Hari ini adalah hari pertama Dira bekerja.Dia diterima bekerja di Nimbus Group.Sebuah perusahaan besar yang bergerak dalam bidang property,yang dikenal memiliki seorang presiden direktur yg masih muda tapi sangat dingin dan galak.Semua karyawannya dituntut untuk memiliki kedisiplinan dan loyalitas dalam bekerja.Satu kalimat yang selalu berdengung ditelinga para karyawannya sekaligus menjadi cambuk dalam melakukan pekerjaan adalah "Saya tidak suka terhadap kesalahan.....jadi, jangan pernah melakukan kesalahan didepan saya atau kamu saya pecat!!!".Berarti kalau berbuat kesalahan dibelakang dia boleh kali ya,hee...hee.....
Sebelum melangkahkan kaki masuk ke perusahaan itu, tidak lupa Dira memanjatkan doa agar dilancarkan segala pekerjaannya,karena hari ini adalah hari pertamanya bekerja."Semangat Dira,kamu pasti bisa....Good luck"(Dira menyemangati dirinya sendiri).
"Anindira....anda ditunggu oleh Presdir diruangannya"(perintah dari Asisten Joo,yaitu asisten dari presiden direktur).
"Baik Asisten Joo,saya akan segera keruangan Pak Presdir"(jawab Dira sembari melirik jam dipergelangan tangannya).
"Apa...ini baru jam 07.30 bukannya jam kantor dimulai jam 08.00 ? Sepagi ini Presdir sudah ada di kantor,apa setiap hari seperti ini?
Tok....tok....tok...
"Se.....selamat pagi Pak"(sapa Dira)
"Pagi...jadi kamu sekretaris yang dipilih Joo untuk saya? Apa kamu sudah tahu apa saja tugas-tugas kamu, dan apa saja peraturan yg harus kamu patuhi selama bekerja disini?"(tatapan tajam Presdir langsung mengeksekusi Dira)
"Iya Pak,sebelumnya Asisten Joo sudah menjelaskan segalanya kepada saya"(jawab Dira)
"Bagus...jadi saya tidak perlu panjang lebar lagi menjelaskan pada kamu.Ingatlah,jangan pernah membuat kesalahan karena saya tidak menyukai kesalahan dalam bentuk apapun,ingat itu"!!!!!!
(Ihhhh serem banget nich Presdir).
"Ba...baik Pak(Dira menjawab dengan terbata,perkataan Presdir seakan menghunus tajam kejiwa raganya)
"Dan satu lagi....jangan panggil saya Bapak! panggil saja saya Tuan Muda"!!!
"Baik Pak,eh.....maaf Tuan Muda(Dira:????????)
Tak terasa sudah 6 bulan lamanya Dira lalui untuk bekerja menjadi sekretaris Tuan Muda Arian.Tuan muda dingin dan galak sepanjang masa.Bisa dibilang,selama 6 bulan ini tidak dilalui Dira dengan mudah.Menjadi tameng dari kemarahan tuan muda terhadap para karyawan karena kesalahan-kesalahan kecil yang tidak sengaja mereka buat.
Suatu hari,tanpa sengaja Dira melakukan sebuah kesalahan. Pada saat akan meeting dengan klien,tanpa dia sadari Dira telah menghilangkan sebuah berkas perjanjian kerjasama dengan klien.Karena kesalahan yang dilakukan Dira tersebut pihak klien jadi membatalkan kerjasama dengan Nimbus group.Sehingga membuat Tuan Muda marah besar kepada Dira.
"Kamu tahu kan,apa konsekuensi dari kesalahan yang kamu perbuat"?
"Maafkan saya Tuan Muda,saya janji saya akan memperbaiki kesalahan saya,saya akan menyelesaikan masalah ini.saya akan buat klien Tuan Muda mau melanjutkan kerjasama lagi dengan Nimbus Group".
"Terlambat,sudah tidak ada kesempatan kedua bagi kamu.Dari awal saya sudah bilang,bahwa saya tidak suka terhadap kesalahan,jadi kamu pergilah dan jangan pernah muncul lagi dihadapan saya"!!!!
