_Rabu 29 Desember 2022, jam 20.00am_
"Ninuninuninu" suara sirine ambulan
"Tolong ada seorang pria tertabrak mobil,di jalan manga,di persimpangan, ambulance cepat datang!"
Malam itu aku tertabrak mobil,Suara seorang gadis memangil² namaku sambil menangis,aku melihat cahaya putih di hadapanku apakah aku sudah tiada? sosok putih itu bicara kepadaku,
"belum saatnya,ada janji yang harus kau tepati, kembalilah dan jadilah roh lindungi dia,tepati janjimu!"Seru cahaya putih tersebut
seketika aku melihat tubuhku yang sekarat, Aku melihat keluargaku menangis, tapi ada gadis cantik yang menegang tanganku sembari menangis tersedu-sedu, Lalu dia berkata
"hey, bangun kau harus tepati janjimu, kau janji akan terus berada di sisiku kenapa kau pergi sendirian hey bangun!"ucap gadis itu sambil menangis tersedu-sedu
Si...siapa gadis itu?j...janji apa yang dia bilang?kenapa aku tidak bisa mengingatnya
ahkkk,ke... kepalaku sakit ahkk,ya aku ingat sekarang aku ingat!
_flashback_
Aku Mikel,umurku 19 tahun aku sekolah di SMA negeri 1, aku selalu menyendiri ,jarang bersosialisasi,bagiku itu membuang² waktu, hingga suatu hari gadis itu datang
"Hai,namaku Fera bisakah kita berteman?"ucap gadis itu kepadaku sambil tersenyum lebar
"a..umm, terserah saja"balasku dingin
"Baiklah, sekarang kita teman"ucap Fera sambil tersenyum
"Teman? ada² saja"ucap Mikel dalam hati
Setelah hari itu Fera selalu mengangguku,mengikutiku kemanapun aku pergi,dia juga menemaniku saat istirahat
"Hey Fera,apakah kau tidak bosan?,dia selalu cuek padamu tapi kau terus saja mengejarnya,kau itu cantik banyak laki-laki yang suka sama kamu,tapi kau malah milih dia yang cuek padamu aneh sekali"ucap teman Fera bernama Veni
"Aku dekat dengan siapa itu bukan urusanmu"jawab Fera,sambil menatap tajam Veni
"Cih,yang benar saja,dasar bodoh"gumam Veni
"Sudahlah kau menjauhlah dariku!"ucap Mikel pelan sambil membaca buku
"Kau tidak usah dengar ucapan orang tolol seperti mereka!"jawab Fera
Setiap hari Fera selalu menyapa Mikel,setiap hari mereka selalu bersama,pelan² Mikel mulai mengerti Fera
5 bulan sudah berlalu begitu cepat, Mereka selalu menghabiskan waktu bersama
"Ah~,tak di sangka 7 bulan lagi kita akan lulus, setelah lulus kau mau melanjutkan ke mana?"ucap Fera kegirangan
"Aku akan menjadi pekerja kantoran"jawab Mikel sambil membaca buku
"Aku juga akan bekerja"ucap Fera sambil tersenyum lebar
"Ya~dia masih cuek seperti dulu,tapi kurasa Sekarang dia lebih perhatian,lega aku melihatnya"ucap Fera sambil tersenyum manis
Melihat senyuman Fera entah mengapa hati Mikel tersentuh,tapi mukanya tetap biasa saja
Lama², Mikel jadi lebih perhatian kepada Fera tapi mukanya susah di tebak
_Malam hari di kamar Fera_
Fera yang sedang bermain ponsel, tiba-tiba dia dapat pesan dari Mikel
"Lalalalala, lucu sekali panda ini!"
Cling pesan masuk
"Eh dari siapa ya?, eh dari Mikel! apa ini?"
