aku alea, anak pertama dari 5 bersaudara, umurku 24 tahun tapi aku belum menikah,yang dimana biasanya seusiaku kebanyakan sudah menikah bahkan sudah punya anak,, tidak sedikit celotehan teman teman ku yang meledek menanyakan hal yang lumrah itu ,,tapi memang jodoh tidak semudah membalikan telapak tangan ....
....
sudah beberapa kali aku merajut kasih tapi harus berhenti ditengah jalan,banyak pengalaman dari mulai berondong,pacar seusiaku dan singgle father
aku tipe orang yang keras,kukuh,egois,nyebelin,pemarah,jutek,tapi doyan nangis..
aku paling tidak suka kalau ada orang yang bicara padaku dengan intonasi agak keras ....
keluargaku tidak begitu harmonis,kadang kami selalu adu mulut,keluargaku tipe keras kepala jadi tidak ada yang mau mengalah .
kadang orangtuaku selalu bertengkar didepan anak anaknya ,aku paling tidak suka mendengar pertengkaran karena itu perlahan membuat kita trauma atau rasa takut yang berlebihan (psikis)
dan tanpa aku sadari aku sedikit butuh ketenangan..
aku ingin keluargaku harmonis seperti keluarga pada umumnya dekat dengan ayahnya,dekat dengan ibunya..
terkadang aku butuh kasih sayang lebih dari orang tua,aku iri ketika melihat teman temanku bisa curhat ke mamahnya ...sedangkan aku setiap kali aku ada masalah aku hanya bisa memendamnya
aku ingin punya seseorang yang bisa mengerti aku ,bisa mendengarkan isi hatiku,,
aku sakit hati ketika teman teman ku selalu membanggakan orangtuanya,sedangkan aku tiap hari harus mendengar orang tuaku bertengkar
rasanya aku ingin pergi jauh ,berteriak sekencang mungkin ,,,,,😭😭😭
isi kepalaku rasa nya mau meledak,kenapa dengan keluargaku,bukan hanya orang tuaku tapi adik adik ku pun tidak menghargai aku,rasanya aku hanya orang asing di keluargaku
apa lagi adik pertama ku amita selalu membahas tentang pernikahan,,, tidak jarang kami bertengkar tentang hal itu,,
padahal beberapa kali aku menjelaskan ,aku tidak masalah kalau harus amita yang menikah duluan ..
karena bagiku pernikahan itu bukan siapa cepat dia dapat,bukan hanya saling cinta,tapi harus banyak pertimbangan ,,,,,
aku hanya ingin menikah sekali dalam seumur hidupku,aku tidak pernah malu atau keberatan dengan keadaan aku yang belum menikah,,,,
aku yakin allah punya rencana yang indah untuku
aku bukan orang yang suka bergaul kesana kemari,aku lebih suka diam dirumah ,apalagi sekarang aku sudah tidak bekerja ,aku sudah tidak menghasilkan uang ,aku lebih suka membantu beres beres di rumah,,,,
terkadang aku sakit hati dengan perkataan ibuku yang seolah olah membandingkan aku dengan anak lainnya ,,,
aku belum bisa jadi anak yang baik,membahagiakan keluargaku ,, ,,aku juga ingin
hidup seperti mereka ,penuh kasih sayang,suport dari orangtua...
apalagi dari kecil aku hidup sulit berbeda dengan ke 4 adiku yang sekarang ,mereka hidup cukup enak,mereka tidak pernah merasakan menahan lapar,tapi tetap mereka seperti tidak bersyukur
aku dari kelas 1 sekolah dasar(sd)aku sudah tinggal sama orang lain,karena ayahku selalu pergi ninggalin kami ,aku anak pertama jadi sebisa mungkin aku harus merasakan yang ibuku rasakan ,meskipun usiaku saat itu masih 7 tahun ,3 tahun aku tinggal sama orang lain,akhirnya aku pindah sekolah kelas 4 dan tinggal sama ibuku,,,,
kenapa aku pindah?aku mau membantu ibuku mencari sesuap nasi untuk keluargaku
umurku boleh sangat muda tapi pikiranku jauh lebih dewasa ,aku tidak pernah berpikir untuk main,jajan,yang biasa seusiaku lakukan ,
sepulang sekolah aku selalu membawa adiku yang ke 2 angga adik laki laki satu satunya ,aku selalu bawa kerumah tetanggaku ,yang kebetulan dia bos ikan,, orang nya sangat berbaik hati dia ibu kokom memperbolehkan aku membantu beres beres dirumahnya ...
