Pada suatu hari, ada dua orang anak SMA baru . Mereka bernama monic dan caca, pada saat itu mereka belum mengenal satu sama lain.
Hari pertama mereka sekolah pada pukul 07.00 am, Monic saat itu masuk ke kelas duluan karena monic sudah menyelesaikan semua berkas-berkas untuk murid baru, sedangkan caca pada pagi itu dia sibuk dengan pembayaran dan mengurus semua berkas-berkas untuk anak baru, ketika caca menunggu proses berkas nya, saat itu juga caca merasa gugup karena caca belum di masukkan ke kelas manapun “ya ampun gugup banget‼…masuk di kelas mana ya??...apa teman nya baik-baik??...” tanya caca dalam hati.
Pukul 12.24 pm, waktu pun berjalan sangat lama, caca merasa bosan karena telah menunggu lama ibu guru tersebut, tak lama kemudian datang lah ibu guru tersebut menghampiri caca dengan membawa makanan untuk caca, caca tersenyum ketika melihat makanan tersebut, ibu guru itu tau bahwa caca belum ada sarapan “kamu lapar kan?..ibu tau kamu lapar.. karena ibu juga begitu..mari makan bersama” ucap ibu guru tersebut sambil tersenyum. Tak lama kemudian caca di beri kelas sementara dari ibu guru tersebut karena ibu guru tersebut tidak tega melihat caca menunggu sendirian di kantor. Ibu guru itu langsung membawa caca ke wali kelas nya untuk mengenalkan nya kepada wali kelas tersebut, “selamat siang bu.?” Tanya ibu guru “selamat siang juga bu..”sahut ibu wali kelas “saya kesini untuk mengenalkan anak saya yang bernama caca untuk masuk ke kelas ibu… apa boleh tunjukkan di mana kelas nya?..” tanya ibu guru “oh boleh, ini ya anak baru nya?”tanya ibu wali kelas “iya benar bu..” sahut ibu guru “perkenalkan nama saya caca, saya pindahan dari daerah bu..”jawab caca “ayo silahkan ikuti ibu ..”kata ibu wali kelas “jaga anak saya ya bu..?” kata ibu guru sambil tersenyum.
Setelah caca sampai di kelas, caca melihat segerombolan teman-teman barunya yang berbagai macam karakternya,dan ada pula muka yang familiar ,ternyata ada teman caca waktu SMP di kelas tersebut. “Anak-anak perkenalkan ini ada anak baru di kelas kita yang bernama caca, dia berasal dari daerah..”ucap ibu wali kelas “wah..anak baru‼ keren..‼makin banyak aja saingan..‼cantik dang..‼”segerombolan teman baru caca di kelas. Setelah berkenalan monic menghampiri caca “hai..kenalin nama aku monic,,aku anak baru juga lo..‼” ucap monic “aku caca ..senang bertemu dengan mu..” jawab caca.
Di sini lah awalnya monic dan caca berteman. Keesokan harinya di sekolah monic mengajak caca ke kantin, pada awalnya monic lah yang selalu mengajak caca kemanapun mereka pergi karena caca orang nya cenderung pendiam dan susah mendapatkan teman. Setelah seminggu sesudah mereka menempati kelas yang sudah di pilihkan, terjadilah peng-acakan kelas karena kelas yang sudah di tempati monic dan caca muridnya sudah melebihi batas normal dari kelas-kelas yang ada. Monic dan caca pun terkejut campur panik “ya ampun belum sebulan lagi aku di kelas ini tapi ada aja masalah lagi”ujar caca “astaghfirullah…aku sudah nyaman di kelas ini kok di acak lagi..?” ujar monic. Setelah terjadi kejadian itu monic bergegas untuk mencari informasi dimana dia akan di tempati, sedangkan caca hanya bisa menunggu besok tentang informasi tersebut karena caca tidak masalah tentang dimana ia di tempati.