"Besok kita ketemuan di restoran dekat gang Cakrawala,jam 08.00 pagi!"pesan dari Mikel
"Ehhhh,apa² jalan di restoran apakah ini seperti kencan?"ucap Fera kaget plus GK percaya
"Baiklah"Fera menjawab pesan Mikel
_pagi hari 08.00 pagi_
"Maaf aku terlambat ada hal mendadak tadi,apakah kau telah menunggu lama?"tanya Fera sambil terengah-engah habis berlari, Fera yang memakai baju cantik membuat Mikel terpesona sesaat
"Wah dia cantik sekali, hari ini"ucap Mikel dalam hati
"Ah, tidak aku baru sampai, omong² kau terlihat cantik hari ini"ucap Mikel sambil memalingkan pandangan ke Fera
"Ah, makasih kau juga terlihat tampan hari ini" ucap Fera malu²
"Ah apa yang aku bilang, bodoh sekali sangat memalukan"ucap Fera dalam hati
"Ayo kita masuk aku sudah memesan meja"ucap Mikel
"Ya"jawab Fera,Fera menceritakan sebuah lelucon dan itu membuat Mikel tertawa
"Dan apa yang terjadi dengan si kambing?dia terjatuh di lubangnya sendiri"ucap Fera
"Hahaha,bisakah kau ceritakan yang lainya?"ucap Mikel sambil tertawa terbahak bahak
"Kalau kau tertawa seperti ini,kau terlihat tampan ya"ucap Fera sambil tersenyum manis
"Ehkm,sudah selesai makanya?ayo kita pulang, pelayanan berapa total semua ini?"ucap Mikel mengalihkan pembicaraan
"Total semua 700 ribu mas"ucap pelayan tersebut
Setelah selesai mereka berjalan² di taman,
"Entah mengapa aku merasa canggung,apakah aku benar-benar sudah mencintai nya?apakah aku harus bilang, kepadanya kalau aku mencintainya?"ucap Mikel dalam hati
"Ahh~cangung sekali perasaan apa ini"ucap Fera dalam hati
"Ano,Fera"ucap Mikel
"Ah,apa?"jawab Fera
"Ano,itu entah sejak kapan perasaan Canggung ini saat berada di sampingmu, ini membuat ku tidak nyaman"ucap Mikel sambil menatap Fera
"Mikel, sebenarnya aku juga cangung tapi biasanya aku tidak begitu" |"ahh, bicara apa aku ini"sambung Fera dalam hati
"Sepertinya aku telah mencintaimu!"ucap Mikel sambil menatap Fera
"Mikel, sebenarnya dari awal aku juga menyukaimu,itu sebabnya aku mengikutimu terus"ucap Fera malu²
"Maukah kau menjadi pacarku?,k..kali tidak mau tak apa²"tanya Mikel sambil malu-malu
"Ah,umm mulai sekarang kita sepasang kekasih oke"jawab Fera sambil tersenyum manis
"Ya sepasang kekasih"ucap Mikel sambil memeluk Fera, Fera terkejut akan perilaku hangat yang di Berikan Mikel,
"Hangat,kau dari dulu begitu dingin terhadapku, ternyata kau bisa Romantis juga"ucap Fera dalam hati
Hari² berikutnya mereka menjalani sebagai sepasang kekasih
_Musim panas_
"Ah~ panas sekali di sini,aku inggin ke tempat yang sejuk"ucap Fera mengeluh
"Ayo ikut aku!"ucap Mikel sambil menarik tangan Fera
"Eh², kemana?"tanya Fera
"Ikut saja"jawab Mikel
Mikel pun membawa Fera ke balkon sekolah di sana angin berhembus kencang
"Wah, segar sekali tak ku sangka balkon sekolah sangat sejuk"ucap Fera
Mereka duduk sambil menempelkan bahu mereka satu sama lain,
"Fera"ucap Mikel
"Iya"jawab Fera
"Aku, inggin terus berada di sampingmu, walaupun kita sudah lulus sekolah, apakah kita bisa Terus seperti ini?"tanya Mikel
"Ya kita akan terus bersama, berjanjilah kepadaku kalau kau akan terus berada di sampingku"ucap Fera sambil tersenyum lebar
"Ya aku berjanji, akan selalu berada di sampingmu"jawab Mikel sambil memeluk Fera
_Kamis 11 Desember 2021_
