di depan gerbang peroy, langkah ku terhenti aku melihat mesin molen tergantung dan aku penasaran dan mengamati nya.
dan benar saja kecurigaan ku tentang tali selling yang sedikit lagi akan putus, aku pun melihat ada beberapa orang di bawah.
tanpa berpikir panjang aku berlari sekuat tenaga dan berteriak memberi aba-aba agar semua orang yang di sana bubar/ mundur tali selling nya ak
an putus...
tapi semua malah heran menatap ku...
saat aku mendekat beberapa orang mulai menyadari aba-aba dari ku dan menyelamatkan diri mereka, sementara ada satu orang yang tidak mendengar aba-aba dari ku karena ia terlalu pokus dengan pekerjaan nya ( mungkin), sampai dengan cekatan aku mendorong nya, dan tubuh ku pun ikut ku hempaskan bersama orang itu, karena aku pun takut tertumpah mesin molen itu.
dan selang beberapa detik setelah aku dan orang itu terhempas karena dorongan dari ku, mesin molen itu pun benar-benar terjatuh.
BBRRAAKKK....
semua orang di tempat itu terperangah menyaksikan kejadian itu,,, terutama orang yang aku dorong sampai-sampai ia tidak bisa berkata apa-apa dalam beberapa menit ia sama sekali tidak bergeming sedikitpun pun
malah ia berkata
" apa aku masih hidup" ucapnya
semua malah menatap ku dengan tatapan sulit di artikan...
setelah itu aku di giring ke kantor pos satpam...
aku di interogasi...
kenapa aku bisa ada di sana, siapa kamu, tanya mereka kepada ku.
aku merasa seperti penjahat yang sedang di curigai.
" dasar orang-orang tidak tahu terimakasih,,, bukan nya berterima kasih aku dah menyelamatkan nyawa kalian, aku malah di curigai seprti ini" ucap ku kepada orang-orang itu
" lalu kenapa kamu menolong saya,,, padahal nyawa kamu pun bisa dalam bahaya " kata orang yang aku dorong.
" ya karena kemanusiaan !!!" Jawab ku
karena aku pun tidak tahu kalau nyawa ku bisa jadi taruhan nya, kalau tubuh ku tidak ikut terhempas ya sudah pasti aku yang tertumpah, dan menjadi korban TAMAT LAH NYAWAKU 😳
aku pun kesel dengan kelakuan mereka yang mengintrogasi ku tanpa berterimakasih kepada ku...
dan menyuruh satpam menahan ku
" apa-apa ini " pikir ku
dan saat semua lengah aku bergegas pergi dan kabur dari tempat itu.
" selamat " ucap ku saat berhasil kabur
saat sampai di rumah bibi ku aku langsung masuk kamar aku dalam diam aku menangis
" hiks... hiks... ibu boro-boro aku mau jadi orang sukses Bu aku kena sial terus di sini,,, gak papa ya Bu aku pulang,,, aku mau pulang...ibu hiks... ibu hiks..." tangis ku.
tiba-tiba henpon ku berdering dan aku segera mengangkat nya dan ternyata itu panggil untuk interview di salah satu perusahaan bonafit
dan impian ku bisa jadi karyawan di sana
seketika hati ku merasa sangat senang dan aku tertawa ² dan menari² kesenangan.
keesokan harinya nya dengan penuh semangat aku pergi ke perusahaan tersebut tentunya aku pamit terlebih dahulu kepada bibi ku...
setibanya di sana... dengan percaya diri aku menunggu nama ku di panggil ke ruangan personalia.
ya memang namaku langsung di panggil tapi aku bukan dia bawa ke ruangan personalia tapi ke ruangan PRESDIR
tentunya hati ku bertanya-tanya
" ko seprti ada yang aneh " batin ku
sesampai nya di ruangan PRESDIR aku di persilahkan masuk, di perlakukan dengan hormat, dan saat melihat orang yang di perkenalkan sebagai PRESDIR itu hati ku kaget bukan main.
Ternyata di orang yang aku tolong kemarin...