Pada keesokan harinya hasilnya pun keluar, caca dan monic langsung menghampiri mading sekolah yang sudah di tempelkan hasil peng-acakan kelas “what…‼aku di masukkan ke kelas tambahan?yang dulunya itu bekas labor?OMG….‼apa kata orang tua aku?” ucap monic dengan hebohnya, “mudahan teman nya baik-baik” ucap caca dengan senyuman lembut nya. Pada hari itu mereka pun memasuki kelas yang sudah di tetapkan, ternyata kelas nya lengkap dengan fasilitas-fasilitas yang memadai tapi satu hal yang menjanggal di kelas itu yaitu setiap mati lampu mereka harus mengungsi ke lapangan karena kalau kelas itu mati lampu maka semua nya akan gelap gulita guru pun susah mengajari pelajaran ketika mati lampu tersebut ,setiap mati lampu caca sangat lah kesal karena caca benci untuk belajar di luar “kesal kali lah kalau sudah mati lampu, karena nggak ada kipas angin dan AC” ucap caca dalam hati, selain itu mereka sangat lah beruntung mendapatkan ibu wali kelas yang cantik,muda,baik pokoknya lengkap deh. Ulangan harian pun tiba, hati mereka risau karena setiap ulangan harian pasti mereka remedial itulah yang mereka risau kan, hari pertama ulangan harian yaitu ulangan fisika pada saat monic dan caca mengerjakan ulangan.. caca selalu meminta jawaban ulangan , pertamanya sih dikasih tapi setelah lama-kelamaan caca tidak di hiraukan lagi, setelah caca memanggil monic, monic pun mengantarkan ulangan nya ke depan padahal sebelum monic mengantar ulangan tersebut dia berkata “aku belum siap ca.”kata monic. “pelit kalilah jadi manusia..”ucap caca dengan mengerutkan mukanya.
Banyak siswa di kelas tidak menyukai monic karena sifat nya yang suka mencari muka di depan guru, dan lagi monic sangat lah menyebalkan setiap monic sedang menikmati makanan pasti gayanya norak caca sangat lah membenci itu, tapi caca hanya terdiam dan membuang mukanya dari monic dan berkata di dalam hati “Benci kali aku lihat nya..”dengan muka yang murung. Monic sering di buli dan di ejek oleh siswa lain karena monic sangat lah carmuk (cari muka)dan monic itu suka mengejek orang juga.
Pada siang hari di sekolah caca sedang ada masalah di hatinya dan juga tak ingin berbicara kepada siapapun ,dan pada saat itulah monic datang menghampiri caca dan melakukan hal yang aneh yang membuat hati caca semakin kesal “hentikan…”ujar caca “emang kenapa?”jawab monic “aku tak suka di giniin..”jawab caca dengan marah “ihh..tak bisa di bawa bercanda “jawab monic dengan melirik ke caca “ngapa emang nya tak suka?yaudah tak usah dekat dengan ku”ujar caca dengan muak, suasana pun menjadi senyap setelah caca berkata seperti itu ke monic , caca pun pergi meninggalkan monic. Sebenarnya caca sudah mulai tidak suka kepada monic sejak monic bertingkah aneh seperti itu, caca selalu menjaga hati monic selama ini supaya monic tidak kesepian karena monic sering di buli oleh teman sekelasnya.
Setelah tiga hari caca dan monic bertengkar, caca pun berfikir sejenak “sebaiknya aku minta maaf kepada monic…”ujar caca dalam pikirannya . besoknya caca menghampiri monic dengan muka tersenyum dan ceria seakan-akan tidak ada masalah lagi terhadap monic ,monic juga membalas senyum caca dengan ceria ,caca berbuat seperti itu karna caca kesian kepada monic karena banyak yang tidak suka kepadanya. Dan terus seperti dulu sifat monic tidak pernah hilang caca menghadapi monic dengan sabar dan baik ,caca sesekali berkata di dalam hati”aku sangat pengen menasehati monic supaya dia memperbaiki sifat nya yang buruk itu..gimana ya?”.
Waktu pun sudah berlalu lama sejak caca dan monic berteman,hingga saat yang tepat itu pun muncul.. caca mulai mau berbicara ke monic tentang menasehatinya, “apa aku boleh menasehati kau sedikit?”ujar caca “oh,,boleh kok ..tentang apa?”jawab monic “apa aku boleh minta 1 permintaan kepada kau?”ujar caca”boleh..katakan aja..”jawab monic”ubahlah sifat mu yang menyebalkan itu ,supaya kamu tidak menyesal nanti nya..”ujar caca
“maksud mu menyesal nanti nya itu apa?”jawab monic “kau akan kehilangan semua teman mu yang kau sayangi termasuk aku sebab sifat burukmu itu “jawab caca “bagaimana caranya?”ujar monic “kau harus merenungkan diri tentang apa yang salah dengan sifat mu itu”ucap caca “kau harus tau diri kau itu gimana dan seperti apa?”ucap caca “baiklah akan aku usahakan “jawab monic dengan suara pelan.
Dan sejak saat itu monic berusaha untuk merubah sifat nya yang buruk itu, dan dengan bantuan caca monic merasa lebih baik dengan adanya bantuan seorang teman yang baik seperti caca.
SEKIAN DARI CERITA PENDEK SAYA, SAYA UCAPKAN TERIMA KASIH ATAS PERHATIAN NYA..