Seharian Dira memikirkan kesalahan yang telah dia perbuat yang membuatnya kehilangan pekerjaannya.Dira mengingat-ingat,bagaimana bisa berkas itu hilang,kemana berkas itu menghilang?Dan akhirnya Dira pun mengingat saat dia terburu-buru turun dari taxi.Karena dia terlambat datang kekantor hari itu,Tuan Muda meninggalkan dia berangkat meeting.Sehingga dia terpaksa pergi meeting naik taxi online.Karena Tuan Muda menelponnya terus memburunya agar jangan terlambat. Tanpa dia sadari berkas itu terjatuh didalam taxi yang dia tumpangi.....
Ya....sekarang Dira harus segera menemukan taxi tersebut.
Pagi-pagi sekali Dira datang ke kantor milik klien dari Tuan Muda.Dita sudah menemukan berkas perjanjian tersebut.Sekarang dia datang ingin menjernihkan masalah.Dengan penuh keyakinan Dira menjelaskan dan berusaha meyakinkan klien dari mantan bosnya itu agar mau bekerjasama kembali dengan perusahan bosnya.Dengan penuh perjuangan akhirnya Dira pun berhasil meyakinkan klien dari mantan bosnya tersebut sehingga mau kembali menjalin kerjasama dengan Nimbus Group.
walaupun Dira sudah tidak bekerja lagi di Nimbus Group tapi dia masih merasa punya tanggung jawab,karena ini adalah kesalahannya.
Seminggu berlalu setelah kejadian itu,Dira memutuskan untuk pergi ke luar kota.Ada temannya yang menawarkan pekerjaan disana.Sekarang Dira berada di Stasiun kereta api,siap-siap berangkat keluar kota.Satu jam lagi kereta akan berangkat.Tiba-tiba saja dia dikagetkan dengan suara yang memanggil namanya melalui long speaker
"Dira.....Nona Ayu Anindira Putri tunggu"!!!!
"Setelah apa yang anda lakukan pada saya,apakah anda akan pergi meninggalkan saya begitu saja"???
"Anda harus bertanggung jawab"!!!!
Sesaat kemudian muncul sosok laki2 yang dia kenal dari balik kerumunan orang2 menuju kearahnya.
(seketika saja dira menjadi pusat perhatian dari orang2 disana).
"Kamu jangan pergi!!! tetaplah disini (Arian)
""Kenapa saya harus tetap disini,tanggung jawab apa yang harus saya penuhi,bukankah saya sudah mengembalikan klien anda.jadi tanggung jawab saya sudah selesai" (Dira)
"Belum"(Arian)
"Apa lagi yang anda inginkan,saya mohon ijinkan saya pergi sekarang,keretanya sudah akan berangkat"(Dira hendak berlalu pergi tapi Arian berhasil mencekal pergelangan tangannya).
"Tunggu".....
"Nona Ayu Anindira Putri saya perintahkan anda untuk tetap berada disini, disisi saya untuk menjadi istri saya".seketika suasana menjadi hening,mereka berdua masih menjadi perhatian dari orang2 disana,kayaknya mereka pada lupa kalau sebentar lagi kereta akan berangkat.
"Maksud anda apa"?? (Dira)
"Dira maukah kamu menjadi istriku"?(dengan romantisnya Arian menyodorkan cincin kehadapan Dira).
"a.....aku....(Dira)
"sssst.....jawab ya saja kenapa sich susah sekali,aku tidak suka penolakan ya,jadi terima saja lamaranku,aku tidak suka menunggu lama(dengan PD nya langsung memakaikan cincin ke jari manis Dira)
"Tuan Muda PD amat sich..memangnya saya bilang saya akan nerima lamaran tuan muda?(Dira)
"karena saya tau kamu tidak akan nolak pria setampan saya.(Arian)
Akhirnya Si Tuan Muda yang galak luluh juga ya....dan akhirnya mereka pun menikah
the end