kelas 4 sd sudah bekerja di rumah orang ,tidak sedikit tetanggaku yang mencemooh kami ,,tapi aku tidak mempedulikannya selagi kita makan hasil jerih payah sendiri kenapa harus repot ngurusin omongan orang ..
aku bekerja sepulang sekolah hingga pukul 5 sore,aku selalu di beri makan ,pulang aku di bawakan bekal oleh ibu kokom makanan untuk ibu dan adik adiku ,aku selalu diberi uang jajan juga..
ayah ku yang selalu meninggalkan kami ,dia pulang ketika aku sudah duduk di kelas 6 sd ...
selama ayah ku meninggalkanku,kami hidup dari belasan kasih orang lain ,bahkan kami sering merasakan kelaparan ...
aku tidak pernah punya cita cita,aku hanya ingin membahagiakan keluargaku ....
tidak hanya membantu beres beres di rumah ibu kokom,terkadang ketika libur sekolah aku berjualan gorengan keliling punya guru ngajiku ....
terkadang aku harus meminjam beras sama kakak nya ibu yang jaraknya sangat jauh ,,bisa sampai 2 jam aku berjalan kaki,mending kalau kakak nya ibu ngasih kadang aku hanya dapat kemarahannya dan pulang dengan tangan kosong ,ditambah lagi sandal untuk ku jalan putus tiba tiba...
aku selalu beristirahat sejenak di masjid pertengahan rumah ku sesekali sambil mencari tali untuk menyambungkan sandal yang putus...
aku sedih kalau aku pulang tidak berhasil membawa beras ,,bagaimana adiku makan,aku bisa menahan lapar tapi kasian adik adiku ...
sepanjang jalan aku selalu berdoa mudah mudahan selalu ada orang yang berbaik hati,yang mau memberikan sedikit makanannya untuk keluargaku..
ketika seusiaku sibuk bermain,jajan
aku sibuk memikirkan kehidupan ku besok,apakah aku masih bisa makan? masih bisa sekolah? jangankan untuk sekolah beli peralatan tulis untuk makan pun kami susah....
setiap malam aku selalu berhayal jika sudah besar nanti,aku mau membantu orang orang kecil sepertiku sekarang ...aku berhayal aku banyak uang,aku mudah untuk memberi apapun yang orang butuhkan ,hingga aku terlelap tidur dalam hayalan itu..
tiga tahun aku merasakan banting tulang ,mencari nafkah untuk adik adiku,ibuku menjadi tukang cuci tetanggaku ,tapi rasanya 3 tahun itu waktu yang sangat sebentar dimana aku memiliki banyak pengalaman hidup yang luar biasa ...
ayahku pulang ,tapi ayahku tidak bekerja ,jadi dia tidak bawa uang ,tapi setidaknya kalau ada ayahku aku tidak akan se susah ini ....
hingga aku masuk smp ,kami sekeluarga pindah rumah ,kebetulan smp ku dekat dengan rumah,ayah ku dari keluarga mampu kakek ku seorang polisi ayahku juga di beri warisan rumah yang besar ,tapi kakek ku lebih sayang sama cucu dan anak tirinya rumah besar tidak sebanding dengan tanggung jawab yang ia lalaikan dulu padaku ,,,
tidak seharusnya aku punya kakek kaya raya yang punya segalanya ,tapi aku sebagai cucunya untuk bisa makan pun aku harus banting tulang ...
aku tidak pernah menyesal aku hidup serba kekurangan ,,karna dari situ kita bisa merasakan yang tidak banyak orang rasakan ...
tapi aku bersyukur meskipun ayahku kembali tapi tetap keadaan keluargaku yang tidak harnonis...setidaknya aku harus banyak banyak bersyukur karena masih mempunyai keluarga yang lengkap..
aku dewasa sebelum waktunya tiba ...
aku bersyukur aku sampai bisa lulus sma,,padahal dulu aku tidak pernah ngebayangin sekolah aku kira aku bakal putus sekolah
lulus sekolah aku sudah ingin buru buru kerja ,,aku mau membantu keluargaku aku lulus tahun 2015 3 bulan setelah kelulusanku aku berangkat kerja ,,untuk pertama kali kerja harus jauh sama keluarga aku menagis tiap hari ,aku kira melamar pekerjaan itu gampang karena aku lulusan sma ,ternyata tidak ....
