Nama Ku Kheyra Putri, malam itu aku sedang dalam perjalanan pulang menuju kontrakan.Aku mengendarai motor matik ku melewati jalan sepi, tiba - tiba aku di kejutkan oleh sosok seorang pria yang sedang terluka.Pria itu seperti baru saja mengalami kecelakaan.
Aku mematikan mesin motor ku, lalu turun dan menghampiri pria itu.
" Tolong bantu aku ke rumah sakit. " pinta nya lirih.
" Apa kau sanggup naik motor dengan ku? " tanya ku .
Pria itu pun menganggukkan kepala nya, aku pun membawa nya menuju motor ku.Aku pun duduk di depan dan ia memelukku dari belakang.Jantung ku seolah berdetak dengan cepat, ini pertama kalinya aku di peluk oleh lawan jenis.Dengan cepat aku melajukan kendaraan ku menuju rumah sakit.
Sesampainya di rumah sakit para tim medis menghampiri kami, mereka dengan cepat menangani pria itu.Entah mengapa mereka langsung berlarian saat pertama kali kami memasuki rumah sakit, seolah pria itu orang penting. Karena pria itu sudah ditangani oleh para dtim medis, aku pun kembali melanjutkan perjalanan ku pulang menuju rumah kontrakan.
Sesampainya di kontrakan aku membersihkan diri lalu aku mulai merebahkan diri ku di atas ranjang.Aku harus tidur lebih awal karena besok hari pertama ku bekerja di JYP corporation.Aku tidak boleh datang terlambat.
Keesokan hari nya sang mentari mulai menampakan wujudnya, sinar nya masuk kedalam jendela kamar ku. Aku menggeliat meregangkan otot-otot ku, aku bangkit dari atas ranjang menuju kamar mandi untuk melakukan ritual mandi. Tak butuh waktu lama kini aku sudah rapi dan siap pergi bekerja.
Aku mengendarai motor ku menuju JYP corporation, sesampainya di sana aku mengambil id card milikku di bagian HRD.Aku mulai melangkah kan kaki ku di perusahaan tersebut.Aku dengan cepat akrab dengan para karyawan lainnya.
" Kau tau hari ini bos kita akan datang langsung kemari untuk mengawasi kita. " ucap Miya dengan antusias.
" Oh begitu. " jawab ku dengan santai.
" Kau tau bos kita sangatlah tampan. " seru Naomi tak kalah antusias dari Miya.
Oh astaga ada apa dengan para wanita ini, ini hari pertama ku bekerja namun mereka malah mengajakku menggibah.
Aku hanya tersenyum menanggapi ucapan keduanya, bagi ku yang terpenting adalah mencari uang. Hal yang lainnya tidak terlalu penting.
Aku tidak tahu sedari tadi ada sosok pria yang memperhatikan ku dari jauh. Pria itu membalikkan badannya saat aku menoleh ke arah nya.
Tiba-tiba saja aku di panggil ke ruangan CEO, aku merasa terkejut kenapa aku di panggil ke ruangan CEO di hari pertama ku bekerja.Aku mencoba menormalkan jantungku yang berdegub kencang, takut miliki kesalahan di hari pertama ku bekerja.
Aku ketuk pintu ruangan CEO, setelah mendengar suara seseorang mempersilahkan aku masuk aku pun akhirnya masuk ke dalam lalu kembali menutup pintu. Tiba-tiba aku terkejut saat melihat sosok pria yang aku tolong semalam ternyata ada lah bos ku.Pria yang aku tinggalkan tanpa pamita karena aku takut di minta biaya administrasi rumah sakit saat itu.
" Permisi pak. " ucap ku sungkan sambil menundukkan kepalaku.
" Takdir mempertemukan kita lagi. " ucap bos ku.
Pria itu menghampiri ku, " Aku belum mengucapkan terima kasih pada mu, kenapa kau pergi begitu saja. " ucap si bos lagi.
" Saat itu saya tidak membawa uang pak, saya takut di tagih biaya rumah sakit nanti. " jawab ku apa ada nya sambil menyengir kuda.
Pria itu terkekeh, ia mengulurkan tangannya pada ku.
" Kenalkan aku Junior Danuarta. " ucap bos ku memperkenalkan diri.
Aku pun menerima uluran tangan itu dan menjabat nya, " Aku_ eh saya Kheyra Putri. " jawab ku gugup.
" Kau ini lucu, sedari tadi kau seperti yang ketakutan melihat ku. " saut Junior sambil tertawa kecil.
Aku pun mengerucut kan bibir ku mendengar ucapan nya.
" Ya ampun dia cantik sekali. " batin Junior terus menatap Kheyra.
" Siang nanti makan siang dengan ku ya, anggap saja ucapan terima kasih ku pada mu. " ucap Junior lagi
" Tidak usah pak, aku ikhlas menolong bapa. " tolak ku secara halus.Aku tidak ingin menjadi perbincangan para karyawan lainnya di hari pertama ku bekerja aku sudah dapat makan siang bersama bos. Belum lagi bos ku ini idaman para karyawan wanita di perusahaan ini, bisa mati berdiri aku di labrak mereka.
