Shido adalah seorang pemain bola di klub Goes FC. Tim nya selalu dalam kekalahan beruntun. Ia pun menyerah dan berhenti sebagai pemain bola. Ia tidak mendapat pesangon dikarenakan ia memutuskan kontrak kerja yang disepakati.
Kini shido hanyalah seorang pengangguran. Ia selalu melihat pertandinga bola di televisi. Impiannya menjadi pemain bola yang hebat namun kandas karena ia tidak baik dalam bermain, timnya kalah secara beruntun.
Gaya permainan sepak bola shido adalah selalu menggiring bola sendiri tidak mengumpan ke rekan setimnya. Shido adalah individual player. Shido selalu membanggakan kemampuannya, bisa dibilang memang kemampuannya hebat dalam sepak bola namun ia bukan team player.
suatu ketika ia pergi ke lapangan sepak bola. Ia melihat seorang anak-anak riang gembira bermain sepak bola. Ia merasa kecewa akan keputusannya keluar dari kub sepak bola.
"Seharusnya aku tetap di klub" batin Shido
Shido pun pulang kerumahnya dengan keadaan lesu. Ketika hendak pulang ia bertemu dengan kawan lama nya Suu.
"Hey.. Apakah kau Shido kawanku saat di SMP?" kata suu
"Hmm iya namaku Shido, maaf aku agak lupa siapa kau?" balas Shido
"ini aku suu, kapten tim SMP Tyoka" kata suu
"Ah suu, si playmaker" balas Shido
"Sedang apa kau shido?, bagaimana klubmu?" kata suu
"Aku hendak pulang, klub ku kalah secara beruntun sehingga aku berhenti dari klub" kata Shido
"Maukah kamu masuk ke klub ku?" kata Suu
"Eh... emang bisa? " kata Shido
"Besok Klub Fort sedang melakukan seleksi pemain berbakat, menurutku kau bisa gabung." kata suu
"Baiklah Suu, kita bermain se tim lagi" kata Shido
"Baiklah. mau kuantar pulang?" kata Suu
"Boleh, terima kasih Suu" kata Shido
---------------------------
Keesokan harinya di lapangan stadion klub fort. Lapangan ini dipenuhi oleh pemain-pemain sepak bola yang ingin mengikuti seleksi menjadi bagian tim klub fort.
Klub fort adalah klub kelas regional yang baru-baru ini dibuat oleh seorang pembisnis investasi pariwisata. Klub fort dan klub lama nya shido Goes FC berada satu region. Tapi Goes Fc berada di Liga utama sedangkan Klub Fort berada di divisi 3. Dimana kompetesi Juara champion divisi 3 akan dimulai dibulan berikutnya.
Klub fort sedang membutuhkan dan mengencar-gencar nya mencari pemain berbakat. Suu telah lama dikontrak oleh klub fort karena kemampuannya dalam memimpin tim serta ia bisa berperan baik sebagai striker.
Pelatih fort yaitu Yuiga adalah salah satu pelatih yang biasanya tidak peduli dengan kemampuan pemainnya. Ia pedulinya hanya formulasikan sesuai dengan peran pemain. Pelatih Yuiga sekarang butuh pemain berbakat yang digunakan nya sebagai striker ujung tombaknya.
Seleksi pun dimulai. Tes yang diujikan yaitu kemampuan passing,menggiring,menendang,serta latih tanding.
Kali ini shido memasuki tes latih tanding. Kick off pun dimulai
Bola berada di kaki Shido, setelah itu shido mulai menggiring bola ia dihadang oleh 2 pemain lawan, Shido berpikir harus menunjukkan taringnya ia melewati 2 pemain tersebut dengan skill step over yaitu menggocek dengan kaki dalam terus manuver cepat menggunakan kaki luar dan membuat lawan terkecoh. Alhasil berhasil.
Shido masih berada di luar jangkauan kotak penalti.