kehidupan yang sesungguhnya itu ketika kita lulus sekolah,kita harus memilih jalan hidup kita...
satu bulan aku merantau baru aku dapat kerja di salah satu pabrik pakain ,,niat ku aku ingin membantu keluargaku aku tidak pernah peduli dengan diriku sendiri ,,pertama kali aku kerja di pabrik dan aku harus ngontrak juga,,banyak pengalaman yang aku dapat ,,aku harus mulai dari nol ...
mulai dari tempat tinggal baru suasana baru,aktivitas baru,teman baru dan sesuatu yang baru
aku mulai terbiasa dengan keadan ku yang baru ,,dan aku bekerja 2 tahun ,,aku tidak tahan karena ,,atasan ku bawel,dia suka marah marah,meskipun orang lain yang salah tapi yang di marahinnya tetap saja aku,,
sering aku menangis karena kelakuannya padaku,,,dan sering juga aku mengancam kalau aku mau berhenti kerja,,,mungkin karena atasanku dekat denganku jadi dia seenaknya aja.
kalau aku sudah jutek kadang dia baik baikin aku,tapi dia ke gitu lagi marah marah lagi ,,bikin aku kesel ..
sebenernya nyaman kerja di situ apalagi udah paham betul lingkungannya ,gajinya juga lumayan besar ,,apalagi kalau ada anak baru aku udah kaya atasannya aja aku yang disuruh ngajarin anak baru...
dan tiap kali aku gajian aku selalu ngirim ke ibuku buat biaya sekolah adik,buat kebutuhan lainnya ,aku jarang banget pegang uang kadang aku hanya ada buat bayar kontrakan sama makan,,kadang makan pun jarang jarang...
aku lebih senang melihat kelurgaku cukup,,aku tidak terlalu mementingkan keinginanku
aku selalu membeli kebutuhanku dari pada keinginanku ...
aku tipe orang yang solid ,,awalnya aku hanya mengancam atasan ku sebenarnya aku tidak sungguh sungguh aku mau berhenti,tapi teman dekatku yang dua orang mau berhenti aku jadi gak enak ...aku gak mau dibilang ngomong doang jafi aku ikutan libur sehari ,supaya dipanggil ke hrd ,nanti disuruh bikin sp ,,tapi aku malah langsung keluar karena salah teknis,alhasil gajiku keluar setelah 6 bulan aku keluar dari pekerjaanku...
lalu aku mencari kerjaan lagi kesana kemari,bertiga sama temanku yang barengan pas keluarnya.
dua minggu aku melamar kesana kemari akhirya aku keterima disalah satu pabrik yang sama sama memproduksi pakaian ,aku berpisah dengan kedua temanku mereka juga bekerja tapi ditempat yang berbeda ,tapi masih satu daerah ...
aku bekerja seperti biasa dan alhamdulilah cuman beberapa hari akhirnya aku dikontrak dan menetap lalu aku mulai mencari kontrakan yang dekat dengan tempat kerjaku,aku mulai beradaftasi lagi dan aku mulai punya teman teman baru lagi,,tapi sayangnya aku hanya dikontrak satu tahun tahun kedua karena ada pengurangan karyawn jadi aku terpaksa harus kena dampaknya ,,,satu bulan kemudian karena aku masih mau bekerja aku memutuskan untuk melamar lagi,dan aku keterima lagi,,lagi lagi aku tidak memerlukan waktu lama untuk dikontrak...
aku bekerja lagi dan masih dengan orang orang yang sama jadi aku tidak perlu adaftasi lagi...
karena aku sering kecewa makannya aku belum memutuskan untuk punya pacar lagi...
aku tidak membatasi pertemanan selagi kita tidak terjerumus kedalam hal yang negatif ..
tanpa aku sadari aku tertarik pada perempuan yang terlihat seperti laki laki aku mulai menyukainya ,,bahkan mereka sering main kekontrakanku mulai dekat,,tapi aku hanya sebataa suka dan tertarik tapi tidak untuk mencintainya...
aku hanya kagum pada mereka tampil apa adanya tanpa ada yang disembunyikan ,mereka percaya diri dengan keadaan mereka,itu yang membuat aku suka
dan tanpa aku sadari ternyata teman dditempat aku kerja ada yang suka sama aku ,,dia cukup dewasa dan dia pernah menikah dan punya anak
aku sama dika berteman sudah lama tapi tidak terlalu dekat ,,ketemu sering apa alagi satu tempat kerja aku pikir dia tidak menaruh hati untuku ...