.
" Tidak ada penolakan Kheyra, ini perintah. " Junior kekeh memaksa ku untuk makan siang bersama nya.
Dengan terpaksa aku pun menyetujui nya dengan syarat kami bertemu di kafe saja. Tanpa harus berangkat bersama.Saat jam makan siang aku dan Junior menikmati makan siang kami sambil banyak bercerita.Semenjak itu aku dan Junior semakin akrab, bahkan dia selalu mengantarkan ku pulang ke kontrakan.
Setelah lama berkendara kami sudah sampai di depan kontrakan ku.Aku kesulitan membuka safety belt yang melingkar di tubuhku. Junior pun membantu ku membuka safety belt, namun tiba-tiba pria itu mengecup bibir ku tanpa permisi. Pria itu masih menatap ku yang masih shock dengan apa yang ia lakukan.
" Jun. " panggil ku pada nya.
" Aku menyukai mu Kheyra, menyukai mu saat pertama kali kita bertemu. " ucap nya sambil terus menatap ku.
Aku masih tidak percaya dengan apa yang aku dengar, pria tampan di hadapan ku, bos besar di perusahaan, ia terlalu sempurna mencintai gadis seperti ku.Pria itu kembali mengecup bibir ku, menyadarkan ku dari lamunanku.
Dia menggengam tangan ku seolah menunggu jawaban ku.
" Apa kau tidak menyukai ku? " tanya Junior lagi denga wajah sendu.
" Bu _ bukan itu, hanya saja kau terlalu sempurna untukku. " jawab ku sambil menundukkan kepala ku.
" Tidak ada yang sempurna kecuali sangat pencipta, kita akan sempurna apabila kita bersama. " seru Junior membuat aku refleks memeluknya.
" Jadi kau menerima ku sayang? " tanya nya yang langsung mengganti panggilan nya pada ku.
Aku pun menganggukkan kepala ku, lalu mengurai pelukan nya." Tapi di kantor kita harus profesional jangan sampai ada yang tahu kita berhubungan. " ucap ku.
" Kenapa kau ingin merahasiakan hubungan kita? apakah kau malu punya pacara kayak aku? " tanya nya dengan nada manja.
Oh astaga kemana jiwa kewibawaan nya yang selalu ia tampilkan di depan semua orang.Kini pria itu seperti kucing manis yang menggemaskan.
" Aku tidak ingin rambut ku nanti menjadi korban aksi anarkis para fans mu itu. " jelas ku membuat Junior tergelak tawa.
" Tidak akan ada yang berani menyakiti mu sayang, selama ada aku di sisi mu. " saut Junior sambil mengelus pipi ku dengan hidung mancung nya.
Oh astaga rasa nya saat ini aku ingin jingkrak jingkrak kan saking senangnya mendapatkan durian runtuh.Bagaimana tidak? pria tampan yang sangat kaya ini kini menjadi kekasih ku.Apabila ini mimpi aku tidak ingin terbangun dari mimpi indah ini.
Namun aku menyadari ini bukan mimpi saat Junior mencium bibirku dengan lembut.Aku pun membalas ciumannya, kami berciuman di dalam mobil seperti di dalam drama Korea yang selalu aku tonton.Seperti ini rasanya saat kedua bibir saling beradu dan saling menyesap, wajah ku memerah saat tautan kami terlepas.
" Ahh rasa nya kau ingin menikah saja tidak ingin pacaran. " gerutu Junior.
What?? menikah?? pria yang baru saja ku kenal ingin mengajak ku menikah?? apa saat ia mengalami kecelakaan kemarin kepalanya sedikit terbentur sehingga ia begitu mencintai gadis biasa seperti ku?
Aku hanya tersenyum manis menanggapi ucapan aneh pria yang baru saja menjadi kekasih ku ini.Setelah lama berbincang aku pamit untuk masuk kedalam kontrakan.
Keesok hari nya kami benar-benar seperti pasangan yang di mabuk asmara.Ia selalu mengirimi aku pesan dan aku pun membalas nya, layak nya anak remaja yang sedang jatuh cinta kami seolah lupa kalau dunia bukan lah milik kami berdua.
Junior selalu memanggilku dengan alasan menanyakan laporan nyata nya saat di dalam ruangannya ia terus memelukku bahkan sesekali kami berciuman.Pria itu sungguh menggemaskan saat bersama ku.Namun ia kembali tegas dan dingin di hadapan semua orang.
Rasa nya aku masih tidak percaya pria yang aku tolong adalah bos ku dan sekarang dia menjadi kekasih rahasia ku.Kami memutuskan mengumumkan hubungan kami saat hubungan kami sudah di restui oleh kedua orang tua kami.