"lora!"panggil seseorang
aku menoleh untuk mengetahui siapa yang memanggilku
"hmm,kenapa Lis?"tanyaku dia alisya teman terdekatku ,oh iya perkenalkan namaku alora Nathania .segitu aja sih perkenalannya
"gue tadi denger katanya ada murid baru Lo"ucapnya
"terus memangnya kenapa kalok ada murid bari Lis?"tanyaku sambil memicingkan alis
"siapa tau cogan yekan "ujarnya
"terus kalo cogan kenapa lisya,nggak usah lebay deh murid baru doang iya kalok dia mau Ama Lo kalok kagak kan rasain"sinisku
"siapa bilang buat gue orang mau gue makcomblangin ke Lo juga"ujar ya enteng
"gila Lo?emang situ pikir gue kagak laku apa pakek Lo cariin segala"ujarku cuek
"sebenernya Lo tuh laku laku banget malah tapi karna ketidakpekaan Lo itu Lo jadi lek orang kagak laku"sengit lisya
"etdah ini anak ngapa jadi emosi perasaan yang nggk punya cowok gue kok dia yang ngamok"alora membatin tapi ia hanya mengedikkan bahu acuh dan melanjutkan membaca komik
"selamat pagi anak-anak,hari ini kita kedatangan murid baru" ujar Bu Eli
"silahkan nak masuk dan perkenalkan namamu"ujar Miss Eli
"kenalin nama gue Leonard king Januar ,pindahan Itali ,semoga dapat berteman dengan kalian semua"ucapnya ramah
"baik Leo silahkan duduk di samping......alora,alora angkat tangan "ujar Miss eli.merasa namanya di sebut alora segera mengangkat tangannya
"baik Leo silahkan duduk di sebelah alora"ujar Miss Eli
"terima kasih Miss"ucap Leo lalu berjalan kearah meja alora,setelah meletakkan tasnya Leo melirik lora
"kenalin gue Leo"ucap Leo ramah sambil mengulurkan tangannya
"alora panggil lora"ucap alora menjabat tangan Leo
beberapa bulan berlalu Leo dan lora dikabarkan dekat entahlah siapa yang menyebarkan rumor itu padahal kan wajar akrab dengan teman sekelas dan lagi sebangku
"gila,lora Lo beneran sama si Leo ?gila sih ini akhirnya temen gue normal juga"pekik lisya heboh
"heh ngawur namanya juga sekelas dan lagi gue sama dia sebangku nggk akrab gimana coba.dan lagi gue normal dari dulu"ucap lora jengah
saat akan menjawab perkataan lora Leo tiba di meja tempat lora dan lisya
"Natha gue boleh duduk sini?nggk ada yang kosong lagi mejanya"ujar Leo
"boleh,duduk aja ni"jawab lora
"wait-wait apa tadi Natha?Janu?jadi sekarang udah punya panggilan khusus kalian berdua"pekik lisya
"Lo ngapain sih Lis makan tinggal makan juga heboh banget.sory nu dia emang gitu"ujar lora tak enak pada Leo entahlah lora juga tidak tahu kenapa dia mengizinkan Leo memanggilnya Natha,tapi itu terasa nyaman
"akhirnya ada yang bisa lelehin hati beku temen gue"ucap lisya dramatis
"Lo kata hati gue margarin pakek dilelehin segala"ujar lora
setalah kabar kedekatan mereka berdua menyebar berlalu setelah beberapa Minggu kini mereka dibuat heboh dengan lora dan Leo yang berangkat bersama menaiki mobil Leo dan lagi Leo membukakan pintu untuk lora layaknya seorang putri.
hot news
alora Nathania membuat heboh sekolah dengan perlakuan manis Leo padanya.sebenarnya apa yang terjadi pada mereka?tunggu berita selanjutnya guys
berita itu di posting di website sekolah disertai foto Leo yang membukakan pintu mobil untuk alora
"loraaaaa"pekik lisya yang melihat alora berjalan kearah kelas bersama Leo sontak mereka berdua menoleh
" kenapa sih Lis,masih pagi juga udah teriak nggk jelas"ujar lora
"kalian berdua....pasti udah jadian kan?" tebak lisya
lora dan Leo sontak terdiam dan saling lirik
"ngaco Lo Lis udah lah sana gue mau masuk"sergah lora,tapi,hei ayolah lisya itu pakar cinta jadi dia bisa liat dari gelagat lora lagian tadi lora tidakenyangkal kan .
