saat itu aku menikah muda dan suamiku meninggal saat aku sedang hamil.
namaku adella.panggilanku adel suamiku bernama dimas.saat menikah usiaku 17 taun dan suamiku 21 taun.kita menikah atas dasar cinta bukan paksaan.
setelah 3bulan pernikahan.pagi itu aku merasa pusing mual mual.lalu aku diantar kedokter oleh suamiku.
dan dokter mengatakan kalo aku hamil..betapa bahagianya suami ku saat itu..walaupun aku merasa takut karna harus hamil di usia muda.tapi aku tau ini kewajiban dalam pernikahan.
hari hari belalu dengan bahagia..dia selalu memberikan apa yang aku inginkan..selalu mambawa makanan setiap pulang kerjanya..
saat itu aku nyidam ingin berlibur ke banyak kota
dia menuruti semua keinginanku kemana pun.karna emang dia tajir.romantis juga.
setia hari kita selalu bahagia,karna adanya janin dalam perutku,dikehamilan ku ke 6 bulan dia ingin aku USG,aku menuruti kemauannya.
dan dokter bilang bayi ku perempuan.dia sangat bahagia,karna emang keinginannya mempunyai bayi perempuan..
sampai dirumah dia memelukku dengan sangat bahagia.
"terimakasih telah memberiku kebahagiaan"(ucapnya sambil memelukku)
"jika bayi kita lahir aku ingin memberinya nama rahma"(ucapnya juga)
aku hanya tersenyum mendengarnya..
keesokan harinya dia mengajakku membeli perlengkapan bayi,dengan senang hati aku mengikutinya.
sesampainya di rumah dia selalu memelukku seakan akan mau pergi jauh..tapi aku tidak berpikiran apapun.pada tanggal 27 dia memberiku kejutan hari aniv jadian dulu.
aku sangat bahagia karna rumahtangga ku bahagia dan harmonis..tak terasa kandunganku menginjak usia 7bulan..
setelah pulang kerja dia selalu mengajakku makan diluar katanya dia ingin merasa seperti waktu pacaran.dan ingin memanjakan si jabang bayi nya.
selama seminggu kita selalu makan di caffe.da setiap selesai makan dia selalu meminta untuk foto bersama.
""aku mau kita berfoto bersama,untuk kau kenang kalo aku pergi"(ucapnya)
aku merasa aneh dengan ucapannya "mau pergi kemana dia?"(ucapku dalam hati heran)
yaudahlah mungkin kalo dia pergi kerja..ucapku menenangkan pikiranku..
dan selama seminggu juga sikapnya begitu aneh.
pagi itu hari minggu dia libur kerja.dia mengajakku untuk berlibur ke kota T sore nanti mengunjungi orangtua angkatku.pagi itu dia meminta ijin pergi menemui temannya
"mah papa kerumah temen dulu yah sebentar mau silaturahmi mau minta maaf takut papa punya kesalahan"(ucapnya)
aneh sih dengan ucapannya tapi yaudahlah.ga mikir macem macem.setelah beberapa jam tiba tiba ada yang telpon ke nomer ku berkali kali dan aku ga sempet angkat karna bangun tidur saat aku baca chatnya dia temennya dan bilang.
"teh suami tth kecelakaan,tapi gapapa ko tenang aja sekarang udah di rumah orangtua nya,tapi ga kenapa napa teteh jangan panik tenang aja"(katanta)
tetep aja aku panik.aku pergi kerumah mertua ku terburu buru,sampai sana ga ada siapa siapa,cuma ada papahnya suami lagi duduk termenung.aku tanya.
"pah si mas katanya kecelakaan dia dimana,dia gapapa kan?"
mertuaku ga jawab sama sekali.disitu sudah banyak bapa bapa lalu lalang aku semakin bingung.ga lama kemudian datang ambulan..
aku lega ahirnya suamiku pulang.aku ga tau kalo itu hanya jenazahnya..
aku kaget saat ibu mertua ku turun dari ambulan berlumuran darah banyak..
"ibu kenapa ibu gapapakan,si mas mana bu?" teriakku saat belum melihat jasad suamiku sambil memeluk mertuaku yg menangis terus.
saat petugas ambulan membuka pintu belakang dan mengeluarkan suamiku yg berlumuran darah,dan kepalanya ditutupi karung baju dan celananya yang robek robek.bersamaan itu polisi datang dengan membawa motor suamiku yang bengkok seperti angka 8 ancur parah.
saat itu tubuhku langsung lemes,aku menangis sekencang kencangnya..antara percaya tak percaya.
sambil memeluk jasad suamiku aku selalu berkata
"mas bangun,aku yakin kamu akan bangun,bagaimana nanti aku dan anakku hidup tanpa mu,aku yakin ini bukan dimas suamiku"(sambil menangis aku selalu mengatakan hal itu berulang ulang) hingga ahirnya aku tidak mengingat apapun,aku hanya ingat sudah ada di kamar mertuaku ditemani sahabatku.aku kembali memangis memeluk sahabatku ikut menangis melihatku.aku masih belum menerima suamiku tiada.aku pun bangun ingin melihat jasad suamiku yang sedang dimandikan dan aku melihat wajahnya yang masih bercucuran darah dan hancur..aku kembali menangis hingga hilang kesadaran lagi..
karna hari sudah sore jasadnya disemayamkan besok pagi..sepanjang malam aku memandangi jasadnya untuk terahir kalinya aku menemaninya hilangnya rasa kantukku.dalam hatiku selalu berkata.
"mas bangun aku membutuhkanmu"
"mas kau selalu berjanji akan hidup bersamaku sampai rambut memutih,tapi kau lebih dulu meninggalkanku,mas bagaimana nasib ku dan anakmu nanti,siapa yang bisa dipanggil ayah oleh anakmu nanti jika kau pergi,mas tolong bangun...apa aku sanggup melahirkan anakmu tanpa mu..mas bicaralah jangan terdiam saja,,mas aku mencintaimu"
kamu terdiam kaku,kamu tak mau bicara,hatiku hancur air mata ku mengalir berjatuhan.bukalah matamu bangunkan dia ya tuhan.aku selalu memohon doa egois agar kau tetap bersamaku tapi sayangnya aku tidak memohon agar kita dipanjangkan umurnya.
pagi itu hari pemakaman mu...air mataku tetap berjatuhan tiada henti.tak percaya tapi ini nyata.aku selalu berharap ini hanya mimpi biruk..
"mas bangun lah.....aku ga sanggup"
aku masih belum bisa iklas dalam hati kehilangannya.
setelah selesai pemakaman aku tetap menangis.malam itu setelas selesai acara doa.aku tertidur mungkin karna malam kemarin aku tak tidur semalaman.jam 1 malam aku terbangun karna mendengar suaramu.aku menangis lagi mengingatnya.
setelah seminggu aku murung dan bersedih sampai ahirnya aku sadar ada janin yang harus aku besarkan.aku mencoba iklas.memjalaninya.
setelah usia kandunganku 9bulan aku melahirkan bayi perempuanku dengan sangat bahagia karna dia mirip sekali dengan ayahnya.dan sesuai keinginannya aku beri nama rahma dimasya.
karna adanya kalahiran bayi ini aku merasa bahagia mendapat pengganti dirinya aku merasa dimas kecil ini ada penggantinya yang harus dijaga baik baik.karna keturunan satu satunya.
buat kalian yang mengalami hal yang sama semangatyah jadi single mother bukan hal yang mudah.😇