Di bawah rintik hujan ku berlari mengejar bus yang baru saja berjalan sayangnya aku tak dapat menghentikannya tapi aku tetap berusaha mengejarnya aku busnya dapat berhenti dan berharap andai ada sebuah keajaiban aku tak ingin semua ini terjadi.
Saat itu tepat pada sore hari sepulang dari kampus Samuel teman satu kampus ku mencari ku dan mengungkapkan perasaannya namun aku kira semua itu candaannya saja karna Samuel memang suka bercanda setelah aku tak menghiraukannya ia tak berhenti ia terus mengejar ku dan berkata "Aku mencintai mu Shella" dia berteriak dari arah lapangan sontak itu membuat ku kaget dan berlari menjauh semua orang memperhatikan ku,aku sungguh malu dengan apa yang terjadi lalu Samuel mengikuti ku ke Cafe di samping kampus ku dia menyapa ku dan sedikit berbincang hingga membuat janji dengan ku.
"Shella aku,minta maaf tadi" ujarnya sambil ngos"san karna berlari mengejar ku dari lapangan
"Sudah lah tak apa Sam"Sebenarnya aku masil kesal
"Shella aku sungguh mencintai mu!! bagaimana kalau kita berjanji??" ajaknya dengan wajah serius
"Janji apa Sam??" Aku bingung dengan kata" Sam
"Aku akan buktikan ketulusan hati ku pada mu dengan cara ini, aku akan mengejar cita" ku sebagai Dokter jika aku berhasil aku akan kembali kepada mu dan aku akan melamar mu,, tapi jika aku gagal kau menang dan aku kalah, maka saat itu aku akan membuktikannya pada mu!! " berbicara serius menjelaskan segala nya
"Sam kamu??" aku masih sangat bingung dengannya
"Berjanjilah Shella, selama perjanjian aku tak akan mengganggu mu lagi!!" Dia berkata sejujurnya
"Ba,,baiklah aku janji" aku mengiyakannya karna aku tang ingin dia menggangguku lagi, saat kami berjanji rintik" hujan jatuh membasahi semua,,Perjanjian kami pun di saksikan oleh turunnya pada saat itu.
Samuel benar" tidak berbohong dia tak pernah lagi menggangguku dia selalu fokus belajar untuk menjadi Dokter,tak sedikit pun dia melirik ke arah ku seperti dulu hal ini pun berlanjut hingga kami Selesai kuliah saat perpisahan ada seorang teman yang sekelas dengan Samuel mengantarkan sebuah surat pada ku yang isinya
"Shella aku akan berusaha menepatinya kamu tunggulah aku akan tetapi jika aku terlalu lama bagi mu engkau boleh pergi bersama yang lain dulu,, walaupun nantik kita tak bersama aku akan menepati janji ini, Shella berjanjilah selalu ceria seperti yang ku lihat ini Shella alu yakin ini lama maka aku juga tak berhak mengekang Shella, Ini nomor ku suatu saat hubungi lah aku jika kau mau,, jika tidak itu boleh kau buang saja, Shella Aku mencintai mu jangan lupa janji di bawah rintik"huja:) By: Samuel ".
Sontak suratnya membuat ku kaget, aku langsung mencari Samuel dan bertanya pada teman"nya di mana dia akan mempelajari ilmu ke dokteran lagi kawannya menjawab ia akan pergi ke jerman besok hari.Perkataan temannya membuat ku semakin memikirkannya dan aku berfikir ini sudah terlambat hari ini aku putuskan mencari rumahnya dengan cuaca yang sangat kurang mendukung tetapi di tengah perjalanan aku kehujanan dan aku berteduh di sebuah halte bus untuk menunggu hujan reda tapi apa yang ku lakukan ternyata malah membuat ku makin terkurung di halte karna hujan yang semakin lebat.setelah sekitar 1 jam akhirnya hujan reda dan masih gerimis aku memutuskan lari untuk pulang.
Saat aku sudah beberapa langkah dari halte ada bus yang berhenti, tapi aku tetap jalan saja karna rumah ku tak jauh dari halte itu saat bus mulai jalan dari jendela sebelah kiri aku melihat ada seorang laki" yang sedang termenung,ya benar dugaan ku itu samuel aku berlari mengejar bus yang sudah jalan itu tapi usaha ku sia" di tengah gerimis hujan aku menagis sambil berjalan pulang aku menyesal tak menggapnya serius,semua perasaan pusing,kecawa,sedih semua datang menyerang kepala ku aku benar"sedih di tengah rintik hujan aku berteriak sambil memanggil namanya "Sammmmuuuuuellllllll" hati ku seperti meresa kehilangan sesuatu tapi aku tak tau apa itu, yang kurasa hanya lah sakit" di hati ku aku pun berfikir,,inikah yang Samuel dulu juga rasakan?? Aku hanya bisa menanggis sampai ke rumah.
