°Gambar Bersumber Dari Pinterest°
Kamu tau ga? Aku punya sahabat, namanya Ophelina. Dia biasa di panggil Lina, orangnya supel dan sangat baik..terlebih pada ku. Walaupun kadang-kadang nyebelin..hehe. Dan tiba-tiba Hanny pun mendapat kan pukulan, "Aw..sakit"
"Siapa yang nyebelin, hum!" ucap Lina. Hanny pun terdiam.
Suatu hari.. "Lin-Lin sayang :3" ucapku pada Lina. Lina yang melihat sahabat nya bertingkah imut pun langsung mengerti dan bertanya;"Hm, apa Han?"
"Dingin banget sih ih..kamu jahat deh" ucapku 'berpaling dan mengerucutkan bibir'
"Yaudah..yaudah, ada apa Hanny" ucap Lina kembali. "Nah gitu dong, btw aku pinjam buku kamu dong..aku ga bawa buku, soalnya ketinggalan hehe" ujar Hanny pada sahabat nya.
"Ye, pas ada maunya aja baru bertingkah baik..biasanya teriak-teriak. Nih bukunya, lain kali bawa yah" ucap Lina pada sahabat nya tersebut sambil memberikan buku kosong.
"Hehe, siap bosquee" ucap Hanny
Saat Istirahat, kedua sahabat itu berjalan untuk menuju ke kantin. Tapi saat sedang berjalan, seseorang bertabrakan dengan mereka berdua.
"Aduh, maaf-maaf..gue ga sengaja, duluan yah" ucap seseorang yang bertabrakan dengan mereka
"Woi!! Main tabrak-tabrak aja..nih itu juga ga nolongin, main nyelonong aja lu" ucap Hanny pada orang yang tadi menabrak mereka.
Orang yang tadi pun kembali pada Lina juga Hanny dan berkata, "Gue kan dah minta maaf, harusnya udah selesai dong. Gue ga ada waktu, permisi" ucap Axel pada Hanny.
"Ih..ih, songong..lu siapa sih, kok bisa-bisanya" ucap Hanny dengan nada marah. "Udah.. udah Han, lagian dia juga udah minta maaf. Ga luka juga nya, yuk ah..nanti kita kehabisan." ucap Lina pada sahabat nya tersebut.
Hanny pun ditarik dengan paksa oleh Lina. Dan di duduk kan.
"Bi..pesan baksonya dua porsi, juga teh manis dinginnya dua seperti biasa" pesannya pada penjaga kantin. "Siap Nona-Nona cantik, pesanan akan segera sampai..silahkan duduk" ucap Bibi Gin
Dua orang itu pun duduk dan menunggu pesanan mereka. Tak lama kemudian datang lah makanan yang tadi mereka tunggu.
"Silahkan dinikmati" ucap Bibi dan langsung kembali menyiapkan pesanan lainnya.
Di atas meja ada Saus, Kecap, dan Cabe Rawit giling. Mereka pun menaruh hal itu ke makanan mereka untuk menambah kenikmatannya. Dengan cepat makanan mereka pun habis di lahap.
"Habis ini kawanin aku ke kamar mandi dong Lin" minta Hanny pada sahabatnya tersebut. "Huftt, baiklah baik..karena aku ada janji untuk traktir kamu, aku aja yang bayar" kata Lina pada Hanny.
"Aciee ingat yah, ku kira kamu lupa..oklah" Tak berselang lama mereka pun ke kamar mandi dan sesudah selesai..mereka pun memasuki kelas.
Bel tanda pulang berbunyi, sorak-sorai murid pun terdengar semangat..apalagi Hanny yang suaranya paling kencang dan juga sangat bersemangat.
"YES PULANG" ucap Hanny dan dengan cepat menyimpan semua bukunya. Guru yang mengajar pun menggelengkan kepala dan juga menyusul menyiapkan buku-bukunya.
Setelah selesai, Ketua Kelas pun menyiapkan untuk segera pulang.
"Berdiri" Semua murid pun berdiri, "Bersiap" bangku pun di rapikan untuk disatukan ke meja. "Ucapkan Selamat" Semuanya pun berkata, "Terimakasih Bu..sudah mengajari kami, selamat tinggal dan sampai jumpa besok" dan Gurunya pun mengangguk juga tersenyum. Dengan segera murid-murid pun berhamburan keluar.
Di luar,
"Lin-Lin :3"..
" Ha..iya Hanny?"
"Kita kerumah ku yuk, orang tua ku lagi bertugas ke luar..aku sendirian" ucap Hanny meminta pada Lina.
"Iyakah? Baiklah..aku permisi bentar" Lina pun mengambil ponsel nya dan menekan nomor. Dan panggilan pun terjadi, "Mah..aku kerumah Hanny yah, dia sendirian..soalnya Paman dan Bibi pergi kerja di luar"
Suara dari seberang pun menjawab, "Baiklah sayang, sampaikan salam Mama pada Hanny. Kamu baik-baik yah" ucap Viona ibu dari Lina.
"Ok Mah, siap.. Makasih. Sayang Mama.. Muah" ucap Lina pada Mamanya. "Sama-sama Sayang muah" jawab Viona.
Hanny yang sedari tadi menunggu pun berkata, "Kamu enak yah..punya Mama kaya Bibi Viona" lanjutnya;"Aku iri deh sama kamu Lin-Lin, tukaran Mama yuk" dengan isengnya dia berkata dan mendapatkan pukulan kepala dari Lina.
"Sembarangan hem" ucap Lina pada sahabatnya tersebut dan tertawa.
"Ya udah deh.." lanjut Hanny kembali;"Yuk ah..kita ke rumah ku, nanti ke-maleman..tuh Pak Yura udah dateng"
Begitulah mereka, persahabatan mereka sangat erat..berbagai peristiwa pun terjadi diantara keduanya..tapi semua masalah selalu ada jalan keluarnya.