"Tinggal 1 bulan ini dan kita akan lulus,wah waktu berjalan begitu cepat"ucap Fera sambil melihat ke jendela
"Oh,iya kau mau kerja di mana?"tanya Fera
"Di perusahaan yin Lian"jawab Mikel
"Oh,di perusahaan itu aku juga akan mengikuti mu, supaya kita bisa terus bersama oke"ucap Fera sambil tersenyum lebar
"Terserah kau saja"ucap Mikel dingin sambil tersenyum kecil
"Ting Ting" suara bel sekolah
"Oke anak² Minggu depan kalian sudah mulai ujian kelulusan, jadi pelajaran akan tambah, pr juga akan bertambah hahahaha,semangat anak²" ucap PAK Eko
"Haaa,TIDAKKKK!!" Teriak para murit
"Ting Ting"suara bel pulang sekolah
"Oke anak² pelajari bab 4 untuk ujian BHS Indonesia, sampai disini dulu pelajaranya sampai jumpa besok"ucap pak Eko
"Baik pak" jawab para murid
Seminggu kemudian mereka mulai ujian,
"Ting Ting"suara bel pulang sekolah
"Ah~ ujian hari ini susah ya"ucap Fera
"Tidak juga"jawab Mikel
Satu Minggu mereka ujian, dan setelah ujian mereka libur tahun baru
_saat pulang sekolah hari terakhir ujian_
"Yeah,akhirnya selesai ujian dan besok sudah libur"ucap Fera
Mereka pulang bersama setiap hari
Di malam hari mereka saling mengirim pesan lewat ponsel
"Hey Mikel maukah kau merayakan tahun baru bersama ku?" Pesan Fera
"Ya baiklah"Jawab Mikel
Rabu 29 Desember, jam 20.00am, Aku pergi keluar untuk membeli hadiah tahun baru untuk Fera, namun saat perjalanan pulang aku tertabrak mobil, ya aku mengingat semua
"Fera, jangan menangis aku di sampingmu, Fera! Fera!"teriak Mikel sambil menangis, walaupun Mikel tau Fera tidak mungkin mendengarnya
Setelah kematian Mikel Fera menjadi sosok yang pendiam,cuek,dan dinggin
Tahun baru yang seharusnya dia rayalan bersama Mikel,tidak bisa terjadi, setalah tahun baru acara kelulusan pun terlaksana, Fera lulus sekolah,
"Harusnya, aku merayakan kelulusan dan tahun baru bersamanya, tapi Tuhan tidak menginginkan itu terjadi, sial!"ucap Fera sambil menangis di kamarnya
Setelah kelulusan Fera melamar kerja di perusahaan yang Mikel dan ia inginkan,Fera di terima kerja di sana,suatu malam dia kerja lembur dan pulang tengah malam, karena rumahnya jauh Fera memutuskan untuk lewat jalan pintas
Saat di tengah perjalanan,Fera berpapasan dengan sekelompok berandalan, yang ingin menyakiti Fera
"Hey nona,kau cantik sekali, siapa namamu?"ucap salah seorang berandalan itu
"Menyingkilah dari jalanku"jawab dingin Fera
"Wah² berani sekali ya kamu"karena merasa di rendahkan berandalan itu mendekati Fera dan ingin menyakitinya, Fera Yang takut memejamkan matanya, tiba tiba sekelompok berandalan itu melihat sesosok roh putih berada di belakang Fera, karena merasa ketakutan para berandalan itu pun pergi,Fera membuka matanya dan para berandalan itu telah pergi, lalu roh Mikel mengusap rambut Fera, Fera merasakan ada yang mengusap rambutnya, Fera yang merasakannya kemudian tersenyum manis sambil menangis
"Ternyata kamu menempati janjimu Mikel, Ternyata kamu masih tetap berada di sampingku, hanya saja aku yang tidak bisa melihatmu" ucap Fera sambil menangis tersedu-sedu, melihat itu roh Mikel memeluk Fera, Fera bisa merasakan kehangatan Pelukan Mikel,walau tidak bisa merasakannya
Saat malam itu Fera menjadi sosok yang ceria dan ramah seperti dulu
Karena cinta sejatinya berada di sisinya
_TAMAT_
_TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA_