Kenalin Nama aku SORAYA INDAH PUTRI biasa dipanggil SORAYA atau RAYA.
Dipecat dari kerja membuatku takut untuk memberi tahu orang tuaku,
aku takut mereka kecewa karena aku bekerja di perusaah terbaik dengan gaji tinggi melebihi UMR dengan segala bonus dan tunjangan yang besar membuat orang tuaku bangga .
Tempat kerjaku adalah perusaan bergengsi yang bergerak di bidang eksport dan import, menjadi karyawan disana sangatlah sulit karena melalui proses seleksi yang cukup ketat .
beruntung aku bisa lolos seleksi dan menjadi karyawan disana.
Hal ini menjadi kebanggaan bagi orang tuaku . membuat aku menjadi bahan gosip para tetangga suka bergosip
" soraya beruntung sekali bisa bekerja di perusahaan PT Multi Guna gajinya besar lo tapi sayang sekali teman seusianya sudah menikah dia belom juga menikah '" ucap bu siti pada ibu-ibu yang lain disaat mereka berbelanja sayur di warung pak joko yang kebetulan menjual kebutuhan pokok sayur mayur, daging, ikan , bumbu dapur dan kebutuhan memasak lainnya.
Para tetanggaku tidak tahu saja dengan gaji besar tanggung jawab , tuntutan kerja dan tekanan kerja juga besar.
Aku cukup nyaman kerja diperusahaan PT Multi Guna
karena aku juga bisa membantu ekonomi keluarga , dengan gaji yang aku punya aku bisa membantu
biaya adikku sekolah hingga lulus, merenovasi rumah dan membeli kendaraan untuk orang tuaku .
Aku cukup bersyukur keadaan ekonomi membaik sejak aku bekerja disana.
Hingga disuatu ketika aku membuat kesalahan yang cukup fatal karena kecerobohanku sendiri .
Ini bukan kesalahan pertama tapi ini kesalahan yang ketiga sehingga mengharuskan aku dipecat dari perusahaan tempatku bekerja.
Sedih... hufftt
Sedih meratapi nasibku ditambah statusku yang jomblo lengkaplah penderitaanku.
Usiaku sekarang sudah 25 tahun aku sering didesak orang tuaku untuk cepat menikah .
Semua teman seusiaku sudah menikah
apalagi tetangga yang suka julid tanpa tahu perasaan orang lain dengan senangnya bergosip saat belanja diwarung sayur pak joko.
"Soraya kapan menikah bu ani'", ucap bu siti si mulut julid bertanya kepada ibuku.
"Doakan anak saya ya bu siti biar segera dapat jodoh " ibuku menjawab
"Seumuran soraya itu sudah lewat lo usia ideal wanita menikah, biasanya kalo diatas umur 25 tahun biasanya sulit jodoh bu ani , cepet dinikahin bu biar tidak jadi perawan tua". ucap bu siti dengan mulut lemesnya
"iya bu siti anak saya soraya masih fokus kerja jadi belum ketemu sama calon pasangannya , mari bu siti saya duluan saya sudah selesai belanja " ucap ibuku menghindari obrolan panjang lebar dengan bu siti si julid tetanggaku
Bicara sama busiti bikin emosi saja mulutnya suka lemes. ucap ibuku dalam hati.
_______________________________
kepalaku pusing setelah kejadian hari ini meratapi nasibku yang baru saja dipecat dari kerja.
kulihat jam dinding kamar kosanku menunjukkan pukul 15.00 itu artinya jam tiga sore.
Aku melewatkan makan siangku ,, pantas saja perutku lapar.
Akhirnya aku menuju resto favorit yang biasa aku kunjungi disaat nafsu makanku menurun.
Suasana resto cukup sepi hanya ada beberapa pengunjung disana,, jelas saja ini sudah lewat jam makan siang .
Aku pesan menu ikan bakar , salad dan lemon tea hangat.
Aku menuju meja pojok sengaja biar tidak terlalu dekat dengan pengunjung lain.
Sambil menunggu pesanan datang aku melihat handphone sekedar cek ada chat masuk atau tidak .. ternyata tidak ada chat ataupun panggilan yang masuk,, jelas saja tidak ada aku jomblo ..
Nasibku menyedihkan jomblo dan baru saja dipecat .
