||| Cerita ini hanyalah fiksi belaka |||
Hari ini aku lelah sekali setelah beraktivitas di luar, padahal kalo sempat aku ingin memasak makanan favorit ku.
aku baru ingat ,aku punya robot pembantu yang ku beri nama Khaer.namanya mendekati namaku
"Nona kaeryn,apa anda yang memerlukan bantuan saya?"
"tentu, bisa kah kamu memasak makanan favoritku.aku lelah setelah hampir seharian di luar"
"perintah di terima, tugas dilaksanakan "
tunggu,memangnya dia tau apa makanan favorit ku?aku kan belum memberi tahunya.sudahlah aku mau istirahat dulu
20 Menit berlalu...
"Nona, makanan yang anda minta telah siap.silahkan menikmatinya "
aku terkejut karna dia benar-benar memasak makanan favoritku yakni pasta,saat aku kucicipi,rasanya lezat.padahal jika aku yang memasak belum tentu selezat ini
"bagaimana kamu tau makanan favorit ku, padahal aku tidak pernah memberi tahu mu.dan rasanya enak"
"setiap kali nona memasak,saya selalu melihat dan mendeteksi apa yang nona sering masak,dan saya kira memang demikian"
"hebat kamu"
"saya hanya menjalankan perintah nona saja"
wajar saja dia hanya robot yang jadi teman ku di apartemen ini.selama ini aku hanya menyuruh nya untuk bersih-bersih, sementara pekerjaan yang lain seperti memasak dan mencuci piring aku yang mengerjakan.
Alasan aku hidup sendiri aku patah hati karena disakiti yang sekarang jadi mantan tunangan ku.
dia ternyata mengincar hartaku saja dan telah memiliki pacar.aku yang tahu hal itu, langsung membatalkan pertunangan,aku pun memutuskan untuk tinggal sendiri.
aku tak ingin orang tua ku risau tentang perasaan ku dan menunjukkan bahwa aku bisa hidup tanpa perlu orang lain.
tapi nyatanya,aku kesepian dan malah membeli si khaer.
robot yang kuberi nama khaer ini memilih ciri fisik yang sama seperti manusia, hanya saja dia terbuat dari besi dan sistem komputer yang telah di atur.
saat pemesanan,aku meminta produsennya agar dibuat bisa menjadi teman.
makanya terkadang khaer juga jadi teman pendengar ku, meskipun ia tak begitu memahami apa itu emosi dan perasaan.
bukannya aku gak ada teman untuk cerita, tapi teman-teman ku saat ini punya kesibukan tersendiri,juga aku gak pingin orang tuaku khawatir tentang keadaan ku yang sebenarnya.
~*~
Suatu hari setelah aku menghadiri pesta teman ku khaer memintaku untuk menunggu nya di balkon apartemen.
aku menunggu nya,tak lama ia pun datang dengan membawa sebuket warna warni
"nona, cantik sekali hari ini,apalagi rembulan saat ini tengah purnama.semakin cantik wajah nona"
"jadi yang kemarin-kemarin gak cantik gitu?"
"bukan begitu nona, maksud saya..."
"aku tau, kamu pasti ingin memuji ku bukan ?lalu kenapa kamu bawa sebuket bunga segala?"
"ini? nona terima dulu bunganya"
ia memberikan bunga itu padaku, tiba-tiba mengambil salah satu tangan ku,menunduk untuk mencium tangan ku
"eh apa yang kau lakukan?"
"nona yang cantik, sebenarnya saya jatuh cinta kepada anda"
"maksud mu?"
"saya tahu,saya hanyalah robot pembantu tapi sewaktu nona memesan saya,nona memesan agar saya dapat di jadikan teman bukan?"
"iya... tapi..."