awalnya karena aku masih sangat kecewa dengan laki laki aku berniat hanya bermain main dengannya ,tapi siapa sangka hubungan kami makin lama makin serius apa lagi dika sudah berumur
aku sama dika pacaran sudah mau dua tahun ,tidak ada kata bosan padahal aku tiap hari ketemu tiap libur juga menghabiskan waktu bersama
tapi kebersamaan itu lama lama mulai luntur setelah aku memutuskan untuk berhenti bekerja karena ada sesuatu ditempat kerjaku yang mulai aku merasa tidak nyaman
hubungan kami mulai renggang banyak pertengkaran ,mulai cuek,banyak yang berubah.
kami merasa hubungan ini sudah sangat hambar
dimana komunikasi sudah jarang ,dika sibuk dengan sendirinya
banyak hal yang tidak diinginkan terjadi
hubungan kami menggantung,kami memutuskan untuk break dulu
kalau memang berjodoh dika pasti melamar aku ,mungkin saja sifat dika yang berubah itu sesuatu yang akan indah pada saatnya nanti
berbulan bulan aku menanti dika ,tapi tak kunjung datang aku masih setia menunggu dika .
aku berharap dika menempati janjinya ,aku tidak berfikir yang aneh aneh yang aku pikirka dika akan datang melamarku...
tapi isu mulai terdengar ke daun telingaku ,,,bahwa dika sudah menikah dan punya anak
aku pikir itu hanya isu ,karena selama kami pacaran pun memang banyak orang yang tidak suka dengan hubungan kami
tapi ternyata isu itu benar dika sudah menikah
lagi lagi aku kecewa
aku di hianatin
aku benci semuanya
aku benci keadaanku ,,kenapa aku harus setia menunggu dika bodohnya aku,,kenapa aku terlalu percaya
aku masih tidak percaya dengan apa yang terjadi padaku
satu bulan sudah aku menangis penyesalanku ,tidak ada orang yang bisa aku ajak bicara,tidak ada orang yang mengerti keadaanku
mereka seperti sudah tidak pedulikan ku lagi .
padahal 3 hari lagi aku ultah diusiaku yang ke 25 tahun
aku sudah mulai bisa menerima kenyataanya meskipun pahit
aku berusaha untuk menghibur diriku sendiri,
dan aku mulai terbiasa
selama tiga hari perasaan ku cukup membaik
hingga pada waktunya usiaku tepat 25 tahun tidak ada ucapan atau hadiah dari siapa pun
aku hanya berharap ,tidak ada yang abadi tidak ada yang kekal semua yang dititipkan suatu saat pasti akan diambil oleh yang punya
setelah sehari ulangtahunku berlalu
diruang keluargaku tampak rame banyak orang ,,memang akhir akhir ini aku lebih suka mengurung diri dikamar
tapi dari luar kamarku
terdengar suara seseorang yang aku kenal
dia memanggil namaku
apa cuman perasaanku saja
tapi berulang kali dia memanggil namaku
aku buka pintu kamarku
aku keluar
tampak berdiri tegak dihadapanku dia seseorang yang aku kenal
sudah lama aku tidak mendengar suaranya,
sudah lama aku tidak melihat wajahnya
dia membawa sebuah kue ultah yang bertuliskan
....
WILL YOU MARRY ME
seakan aku tidak percaya aku terdiam,,apakah ini hanya mimpi ??sesekali aku menyubit pipiku..
tapi terasa sakit
keluargaku mulai menghampiriku
mereka tampak bahagia melihat senyumku...
aku memang sudah lama tidak tersenyum ,ini seperti mimpi bagiku,,kebahagiaan yang luar biasa untuku
akhirnya kami merayakan ulangtahunku dan barengan dengan acara lamaranku yang memang sudah di siapkan matang oleh keluargaku dan juga keluarganya
bahkan hari peenikahannya pun sudah ditentukan
dan esok hari bahagia kau ,,
akhirnya aku dan dika menikah kita hidup bahagia aku mengandung twins girl
dan kami punya dua anak laki laki dari pernikahan pertama dika.....
.....
....
# THE END
sesuatu yanng buruk belum tentu buruk
dan sesuatu yang baik belum tentu baik
jadilah bijak untuk tidak menyakiti siapa pun
terimakasih