Sosok dingin yang terkuat di daratan saat ini
Li Zhui......Mungkin dia bisa di panggil dengan nama Xiao Zhi dan yg layak untuk memanggilnya dengan nama itu hanya satu orang~
"Kalian persiapkan air Lingxi" Sosoknya bisa membuat orang bagai sedang terhimpit di antara 2 balok es Matanya yg bewarna biru bagai air laut yg tenang parasnya begitu cantik
"Ba... Baik Nona" Pelayan itu adalah pelayan abadi yang akan hidup sampai beribu-ribu tahun dengan awet muda, tetapi walau begitu Li Zhui bisa menjatuhkannya kapan saja hingga membuat seisi tempatnya gempar
Hanya ada satu orang yg dapat mencairkan es dingin itu....
"ARRRGGGHH! Tuan putri ampuni kami!!" pria muda terlentang di lantai dengan berlumuran darah, pria itu adalah pengawal di istana Zhui dan hari ini tidak sengaja membuat masalah ya masalah yg kecil
"Siapapun yg melanggar aturanku maka aku tidak segan membunuhnya" Pedang panjang bagai sebuah kristal terhunus di tubuh pria itu membuat pedang itu tak indah lagi dengan cahayanya yg mengkilap
"Bersihkan tempat ini sekarang dan buat pertemuan nanti malam" Zhui meninggalkan tempat itu, pedangnnya masih berlumuran darah dan bajunya, rambutnya terurai panjang di hembus angin....sebuah kalung seperti berlian berbunyi nyaring
"Aku mengira kau akan berubah ternyata tidak.... " Suara misterius terdengar di telinga zhui membuat dia tersontak
" Bai... Zixi" air matanya menetes membasahi wajahnya hingga ke leher, suara misterius itu terus teringat di pikiran zhui
"Kaulah yang membuatnya, kenapa kau harus pergi meninggalkanku?" Sisi lemahnya muncul, suara itu begitu mirip dengan suara bai Zixi, ya! dia adalah orang spesial dimata Zhui
Hari ini musim semi burung² berkicauan mencari tempat hangat,dari sudut jendela Orang² dapat melihat tampang Zhui yg tidak dapat diartikan, tetapi tak ada orang yg berani menatap matanya
"Putriku.....Kemarilah, aku akan membawamu ke seluruh dunia, menghancurkan pahitnya masa itu" Suara itu muncul lagi dan diantara ramainya orang tampak lelaki mengambil sebuah Suling bewarna biru keperakan
Zhui langsung keluar menghampiri pria itu, tetapi karena banyak orang dia tertinggal jejak sampai di hutan yg sangat indah
"Zixi... Zixi... kau tahu bagaimana rasanya diriku setelah kau hilang... "
"Maaf, jika aku tidak bisa membawamu pergi.... "