"Jika dalam sekejap aku punya uang 200 miliar!"
"Aku kembali!" kata pemuda tersebut yang kini sadar dari tidur panjangnya.
Ia adalah Bisma, pemuda biasa yang adalah seorang yatim-piatu dan orang miskin, kini ia kembali lagi ke masa lalu akibat banyaknya penyesalan yang ada di masa tersebut.
"Aku tidak akan mengulangi kesalahanku lagi!" batin Bisma.
Bisma kemudian mencari hp nya kemudian menelepon seseorang.
"Bisma kenapa kau menelpon ku?" terdengar suara halus seorang gadis dari telpon, yang mana suara tersebut sangatlah di rindukan oleh Bisma.
Suara tersebut berasal dari gadis yang ia cintai di masa kuliah, gadis itu bernama Diva. Diva adalah seorang gadis yang berasal dari keluarga kaya, ia memiliki wajah yang cantik, kepribadian yang baik dan pintar.
Di kehidupan sebelumnya Bisma dan Diva saling mencinta satu sama lain, mereka memiliki rencana untuk menikah dan hidup dengan bahagia setelah lulus kuliah. Walaupun Bisma adalah seorang yatim-piatu dan orang yang miskin, ia tetap mencintai Bisma apa adanya serta mencintai nya dengan setulus dan sepenuh hatinya.
Tetapi takdir berkata lain, karena saat keduanya sedang berliburan mobil yang mereka tumpangi menyelami kecelakaan yang mengakibatkan tewasnya Diva dan dirinya yang jatuh dalam keadaan koma.
Setelah sadar Bisma merasa sangat tertekan dan depresi akibat kehilangan wanita yang mencintainya juga wanita yang ia cintai. Karena kematian Diva, Bisma menjadi melajang hingga usianya 70 tahun karena masih trauma atas kematian Diva. Tetapi kini ia kembali ke masa lalu, jelas ia akan merubah semua itu.
Setelah menelpon Diva untuk melepaskan kerinduannya, Bisma kemudian berjalan ke sebuah toko terdekat dan membeli beberapa nomor lotre, lalu satu bulan kemudian pengumuman pemenang pun di umumkan melalui televisi. satu persatu nomor yang menjadi penerima hadiah di umumkan dan Bisma memiliki 10 tiket yang nomornya di sebutkan, yang mana jumlah uang yang ia menangkan adalah 200 miliar.
"Dengan uang 200 miliar ini, aku akan membuatnya menjadi landasan untuk hidup lebih baik di masa depan nantinya dan sekarang aku tidak akan kejadian yang serupa akan terulang untuk kedua kalinya, tidak akan!"
TAMAT