"Oy oper" kata rekan timnya
Shido pun melihat rekannya, posisi nya sebenarnya bagus untuk diumpan yaitu kosong tanpa penjagaan namun shido tak mengoper dan langsung menusuk ke daerah lawan.
"Seperti biasa ya kau Shido" ucap suu
"Apa maksudmu" kata pelatih Yuiga
"Shido adalah kawanku, aku pernah satu tim dengannya ia jago dalam kemampuan individu, tapi ia lemah kalau diajak bekerja sama." ucap Suu sambil tertawa
"Pemain nomor punggung 9 itu ya" kata pelatih
"Ya, ia hanya bisa bermain individu. seharusnya ia jangan membawa bola diawal-awal karena ia sering tidak mengoper setelah ia dapat bola" kata Suu
Pelatih Yuiga sedikit tertarik dengan kemampuan Shido namun ia memiliki kelemahan berupa kerja sama tim.
Shido pun sedang di jaga 5 pemain.
"Cih..." kata shido
"oy! oy! kau takkan bisa lewat" balas lawan
" Oh begitu ya apa kau tau aku punya rekan" kata Shido
"eh kau tidak pernah mengoper" balas lawan
Shido pun melihat belakang, ia melihat rekannya.
Shido pun berteriak " Passing 1 dan 2!!!!!"
shido pun memberikan bola itu ke rekan timnya kemudian ia berlari melolosakn diri dan rekannya mengoper kembali kepadanya.
Kombinasi passing epik 1 dan 2.
Shido pun berada di garis kotak penalti dan menendang dengan keras.
Dan goooaaallll goal goal goal
" Hey kau, terima kasih pass nya. namamu siapa? " kata Shido
" Namaku Sin" katanya
Setelah itu Shido bekerja sama dengan Sin. Shido bilang ke sin kalau sin adalah seorang playmaker di lapangan itu.
Setelah itu lawan menyerang. Lawan menyerang dengan operan yang begitu cepat, sehingga daerah pertahanan tim shido kewalahan. Namun ada satu yang dapat memotong alur passing itu, ya tentunya si sin memotong umpan yang cepat itu.
Sin kemudian mengatur penyerangan, ia memulai dengan oper ke bagian sayap.
Shido pun berlari ke depan. Pemain sayap kemudian menggiring dan memberikan umpan jauh ke arah Shido.
Shido dapat menerima baik umpan tersebut, sekarang ia menggiring bola ia melewati 1 dan 2 pemain di hadapannya, lalu ia mengoper ke Sin.
"Suu katamu, Shido itu tidak bisa bekerja sama?" kata Pelatih
" Ia itu bisa kerja sama hanya dengan satu pemain yang merasa ia percayai, semisal aku dan bocah yang bernama Sin itu" kata suu
" jadi menurutmu? bagaimana dalam satu lapangan ada 2 jendral" kata pelatih
"itu akan luar biasa, sekaligus kita bisa bergantian" kata suu
Sin pun menerima operan shido. Shido pun berlari menuju ke kotak penalti. Sin langsung menggocek dan melewati 1 pemain kemudian umpan lambung ke Shido.
"Akhirnya...." kata Shido
melihat umpan jauh tersebut Shido mengamati kemudian ia menggunakan tendangan salto dan goal goal goal.
----------------------------------
Pertandingannya pun selesai dengan score 4-0 dengan shido sebagai pencetak score terbanyak. Alhasil yang berhasil terpilih menjadi bagian team fort adalah Shido dan sin sert 5 pemain lainnya.
Setelah pertandingan usai sin mengajak shido untuk makan bersama. Setelah makan bersama sin mengajak shido ke suatu tempat.
Sin pun mengeluarkan pisaunya dan mulai menusuk Kepala Shido sehingga shido tewas di tempat.
"Akulah yang akan menjadi pemain hebat Fort siapa yang menjadi penghalangku akan kubunuh" kata Sin
Shido tewas di tempat itu setelah sekian lamanya ia telah bisa bermain sepak bola lagi, sekarang ia mati dan dibunuh oleh rekan setimnya.
--------Tamat--------