4 Tahun berlalu kejadian Semasa kuliah Masih Teringat pekat di kepala ku bagai Noda hitam yang tak bisa hilang, aku tak pernah mendekati laki" lain karna masih merasa kecewa dan aku selama 2 tahun terakhir dulu itu selalu menjadi mimpi buruk bagi ku Setiap aku mencoba menghubunginya nomornya tidak bisa aku pada akhirnya sudah menyerah,Aku berfikir apa kah dia bahagia disana?? aku pun menjalankan kegiatan sehari"bekerja sebagai Apoteker ini adalah cita"terbesarku dan aku pun berhasil meraihnya terkadang aku bergikir sudahkah dia menjadi Dokter?? kenapa belum kembali juga?? Untuk menghilangkan semua kepusingan ku ini pun aku pergi ke Cafe di Samping kampus ku dulu,,dimana tempat aku dulu terakhir berbicara dengannya aku pun duduk di tempat yang sama sambil memesan secangkir teh hangat dengar sepiring minas melihat Cuaca yang mulai mendung aku kembali teringat perjanjian di rintik hujan itu, tapi aku tak bisa tenggelam dalam kesedihan terus menerus tiba hujan mulai turun aku menikmati suana hujan tersebut.
Tiba"ada seseorang yang memecahkan lamunan ku dan bertanya sesuatu kepada ku
"Anu mbak,,mbak ini tamatan kampus ini ya??" dia seperti mencari seseorang
"Iya kenapa??" jawab ku dingin
"Tamatan 4 tahun yang lalu ngak mbak??" pertanyaan nya membuat ku kaget
"Iya,,kamu cari siapa??" aku semakin penaasaran
"Saya mencari Shella,, rumah nya dimana ya??" dia menatap ku serius, pertanyaan itu membuat ku benar"kaget dan mengiri dia adalah Samuel
"Itu saya sendiri lo mas" aku jadi gugup
"Ah,,Shella Fransiska??" dia menebak nama ku
"iya lo kok tau??" aku jadi bingung
Di tengah rintik hujan dia tiba"memeluk ku dengan erat
"Mas ngapain?ngk enak di lihat orang lo!!"aku risih dan orang"sekitar memperhatikan kami tiba"dia berbisik di telinga ku dan berkata
"Shel ini aku Samuel" Perkataannya membuat ku tak percaya
"apa?Sam?"Aku kaget dan mendoronnya ke belakang
"Iya Shel aku dah berhasil" senyumnya membawa kehangatan di tengah" rintik hujan
"Sam aku kange" Aku langsung memeluknya dan dia juga memeluk ku
"Shella janji kita di bawah rintik hujan selesai kita memulainya di sini dan mengakhirinya disini juga kini aku menang dan giliran mu menepati janji mu" Ia berkata sambil memeluk ku, aku awalnya tak mengenalinya karna dia sekarang jauh lebih tampan♡♡
"Jadi mau kah kau menikah dengan ku??" sambil memegang tangan ku tanpa pikir panjang aku mengiyakannya karna tak sadar selama ini aku juga menyukainya
"Iya Sam aku mau" Wajah ku merah merona tersipu lalu seisi Cafe bersorak mendengar aku menerima lamarannya dan mengucapkan selamat ke pada kami berdua
"Terima kasih Sam telah memenuhi janji mu" ujarku menatapnya yang sedang .....
"Sebagai laki" haru menepati janji Shella!! Inilah janji ku Sayank" Sambil menyematkan cincin ke jari manis ku perkataannya yang memanggil ku sayang membuat muka ku semakin memerah dan berakhir lah perjanjian kami di bawah rintik hujan pada hari itu dengan banyaknya kebahagian yang kami rasakan.
1 bulan kemudian Kami pun menikah dan telah resmi menjadi pasangan SAH aku tak menyadari semua itu akan terjadi tapi inilah Keajaiban yang aku dapatkan setelah semua kejadian yang aku alami selama ini menjadi akhir yang sangat indah, ini adalah rencana yang telah di disiapkan sang Maha kuasa (Allah) dari semua ke pahitan yang ia dapat selama ini.
"Udah nikah aja ya aku masih ngak nyangka lo" ujarku penuh dengan bahagia
"Iya lah Sayank jadi mau lama"nantik aku di ambil orang lo" ia menggoda ku
"Ih ngk lh" aku ngambek
"ngak"bercanda doang lo Sayank" Memeluk ku
Hari" kami lalui dengan penuh kebahagian melalui suka dan duka bersama berjanji akan terus bersama hingga hayat memisahkan kami.
Kesimpulannya : Sepahit pahit kehidupan yang sedang kalian alami jangan pernah menyerah berjuanglah!!Karna di balik penderitaan yang kalian alami ada kebahagian yang sedang menanti.....SEMANGAT❤
Dengan ini berakhirlah kisah "Di Bawah Rintik Hujan" Karya ini karangan saya sendiri ngak menjiplak punya orang.
Teria kasih Sudah Membaca♡♡♡
Note : Mau cerpen lagi boleh komen😉