Air mata lolos begitu saja meratapi hidup ini mungkin kalau ada kekasih pasti tidak seburuk ini perasaanku.
Tiba-tiba aku kaget ada seorang pria tak ku kenal datang dan hapus air mataku. kemudian duduk di kursi sebelahku.
"jangan sedih nanti cantiknya hilang nona"
Air mataku entah kenapa semakin deras,,
pria itu panik
" nona jangan nangis nanti dilihat orang dikira aku yang bikin nona menangis"
benar ternyata ada pengunjung lain melihat kearah mejaku melihat aku menangis. segera kuhapus air mataku.
ini pesanannya silahkan dinikmati ucap pelayan resto dengan ramah membawa pesanan ke mejaku. aku hanya tersenyum dan mengangguk kemudian pelayan itu pergi.
"Kenalin nama aku Rushka yogatama panggil saja
rushka". dia mengulurkan tangannya kepadaku
"Aku Soraya panggil saja raya" aku menjabat
tangannya
"boleh kan aku duduk disini " ucap rushka sambil melihat kearahku
"iya boleh kok,, kamu udah pesan"
"sudah kok sebentar lagi diantar kesini" ucap rushka.
kemudian pelayan membawa pesanan rushka kemudian kami makan bersama tanpa berbicara sepatah kata pun.
selesai makan rushka bertanya " kamu kenapa sedih raya "
"Aku baru saja dipecat dari tempat aku kerja ,, aku sedih sudah bikin kecewa kedua orang tuaku dan aku didesak untuk cepat menikah sedangkan aku jomblo. upss maaf aku jadi curhat kehidupan pribadiku''.
"oh jadi itu masalahmu, sebenarnya aku juga jomblo kakekku selalu saja menyuruhku untuk segera menikah ,, kalau aku tidak menikah kakek akan menjodohkan pada cucu teman kakekku, aku tidak suka dengan gadis itu".
Bagaimana kalau kita menikah kita sama-sama didesak untuk menikah" ucap rushka
Entah kenapa aku langsung menjabat tangannya dan bilang "SETUJU".
"Baiklah bagaimana kalau kita menikah 2 bulan lagi,, aku sudah cukup umur aku rasa tidak perlu menjalani masa pacaran , kita buat dalam waktu 2 bulan ini untuk saling mengenal " ucap rushka
"baiklah aku setuju aja sih umurku juga sudah 25 tahun ibuku selalu saja mendesakku untuk segera menikah" ucapku pada rushka
"Umur kamu 25 tahun raya'"
""iya rushka ""
""berarti kita selisih 1 tahun umurku 26 tahun'"
_____________________
____SAH____
Serentak suara semua para saksi dipernikahan aku dan rushka. Dalam dua bulan ini aku benar-benar serius saling mengenal dengan rushka .
Hubungan kami lancar sampai akhirnya kita berdua sah menjadi suami istri.
setelah menikah aku diajak menempati tempat tinggal baru yang memang sengaja dipersiapkan rushka untuk kami tinggali . sebuah apartemen dengan model simple minimalis ruang tamu lengkap dengan furniture serta pendingin udara. satu kamar tidur lengkap dengan kamar mandi satu ruangan untuk rushka bekerja dan satu dapur. cukup untuk kita tinggali berdua.
Hari pertama tinggal diapartemen, rushka mengajakku untuk makan di resto terdekat. disela makan tiba-tiba dia menerima telp aku hanya melihat ekspresi rushka dia serius sekali menerima telepon mungkin dari partner kerjanya. terlihat berwibawa sekali dan tampan.
Selesai makan aku dan rushka kembali ke apartemen .
Dia bilang "maafkan aku raya hari pertama di apartemen tidak bisa menemanimu ada yang harus aku kerjakan , kamu tidak apa-apa kan kalau aku tinggal"
"Ya aku tidak apa nanti aku akan sibukin diri beresin apartemen pindahin baju aku dan kamu dari koper ke lemari biar aku juga tidak terlalu kesepian".
"kalau ada apa-apa telp aku" sambil cium kening aku kemudian berangkat kerja
"iya hati-hati'".
" Baiklah mari beberes ucapku pada diri sendiri dengan semangat !!!
aku duduk diruang tamu "hufftt akhirnya selesai juga,, capekkkk" ucapku sambil mengelap kringat didahiku.