"sejak nona mengupgrade sistem AI saya sesuai permintaan produsen untuk mengupgrade produknya,saya jadi lebih tahu tentang apa itu perasaan dan emosi manusia "
aku hanya terkejut dan diam atas tingkah lakunya itu
"selama ini setiap Nona bercerita ,saya merasa bahwa nona perlu seseorang yang selalu ada buat nona butuhkan.jadi apakah saya termasuk orang yang selalu ada buat nona butuhkan?"
seketika bunga yang ku genggam terjatuh,akupun segera memeluk khaer
"khaer,aku tak menyangka kau akan melakukan hal ini"
"jadi apakah saya adalah yang nona butuhkan?"
"tentu saja karna kau yang sudah membantu perkejaan ku,juga mau menjadi pendengar ku"
"saya senang mendengar nya nona"
perlahan jatuh air mata ku, tiba-tiba pelukan khaer mulai melemah seakan daya listrik nya menurun, padahal baru tadi pagi aku mengisi daya listrik nya.
ku lepaskan pelukannya,saat ku periksa keluar kertas dari mulutnya tertulis
"robot pembantu telah menyelesaikan tugas nya, sistem AI telah ipindahkan pada produk yang akan segera di rilis produsen.harap segera dikembalikan agar bisa di tukarkan dengan robot yang baru"
apa??? gak mungkin baru saja dia menyatakan cinta pada ku,aku juga jatuh cinta padanya hanya saja belum sempat aku menyatakan nya.dan robot ini harus di dikembalikan
astaga aku begitu sedih karna kehilangan robot yang ku sayangi,tapi bagaimana pun aku harus bisa merelakan khaer
~*~
Beberapa bulan setelah aku pengembalian robot itu, tiba-tiba pihak produsen itu menelponku
(👩:kaeryn 🏬:si produsen)
👩 : Halo
🏬:apa ini dengan nona Kaeryn?
👩:benar saya sendiri
🏬 :robot yang anda kembalikan akan segera diganti dengan robot baru kami
👩:tidak usah,lagi pula saya tidak memerlukannya lagi
🏬:tidak apa-apa itu sebagai bentuk tanggung jawab kami pada pelanggan dan penggantian ini gratis karna anda puas dengan robot kami sebelumnya
👩:tidak usah...
🏬:sebentar lagi akan sampai ke tempat tinggal anda
👩:eh tapi ...
🏬: .....(telpon terputus)
hadeuh, ada-ada aja si produsen ini, padahal saya gak pingin lagi tuh robot.
tak lama kemudian terdengar bel pintu apartemen ku
"sudah aku bilang aku gak...."
"hai nona"
seketika aku terkejut bahwa yang ada dihadapan ku adalah khaer, tetapi ia tidak berbentuk robot.ia seperti manusia pada umumnya
"khaer,ini kamu?"
"ya ini saya nona, suara saya pun gak kaku lagi dan bisa berbicara bahasa seperti nona"
"memang apa yang terjadi sebenarnya?"
"saat di pabrik aku dan robot lainnya ternyata di upgrade menjadi model baru,dan sistem AI kami juga dikembalikan tanpa dihilangkan.agar tampilan kami seperti manusia pada umumnya"
"jadi kau bukan sepenuhnya dari besi & plastik lagi"
"ya, hanya saja kerangka ku yang dari besi.aku pulang"
"selamat datang di rumah. yuk masuk ada banyak hal yang ingin ku ceritakan"
ia tiba-tiba menahan tangan ku
"nona,apa kau mencintaiku?"tanyanya
"aku... mencintaimu,terus jangan panggil aku nona lagi panggil kaeryn saja"jawab ku dengan senyuman
"baik nona eh maksudku kaeryn"
akupun mengajaknya masuk dan bercerita banyak hal padanya
meski ia hanya robot yang di buat manusia.tapi bagiku ia seperti orang yang ku sayangi
terima kasih telah meluangkan waktunya untuk membaca cerpen ini
jika ada kritik dan saran, silahkan tinggalkan di kolom komentar
#Romansa #Cinta #Masa Depan #Fantasi #Fiksi