" semoga ini yang terbaik deh buat Lo Ra "gumam lisya berseri
lora dan Leo sudah meresmikan hubungan mereka secara luas beberapa bulan yang lalu ,mereka mendapat julukan couple legendaris
bagaimana tidak,mereka sama-sama tampan dan cantik , sama-sama multitalen dan sama-sama posesif pada pasangan .seperti beberapa waktu lalu ketika Leo di dekati oleh seorang siswi yang mengajak Leo untuk berkenalan lora langsung menghempas tangan si wanita dengan wajah datar lalu menarik tangan Leo untuk menjauh dari sana sembari berkata
"kalok nggk punya pacar nggak usah ganggu hubungan orang ,apalagi sentuh pacar gue Lo kelihatan murah banget dari Deket maupun dari jauh"sarkas lora Leo sebagai orang yang diperebutkan tentu saja hanya menahan senyum melihat kekasihnya cemburu kemudian merangkul pinggang lora membawanya menjauh dari sana.siswa yang melihat itupun ikut baper.
begitu pula sebaliknya jika lora yang didekati oleh siswa yang merasa tidak senang dengan hubungan mereka Leo akan mengatakan" buta mata Lo ,dia cewek gue nggk usah Deket-deket,badan Lo bau banget cewek gue udah nahan muntah dari tadi"dengan menatap tajam lawannya dan juga kata2 nylekit lainnya.
"Natha nanti ikut kesuatu tempat yok ada yang mau aku bicarain sama kamu"ujar Leo serius
"kemana?emang nggk bisa dirumah aja ngomongin ya ya"?ujar lora lembut
"ini penting banget kamu mau ya"ujar Leo sambil mengusap kepala lora.
"yaudah iya nanti aku pamit dulu sama bunda ya sekalian ganti baju'ujar lora
bel pulang berbunyi lora dan Leo pun pulang bersama setelah sampai di kediamannya mereka berdua pun masuk disambut oleh kedua orang tua lora
"eh ada Leo ,duduk dulu biar dibuatin minum sama bibi"ujar Naira
"Bun kok cuma Janu doang yang di sambut anak bunda kan lora"ujar lora meraju karena tidak ditanggapi oleh bundanya lora pun pergi ke kamarnya setelah selesai berganti pakaian lora segera turun
"Bun,Leo mau minta izin ngajak Natha keluar boleh?izin Leo sopan
"boleh-boleh,bawa aja yang penting pulang utuh gitu aja bunda lega"ujar Naira"Lora jangan bikin malu Leo"ujar bunda Ira
"terserah lora dong ,Janu aja nggk papa kok"Jawab lora
mereka berdua pun pergi setelah berpamitan.leo membawa lora ke danau di tengah hutan walau begitu di sini terlihat terawat
"Natha setelah kamu tau tentang aku aku mohon jangan menjauh ya aku bisa gila kalok nggk ada kamu"ujar Leo serius
"Janu kamu kenapa ?ada masalah?cerita sama aku"ujar lora panik
"janji dulu"ujar Leo
"iya aku janji"ucap lora
"Natha,aku bukan manusia kayak kamu "ujar Leo
"kamu becanda kan nu ,maksud kamu apa sih?"ujar lora
"aku serius sayang,aku seorang demon lebih tepatnya demon king aku nggk tau kamu percaya apa nggk,tapi itu kenyataan nya"ujar Leo
"aku bakal percaya kalok kmu punya bukti nu"ujar lora.
"janji jangan takut sama rupa asli aku ya Natha jangan jauh dari aku juga"ujar Leo parau
"aku janji Janu"ucap lora sambil menggenggam tangan Leo memberikan kepercayaan,setelah berusaha untuk tenang Leo memejamkan matanya dan kamudian dia berubah menjadi seorang demon dengan tanduk serta bola mata warna merah ,walau terkejut lora tetap berusaha untuk tenang.
"aku tau ini pasti menakutkan buat kamu tapi kamu harus tau Natha"ujar Leo lirih
"awalnya emang nggk bisa Nerima gitu aja Janu ,tapi hati aku udah terlanjur kamu genggam dan ngebuat aku kehilangan rasa takut itu,jangan nunduk Janu aku nggk suka "ujar lora
"makasih sayang,makasih untuk nggk takut dan nggk menjauh " ujar Leo dengan segera Leo menarik lora kedekapannya dan menyembunyikan wajahnya dileher sang kekasih
"boleh aku pegang tanduk kamu?"tanya lora ragu
"ofcours sayang kamu boleh"ujar Leo masih dengan posisi memeluk lora,lora memegang tanduk kokoh milik Leo ia berdecak kagum
"bagus aku suka sama tanduk Janu aku juga suka sama mata Janu jadi kalok sama aku jadi diri kamu sendiri ya"ujar lora ,Leo hanya menganggukkan kepalanya
"i love you Natha"bisik Leo
"i Love you to janunya Natha"balas nata mereka saling mendekap sambil menikmati langit sore