" wajah ini jebakan " batin ku
karena kemarin aku sempat kabur dan di masih ingin memperpanjang masalah dengan ku.
saking takutnya aku menghadapi orang besar dan berpengaruh di kota ini aku takut akan perkarakan
aku langsung bertekuk lutut di hadapan nya memohon ampunan dan tidak ada niat apapun kepada nya, aku tulus cuma mau nolong,
" maaf kan saya pak,,, saya mendorong Anda itu cuma naluri ke manusiaan saja, jika itu di anggap kesalahan saya mohon maaf yang sebesar-besarnya,,, saya mohon jangan perkarakan saya hiks... hiks..." ucap ku memohon sambil menangis...
" bangun lah !, apa yang kamu lakukan..., perkenalkan kan nama saya Alden, saya PRESDIR di perusahaan ini,,, kamu jangan takut, nama kamu Kimora kan...? " ucap orang itu
jelas aku bingung dengan keadaan
" iya nama saya Kimora, panggil saya Kim!, kata ibu saya arti dari nama saya penuh keberanian, kalau gak salah sih...!!!, maaf pak ini maksudnya apa ya " tanya ku karena bingung
pak Alden malah tertawa mendengar jawaban dan pertanyaan ku
" ha...ha... kamu lucu banget ya orang nya, melihat tingkah kamu dari tadi saya sudah ingin tertawa...
apa lagi mengingat kejadian kemarin saya gak habis pikir sama keberanian kamu, berani menyelamatkan orang dan bertaruh nyawa kamu sendiri, dan kamu juga berani kabur,,, hahaha..." ucap pak Alden...
mendengar ucapan nya tentang aku yang kabur seketika tenggorokan ku kering dan aku terpaksa menelan ludah dengan kasar karena gugup mendengar ucapan nya.
" untung nya satpam sempet menemukan CV kamu ( berkas lamaran kerja ), jadi saya bisa menghubungi kamu" ucap Alden lagi
membuat aku benar-benar merasa gugup karena aku tidak tahu Maksud dari pak Alden ini mau apa memanggil ku, memang amplop coklat besar itu ilang entah di mana aku malah lupa dengan hal itu.
" pak... tolong,,, pak !!!, jangan perkarakan saya,
saya mau melakukan apa pun asal masih di batas wajar,, kasihan ibu saya pak gak punya siapa-siapa selain saya,,,," ucap ku ketakutan
" ha...ha... saya gak mau apa - apa dari kamu, saya cuma mo bilang terimakasih 🙏 Karen kamu sudah menyelamatkan nyawa saya,,, dan maaf kemarin saya terkesan mengintimidasi kamu, karena kemarin saya masih syok...!!!, karena kamu kemarin bilang nya lagi cari pekerjaan sebagai rasa terima kasih saya saya ingin jadi kan kamu sebagai asisten saya,,, tanpa interview saya langsung terima kamu,,,!" ucap pak Alden
saya masih syok tak percaya dengan ucapan nya...
"heey ko bengong,,!, kamu mau gak kerja Jadi asisten saya,,, gaji nya lumayan loh...!" ucap pak Alden menggoda saya
"ya tentu saya mau dong pak,,, ni salah satu impian saya bisa bekerja di perusahaan bonafit seprti ini... bapak gak bercanda kan ini beneran kan..." ucap ku meyakinkan ucap nya pak Alden
iya menganggukkan kepalanya tanda iya benar-benar serius...
sepontan aku langsung memeluk nya sambil mengucapkan terimakasih... iya pun menerima pelukan ku dengan senang hati.
aku pun di fasilitasi tempat tinggal dan transportasi untuk menunjang pekerjaan ku sebagai asistennya,,,
seiring waktu, hari demi hari kami lalui bekerja bersama sehingga tumbuh lah benih-benih cinta di antara kami, tadi nya aku ragu dengan perasaan ku mana mungkin dia seorang yang kaya raya, gagah, tampan, banyak penggemar, nya mau sama aku, yang hanya seorang asisten, dan gadis desa.
tapi dia benar-benar menunjukkan keseriusan nya kepada ku, melamar ku di depan keluarga nya dan di depan keluarga ku (bibi, dan ibu ku).
sehingga di tetap kan tanggal dan hari baik untuk kami berdua menikah dan akhirnya hidup bahagia....
TAMAT....
jika sedang di uji dengan keburukan, keadaan tak sesuai harapan, bersalah...
itu cara Tuhan menjawab doa-doa kita, dengan jalan yang mengharuskan kita lebih kuat menghadapi ujian nya, sebelum menemukan kebahagiaan...