"Takdir, ketika kita memaksakan untuk ingin bersama, saat itu pula takdir berkata jangan bersama''
Inilah ceriraku...
Namaku Nadira Mustika panggil saja nadira
aku sering disebut wanita sabar, kuat dan tidak pantang menyerah untuk mendapatkan sesuatu, termasuk cintanya. Dulu Nadira tidak pernah melirik laki laki yang menyukai Nadira, dia anggap semua adalah temannya.
Nadira wanita cantik dan banyak yang menyukai Nadira,namun Nadira sama sekali tidak menghiraukan laki laki yang mencintainya. Ada satu laki laki yang membuat Nadira jatuh cinta.
Dilham, dia laki laki tampan, keren, tinggi, banyak yang kagum dan menyukai dilham, tetapi dilham tidak pernah serius dia hanya mempermainkan hati wanita saja.
Saat itu Nadira sedang duduk di depan kelas, dia melihat dilham, sejak awal Nadira tidak menyukai dilham, namun dilham berusaha mendekati Nadira, karena dilham heran, wanita ini begitu susah untuk didekati, dari sana dilham berusaha untuk mendekatinya, tetapi Nadira semakin tidak suka kepada dilham.
Saat Nadira pergi ke kantin, dan bertemu dengan geng dilham, dan dilham mencoba untuk menarik perhatian Nadira, namun Nadira hanya melirik lalu pergi, setiap masuk sekolah dilham selalu mengganggu Nadira.
Nadira tau bahwa dilham laki laki yang suka mempermainkan wanita, dilham memang keren, dia bisa segalanya, terutama dalam bidang olahraga, apalagi saat dia bermain basket, volley dan main bola, tetapi Nadira tidak mau tergoda dengan kegantengan dilham.
Dilham mencari tahu Nadira di sosial media, dia mencoba mengirimkan pesannya kepada Nadira, namun Nadira tidak meresponnya.
saat dilham bertemu dengan Nadira, dilham langsung berbicara kepada Nadira.
"kenapa Lo ga bales pesan gue''. ucap dilham
"emng Lo ngirin pesan ke gue!''. ucap Nadira
"yup, jangan lupa di bales yah cantik''. ucap dilha
"duh''. ucap Nadira
Nadira pun melihat handphone nya dan ternyata benar, dilham mengirim kan pesannya kepada Nadira. Nadira pun membalas pesan dilham, sampai nadira diam diam menyimpan perasaannya.
"rasanya aneh, biasanya aku tidak pernah merasakan jatuh cinta seperti ini''. ucap nadira
Nadira menceritakan semuanya kepada sahabatnya, sahabatnya memberikan respon yang sangat baik.
Setiap dilham bertemu dengan Nadira, pasti dilham memberikan gombalan yang sangat lucu dan nembuat Nadira tertawa.
Namun Nadira tidak diberi kepastian oleh dilham, padahal sudah lama mereka dekat, setiap hati Nadira selalu mendapat respon baik dari dilham.
Namun dilham sedikit sedikit berubah sikapnya kepada Nadira, dilham tidak membalas pesan Nadira, dan tidak memperdulikan Nadira. Nadira heran dengan sikapnya, tetapi Nadira tetap saja memperjuangkan dilham, Sahabat Nadira pun mengetahui itu dan melarang Nadira untuk mendeki dilham, namun Nadira tetap saja mendekati dilham, karena penasaran dengan sikap dilham.
Saat dilham bermain volley Nadira memberikan dilham minum, saat itu pula dilham memberikan respon lagi kepada Nadira, membalas pesan Nadira dan bersikap seperti biasa lagi, namun itu tidak bertahan lama , dilham bersikap dingin dan tidak membalas pesan Nadira lagi.
saat itu dilham sedang bermain bola, Nadira kasian kepada dilham, karena kecapean, Nadira memberikan minum kepada dilham, namun dilham sama sekali tidak merespon nadira lagi, Nadira sedih, namun Nadira tetap saja ingin memperjuangkan dilham, saat usai dilham Berman bola, Nadira meliat dilham bersama perempuan lain yang sedang mengusap keringat dilham, Nadira kecewa melihat itu dan sedih, namun tetap saja Nadira masih ingin memperjuangkan dilham.
"kamu tau? aku penasaran, sikap kamu itu kadang membuat aku sakit hati, kadang juga membuat aku bahagia''
"kamu yang membuat aku jatuh cinta, kenapa sekarang kamu juga yang membuat hati aku luka''
"Pertama jatuh cinta, sekalinya jatuh eh malah sakit''
Nadira mempunyai 5 Sahabat yaitu, devi, lestari,Laura, Nara dan Tiara
Nadira menceritakan semuanya kepada sahabatnya, sahabatnya mencoba untuk menjauhi Nadira dan dilham, namun Nadira tidak mau.
Setisp Nadira melihat dilham, dilham sedang dengan perempuan lain, Nadira hanys tersenyum melihat itu, Nadira tetap saja ingin bertahan.
saat dilham ulang tahun, Nadira memberikan dilham kejutan, memberikan kueh ulang tahun dan kado, respon dilham tidak cukup baik, tetapi Nadira berusaha untuk mendapatkan hati dilham lagi, dilham senang mendapat kejutan dari Nadira, dan berpoto dengan Nadira.
Dari sana dilham mengirim pesan lagi kepada Nadira dan memperdulikan Nadira lagi, namun tidak bertahan lama, dilham sikapnya seperti itu lagi, Nadira sedih, dilham terus saja begitu sikapnya, namun Nadira tetap sjaa ingin bertahan.
Nadira menceritakan kepada sahabatnya, bahwa dilham berubah lagi, Sahabatnya hanya bisa memberikan semangat dan membantu Nadira dekat lagi dengan dilham.
Setiap keluar dari kelas Nadira meliat dilham bersama perempuan lain, Nadira hanya tersenyum, Nadira yakin, jika memang ditakdirkan bersama mau sejauh apapun dia pasti akan kembali, tetapi jika memang bukan ditakdirkan untukku mau seberusaha apapun aku mendekati nya, akan terus menjauh.
Nadira tersenyum kepada dilham pun dilham tidak membalas senyum Nadira, saat itu Nadira ulang tahun, namun dilham tidak mengucapkan apapun kepada Nadira, Nadira terus saja memaafkan sikap dilham.
"mungkin, lain waktu dilham mengucapkannya''.ucap Nadira
sahabat Nadia pun melarang Nadia untuk terus memperjuangkan dilham, namun Nadira tetap saja ingin memperjuangkan dilham.
saat itu sudah hampir 2 tahun Nadira memperjuangkan dilham, namun dilham tidak pernah merespon Nadira lagi. Nadira mencoba untuk ikhlas dan membiarkan dilham dengan orang lain, namun saat itu dilham justru malah kembali kepada Nadira, padahal Nadira sudah move on dari dilham, namun itu tidak berlangsung lama, dilham kembali mempermainkan hati Nadira, Nadia mencoba ikhlas dan memaafkan dilham.
Saat itu Nadira tidak memperdulikan dilham, walaupun dilham selalu mengirimkan pesan kepada Nadira.
Yang paling menyakitkan, dilham sekarang berpacaran dengan sah satu sahabat Nadira, yaitu lestari, saat Nadira menceritakan dilham, salah sstu sahabat nadira menyimpan perasaan kepada dilham dan mencoba mendekati dilham juga, dan saat Nadira dekat dengan dilham, sahabat Nadira pun mendekati dilham juga.
Nadira mengikhlaskan dan memaafkan keduanya, namun sahabat Nadira malah marah dan menjauhi Nadira, Nadia tetap saja memaafkan sahabat nya, sampai nomer Nadira si blokir oleh sahabat nya, padahal Nadira tidak salah, yang salah sahabat nya.
Saat itu ada laki laki yang mencoba mendekati Nadira namun Nadira sedikit ragu, karena tidak mau dipermainkan lagi oleh laki laki.
Vaizal, laki laki tampan dan berpikir dewasa, yang tulus mencintai Nadira dari dulu, namun Nadira dulu tidak pernah merespon vaizal, sekarang vaizal mencoba lagi mendekati Nadira dan membuat Nadira percaya, bahwa vaizal tulus dan tidak akan pernah mempermainkan hati Nadira...
Vaizal membuktikan kepada Nadira, dan Nadira percaya bahwa vaizal tulus menyayangi Nadira, dan Nadira menerima cinta vaizal, sampai saat ini pun hubungan Nadira dengan vaizal baik baik saja, justru mereka akan segera menjalin hubungan yang lebih serius lagi. vaizal begitu sangat mencintai dan menyayangi Nadira, sampai vaizal memperlakukan Nadira sebagai ratu yang sangat istimewa.
sedangkan hubungan dilham dengan sahabat Nadira, hancur dalam 1 bulan,mereka putuss, dilham menyesal telah menyia-nyiakan nadira, dan sekarang dilham yang dipermainkan oleh wanita.
Nadira masih menganggap lestari sahabatnya, namun lestari yang tidak menganggap Nadira Sahabatnya, sahabat Nadira yangainnya pun nenjayhi lestari dan mendukung Nadia bersatu dengan vaizal.
"Allah itu sayang sama kita, kita baik pasti bakal disatuin dengan orang yang baik, kita jahat bakalan disatuin juga dengan orang jahat''.
"kuncinya adalah sabar, dan tunggulah hadiah dari rasa sabar itu''
"jangan pernah kmu rusak persahabatan kamu cuman gara gara 1 laki laki"
SELESAI